Updated News

Kurang Koordinasi, Paskibra MTB Cari Makan di Rumah Makan

Kurang Koordinasi, Paskibra MTB Cari Makan di Rumah Makan


Kurang Koordinasi, Paskibra MTB Cari Makan di Rumah Makan

Posted: 17 Aug 2018 07:46 PM PDT


Kurang Koordinasi, Paskibra MTB Makan di Rumah MakanSAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Kurang koordinasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku sebagai penanggungjawab dengan pengelola katering sebabkan pasukan pengibar bendera (Paskibra) pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 73,Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kepulauan Tanimbar terlambat makan dan harus makan di rumah makan dengan menggunakan uang pribadi diluar anggaran yang telah disediakan panitia.

Menurut Kepala Dispenbud, Ir. Lieke Tan, MS hal ini terjadi karena pihak katering yang telah dikontrak untuk menyediakan makanan mengira batas pemberian makanan kepada para siswa SMA dan SMK se Tanimbar itu tuntas pada Kamis (16/8) lalu.

"Jadi miskomunikasi antara Kabid dengan pihak katering, sementara katering berpikir pelayan makan ke anak-anak ini bukan tanggung jawab kami. Namun kami sudah selesaikan dan makanan sudah diantar pada jam 1," ujar dia kepada Lelemuku.com di Hotel Galaxy Saumlaki.

Ia menjelaskan dinasnya mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan beberapa lomba dalam HUT RI kali ini, dan berhasil melaksanakan kegiatan bola voli usia 18 dan umum, lomba bulu tangkis usia 13 dan umum, tenis meja usia 15 dan umum, atletik usia 12 dan 15 tahun serta perebutan piala penghargaan Menteri Pemuda Olahraga (Menpora), yang semuanya telaksana dengan baik. 

Sehingga masalah yang muncul ini dinyatakan telah dituntaskan dengan baik, dan berharap agar hal ini tidak melebar dan disikapi berbeda.

"Saya mengakui ini kesalahan saya, sebab kita terkendala dengan masalah komunikasi, sebab kami awalnya sudah sampaikan kepada panitia bahwa kalau ada kekurangan silahkan beritahukan kepada kami, hubungi saya sebab sudah diatur agar tidak ada masalah seperti ini. Salah satu yang kami antisipasi seperti saat kemarin kami sudah siapkan air untuk paskibra di lapangan, namun air tersebut habis karena sudah digunakan orang lain," ujar dia.

Sementara itu Ferson Kora, pelatih Paskibra MTB yang menggunggah foto pihaknya bersama para pasukannya yang sedang makan di warung makan akibat tidak disediakan konsumsi dari panitia ini menyatakan bahwa hal ini sudah dikoordinasikan sejak awal persiapan karantina.

"Tugas kami melatih, bukan beri makan mereka. Awalnya kami koordinasi kebutuhan kami ini ke Dinas Pendidikan, katanya anggarannya tidak ada dan diarahkan ke bagian umum, kemudian ke sekretaris panita, Omans Batlayeri dan ketua panitia Pak Matatula, tapi anggarannya tidak ada dimereka. Saya lalu temui pak Sekda dan dikatakan bahwa anggarannya sudah ada di Kadis Pendidikan," ujar dia.

Dijabarkan bahwa pihak hotel telah memberitahukan bahwa mereka hanya dilayani makan hingga tanggal 17 pagi. Sehingga 40 orang anggota Paskibra yang terdiri dari 36 peserta dan 4 orang pengawal ini harus mencari cara untuk makan disiang harinya.

"Anak-anak ini dikarantina dari tanggal 14 sampai 18 Agustus, semuanya tidak ada masalah namun terkendala di makan yang putus sampai tanggal 16. Tadi kami hanya dapat sarapan pagi dari pihak hotel yang juga mengatakan bahwa kami dilayani makan hanya pagi saja, siangnya tidak. Diberitahukan bahwa kami tidak bisa makan siang dan makan pada esok harinya, hal ini yang buat kami kecewa," ujar dia.

Ferson mengatakan, dirinya bersama 3 pelatih yang berasal dari Polres MTB dan Kodim Saumlaki ini telah mempersiapkan para pasukan didikannya ini untuk maksimal dalam upacara kenegaraan yang dilaksanakan di Lapangan Madriak Sifnana.

