Updated News

Jokowi Appreciates Peter Christian Commitment to Respect Indonesia Territorial Integrity

Jokowi Appreciates Peter Christian Commitment to Respect Indonesia Territorial Integrity


Jokowi Appreciates Peter Christian Commitment to Respect Indonesia Territorial Integrity

Posted: 25 Jul 2018 06:25 PM PDT

Jokowi Appreciates Peter Christian  Commitment to Respect Indonesia Territorial IntegrityBOGOR, LELEMUKU.COM - Indonesian President Joko Widodo highly appreciated the consistency and commitment of the government of the Federated States of Micronesia in respecting Indonesia`s sovereignty and territorial integrity.

"We have agreed to strengthen our cooperation at various fora in the South Pacific region, including the Pacific Islands Forum," Widodo told journalists at a joint press conference with visiting President Peter Martin Christian here on Wednesday.

Christian`s state visit was a new milestone for the two countries` relations, he stated, adding that the two governments pledged to enhance the countries` cooperation in various sectors, particularly in maritime and inter-island connectivity.

"As archipelagic countries, we have agreed to strengthen our cooperation in maritime and inter-island connectivity." In this connection, Indonesia has offered the N219 aircraft to help strengthen the country`s inter-island connectivity and meet the needs of its air transportation.

"Christian will visit the state aircraft manufacturer PT Dirgantara Indonesia (PTDI) in Bandung tomorrow," he noted.

Indonesia and Micronesia share many similarities. They both belong to the Pacific nations and are categorized as archipelagic countries, he remarked, adding that Indonesia has at least 17 thousand islands, while Micronesia possesses around 600 islands.

Indonesia and Micronesia were also willing to support their business people for having a better interaction. Therefore, the Micronesian entrepreneurs would be invited to join the Great Expo Indonesia 2018.

Indonesia also vowed to appoint its honorary consul to the country to strengthen bilateral relationship. Indonesia would also offer scholarships and development cooperation programs in an effort to strengthen people-to-people contact among citizens of the two countries, he concluded.

Meanwhile, Christian revealed that the two countries have had a diplomatic relationship for 27 years, and his government is committed to working together with Jakarta in various fields, including making a closer relationship through people-to-people contact.

In doing so, a university student exchange program and inter-university cooperation would be part of the programs, he stated, adding that his government also welcomed a better economic cooperation and closer relationship among businessmen of the two countries.

Christian, who has Ambonese ethnic blood ties, also congratulated Indonesia for its success in becoming a non-permanent member of the UN Security Council.

During his visit to Indonesia, Christian is scheduled to visit Ambon, the capital city of Maluku Province. For him, Indonesia is not a stranger, because he has ethnic blood ties with the people of Ambon, in which he belongs to the third generation of Ambonese in Micronesia.

"This shows that the two nations have indeed had people-to-people relations for tens and even hundreds of years ago," Widodo remarked. (antara)

Adrianus Sabono Imbau Warga Nirunmas Jaga Keamanan Lingkungan

Posted: 25 Jul 2018 05:41 PM PDT

Adrianus Sabono Imbau Warga Nirunmas Jaga Keamanan Lingkungan
TUTUKEMBONG, LELEMUKU.COM – Camat Nirunmas, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku Ir. Adrianus Demianus Sabono mengimbau masyarakat di lima desa kecamatan tersebut, yaitu Desa Waturu, Tutukembong, Manglusi, Arma dan Watmuri agar menjaga keamanan lingkungan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke 73, pada 17 Agustus 2018.

"Saya sudah tekankan untuk para kepala desa mulai tanggal  1 agustus sudah tidak boleh ada lagi yang namanya huru-hara, keributan dan segala kegiatan yang tidak menguntungkan masyarakat atau dapat mengganggu keamanan lingkungan," imbau dia kepada Lelemuku.com di ruang kerjanya, pada Rabu (25/7).

Camat Sabono juga meminta kepada para Kepala Desa (Kades) agar melibatkan seluruh pemuda dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di masing-masing desa dalam menjaga ketertiban, keamanan lingkungan dan memperhatikan kebersihan lingkungan.

"RT, Linmas harus berfungsi dan pemuda juga harus dilibatkan, karena gardanya itu pemuda. Semua Bersama-sama tetap menjaga ketertiban, keamanan lingkungan masing-masing karena kalau kita tidak amankan lingkungan akan bisa ke hal yang lebih besar atau hal yang tidak kita harapkan," minta dia.

Sabono pun mengajak seluruh masyarakat di kecamatannya agar terlibat aktif dalam setiap kegiatan yang akan dilakukan dalam memeriahkan HUT RI yang ke 73 tersebut.

"Kurang lebih 17 hari lah, terhitung nanti tanggal 1 agustus kami persiapan itu dan perlu saya tekankan bahwa ini kegiatan yang intinya bukan harus mencari juara tetapi bagaimana patisipasi yang baik, keterlibatan semua unsur untuk memeriahkannya," ajak orang nomor satu di Kecamatan Nirunmas itu.

Berikut beberapa lomba yang akan diselenggarakan oleh Kecamatan tersebut, diantaranya gerak jalan indah, bola voli putra dan putri, futsal, senam lampiore, lomba menu lokal dengan melibatkan semua Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga  (PKK) kecamatan dari masing-masing desa. (Laura Sobuber)

Inilah Kuota Penerimaan CPNS 2018 di Merauke

Posted: 25 Jul 2018 04:33 PM PDT

Inilah Kuota Penerimaan CPNS 2018 di MeraukeMERAUKE, LELEMUKU.COM - Wakil Bupati Merauke, Provinsi Papua, Sularso mengatakan, rencananya kuota penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018  untuk Kabupaten Merauke 90 orang. 

Namun, sistem penerimaan dan seleksinya terpusat di kementrian, ada kemungkinan ada penambahan kuota sesuai kebutuhan.

Penerimaan CPNS 2018 lebih kepada tenaga kesehatan dan pendidikan, karena kedua profesi ini masih sangat banyak dibutuhkan di daerah dan seluruh Indonesia.

"Ini merupakan iformasi umum, dan khusus bagi para honorer yang sudah lama mengabdi, akan dilihat umur maksimal 35 tahun lebih dari 35 tahun tidak bisa diterima," jelas Sularso di Merauke, Rabu (25/7).

Ia mengatakan, Pemerintah Daerah Merauke tentu punya keinginan untuk mengusulkan sebanyak-banyaknya. Tetapi semua penerimaan disesuaikan dengan kemampuan anggaran untuk menggaji dan pensiunan semua ditanggung oleh negara.

"Dari pusat juga sudah mempunyai perhitungan bijak dalam penerimaan CPNS," ucap Sularso. (SuaraMerauke)

Frengky Limber Tandatangani Berita Acara Perubahan Nama ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Posted: 25 Jul 2018 04:33 PM PDT

Frengky Limber Tandatangani Berita Acara Perubahan Nama ke Kabupaten Kepulauan TanimbarJAKARTA, LELEMUKU.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku, Frengky Limber tanda tangani Berita Acara Rapat Pusat dan Daerah Dalam Rangka Perubahan Nama Kabupaten Maluku Tenggara Barat di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta pada Senin (23/7).

Dalam berita acara tersebut telah disepakati bersama oleh Pemerintah Pusat untuk menindaklanjuti usulan perubahan nama Kabupaten Maluku Tenggara Barat menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Pertemuan Lintas Kementerian dan Lembaga dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) MTB yang dihadiri oleh Bupati Petrus Fatlolon, Ketua DPRD Frengky Limber, Ketua Komisi A DPRD dan pejabat terkait di lingkungan Pemkab MTB dalam rangka membahas perubahan nama kabupaten menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dalam pertemuan dimaksud Bupati Maluku Tenggara Barat mempresentasikan rencana Perubahan Nama Kabupaten Maluku Tenggara Barat dihadapan para pejabat Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Koordinator Polhukam, Kementerian Hukum dan HAM dan Badan Informasi Geospasial. Pemerintah Provinsi Maluku diwakili oleh Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Maluku.

