Updated News

DPR RI Janjikan Kesejahteraan dan Peningkatan Alutsista di Maluku Utara

DPR RI Janjikan Kesejahteraan dan Peningkatan Alutsista di Maluku Utara


DPR RI Janjikan Kesejahteraan dan Peningkatan Alutsista di Maluku Utara

Posted: 05 Aug 2018 08:00 AM PDT

TERNATE, LELEMUKU.COM - Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Korem 152/Babullah dalam rangka agenda reses ke-II, rombongan yang berjumlah 25 Orang dan ketuai oleh Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI Ir. H. Satya Widya Yudha, M.E., M.Sc tiba di Bandara Sultan Babullah Ternate dengan menumpang pesawat Garuda dan disambut oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto, Kapolda Malut Brigjen Pol Drs. M. Naufal Yahya, M.Sc (Eng), Kabinda Malut Brigjen TNI Gatot Eko Puruhito, Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Endro Satoto, S.E., M.M., Danlanud Leo Wattimena Kolonel Pnb Rachmad Syah Lubis, Danlanal Ternate Letkol Laut (P) Wishnu Kusardianto, Walikota Ternate Dr. H. Burhan Abdurahman, S.H., M.M., Para Dandim, Perwira jajaran Polda Malut dan Korem 152/Babullah pada (02/08)

Rombongan bertolak menuju Makorem 152/Babullah dan disambut tarian khas daerah Cakalele dan menerima Jajar kehormatan dari Dinas Jaga Satri Korem, kemudian dilanjutkan rapat dengar pendapat di Aula Makorem, dalam kesempatan tersebut diawali sambutan dari ketua rombongan yang menyampaikan bahwa agenda kali ini dalam rangka reses II Program Kerja Komisi 1 DPR RI yang dilaksanakan di 2 lokasi yaitu Provinsi Maluku Utara dan Papua guna menjaring informasi yang nyata dilapangan untuk dijadikan bahan pengajuan kepada pemerintah sesuai bidang kerja komisi 1 Pertahanan dan Keamanan.

Kegiatan dilanjutkan paparan dari Pangdam XVI/Pattimura, Danlanud Leo Wattimena dan Danlanal Ternate dimana masing-masing menjelaskan tupoksi, capaian serta kendala yang dihadapi yang menghambat optimalisasi dalam menjalankan tugas sesuai matra Darat, Laut dan Udara. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan sesi tanya jawab dari berbagai permasalahan yang ada sesuai dengan paparan yang telah disampaikan.

Dipenghujung rapat dengar pendapat Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI mengaku telah mendapatkan point yang menjadi kendala terbesar yang dialami satuan di Maluku Utara antara lain keterbatasan personel maupun alutsista dihadapkan dengan luas lokasi serta kesejahteraan Prajurit dimana tingkat biaya hidup Prajurit yang tinggi sehingga sangat layak untuk diajukan mendapatkan tunjangan kemahalan seperti halnya di Papua untuk itu ini akan menjadi konsern kita selain memperjuangkan penambahan alutsista juga meningkatkan kesejahteraan Prajurit di Maluku Utara.

"berbagai kendala yang dihadapi dan disampaikan kepada Komisi 1 DPR RI, bukan menjadi alasan diri kita sebagai Prajurit untuk bercengeng maupun berkeluh kesah, namun selama ini kita melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan loyalitas yang tinggi, segala keterbatasan yang ada tidak menjadikan kita lemah namun menjadi tantangan kita untuk selalu berinovasi dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas". Pungkas Pangdam. (Penrem 152)

Babinsa Koramil Tual Bantu Pembangunan Rumah Adat di Kei Kecil

Posted: 05 Aug 2018 05:00 AM PDT

Babinsa Koramil Tual Bantu Pembangunan Rumah Adat di Kei KecilRAT, LELEMUKU.COM - Sebagai ujung tombak TNI khusunya Angkatan Darat (TNI AD), Jajaran Bintara pembina Desa (Babinsa) Koramil 1503-01/Tual turut membantu masyarakat di wilayah binaannya bertempat di, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (01/08).

Sebagai peran Babinsa, Dalam membangun pedesaan adalah tugas pokok Babinsa untuk terus menjalin kebersamaan dan kerjasama antara Babinsa dengan warga di wilayah binaannya dan apa yang dilakukannya adalah untuk membantu meringankan beban masyarakat.

Dalam kegiatan ini Serda Ferdinandus Lefteuw dan Kopda Adrian Renwarin membantu pembuatan rumah warga dan gedung Gereja baru. Selain itu di hari yang sama pula Sertu Faustinus Silitubun bersama masyarakat Desa Rat melaksanakan kegiatan gotong royong membuat cakar ayam pondasi yang akan dibangun rumah adat.