"Dari malam kami sudah siapkan diri, anak-anak sudah persiapan dari jam 11 malam dengan penguatan doa dari ibu pendeta. Sesudah itu anak-anak lanjut dengan rias diri, facial dan make-up di salon dari jam 1 subuh hingga jam 6 tadi pagi. Setelah itu anak-anak ke lapangan dan usai dari upacara kami bawa mereka balik supaya istirahat sebentar dan jam 1 langsung make-up untuk upacara penurunan bendera jam 5 sore. Namun sampai jam 2, makanan siangnya belum ada, sementara anak-anak sudah mengeluh kelaparan," beber dia.

Kurang Koordinasi, Paskibra MTB Makan di Rumah MakanKeluhan anak didikannya ini ditampung pihaknya sebab  panitia HUT melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dispenbud yang selama ini tidak pernah ada ditempat bersama dengan mereka

"Sebab kalau ada panitia dari PPTK disini pasti kami sampaikan keluhannya, sebab mereka yang bertugas menangani mulai dari seleksi sampai pembubaran Paskibra. Namun mereka tidak hadir sama sekali, cuma ada Pak Feri dari Bagian Umum yang di panitia berada di Seksi Perlengkapan dan teman-teman dari medis yang bertugas jaga kesehatan mereka," jabar dia.

Mempertimbangkan kendala waktu yang sempit, dirinya bersama para pelatih yang lain mengajak mereka untuk makan dengan menggunakan uang pribadi.

"Ada beberapa yang minta pulang ke rumah untuk makan, jadi kami para pelatih inisiatif untuk bawa mereka makan bersama dengan uang patungan kami. Sebab kami kawatir masalah kesehatan mereka apalagi sebentar mereka harus jalani upacara penurunan bendara yang butuh fokus dan tenaga ekstra, jadi kami juga ikut bertanggung jawab dengan masalah ini," papar dia.

Ferson juga berharap agar panitia HUT Kemerdekaan dapat lebih jeli melihat kendala-kendala ini, sebab jika diabaikan begitu saja akan menjadi pengalaman buruk yang dikenang oleh semua pihak. Sebab pihaknya sendiri tidak mau menjadikan ini sebagai masalah, jika komunikasi antara panitia dengan pelatih dan pasukannya berjalan dengan baik.

"Terkait MCK di lokasi upacara juga jadi kendala, sebab mereka harus cari toilet hingga ke kantor dinas sana untuk buang air. Ini semua merupakan masalah yang harus kita ungkapkan. Jadi ini yang kami alami dan rasakan dan harus kami sampaikan supaya panitia lebih  jeli lagi," ujar dia.  (Albert Batlayeri)

Panjat Tiang Bendera, Johanis Gama Marshal Lau Terima Penghargaan dari Jokowi

Posted: 17 Aug 2018 07:18 PM PDT

Panjat Tiang Bendera, Johanis Gama Marshal Lau Terima Penghargaan dari JokowiKUPANG, LELEMUKU.COM - Johanis Gama Marshal Lau, Siswa kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Silawan Kota Atambua yang viral di media sosial karena memanjat tiang bendera pada saat upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 73 di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Jumat (17/8) lalu akan bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Johanis berangkat bersama orang tuanya Ili Lorens dan Marcal Victorin dengan menggunakan Pesawat Batik Air nomor penerbangan ID-6541 pada Sabtu (18/8) dari Bandara El Tari Kupang menuju Jakarta guna memerima penghargaan dari Presiden Jokowi karena sudah memanjat tiang bendara untung mengambil tali yang terlepas saat dibentangkan pada pelaksanaan upacara di Pos PLBN RI-RDTL.

Selain orang tuannya, Johanis juga ditemani Kapolres Belu AKBP C. Tobing dan Dandim Belu Letkol Inf. Putu Dwi. Serta diantar oleh Danrem 161/WS Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa SE., MM; Waka Polda NTT Brigjen Pol Victor G. Manopo; Kasrem 161/WS. Kolonel CZI Aji Jaya; Para Kasi Korem 161/WS.; Dandim 1604/Kpg Letkol Kav. Aprilian S. W. S. Sos dan perwakilan PLN. (Albert Batlayeri)

Taptu dan Renungan Suci Jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke -73 di Maluku

Posted: 17 Aug 2018 07:58 AM PDT

AMBON, LELEMUKU.COM - Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, TNI-Polri dan Pemda memiliki sejumlah tradisi yang rutin diselenggarakan guna menyebarkan nilai-nilai kepahlawan kepada masyarakat kota Ambon.