Pertemuan ini untuk menyatukan persepsi ditingkat Pemerintah Pusat untuk tahapan penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Perubahan Nama Kabupaten Maluku Tenggara Barat menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar. (HumasMTB)

Jelang Festival dan Kirab, ASN Raja Ampat Bersihkan Pantai WTC

Posted: 25 Jul 2018 04:29 PM PDT

 Jelang Festival dan Kirab, ASN Raja Ampat Bersihkan Pantai WTCWAISAI, LELEMUKU.COM -  Guna menyambut dua event besar yakni Festival Geopark dan Kirab Api Obor Asian Games 2018, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemda Raja Ampat, Provinsi Papua Barat menggelarkan kerja bhakti untuk membersihkan Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Selasa (25/7).

Pantai yang berada di Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat ini memang telah menjadi pusat berbagai event baik skala lokal maupun nasional.  Kegiatan ini dihadiri para pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemda Raja Ampat.  

Asisten III Setda Raja Ampat,  Muhidin Umalelen, M.EC.Dev kepada jurnalis Dinas Kominfo Raja Ampat mengatakan kegiatan ini merupakan partisipasi dari ASN, yang dimana mulai dari staf sampai dengan kita pejabat  untuk melakukan pembersihan di Pantai WTC.  Dijelaskannya,  kegiatan ini juga dalam rangka menyambut dua event besar yakni Festival Geopark Raja Ampat dan Kirab Obor Asian Games 2018.

Ia mengakui kebersihan merupakan pangkal dari kesehatan dan keimanan karena itu semua ASN diajak ikut berpartisipasi mendorong agar kegiatan ini sukses disini, karena ini adalah kegiatan dari pusat yang tujuan berdampak pada kita punya daerah wisata.

" Dengan Kegiatan ini nantinya membawah banyak orang menuju ke sini sekaligus melihat festival pariwisata dimana dapat meningkatkan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) kita," ujar Muhidin Umalelen.

Ia juga menjelaskan kegiatan Festival Geopark ini sendiri adalah kegiatan Dinas Pariwisata Raja Ampat dimana momen ini juga dipersatukan dengan Lintas Kirap Api Asian Games.  

"Untuk waktu dan Anggaran  maka festival Geopark ini dialihkan juga ke acara penyambutan Kirap Api Asian Games 2018," ujar Umalelen.

"Dimana ada pepatah mengatakan Satu Kali Mendayung Dua Tiga Pulau Menjangkau". Ujar Muhidin dalam mengakhiri wawancaranya.  (DiskominfoRajaAmpat)

Festival Geopark Raja Ampat 2018 di Pantai Waisai Torang Cinta

Posted: 25 Jul 2018 04:11 PM PDT

Festival Geopark Raja Ampat 2018 di Pantai Waisai Torang CintaWAISAI, LELEMUKU.COM - Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat tidak saja memiliki ragam pesona alamnya tetapi juga memiliki ragam budaya yang luar biasa. Oleh karena itu maka setiap tahun pemda Raja Ampat terus berinovasi dalam mengemas berbagai kegiatan dalam rangka mempromosikan Raja Ampat.

Selain melaksanakan Festival Raja Ampat yang rutin dilaksanakan setiap Oktober, sejak tahun ini (2018) Pemda Raja Ampat kembali mengemas Festival Geopark Raja Ampat pada Rabu (25/7) berlangsung di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Bupati Raja Ampat membuka dengan resmi kegiatan Festival Geopark Raja Ampat tahun 2018.

Pembukaan Festival Geopark yang rencannya ditutup pada tanggal 27 Juli 2018 ini dihadiri Ketua Badan Pengelola Geopark Indonesia Ir. Budi Martono, Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas, S.Pi, M.Si, Anggota DPR Raja Ampat, Danposal Waisai, Dandramil Waigeo Selatan, para pejabat Eselon II, III dan IV, Kabupaten Raja Ampat, CEO BNI wilayah Papua-Papua Barat,  instansi vertikal, pimpinan BUMN dan  BUMD serta masyarakat Raja Ampat. 

Bupati, Abdul Faris Umlati, SE dalam sambutannya mengatakan Festival Geopark Raja Ampat merupakan salah satu event penting yang digema untuk pertama kalinya di Raja Ampat. Event ini tentunya memiliki tujuan dan manfaat yang besar bagi Raja Ampat.

"Festival ini dalam rangka promosi pariwisata pengembangan dan pelestarian warisan geologi , pemicu kembali budaya dan memperkuat hubungan manusia dan lingkungan," ujar Bupati Abdul Faris Umlati.

"Karena itu,  katanya, acara yang ditampikan oleh festival Geopark Raja Ampat tahun 2018 bertemakan "Geopark dan Ragam Kasana budaya Raja Ampat", Geo Expo,Geo Culture, Geo Culinary, Geo Trail, Geo Handycraft, Geo Entertaiment.".

AFU, sapaan Abdul Faris Umlati, SE menjelaskan kegaitan Festival Geopark Raja Ampat dilandaasi karena Kars Raja Ampat telah ditetapkan sebagi Geopark Nasional Indonesia  pada tanggal 24 November 2017. Geopark  Nasional Raja Ampat memiliki luas 3.800.38.365  km2.

Dijelaskannya konsep  pengembangan geopark  merupakan sebuah upaya dalam perlindungan sumber daya alam, pendidikan dan edukasi peningkatan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.

Pembukaan Festival Geopark Raja Ampat ditandai dengan pemukul tifa yang melibatkan sejumlah pejabat seperti Kepala Badan Pengelola Geopark Indonesia, Wakil Bupati Raja Ampat dan Pimpinan DPRD Raja Ampat.

Afu juga memohon dukungan dan keterlibatan kementrian serta lembaga dan stakeholder agar pengembangan dan kawasan Geopark Raja Ampat dapat memberi manfaat yang besar untuk pembagunan Raja Ampat dan peningkatan ekonomi masyarkat lokal, dan mengajak seluruh elemen masyarkat Raja Ampat menjaga, melindungi potensi-potensi lokal dan kekayaan tanah bahari Raja Ampat.

Acara pembukaan ini dilanjutkan dengan peninjauan pameran Potensi Geopark Raja Ampat serta melakukan kunjungan lapangan ke Obyek Wisata Kali Biru Raja Ampat. Selain pameran, acara festival ini juga diwarnai dengan pementasan seni dan budaya masyarakat Raja Ampat. (DiskominfoRajaAmpat)

BNN Papua Barat Asistensi Penguatan Wawasan Anti Narkoba di Raja Ampat

Posted: 25 Jul 2018 04:11 PM PDT

BNN Papua Barat Asistensi Penguatan Wawasan Anti Narkoba di Raja AmpatWAISAI, LELEMUKU.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan asistensi  untuk penguatan wawasan anti narkoba bagi stakeholder dan masyarakat di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. 

Kegiatan yang mengusung tema, "Menyatukan dan Mengerakkan Seluruh Kekuatan Bangsa Dalam Perang Melawan Narkoba untuk Mewujudkan Anak, Generasi Muda dan Masyarakat Indonesia yang Sehat Tanpa Narkoba," berlangsung di Aula Bupati Raja Ampat, Selasa (24/7).

Kegiatan ini dihadiri Pimpinan Oragnisasi Pemerintah Daerah (OPD), Kabid BNN Propinsi Papua Barat dan jajarannya, tokoh masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemda Raja Ampat.

Bupati Raja Ampat menyambut baik kegiatan tersebut. Dalam Sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Setda Raja Ampat, Muhidin Umalelen, S.Sos, M.Ec.Dev  menjelaskan ancaman penyalahgunaan dan peredaraannya  narkoba kian berkembang pesat saat ini, dan telah menguncang kehidupan keluarga masyarakat bangsa dan negara. 

"Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba dapat mencapai hasil yang maximal apabila dapat di laksanakan secara kekordinasi, keintegrisasi, dengan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, akan tetapi juga harus melibatkan unsur-unsur organisasi masyarakat termasuk elemen-elemen masyarakat, lembaga tertinggi, organisasi kemasyarakatan, organisasi perempuan, keagamaan, segenap potensi masyarakat untuk melakukan upaya sinergis yang komprensif, multidimensi," ujar Bupati dalam pidato tertulisanya.