Kegiatan ini merupakan wujud kinerja  Babinsa guna memberikan rasa tentram dan nyaman serta bisa mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaanya. (Penrem151)

Konser Musik Orquesta de Camara de Siero (OCAS) Pukau Ambon

Posted: 04 Aug 2018 11:04 PM PDT

Konser Musik Orquesta de Camara de Siero (OCAS) Pukau Ambon
AMBON, LELEMUKU.COM - Kelompok Orkestra dari Spanyol, Eropa yakni Orquesta de Camara de Siero (OCAS) berhasil memukau masyarakat Kota Ambon, Provinsi Maluku lewat konser yang dihelat di dua lokasi berbeda dalam sehari, yakni Taman Budaya dan Lapangan Merdeka, Sabtu (5/8).

Dengan menampilkan kolaborasi harmonis bersama dengan 70 musisi paduan alat musik tahuri dari Negeri Hutumuri, Leitimur Selatan yang dipimpin oleh Carolis Elias Horhoruw. Ocas dan musisi muda tahuri berhasil menyajikan secara istimewa tiga lagu khas Maluku; Ayo Mama, Huhate dan Goro-Gorone.

Ocas yang dalam konser ini turut pula menampilkan sejumlah komposisi klasik Spanyol, Kuba dan lagu bernuansa tari flamengo, telah memulai rangkaian konser orkestra bertajuk Vinculos Untuk Indonesia 2018 di kota Ambon, Maluku sejak tanggal 31 Juli hingga 4 Agustus dan langsung melanjutkan konser berikutnya ke tiga kota sekaligus di Sulawesi Tengah, yaitu Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong, 5 – 14 Agustus 2018.

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya (WDB), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Nadjamuddin Ramly menyampaikan, "Dengan tema menebarkan semangat solidaritas, perdamaian, persatuan dalam kemajemukan (solidarity, peace and unity in diversity), kegiatan Vinculos untuk Indonesia 2018 dihelat di kota Ambon sebagai upaya mendukung ditetapkannya Ambon sebagai Kota Musik Dunia oleh UNESCO di tahun 2019 mendatang."

Lebih jauh Direktur WDB Kemendikbud RI menjelaskan bahwa Kegiatan ini juga menandai peringatan 60 tahun hubungan diplomatik yang telah terjalin baik antara Republik Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Spanyol.

Sementara itu Staf Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia, Beatriz Chivite menyampaikan rasa terima kasih dan merasa terhormat untuk hadir di Ambon dalam suasana perayaan 60 tahun jalinan hubungan diplomatik antara Pemerintah Republik Indonesia dan Kerajaan Spanyol. Lawatan kelompok orkestra Ocas dalam konser Vinculos Untuk Indonesia merupakan cerminan hubungan kedua negara yang semakin harmonis dan kuat. Walaupun kedua negara memiliki bahasa yang begitu berbeda, namun bahasa musik terbukti mampu mengatasi halangan yang ada untuk mempererat hubungan tidak hanya negaranya namun juga orang-orangnya.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya mengatakan, "Ambon telah bekerja keras bersama dengan dukungan penuh Pemerintah Pusat dalam menghelat konser Vinculos di Kota Ambon untuk memperlihatkan bahwa Ambon patut dinobatkan sebagai Kota Musik Dunia oleh UNESCO pada tahun 2019 nanti."

Walikota menyampaikan rasa terima kasihnya secara khusus kepada kelompok orkestra Ocas yang telah mengunjungi Ambon dan kepada Pemerintah Kerajaan Spanyol atas terjalinnya hubungan diplomatik selama 60 tahun.

Orkestra Ocas dalam konser Vinculos di Kota Ambon menyuguhkan penampilan 10 lagu yang mampu mempesona masyarakat Ambon dalam sebuah balutan suasana yang demikian hangat, kasual dan bersahabat, berbeda dengan lazimnya sebuah konser musik orkestra yang digelar di ruang tertutup. Sajian komposisi yang ditampilkan memperlihatkan sebuah refleksi keberagaman dimana lagu-lagu yang dimainkan berasal tidak hanya dari Spanyol, namun juga menghadirkan 3 lagu klasik Maluku dan beberapa komposisi berasal dari negara-negara di Amerika Latin yang memiliki hubungan dengan Spanyol.

Direktur sekaligus konduktor musik orkestra Ocas, Manuel Vasquez mengatakan bahwa penampilan mereka bersama musisi tahuri Hutumuri adalah pengalaman paling berkesan, melalui proses yang cukup rumit, konser kali ini dirasakan begitu seru dan berhasil mempersembahkan harmoni dari dua dunia yang berbeda.

Ditambahkan, Ambon punya banyak potensi musik yang demikian istimewa. Salah satunya adalah sanggar musik Hutumuri dimana para musisi tahurinya mampu berkolaborasi bersama Ocas. Ambon harus memiliki orkestra yang baik dan bagus. Dirinya sangat mendukung Ambon jadi Kota Musik Dunia. (DiskominfoAmbon).
Bagi ke WA Bagi ke G+