Selain Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, tradisi-tradisi yang rutin dilaksanakan adalah Taptu (Pawai Obor) serta Renungan Suci dan Ziarah Makam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapaha.

Taptu atau Pawai Obor digelar setiap tanggal 16 Agustus pada pukul 18.30 WIT. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur, seperti TNI-Polri, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Satuan Polisi Pamong Praja, serta para pelajar. Keunikan dari kegiatan ini adalah bahwa seluruh peserta membawa obor yang menyala.

Suasana malam Taptu terlihat sakral. Gelapnya malam diwarnai oleh api obor yang menyala dengan diiringi nyanyian lagu-lagu perjuangan yang dikumandangkan para peserta membuat keadaan semakin syahdu. Hal ini sangat sesuai dengan tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut, yaitu untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan masyarakat.

Selain Taptu, kegiatan lainnya adalah Renungan Suci dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapaha. Kegiatan ini berlangsung tepat pada pergantian hari pada tanggal 17 Agustus pukul 00.00 WIT. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto, serta turut dihadiri oleh Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff, Pangdam XVI/Ptm Mayjen TNI Suko Pranoto , Danlantamal IX Ambon Laksamana Antongan Simatupang, Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Antariksa Anondo dan seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.

Renungan Suci dan Ziarah Makam tersebut dilakukan untuk mengenang kembali jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur demi merebut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia Melalui kegiatan diharapkan, generasi penerus dapat meneladani sikap, semangat, dan pengorbanan yang telah dilaksanakan oleh para pahlawan Bangsa.

Tradisi Taptu dan Renungan Suci merupakan tradisi rutin menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di Ambon. Diharapkan melalui kegiatan tersebut, pengorbanan yang telah dilakukan para pahlawan tersebut tidak akan sia-sia, melainkan akan terus diingat, dan dilanjutkan oleh generasi penerus bangsa berikutnya. (Pendam16)

Satgas Yonif 731 Laksanakan Fogging di Gamsungi

Posted: 17 Aug 2018 07:14 AM PDT

Satgas Yonif 731 Laksanakan Fogging di GamsungiTOBELO, LELEMUKU.COM - Guna menghindari terjangkitnya masyarakat dari wabah penyakit khususnya DB, serta memberantas tempat yang dapat menjadi sarang penyakit, Personel Satgas Yonif 731/Kabaresi melaksanakan kegiatan pengasapan atau yang dikenal dengan Fogging pada Rabu (15/08)

Kegiatan yang dipimpin oleh Bakes Serda Chandra dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Setempat, maka dilaksanakan fogging di lingkungan Jl. Angin Mamere Desa Gamsungi Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku  dengan menyasar saluran air, tempat tumpukan benda, kandang ternak, semak dan pepohonan hingga perumahan yang dicurigai dan berpotensi menjadi tempat berkenbang biak nyamuk Aides Agpty penyebab DB seluruhnya di asapi agar tidak menjadi sarang penyakit.

Sementara itu dalam keterangannya Dansatgas Yonif 731/Kabaresi Letkol Inf Indra Hirawanto menyampaikan bahwa kegiatan fogging ini sebagai langkah preventif kita dalam mencegah penyakit sehingga dapat meningkatkan kesehatan masyarakat selain itu juga sebagai rangkaian menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-73. (Penrem152)

Bambang Sugiyarta Pimpin Upacara HUT Pramuka ke 57 di Ternate

Posted: 17 Aug 2018 07:01 AM PDT

Bambang Sugiyarta Pimpin Upacara HUT Pramuka ke 57 di TernateTERNATE, LELEMUKU.COM - Komandan Kodim 1501/Ternate Letkol Kav Bambang Sugiyarta, S.H., M.M., M.Tr (Han) menjadi memimpin pelaksanaan Upacara dalam rangka HUT Pramuka ke-57 bertempat di Bumi Perkemahan (Buper) Gambesi Pulau Ternate pada Selasa (14/08).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ka UPTD Mahlis Tagap, Kwarda Ternate Iskandar Abdullah, S.Pd, Perwakilan Gugus Depan Pramuka dari tiap-tiap sekolah, Para pengasuh serta diikuti oleh anggota Pramuka se-Kwartir Daerah Ternate.