Upaya tersebut perlu dijalankan secara simultan melalui serangkaian kegiatan berbasis masyarakat.  Permerintah daerah juga tentunya memiliki tanggung jawab dalam pemberantasan narkoba dalam wilayah kabupaten Raja Ampat. Hal ini dapat di lakukan dalam kerjasama dengan aparat penegak hukum seperti kegiatan sidak, sosialisasi melalui Dinas atau Instansi terkait serta melakukan tes medis bagi seluruh ASN/PNS/staff Honorer di lingungan Bupati Raja Ampat.

Dijelaskannya asitensi penguatan ini adalah salah satu upaya atau wujud nyata dalam rangka menanggulangi permasalahan Narkoba namun perlu dilakukan secara terpadu dan komprensif dan seluruh aspek baik pemerintah, non pemerintah maupun organisasi masyarakat lainnya.

"Saya berharap agar pihak-pihak terkait para Stakeholder bekerja maximal memberikan pengawasan dan penindakkan yang tegas terhadap oknum-oknum yang berusaha memasarkan Narkoba/Narkotika di wilayah kabupaten Raja Ampat. Setiap pelaku yang ditangkap harus di berikan hukuman yang setimpal dengan tindakannya untuk memberikan efek jera serta membebaskan Raja Ampat dari pengaruh Narkoba.  (DiskominfoRajaAmpat)

Bapeda Kota Jayapura Luncurkan Aplikasi Simda Perencanaan

Posted: 25 Jul 2018 04:03 PM PDT

Bapeda Kota Jayapura Luncurkan Aplikasi Simda PerencanaanJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kota Jayapura, Provinsi Papua melalui Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kota Jayapura, secara resmi meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Managemen Daerah (Simda) Perencanaan, hal ini ditegaskan dalam acara Launching yang ditandai dengan penguntingan pita yang dilakukan oleh Plh.Sekda Kota Jayapura, Drs. M. Nurjainudin Konu. MKP, disaksikan oleh Kepala BKPP RI Perwakilan Papua, Sueb Cahyadi, Kepala Bapeda Kota Jayapura Rory C. Huwae, bersama sejumlah pimpinan OPD, bertempat di Kantor Bapeda Kota Jayapura, Selasa (24/7).

Dengan di launchingnya aplikasi tersebut lebih menegaskan Kota Jayapura sebagai laboratorium inovasi dari 29 kabupaten/kota, dimana penggunaan aplikasi ini merupakan yang pertama kalinya digunakan dalam penyelenggaran pemerintahan di Provinsi Papua.

Dalam rangka memenuhi penyelenggaraan pemerintahan daerah yang Bersih, Akuntable dan Transparan, sekaligus merupakan langkah awal dari bentuk keseriusan pemerintah daerah Kota Jayapura dalam penerapan sistem aplikasi perencanaan terpadu yang terintegrasi.

Launching Aplikasi ini merupakan Komitmen Pemerintah Daerah dalam penerapan implementasi dari penandatanganan Memori of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Jayapura dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Perwakilan Papua tertanggal 07 November 2017 lalu, sebagai langkah pencegahan korupsi teritergrasi berbasis elektronik dengan penerapan e-Planing dan e-Bugeting.

"Rencana pembangunaan daerah merupakan urusan wajib yang menjadi kewenangan daerah dalam rangka penyelenggaran pemerintahan daerah sebagai suatu kesatuan dalam s/isitem perencanaan pembangunaan nasional, karena itu perencanaan pembangunan nasional saya rumuskan secara transparan, refrensif, efisien, efektif dan akuntable, partisipatif, terukur, berkeadilan dan berkelanjutan, yang akan bermuara pada terciptanya, pemerintahan yang baik, bersih atau Good Goverment dan Clean Goverment"ujar Plh. Sekda Kota Jayapura, Drs. M. Nurjainudin Konu. MKP

Sueb Cahyadi, selaku kepala perwakilan BPKP RI Provinsi Papua, yang turut menghadiri acara launching ini memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah Kota Jayapura yang berkomitmen menerapkan reformasi administrasi di Provinsi Papua.

Disampaikannya dengan demikian pemerintah Kota Jayapura telah melengkapi penerapan aplikasi pada BKPP RI yang sesuai dengan regulasi yang ditetapkan dalam rangka penyelenggaran pemerintahan yang efektif, karena merupakan kebutuhan e-Planing dan e-Bugeting yang terintegrasi pada pemerintahan.

"Saya memberikan apresiasi kepada pemerintah Kota Jayapura yang berkomitmen memberikan reformasi administrasi di Tanah Papua, di buktikan dengan menjadi pemerintah daerah pengguna simda perencanaan di papua yang pertama kali melaksanakan lounching SIMDA Perencanaan, sekaligus menandai lengkapnya penggunaan aplikasi BPKP di pemerintah Kota Jayapura.

Aplikasi SIMDA Perencanaan yang telah di Launching ini selanjutnya secara elektronik akan terintegrasi pada aplikasi perencanaan daerah di Kota Jayapura yang telah ada sebelumnya yakni, Aplikasi SIMDA.

"Dalam penerapan e-Planing Pemerintah Kota Jayapura melakukan proses kerjasama dengan BPKP RI Perwakilan Provinsi Papua,yang penerapannya menggunakan simda perencanaan yang terintegrasi dengan simda keuangan dan simda barang milik daerah, untuk itu Badan Perencanaan Daerah telah melakukan kerjasama dengan BPKP RI guna penyelarasan penggunaan ke-tiga aplikasi tersebut secara Nasional,"tuturnya. (HumasJayapura)

Abdul Faris Umlati Lantik 227 Pejabat Eselon III dan IV di Pemda Raja Ampat

Posted: 25 Jul 2018 04:03 PM PDT

 Abdul Faris Umlati Lantik 227 Pejabat Eselon III dan IV di Pemda Raja AmpatWAISAI, LELEMUKU.COM - Bupati Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Abdul Faris Umlati,SE  (AFU) melantik 227 Aparatur Sipil Negara (ASN)  sebagai pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Pemda Raja Ampat. 

Pejabat Eselon III yang dilantik tersebut adalah sekretaris dinas dan kepala distrik. Sementara pejabat eselon IV mencakupi para kepala sekolah SD dan SMP, Pengawas Sekolah dan Kepala Puskesmas di Lingkungan Pemda Raja Ampat, Jumat 20 Juli 2018.

Acara pelantikan yang ditandai dengan pengambilan sumpah-janji jabatan ini dilaksanakan di Aula BKD  Raja Ampat dan disaksikan Sekertaris Daerah, Pimpinan OPD, Pejabat Eselon III dan IV, para peserta ASN, rohaniwan, toko agama dan insan pers.

Bupati Raja Ampat,  Abdul faris Umlati,SE dalam sambutannya menegaskan pelantikan merupakan fenomena  yang menjadi rutinitas dalam birokraksi pemerintahan yang tentunya berlandas pada dedikasi dan loyalitas pada pimpinan.  "Kalau ada yang rolling itu adalah hal yang biasa, kalau ada yang menempati jabatan baru itu dilihat dari pada didikasi dan loyalitas kepada pimpinan.

Kepada kepala sekolah yang dilantik bahkan kepada guru-guru,  AFU berpesan untuk terus membenahi dan memperbaiki pendidikan di Raja Ampat.  

"Kepada guru-guru tolong untuk kalian memperbaikki pendidikan kita. Saya tegaskan jangan lagi saya dengar bahwa mutu pendidikan berkurang atau pun soal guru yang tinggalkan tempat tugas," ujar AFU.

Pesan serupa disampaikan AFU kepada pengawasn dan penilik sekolah untuk terus memantau, mengawasi dan memberikan laporan secara rutin terkait perkembangan pendidikan di Raja Ampat. Bahkan AFU menegaskan bagi guru atau tenaga medis yang tinggalkan tugas selama tiga bulan berturut agar segera diganti.

"Jangan gadaikan kalian punya kesenangan ataupun urusan pribadi itu untuk mengorbankan anak-anak di sekolah. Laksanakan tugas dengan baik," ujar AFU.

Penegas serupa juga disampaikan kepada para kepala Puskesmas yang baru dilantik. Bupati meminta kepada kepala Puskemas untuk mengelola dana BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) dengan baik, transparan dan jelas peruntukkannya. (DiskominfoRajaAmpat)

Tangani HIV-AIDS, KPA Papua Sediakan Obat ARV

Posted: 25 Jul 2018 04:03 PM PDT

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Penanganan Penyakit menular HIV-AIDS di Provinsi Papua, tidak saja menjadi wacana, hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Papua untuk menyelamatkan generasi Papua dengan menyediakan obat Antiretroviral (ARV) di semua layanan  kesehatan di Papua.

Plh KPA Daerah Papua yang juga selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aloysius Giyai mengatakan, Saat ini jumlah pengidap HIV-AIDS perbulan maret 2018, tercatat di Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) daerah Papua sebanyak  35.000 kasus.

"Perkembangan Aids naik terus, 35ribu HIV kasus baru per bulan maret 2018, sisi lain dikawatirkan tetapi sisi lain pelaksanaan implementasi program kami berhasil, kenapa berhasil karena terget KPA Papua akhir desember 2017 sebanyak 25ribu tapi kemarin 32rb dan setelah 3 bulan dibulan maret menjadi 35rb itu artinya kami berhasil  mampu meyakinkan, memberikan pemahaman kepada masyarakat didesa semua lapisan masyarakat bahwa masyarakat segera memeriksakan diri VCT di puskesmas, klinik,  rumah sakit,  supaya dirinya cepat diketahui terinveksi HIV  dan bisa segera kita obati  kalau tidak sudah jadi AIDS tinggal tunggu mati,"jelas dr. Aloysius Giyai, usai menghadiri Pembukaan Konferensi Aids Internasional, di Amsterdam, Belanda, Selasa 24 juli 2018.

Ia menambahkan kalau semua sudah minum ARV tingkat penularan akan rendah karena menghambat produksi virus menjadi rendah,  karena sampai saat ini belum ada vaksin yang bisa membunuh virus HIV, sehingga pemberian ARV tujuan pemerintah.

Hal yang menjadi kendala bagi KPA adalah kurangnya disiplin pasien dalam menggunakan obat ARV untuk menghambat berkembangnya virus HIV pada pasien.

"Masih rendah kepatutan minum ARV ini yang harus bagaimana makanya strateginya yang saya berikan untuk mengatasi persoalannya yakni obat ARV wajib di siapkan semua sarana kepelayanan kesehatan di seluruh Papua, karena dulu hanya disediahkan di klinik dan rumah sakit terntentu, skarang klinik keagaman juga disediahkan obat ARV tanpa di pungut biaya," ucap dr Aloysius Giyai.

Penanganan HIV/AIDS menjadi keseriusan Pemerintah Daerah dengan menghadirkan sejumlah kepala daerah yang di ikuti Wali Kota Jayapura dan Bupati Merauke dan Keerom dalam International AIDS Conference (IAC) yang di gelar 23-27 juli 2018 di Amsterdam, Belanda. (HumasJayapura)

Badan Ortal dan Kemendagri Gelar Pendampingan OPD Kota Jayapura

Posted: 25 Jul 2018 03:43 PM PDT

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Guna meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja dilingkungan organisasi perangkat daerah (OPD), Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menggelar pembekalan pendampingan bagi OPD selama 3 hari bertempat di Aula gedung PKK, senin 23 – 26 juli 2018.

Pelaksana harian Sekda Kota Jayapura Drs. M. Nurjainudin Konu, M.Kp dalam sambutannya mewakili Wali Kota Jayapura mengatakan, kegiatan pendampingan penyusunan standar operasional prosedur ini sesuai dengan visi misi Wali Kota dalam meningkatkan penataan pemerintahan yang baik, menciptakan inovasi dalam pelayanan publik, sehingga ada perubahan kearah yang lebih baik dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Setiap masing- masing OPD harus memahami tugas pokok dan fungsi, dasar inilah yang dapat digunakan untuk menyusun SOP kerja, sehingga apa bila kita mendapatkan kritik dari masyarakat tentang pelayanan publik yang kita berikan, kita bisa bersandar pada SOP tersebut, saya juga berpesan agar peserta yang mengikuti bimtek ini dapat mengikutinya secara serius, apalagi pembicara nya langsung dari Kementrian Dalam Negri, saya juga harapkan setelah mengikuti pendampingan ini, OPD dapat mengimplementasikan nya dalam pekerjaan", ucap Plh Sekda Kota Jayapura, saat menyampaikan sambutan Wali kota Jayapura, senin 23 Juli 2018.

Nurjainudin Konu juga menambahkan, berbagai penghargaan telah diterima Pemerintah Kota Jayapura dalam hal Pelayanan Publik yang baik, baru-baru ini Pemkot Jayapura bersama dengan 20 Kab/Kota terbaik diseluruh Indonesia juga mendapatkan undangan dari Lembaga Administrasi Negara LAN RI, untuk mengikuti tugas belajar tentang Pelayanan Publik di Negara Singapura. (HumasJayapura)

Pemkot Jayapura Raih Penghargaan Kota Layak Anak 2018

Posted: 25 Jul 2018 03:40 PM PDT

Pemkot Jayapura Raih Penghargaan Kota Layak Anak 2018JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kota Jayapura, Provinsi Papua kembali meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak tahun 2018 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI di Surabaya. Pemberian penghargaan dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional 2018 tersebut berlangsung di Dyandra Convention Hal, Surabaya, Senin (23/7).

Penghargaan diberikan langsung Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Susana Yembise diterima langsung oleh Wakil Wali kota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM mewakili Wali Kota Jayapura.

Menurut Ibu Kepala Dinas pemberdayaan Perempuan Anak dan Keluarga berencana (DP3AKB) Kota Jayapura mengatakan terdapat beberapa indikator Kota Jayapura menerimah penghargaan dari Kementerian Perempuan dan Anak Republik Indonesia.

 "Ada beberapa indikator yang dinilai Pemerintah Pusat, pertama ada dasar hukum kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jayapura dalam meberikan rasa aman dan perlindungan kepada anak-anak di Kota Jayapura, kemudian ada tanggung jawab khusus yang melibatkan lintas instansi juga melibatkan akademisi, LSM dan masyartakat secara bersama-sama memberikan perlindungan kepada anak diKota Jayapura, " ucap Betty Pui.

Lanjut Kadis DP3AKB, Pemerintahkan Kota juga telah membentuk forum anak Kota Jayapura, setelah itu terbentuk lagi forum anak di 5 Distrik, lewat berbagi program kerja melalui dana APBD Pemerintah Kota Jayapura dalam memenuhi hak-hak anak.

"Jadi itu beberapa variabel yang dinilai termasuk fasilitas untuk anak-anak, ada taman khusus untuk anak-anak bermain secara aman, bahkan sambil belajar, Pemerintah juga menyediakan wi-fi gratis, lanjut Betty Pui, Pemerintah Kota juga harus memberikan hak-hak anak selain peran utama orang tua, baik dari segi kesehatan anak, tumbuh kembang anak, serta pendidikan anak-anak di Kota Jayapura," tutup Betty Pui.

Menteri PPA Yohana Susana Yembise menjelaskan total ada 177 yang berhasil mendapatkan penghargaan, dari 389 kabupaten kota yang dievaluasi. Jumlah 177 di antaranya adalah penghargaan kepada 10 Pemerintah Provinsi, penghargaan utama Kota Layak Anak (KLA) akan diberikan kepada 2 kota, penghargaan Nindya diberikan kepada 11 Kabupaten/Kota, penghargaan Madya diberikan kepasa 51 kabupaten/kota, dan pengahargaan Pratama, 113 Kabupaten kota. (HumasJayapura)

Benhur Tomi Mano Hadiri Konferensi AIDS Internasional di Amsterdam

Posted: 25 Jul 2018 03:33 PM PDT

Benhur Tomi Mano Hadiri Konferensi AIDS Internasional di AmsterdamAMSTERDAM, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kota Jayapura, Provinsi Papua yang diwakili Walikota, Dr. Benhur Tomi Mano, MM menghadiri Konferensi AIDS Internasional (KAI) di Amsterdam, Belanda yag digelar 23-27 Juli 2018.