Dalam kesempatan tersebut Dandim membacakan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dr. Adhyaksa Dault, S.H., M.Si., menyampaikan Gerakan Pramuka telah mencapai usia 57 Tahun kelas merupakan waktu yang tidak pendek untuk membuktikan bahwa gerakan ini telah memberikan konstribusi dan nyata dalam mencetak calon pimpinan bangsa Indonesia.

"Sampai saat ini Semangat itu tidak pernah kurang dan tidak pudar Kami selalu bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia Untuk itu saya menghimbau kepada publik secara luas khususnya para orang tua dan guru agar tidak ragu-ragu untuk memberikan kesempatan sekaligus dukungan kepada putra-putrinya untuk mengikuti kegiatan pramuka di gugusdepan masing-masing," ujar dia.

Sebagai dan politik yang ditandai dengan penyelenggaraan Pilkada Gubernur dan Bupati Walikota Beberapa bulan yang lalu pencalonan anggota legislatif serta pencalonan presiden dan wakil presiden tua karena situasinya dirinya berharap anggota pramuka di seluruh jenjang induknya dapat memberikan kesejukan dan jangan terlibat dalam hiruk-pikuk politik meskipun sebagai warga negara masing-masing punya hak politik

"Saya berpesan hendaknya gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan luar sekolah jangan terlibat dalam kegiatan politik praktis. Pembangunan karakter bangsa menjadi fokus bangsa kita kini dan kedepan pembangunan sumber daya manusia harus sejalan dengan pembangunan fisik karena Kunci keberhasilan pembangunan bangsa terletak pada sumber daya manusia yang berkualitas," ungkap dia.

Ketika Indonesia memperingati 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2045 dan saat ini di antara anggota aktif Pramuka yang tersebar di berbagai pelosok tanah air akan menjadi pimpinan negara ini di masa depan. Kegiatan diakhiri dengan penampilan tarian soya-soya dan foto bersama.

Sementara itu usai kegiatan Dandim memberikan keterangannya bahwa Gerakan Pramuka yang kini telah menginjak tahun ke-57 (1961-2018) sebagai organisasi kepanduan berfungsi untuk Membina dan memantapkan karakter kaum muda Indonesia yang memiliki jiwa sesuai dengan isi dari Dasa Dharma Pramuka yang menjadi pedoman seorang anggota Pramuka. (Penrem152)

680 Kantong Cap Tikus Diamankan TNI di Kota Ternate

Posted: 17 Aug 2018 06:22 AM PDT

680 Kantong Cap Tikus Diamankan TNI di Kota TernateTERNATE, LELEMUKU.COM - Sejumlah 680 Kantong minuman keras illegal jenis cap tikus berhasil diamankan oleh Personel TNI Gabungan dari Korem 152/Babulah dan Kodim 1501/Ternate dari beberapa bandar di kawasan Ternate Utara dan Tengah, Provinsi Maluku Utara (Malut) pada Sabtu (11/08)

Penangkapan diawali oleh laporan tentang maraknya peredaran miras di Kota Ternate sehingga Tim Intel Korem dan Kodim melaksanakan pendalaman di beberapa lokasi yang dicurigai. setelah informasi valid maka direncanakan penggerebegan yang dipimpin langsung oleh Dandim 1501/Ternate Letkol Kav Bambang Sugiyarta, S.H., M.M. M.Tr (Han) beserta Danramil 1501/Kota Ternate Kapten Inf Sentot Tegu, Wadantim Intel Rem 152 bersama anggota Provost dan Intel.

Penggerebegan sendiri dilaksanakan dua kali yaitu Pukul 15.00 Wit di kawasan Ternate Utara dan Pukul 17.00 Wit di kawasan Ternate Tengah,  serta berhasil mengamankan 695 kantong minuman keras jenis cap tikus siap edar yang disimpan dalam kantong plastik besar dan disimpan di ruangan khusus dibawah tanah yang disamarkan guna mengelabui petugas.