Walikota bersama dengan Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) Provinsi Papua, ikut serta juga Kepala Daerah Kabupaten Keerom dan Kabupaten Merauke.

Provinsi Papua dianggap penting karena berkontribusi besar terhadap penanggulangan epidemi HIV – AIDS di wilayahnya sehingga dibutuhkan kehadirannya  pada setiap pertemuan tingkat dunia, seperti konferensi tersebut, demi membahas issue kesehatan global.

Konferensi Aids Internasional ke-22 di Amsterdam ini bakal diikuti sekitar 30 ribuan peserta, yang merupakan para pegiat, Relawan, LSM.  Termasuk para petinggi dari pemerintahan, yang selama ini berkecimpung dibidang kesehatan, utamanya dalam pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS, yang datang dari berbagai negara di dunia, tak terkecuali Provinsi Papua.

Sekretaris KPA Papua Constan Karma mengatakan kehadiran Pemerintah Papua yang diwakili KPA Papua di konferensi tersebut sangat penting guna memperoleh hal-hal baru terkait metode penanggulangan terbaru, yang dikembangkan oleh para ahli.

"Kita kali ini ingin mencoba belajar dari konferensi ini, inovasi – inovasi dan juga langkah – langkah baru untuk pencegahan HIV- AIDS dari berbagai negara lain, seperti pendapat para ahli tentang fastret 90 : 90 yang baru, perkembangan program sirkumsisi di berbagai negara, serta ARV yang rencananya akan dikembangkan melalui jarum suntik per 2 – 3 bulan," terangnya dari Amsterdam Belanda.

Dirinya mengakui kehadiran tiga kepala daerah yang hadir yakni Kota Jayapura, Kabupaten Keerom dan Merauke menunjukan bahwa Papua masuk dalam zona merah. Karena  perkembangan HIV AIDS dewasa ini cukup meluas, sehingga butuh kebijakan lebih dari pimpinan daerah untuk mengatasinya.

"Kehadiran mereka inikan dapat merasakan suasana bagaimana bebagai negara di dunia hadir untuk bergumul dalam penanggulangan HIV – AIDS, jadisangat baik kepala daerah bisa hadir," ungkap mantan Sekda Papua itu.

KPA Papua akan membuka pameran yang bermaterikan program sirkumsisi, yang di nilai berhasil serta mendapat respon yang positif dari warga masyarakat di Papua. (HumasJayapura)

Asep Setia Gunawan Gantikan Tri Soewandono Sebagai Kasdam Pattimura

Posted: 25 Jul 2018 03:09 PM PDT

Asep Setia Gunawan Gantikan Tri Soewandono Sebagai Kasdam PattimuraAMBON, LELEMUKU.COM - Penglima Komadon Daerah Militer (Pangdam) XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto memimpin upacara serah terima jabatan Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) dari Brigjen TNI Tri Soewandono kepada Brigjen TNI Asep Setia Gunawan S.I.P di Ruang Lobby Kodam XVI/Patimura Jln. Slamet Riadi Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku pada Rabu (25/7).

Brigjen TNI Tri Soewandono mengemban jabatan baru sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri Kodiklat TNI AD. Dalam kesempatan itu, Pangdam mengatakan serah terima tugas dan jabatan di jajaran TNI merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kinerja organisasi dan mengembangkan kemampuan perwira dalam dimensi kepemimpinan, manajerial serta profesionalisme keprajuritan.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan, dengan melihat beban tugas dan tanggungjawabnya, maka Kasdam harus memiliki loyalitas dan dedikasi yang tinggi serta ditopang oleh kapasitas manajerial yang mumpuni, responsif dan proaktif, sehingga mampu memberdayakan semua unsur Kodam XVI/Pattimura menjadi satu kekuatan sinergis. Selain itu, diperlukan kearifan dan kematangan dalam pola pikir, pola sikap dan pola tindak sehingga mampu mengambil langkah dan tindakan secara tepat.

Pangdam XVI/Pattimura juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Brigjen TNI Tri Soewandono beserta istri atas dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan maksimal.

Dalam kesempatan yang sama Pangdam juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kepada Brigjen TNI Asep Setia Gunawan S.I.P yang menjabat sebagai Kasdam XVI/Pattimura yang baru.

Sebelum diadakan acara Sertijab, dilaksanakan Tradisi Penerimaan Kasdam Baru oleh warga Kodam XVI/Pattimura yang diselingi dengan tarian Lenso yang merupakan tarian khas Maluku dan pengalungan kain tenun Maluku serta dilanjutkan dengan penciuman Pataka Kodam.

Setelah pelaksanaan Sertijab Kasdam XVI/Pattimura dan Wakil Ketua Persit PD XVI/Pattimura, tak lupa warga Kodam XVI/Pattimura menggelar tradisi pelepasan Kasdam XVI/Pattimura beserta istri, dengan dihantarkan seluruh pejabat utama dan warga Kodam.

Dalam acara tersebut turut hadir Irdam XVI/Ptm, para Danrem di jajaran Kodam XVI/Ptm, para Staf Ahli Pangdam XVI/Ptm, para Asisten Kasdam XVI/Ptm, para Kabalakdam XVI/Ptm, Dansat jajaran Kodam XVI/Ptm serta Ketua Persit KCK PD XVI/Ptm beserta Pengurus. (Pendam16)

Pemdes Siap Bangun Jalan Dalam Desa Jorjoga

Posted: 25 Jul 2018 03:09 PM PDT

Pemdes Siap Bangun Jalan Dalam Desa Jorjoga JORJOGA, LELEMUKU.COM – Pemerintah Desa Jorjoga, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara memiliki konsistensi dalam melakukan pergerakan pembangunan di desa. Pembangunan infrastruktur jalan dalam desa yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat jadi prioritas utama.

Meski kondisi topografi desa yang sebagian besar berlumpur serta akses jalan masih tanah, ditambah dengan keterbatasan kemampuan, hal itu tidak menyurutkan langkah pemerintah dan warga desa setempat untuk terus bergerak dan berkontribusi dalam pembangunan didesa.

Kepala Desa Jorjoga Lutfi Hamid, mengatakan, demi peningkatan kualitas hidup masyarakat saat ini masih membutuhkan perhatian yang lebih besar, pihaknya secara konsisten mewujudkan pembangunan."Pemberdayaan masyarakat tetap harus bersinergi demi terwujudnya kesejahteraan, kami terus berupaya maksimal," katanya.

Lutfi melanjutkan, pihaknya juga secara tegas dalam menerapkan program pembangunan yang terarah dengan mengikuti peraturan dan acuan dari pemerintah. Menurutnya, hal itu menjadi modal utama untuk merumuskan konsep pembangunan."Maka dipandang penting bagi desa untuk memposisikan diri dalam pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini sesuai dengan arahan Bupati Pulau Taliabu, Hi. Aliong Mus," jelasnya.

Demi mewujudkan insfrastruktur jalan didesa yang memadai, menurut Lutfi, bukanlah tugas pemerintah desa saja. Tetapi itu adalah tugas semua elemen masyarat desa. "Untuk itu, masyarakat didesa harus proaktif terlibat. Kami meyakini, dengan bergoton-groyong dan program pembangunan yang berkelanjutan, Desa Jorjoga perlahan-lahan berkembang menuju perubahan yang lebih baik." pungkasnya. (DiskominfoTaliabu)

70 Pejabat Terima Sosialisasi Piranti Lunak Bidang Operasi Wilayah Timur TNI-AD

Posted: 25 Jul 2018 02:57 PM PDT

70 Pejabat Terima Sosialisasi Piranti Lunak Bidang Operasi Wilayah Timur TNI-ADAMBON, LELEMUKU.COM - Sebanyak 70 peserta terdiri dari para pejabat di bidang operasi menerima sosialisasi Piranti Lunak Bidang Operasi Wilayah Timur TNI Angkatan Darat pada Rabu (25/7)

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan selama dua hari dibuka oleh Kolonel Inf Suswantyo, Paban II Orstra Sops TNI sebagai ketua tim sosialisasi bertempat di Baileo Slamet Riyadi Makorem 151/Biniaya Jl. A Yani Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau, Ambon dengan narasumber Tim Staf Operasi Mabes TNI.

Dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, para peserta akan mendapatkan informasi dan pengetahuan yang berkaitan dengan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama antara Polri & TNI dalam rangka HARKAMTIBMAS, Petujuk Penyelenggara Operasi Mengatasi Aksi Terorisme, Atura Pelibatan/Rules Of Engagement (ROE) dan Doktrin Operasi Gabungan Terpadu.

Selain itu, melalui kegiatan ini para peserta akan mendapatkan pengetahuan berkaitan dengan Piranti Luna Staf Operasi TNI dan UU Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Perubahan atas UU Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Penetapan Perpu No I Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Diharapkan kepada para peserta dan para pejabat betul-betul memahami dan menguasai materi yang diberikan sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat.

Selanjutnya berharap kepada Tim Sosialisasi agar menyampaikan secara utuh dan tuntas tentang berbagai hal yang berkaitan dengan piranti lunak fungsi Bidang Operasi TNI AD kepada peserta sosialisasi.

Mengingatkan Jajaran TNI di wilayah Kodam XVI/Pattimura menyadari bahwa saat ini  masih belum banyak informasi yang diketahui berkaitan dengan piranti lunak Bidang Operasi TNI AD. Oleh karena itu, jajaran Kodam Pattimura sangat membutuhkan pengarahan dan penjelasan dari tim Staf Operasi Mabes TNI mengenai bagaimana pelaksanaan dan penerapan piranti lunak tersebut dengan benar dan tepat. (Pendam16)

Kodam Pattimura Kembali Sumbangkan Bantuan Kemanusiaan ke Suku Mausu Ane

Posted: 25 Jul 2018 02:48 PM PDT

KOBI, LELEMUKU.COM - Komando Daerah Militer (Kodam) XVI/Pattimura kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan dan minuman bagi Suku Mausu Ane, suku pedalaman di hutan Seram, Gunung Morkelle, Kecamatan Seram Utara Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

Bantuan kemanusiaan tersebut, telah dikirim melalui Koramil 1502-05/Wahai dipimpin langsung oleh Danramil 1502-05/Wahai, Kapten Cba La Ode Maaruf bersama 8 anggotanya pada Selasa (24/7), di Camp sekitar Dusun Siahari Negeri Maneo Rendah Kecamatan Seram Utara Timur, Kobi, Kabupaten Maluku tengah.

Danramil 1502-05/Wahai Kapten Cba La Ode Maaruf menuturkan bahwa bantuan kemanusiaan tersebut untuk membantu mengurangi beban hidup masyarakat Suku Mausu Ane yang berdasarkan informasi mengalami musibah kelaparan.

"Selain bantuan berupa makana, Kodam XVI/Pattimura  juga mengirimkan obat-obatan dan sembako bagi warga di daerah terpencil suku Mausu Ane " ujarnya.

Hentakan hati/kepedulian Koramil Wahai untuk membantu masyarakat Suku Mausu Ane sangat tinggi, mereka tergerak langsung menuju sasaran tempat tinggal mereka dan walaupun hanya baru mendapatkan 3 Kepala Keluarga Suku Mausu Ane dengan membawa bantuan sementara. Dalam kesempatan itu, Danramil juga merangkul masyarakat Suku Mausu Ane untuk mau turun dan terbuka menerima bantuan-bantuan yang mulai berdatangan baik dari Pemerintah, TNI-Polri maupun yang lain bisa diterima langsung oleh mereka.

Hari ini, Kasdim 1502 /Masohi Mayor Inf Adi Eka Jaya beserta tenaga medis Bintara Kesehatan Kesdam XVI/Pattimura Srd Agus Teguh , Bapak Anton Kattipana selaku Kepala Dusun Siahari, Para Babinsa Koramil 1502-05/Wahai dan 5 orang anggota Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXV Kodim 1502/Masohi Koramil 05 /Wahai, pukul 09.00 Wit tiba dilokasi Dusun Siahari, Desa Morokay, Kec Seram Utara Timur Kobi, Maluku Tengah, guna menyerahkan Logistik Kodam XVI/Pattimura dan diberikan kepada Bapak Ruben Halimuri selaku perwakilan dan penerjemah bahasa Suku Mausu Ane.

Bapak Ruben Halimuri mengatakan "Selama ini kami merasakan belum pernah ada bantuan seperti ini, Kami selaku warga suku Mausu Ane tidak dapat memberikan apa-apa untuk membalas kebaikan Kodam XVI/Pattimura kami hanya bisa memberikan do'a untuk Kodam XVI/Pattimura semoga tetap suksek dalam melaksanakan tugas Negara".

Langkah-langkah tim medis Kodam XVI/Pattimura setibanya dilokasi, segera melakukan pemerikasaan dan pengobatan kepada salah satu warga suku Mausu Ane yaitu Piter Ipana, Umur (38 Tahun) terserang penyakit muntaber  akibat mengkomsumsi air sungai yang tidak layak konsumsi. Untuk itu segera diberikan penanganan secara cepat dan obat-obatan.

Bekangdam XVI/Pattimura Sore ini telah mengirimkan 47 paket sembako dengan menggunakan kapal cepat  menuju Kota Masohi untuk ditindaklanjuti dengan perjalanan darat menuju lokasi. Rencananya besok pagi, Kodam XVI/Pattimura  akan mengirim sisanya menggunakan Heli bersama dengan Pangdam XVI/Pattimura yang akan menyambangi langsung lokasi dimana suku tersebut berada," kata Kapendam XVI/Pattimura Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho. (Pendam16)

Antisipasi Kelaparan, Kodim Masohi Beri Logistik ke Suku Mausu Ane di Morokay

Posted: 25 Jul 2018 02:36 PM PDT

Antisipasi Kelaparan, Kodim Masohi Beri Logistik ke Suku Mausu Ane di MorokayMOROKAY, LELEMUKU.COM - Komando Distrik Militer (Kodim) 1502/Masohi kembali memberi dorongan logistik terhadap korban kelaparan, suku Mausu Ane di Desa Morokay, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku pada Rabu (25/7).

Dalam kegiatan ini Kepala Staf Kodim,Mayor Inf Adi Eka Jaya Berserta rombongan  memberikan logistik dari Kodam XVI/Pattimura yang di wakili Kodim 1502/Masohi dan memberikan pemerikasaan, pengobatan oleh Bakes Serda Agus Teguh, terhadap salah satu warga An. Piter lpana umur 38 tahun suku Mausu Ane yang mengalami sakit  muntah berr akibat mengonsumsi air sungai yang belum di masak.

Namun dibalik itu tentunya tidak semuanya berjalan dengan mulus mengingat wilayah yang amat sulit di tempuh dengan kendaraan, tentunya dengan perjuangan itulah yang di alami anggota TNI dari Kodim 1502/Masohi dengan semangat juangnya dalam melaksanakan tugas harus melewati sungai dalam mengawal logistik.

Tak luput pula para ibu Persit KCK Cb XXV Kodim 1502/Masohi, Koramil 1502-05/Wahai, turut serta dalam membantu memberikan dorongan logistik dan kesehatan kepada suku Mausu Ane.

Inilah salah satu diantara bentuk tugas dan tanggung jawab TNI terhadap masyarakat pedalaman suku Mausu Ane guna membantu kesulitan rakyat. (Penrem151)

Anggota Kodim Masohi Berikan Bantuan Kemanusiaan ke Suku Mausu Ane

Posted: 25 Jul 2018 02:32 PM PDT

Anggota Kodim Masohi Berikan Bantuan Kemanusiaan ke Suku Mausu AneSIAHARI, LELEMUKU.COM - Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya yang membawahi langsung Komando Distrik Militer (Kodim) 1502/Masohi dengan Koramil 1502-05/Wahai sebagai satuan kewilayahan terdekat dengan Suku Mausu Ane yang merupakan suku pedalaman di hutan Seram, Gunung Morkelle, Kecamatan Maluku Tengah, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku memberikan bantuan kemanusiaan pada Rabu (25/7).