Pemilik dan barang bukti kemudian diamankan di Makodim 1501/Ternate kemudian diserahkan ke Pihak Kepolisan guna proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu Dandim 1501/Ternate dalam keterangannya menyampaikan bahwa ini merupakan bukti keseriusan TNI dalam hal ini jajaran Korem 152/Bbl khususnya Kodim 1501/Ternate guna memberantas peredaran miras di Kota Ternate yang acap kali menjadi biang keributan maupun perkelahian antar warga.

"Kami bersama Polres Ternate maupun stake holder lainnya sudah berkomitmen guna memerangi peredaran miras illegal di Kota Ternate dimulai dari penjagaan pintu-pintu masuk hingga operasi di lokasi yang dicurigai menjadi tempat penyimpanan maupun pengedaran barang haram tersebut," ujar Sugiyarta. (Penrem152)

Kodam Pattimura Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 73

Posted: 17 Aug 2018 04:59 AM PDT

Kodam Pattimura Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 73AMBON, LELEMUKU.COM - Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Asep Gunawan selaku Inspektur Upacara memimpin Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73, bertempat di Lapangan Upacara Makodam XVI/Pattimura pada (17/8).

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ini diikuti ole seluruh Pejabat Utama, Prajurit, PNS jajaran Kodam XVI/Pattimura dan Korsik dari Ajendam XVI/Pattimura. Upacara berlangsung tertib dan khidmat.

Dalam sambutannya Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral TNI Mulyono yang dibacakan oleh Kasdam mengatakan, Momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk melaksanakan evaluasi terhadap eksistensi Bangsa Indonesia saat ini, serta berintrospeksi atas karya apa yang telah kita dedikasikan untuk menjaga eksistensi tersebut.

Setelah 73 tahun kemerdekaan, Bangsa Indonesia telah mengalami berbagai kemajuan di segala bidang baik bidang ekonomi, politik, sosial dan pertahanan yang disegani di dunia.

Pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia ini kita mengambil tema Kerja Kita, Prestasi Kita, Sesuai dengan tema tersebut "Saya berharap agar semangat untuk bekerja dan tekad kuat untuk terus berprestasi dapat diaplikasikan ke seluruh prajurit dan PNS TNI AD dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kinerja dan profesionalisme,  tentunya prestasi kerja tersebut hanya bisa dicapai dengan berdisiplin, bersikap jujur, bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh keihklasan", ujar Kasad.

"Kesungguhan untuk mencapai prestasi merupakan wujud nyata rasa syukur kita kepada Tuhan atas anugerah kemerdekaan ini, sekaligus penghormatan dan penghargaan kita kepada para pahlawan yang telah mempersembahkan jiwa dan raganya kepada Bangsa ini" tegas Kasad. (Pendam16)

Said Assagaff Pimpin Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Ambon

Posted: 17 Aug 2018 04:10 AM PDT

Said Assagaff Pimpin Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di AmbonAMBON, LELEMUKU.COM  - Gubernur Maluku Ir. Said Assagaf memimpin upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Kota Ambon, Provinsi Maluku pada Jumat (17/8).

HUT ke-73 RI yang mengambil tema "Dengan Semangat Hari Kemerdekaan RI, Kita Tingkatkan Tekad Kerja Kita Prestasi Bangsa Jaga Suasana Aman, Damai, Rukun Menuju Pelaksanaan ASIAN GAMES Ke-XVIII Tahun 2018" ini berlangsung meriah dan penuh khidmat.

Turut hadir sejumlah pejabat seperti Pangdam XVI/Pattimura  Mayjen TNI Suko Pranoto, Danlantamal IX/Ambon Laksma TNI Antongan Simatupang, Danlanud Pattimura Kolonel Pnb. Antariksa, Kapolda Maluku Irjen. Pol. Andap Budhi Revianto, Ketua DPRD Prov. Maluku Edwin  Huwae  SH, Kajati  Maluku Triyono Haryono, Kabinda Maluku Brigjen TNI Khairuly, Wakil Gubenur Maluku Dr. Zeth Sahubura, Sekda Prov. Maluku Hamin Bin Taher, Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler.