Tim tersebut telah berada di lokasi setelah menempuh perjalanan darat selama 8 jam dari Kota Masohi tetapi hal itu tidak menjadi kendala untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

Dikarenakan kendala keterbatasan sarana angkutan dan transportasi, Kodim 1502/Masohi sebagai satuan kewilayahan, saat ini baru memberikan bantuan awal berupa 40 kardus mie instans dan 44 Karung beras kepada suku Suku Mausu Ane yang saat ini sudah tiba di Dusun Siahari, Kecamatan Seram Utara Timur, Kobi, Kabupaten Maluku Tengah.

"Suku Mausu Ane  merupakan masyarakat  terasing atau nomaden yang mana mereka hanya dapat ditemui dengan perantara salah satunya Raja Negeri Maneo Rendah, " ujar Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Harisandi Krishandoko.

Dandim telah melakukan kordinasi dengan Kepala Dusun Siahari, Anton Katipana dan Bapak Pendeta Siahaya guna mengambil langkah-langkah cepat untuk memberikan dorongan logistik, dan akhirnya disepakati bahwa masyarakat suku Mausu Ane  akan mengadakan pertemuan di Dusun Siahari serta mengambil bantuan tanggap darurat dari TNI, besok Rabu, 25 juni 2018 pukul 11.00 wit.

Sebagai  informasi, saat ini Kodam XVI/Pattimura juga  telah menyiapkan Tim medis dari RST dr.Latumeten dan bantuan sembako dari Bekangdam XVI/Pattimura serta dukungan transportasi heli bell BKO Kodam XVI/Pattimura untuk mempercepat dorongan bantuan logistik kepada Masyarakat Suku Mausu Ane.

Suku Mausu Ane dalam beberapa waktu terakhir ini dilaporkan mengalami bencana kelaparan yang diakibatkan karena dalam setahun terakhir, Suku terasing di pegunungan Seram itu banyak berpindah ke lokasi baru (Nomaden) yang sebagian besar merupakan daerah pinggiran perkampungan dan juga perkebunan masyarakat. Ketika mereka melakukan perpindahan pasokan makanan kurang, dan menyebabkan daya tahan tubuh mereka berkurang sehingga banyak yang mengalami sakit dan kurang gizi.

Hal ini makin diperparah dengan kurangnya sumber makanan yang terjadi akibat perkebunan warga yang terserang oleh hama babi hutan dan hama tikus.

Menindaklanjuti kejadian itu, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto telah memerintahkan untuk mendalami dan mengecek kebenaran informasi tersebut dan bertindak cepat dengan mengirimkan personil Kodim 1502/Masohi untuk membantu dan menyambangi daerah dimana domisili suku Mausu Ane dan memberikan bantuan logistik berupa makanan dan obat-batan. (Penrem151)

Satgas TMMD Gelar Sosialisasi Bela Negara di SMAN 3 Tehoru

Posted: 25 Jul 2018 02:25 PM PDT

LATU, LELEMUKU.COM - Satuan penugasan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 Kodim 1502/Masohi menggelar kegiatan non fisik salah satunya memberikan sosialisasi Bela Negara SMA Negeri 3 Tehoru di Desa Latu, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku pada Rabu (25/7).

Sebanyak 150 orang mengikuti kegiatan penyuluhan yang merupakan kegiatan non fisik Satgas TNI Manunggal Membangun Desa ke-102, sebagai upaya memberikan informasi dan penyuluhan bahaya Narkoba terhadap siswa-siswi SMA Negeri 3 Tehoru yang merupakan generasi penerus bangsa.

E. Eturelely S.Pd selaku kepala sekolah SMA Negeri 3 Tehoru mengatakan bahwa  sosialisasi yang dilaksanakan disekolah SMA Negeri 3 Tehoru, kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak istansi yang tergabung dalam kegiatan TMMD di Desa kami. "Kegiatan ini kami anggap sebagai penguatan dan pembelajaran bagi mereka demi masa depan sebagai generasi bangsa," pungkas E Eturelely S.Pd.

Hal senada juga disampaikan oleh Albertina Lilihata salah seorang siswa yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan  sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kita agar dapat menjaga diri serta mempertahankan Negara NKRI. "Sehingga kita selaku siswa SMA dapat mempedomaninya sebagai karir dalam belajar, berkarya dalam bekerja hingga bisa terus maju," ucap Albertina Lilihata.

Dalam kegiatan ini para siswa-siswi sangat antusias apa yang disampaikan oleh bapak-bapak anggota hal ini terlihat banyaknya para siswa yang saling memberikan pertanyaan.

Dengan dilaksanakannya sosialiasi Bahaya Narkoba dapat memberi aspirasi kepada siswa-siswi, agar tidak terpengaruh dengan peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan para pelajar sebagai generasi penerus bangsa. (Penrem151)

Korem 152 Bekali 25 Bintara Calon Babinsa

Posted: 25 Jul 2018 02:25 PM PDT

TERNATE, LELEMUKU.COM - Sejumlah 25 Prajurit berpangkat Sersan Dua yang merupakan personel pindahan abituren Secaba Reg Tahun 2018 yang diproyeksikan menempati jabatan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di sejumlah Kodim jajaran Korem 152/Babullah pada Senin (23/7).

Sebelum diterjunkan ke Satuan ke-25 Prajurit tersebut akan melaksanakan pembekalan di Makorem yang diisi dengan berbagai materi yang akan menunjang tugas kedepan sebagai garda terdepan sekaligus ujung tombak TNI AD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Pembekalan 5 Kemampuan Teritorial disampaikan oleh Kasiter Rem 152/Bbl Mayor Inf La Ode M. Sabarudin bertempat di Gazebo Nuku Makorem, materi tersebut merupakan modal dasar seorang Babinsa dalam melaksanakan tugasnya yang harus dikuasai dan dilaksanakan.

Selain itu kedepan tugas Babinsa semakin kompleks dan banyak sekali tuntutan terlebih setelah Presiden memberikan intensif khusus Babinsa sehingga diharapkan kinerjanya yang telah bagus dapat terus ditingkatkan lebih baik lagi.

Sementara itu Kapenrem 152/Bbl Kapten Inf Iriono menyampaikan bahwa ke-25 Prajurit tersebut rata-rata pindahan dari Satuan di Pulau Jawa dan setelah mengikuti pendidikan Sekolah Calon Bintara Reguler mereka di tempatkan di satuan jajaran Kodam XVI/Pattimura dalam hal ini Korem 152/Babullah.

Sebelum mereka menempati jabatan sebagai Babinsa mereka akan mendapatkan pembekalan di Korem, Kodim dan Koramil Model sebelum terjun langsung ke masyarakat, selain itu juga secara bertahap akan diberikan pendidikan teritorial baik yang tersebar di Kodam maupun terpusat di Pusdik Ter secara bertahap untuk menambah pengetahuan mereka khususnya bidang teritorial. (Penrem 152)

TNI Bantu Pembuatan MCK di Dullah Laut dan Fair

Posted: 25 Jul 2018 02:10 PM PDT

TNI Bantu Pembuatan MCK di Dullah Laut dan FairTUAL, LELEMUKU.COM - Bintara Pembina Desa (Babinsa) melaksanakan gotong-royong bersama masyarakat hal ini ditunjukan oleh Serda Juanda dalam membantu pembuatan MCK dan Serda Armin Rado membantu Desa binaannya membangun masjid di Desa Dullah Laut dan Desa Fair Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Provinsi Maluku pada Selasa (24/7).

Dengan dibantu oleh warga sekitar tersebut, Kemanunggalan TNI-Rakyat makin solid dan kuat, terlebih kegiatan ini dilaksanakan dengan rasa kebersamaan. Pelaksanaan kegiatan gotong-royong pembuatan MCK dan pembangunan Masjid ini dilaksanakan dengan semangat dan antusias baik dari warga sendiri maupun dari anggota TNI, disamping untuk memperkuat terbentuknya tali silaturahmi.

Disamping itu dihari yang sama Babinsa  Sertu Kifly Rahakbauw melaksanakan Komsos Bersama staf Ohoi  dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan RI.

Dalam kegiatan ini kita sadar betul, bahwa tugas dan peran Babinsa (Bintara Pembina desa) merupakan ujung tombak dalam peningkatan kesejahteraan warga masyarakat, sekaligus sebagai mata telinga bagi keamanan di wilayah masing-masing.  (Penrem151)

Pelepasan Satgas Ops Pamrahwan Yonif RK 732/Banau dan Yonif R 515/ Ugra Tapa Yudha

Posted: 25 Jul 2018 02:06 PM PDT

Pelepasan Satgas Ops Pamrahwan Yonif RK 732/Banau dan Yonif R 515/ Ugra Tapa YudhaAMBON, LELEMUKU.COM - Kepala Staff Komando Daerah Militer (Kasdam) XVI/Pattimura, Brigjen TNI Tri Suwandono menjadi Inspektur Upacara memimpin langsung kegiatan Upacara Pelepasan Satgas Ops Pamrahwan Yonif, Raider Khusus 732/Banau dan Yonif Raider 515/Ugra Tapa Yudha, dan di gantikan oleh Satgas Yonif 731/Kabaresi dan Yonif 711/Raksatama  bertempat dilapangan Upacara Lantamal IX Halong, Desa Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Provinsi Maluku, Selasa (24/7).

Dalam Amanatnya Pangdam XVI/Pattimura,  yang di bacakan oleh Irup bahwa dengan hal tersebut, saya selaku Pangdam XVI/Pattimura dan pribadi mengucapkan terima Kasih dan Penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh prajurit Yonif Raider 515/Ugra Tapa Yudha dan Yonif Raider Khusus 732/Banau yang telah bertugas di Kepulauan Maluku.

"Dengan prestasi yang membanggakan dan memberikan kontribusi positif untuk membantu Pemerintah Daerah dalam upaya menjaga stabilitas keamanan serta memberikan suasana ketenangan, ketentraman dan kesejukan bagi masyarakat Maluku dan Maluku Utara. Selanjutnya kepada Satgas Yonif 711/Raksatama dan Yonif 731/Kabaresi saya ucapkan Selamat Datang, Semoga kehadiran dan keberadaan kalian di Maluku dan Maluku Utara dapat memberikan kontribusi yang positif bagi Pemerintah Daerah, Aparat Keamanan dan masyarakat," pungkas Pangdam dalam amanatnya.

Pada kesempatan yang baik ini Pangdam menyampaikan kepada seluruh prajurit Yonif R 515/UTY dan Yonif RK 732/Banau, bahwa tugas sebagai Satgas Ops Pamrahwan telah berakhir dan telah menjalankan misi dengan baik.

"Berhasil menekan konflik secara signifikan dan berhasil menyadarkan masyarakat bahwa menyimpan senjata api bertentangan dengan hukum positif. Sehingga kalian dapat memperoleh ratusan senjata api dan muhandak," ucap dia.

Pangdam juga merincikan prestasi mereka, sebagai berikut Satgas Yonif Raider 515/UTU memperoleh 282 pucuk senjata api terdiri dari 26 pucuk senjata pabrikan, 256 pucuk senjata rakitan, munisi campuran 448 butir dan 11 Muhandak dan untuk Satgas Yonif Raider Khusus 732/Banau memperoleh senjata api 179 pucuk terdiri dari 28 pucuk senjata pabrikan, 151 pucuk senjata rakitan, munisi campuran 2.106 butir, 21 Muhandak dan 1 buah magazen.

Selanjutnya kepada Satgas Yonif 711/Raksatama dan Yonif 731/Kabaresi ia mengajak agar dapat menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.

"Selamat datang, semoga kehadiran dan keberadaan kalian di Maluku dan Maluku Utara dapat memberikan kontribusi yang positif bagi Pemerintah Daerah, Aparat Keamanan dan masyarakat," ucap Pangdam.

Pandam juga berterima kasih  kepada Letkol Inf Syafrudin serta seluruh prajurit Satgas Yonif R 515/UTY dan Letkol Inf Raymond Sitanggang serta seluruh personel Satgas Yonif RK 732/Banau yang memimping anggota mereka dengan baik.

"Sampaikan salam hormat saya dan keluarga besar Kodam XVI/Pattimura kepada keluarga kalian masing-masing, semoga selamat sampai tujuan. Kepada Danrem 151/Binaiya Kolonel inf Christian Kurnianto Tehuteru dan Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Endro Satoto, saya ucapkan terima kasih atas segala dedikasi yang telah diberikan dalam memimpin dan mengendalikan operasi yang dilaksanakan oleh Yonif RK 732/Banau dan Yonif R 515/UTY sehingga telah selesai melaksanakan tugas dengan baik," ungkap dia.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Maluku, Kasdam XVI/PTM, Danlantamal IX Ambon, Kapolda Maluku, diwakili oleh Dansat Brimob Polda Malaku Danlanud Pattimura, Wadan Lantamal IX Ambon, Danrem 151/Binaiya, Danrimdam XVI/PTM dan para Asisten Kasdam XVI/PTM. (Penrem151)

Satgas TMMD dan DKP Beri Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik di Telutih Baru

Posted: 25 Jul 2018 02:05 PM PDT

Satgas TMMD dan DKP Beri Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik di Telutih BaruTELUTIH BARU, LELEMUKU.COM - Dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 102 Kodim 1502/Masohi anggota Satgas dan Dinas Ketahanan Pangan memberi pelatihan manfaat dan  pembuatan pupuk organik  di Balai Pertemuan  Desa Teluti Baru, Kecamatan Tehoru, Selasa (24/07).

"Dalam penggunaan pupuk organik  terdampak sangat baik karena dapat menjaga kesehatan lingkungan disebabkan pupuk organik berasal dari sisa-sisa pembusukan sampah organik yang banyak ditemukan disekitar lingkungan masyarakat,"Ucap Ny. Siama  Marasabesy .SP. selaku tim pelatihan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultural Kab. Malteng.

Di tempat yang sama juga dilaksanakan kegiatan Penyuluhan Budidaya Cara beternak Kambing oleh Bpk Bahtiar Safir .SP dari Dinas Peternakan dan Perkebunan Kab. Malteng.

Bahtiar mengatakan kalau tujuan kegiatan ini yang pertama  untuk menjaga keamanan pangan terkait dengan kesehatan ternak khususnya ternak kambing. Kedua dalam rangka untuk melakukan sosialisasi terkait dengan penyakit yang selama ini di rasakan oleh para peternak yang ada di kecamatan tehoru.

Di harapkan kegiatan ini dapat memberi wawasan bagi masyarakat tentang manfaatnya  Pupuk Kompos dan dapat di aplikasikan di lingkungan sekitar. (Penrem151)

Danrem 151 Beri Pengarahan Satgas Pam Rahwan Yonif 515

Posted: 25 Jul 2018 01:54 PM PDT

Christian Tehuteru Beri Pengarahan Satgas Pam Rahwan Yonif 515AMBON, LELEMUKU.COM - Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 151/Binaiya, Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru  didampingi para penjabat Korem memberi pengarahan dan menyerahtrimakan Satgas Pam Rahwan ke Komandan Batalyon Infanteri 515/Ugra Tapa Yudha, yang baru saja selesai melaksanakan tugas operasi pengamanan, Senin (23/07).

Dalam mengawali arahanya, Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru  mengucapkan selamat datang kepada prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamrahwan dan selamat datang dibumi para raja-raja, kiranya dapat memantapkan tekat dan semangat juang menyosong tugas kedepan, tetap jaga nama baik satuan,jaga diri, jauhi perbuatan yang dapat mencoreng nama baik satuan dan dapat menyikapi permasalahan yang ada disekitar serta tetap waspada.

"Kepada semua prajurit dari pangkat terendah sampai Danpos harus tetap kompak dalam kerja sama dalam melaksanakan tugas dan laksanakan teritorial diwilaiyah tersebut, hormati adat istiadat serta berbaur dengan masyarakat," ungkap perwira Melati Tiga.

Adapun penyampaian dari Kepala seksi Inteljen (Kasiintel) Letkol inf Untung Prayitno, bahwa sering terjadi konflik di pulau buru (gunung botak),Dan masih ada juga bentrokan antara kelompok pemuda. "Ditekankan kepada semua prajurit agar melaksanakan 4S yaitu(senyum,sapa,salam,silaturahmi) dan jauhi 4M (mabuk,marah,melotot,mukul)," ungkap Letkol Inf Untung Prayitno. (Pendam151)
Bagi ke WA Bagi ke G+