Upacara ini dikomandani oleh Pabandya Renops Siops Kodam XVI/Ptm, Letkol Inf Tri Yudiyanto dan berlangsung khidmat serta lancar. Upacara ini diikuti TNI dan Polri, Pegawai Negeri Sipil (PNS), pelajar, mahasiswa, organisasi pemuda dan kemasyarakatan.

Rangkaian upacara peringatan Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Ambon ini diawali dengan suara sirine yang dibunyikan secara bersamaan.

Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prov Maluku setelah itu pembacaan doa. Kemudian dilanjutkan dengan pengibaran sang saka merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Dari pantauan, sejumlah peserta dari kalangan pelajar tidak ada yang mengalami pingsan saat mengikuti upacara.

Setelah upacara juga dilaksanakan kegiatan syukuran HUT RI bersama  veteran pejuang , Janda Pejuang dan Pahlawan, bertempat di Ruang Lobi Kantor Gubernur Maluku. Gubernur Maluku juga berkesempatan memberikan  tali kasih kepada Desa dan lurah terbaik se-Provinsi Maluku yaitu Kelurahan Amantelu, Kecamatan Sirimau. (Pendam16)

Upacara HUT Ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018 di MTB

Posted: 17 Aug 2018 03:17 AM PDT

Upacara HUT Ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018 di MTBSAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2018 di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku berlangsung hikmat, yang dipimpin oleh Bupati MTB, Petrus Fatlolon, SH., MH di Lapangan Mandriak Saumlaki, pada Jumat (17/8).

Upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan RI tersebut dihadiri oleh Bupati Fatlolon, Sekretaris Daerah (Sekda) Piterson Rangkoratat SH, Para Staff Ahli, Para Asisten dan seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Ketua DPRD Frenky Limber dan Sekretaris DPRD Drs. Herman Y. Lerebulan, Forum Komunikasi Pemimpin Daerah (Forkopimda), Tokoh Agama, perwakilan pelajar di MTB dan seluruh elemen masyarakat Kepulauan Tanimbar.

Upacara ini sendiri berlangsung pada pukul 10.00 WIT hingga 11.30 WIT dan yang bertindak sebagai komandan upacara adalah Lettu Inf I Gusti Ngurah Ketut B. Mengawali upacara seluruh pasukan disiapkan, kemudian Laporan Komandan Upacara bahwa upacara tersebut siap untuk dilaksanakan.

Bertindak selaku inspektur upacara Bupati Falolon pun memasuki lapangan upacara dan dilanjutkan dengan menekan bel Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Negara RI, lalu diikuti dengan pembacaan Teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Limber.

Acara berlanjut dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh inspektur upacara untuk mendoakan para pahlawan kusuma bangsa yang telah gugur dan berjuang mengorbankan jiwa raganya untuk merebut kemerdekaan Negara Indonesia.

Kemudian, dilanjutkan dengan pengibaran bendera sangsaka merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang terdiri dari putra-putri terbaik Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kepulauan Tanimbar.

Usai Upacara Detik-detik proklamasi tersebut dilaksanakan sesi foto bersama dan dilanjutkan dengan Upacara Tabur Bunga di Pelabuhan Saumlaki. (Laura Sobuber)

Tuasikal Abua Pimpin Upacara Bendera Peringatan HUT RIK ke 73 di Malteng

Posted: 16 Aug 2018 11:11 PM PDT

Tuasikal Abua Pimpin Upacara Bendera Peringatan HUT RIK ke 73 di MaltengMASOHI, LELEMUKU.COM - Bupati Maluku Tengah (Malteng), Provinsi Maluku Hi. Tuasikal Abua,SH memimpin upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 73 pada Jumat (17/8) di Lapangan Nusantara Masohi.

Upacara yang diikuti oleh semua elemen masyarakat di kabupaten tersebut berlangsung meriah dan penuh khidmat. Acara dilanjutkan Dengan Pementasan Atraksi Marcing Band Oleh Siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Masohi dan SMA Negeri 1 Masohi. Selanjutnya dilakukan pementasan Lambang-Lambang Negeri siswa-siswi SMK Pamahanunusa Masohi.

Bupati Abua memberikan bendera kepada Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih yang dibawakan oleh 36 anggota Paskibra yang terdiri dari Siswa Siswi SMA/Sederajat di Malteng.

Sebelumnya pada Kamis (16/8) Komandan Kodim 1502 Masohi memimpin upacara pada ziarah Nasional HUT RI bersama Bupati Abua, Forkopimda Maluku Tengah, Ketua TP PKK  Maluku Tengah Hj. Amien Ru'ati Tuasikal,SH,M.Kn, Penjabat Sekda Malteng, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan OPD di Lingkup Pemda Malteng, Ketua Anggota Organisasi Perempuan, Pimpinan BANK dan Tokoh Agama. (HumasMalteng)

Yasin Payapo Buka Lomba Dayung Perahu HUT RI di Kamal

Posted: 16 Aug 2018 10:54 PM PDT

KAMAL, LELEMUKU.COM - Bupati Seram Bagian Barat, Drs. M Yasin Payapo, M.Pd membuka dengan resmi lomba dayung perahu dalam rangka menyongsong HUT Ke 73 Kemerdekaan RI di Negeri Kamal-Kecamatan Kairatu Barat.

Dalam sambutannya Bupati SBB Mengatakan kegiatan yang berlangsung saat ini merupakan respon kita dalam memaknai perayaan HUT Proklamasi di Tahun ini, sudah tentu kita perlu mengenang dan memebrikan apresiasi juga penghargaan yang tak terhingga kepada para pahlawan kusuma bangsa dan pejuang kemerdekaan.

Perayaan Ulang Tahun Kemerdekaan tiap tahun dilaksanakan tentunya mengingatkan kita terhadap semangat heroism, patriotism dan nasionalisme para pejuang kemerdekaan yang telah rela mengorbankan jiwa raga, keluarga dan harta benda tanpa pamrih demi kemerdekaan nusa dan bangsa.

Masyarakat negeri Kamal merupakan bagian terpenting yang tidak dapat dilepaspisahkan dari keutuhan Kabupaten SEram Bagian Barat dan kesadaran akan cinta Tanah Air yang didasarkan pada keluhuran dan keteladanan para pejuang kemerdekaan untuk berjuang dan terus berkarya di bumi Saka Mese Nusa dengan berbagai Potensi serta Sumber Daya yang dimiliki. (HumasSBB)

4 Prajurit di Korem Babullah Bawa Bendera Kesultanan

Posted: 16 Aug 2018 10:16 PM PDT

4 Prajurit di Korem Babullah Bawa Bendera KesultananJAKARTA, LELEMUKU.COM -  4 Prajurit jajaran Korem 152/Babullah akan menjadi pembawa bendera Kesultanan pada Parade Detik-Detik Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 yang dilaksanakan di Istana Negara Jakarta pada Rabu (15/08).

Mereka adalah Serma Iskandar Sabtu, Serka Rivay Dalope, Serda Edison dan Kopda Samsul Barakati pada senin lalu telah bertolak menuju Jakarta guna mengikuti latihan dan gladi kegiatan.

Kegiatan parade lambang kesultanan sendiri merupakan tradisi baru yang digagas oleh Presiden Joko Widodo pada setiap peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dimana Parade sendiri dimulai dari monas hingga menyusuri Jalan Medan Merdeka hingga masuk kedalam istana Negara, hal tersebut sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan Negara kepada Kerajaan/Kesultanan sebagai cikal bakal terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Senada dengan hal tersebut Kapenrem 152/Bbl Kapten Inf Iriono menyampaikan bahwa 4 Prajurit Korem yang terpilih akan melaksanakan tugas mulia membawa bendera Kesultanan yang akan bergabung dalam pasukan defile.

Selain itu juga Sultan maupun perwakilan Kesultanan juga diagendakan akan hadir pada Upacara peringatan puncak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-73 di Istana Negara dan dihadiri lansung oleh Presiden RI Joko Widodo. (Penrem152)

Abdullah Tahir Apresiasi Music Corner Season 14 di Ternate

Posted: 16 Aug 2018 10:02 PM PDT

Abdullah Tahir Apresiasi Music Corner Season 14 di TernateTERNATE, LELEMUKU.COM - Musik adalah salah satu media hiburan. Namun diperlukan konsep acara musik yang unik untuk menarik perhatian generasi millennial.  Tak hanya sekedar hiburan, musik dapat menjadi ajang untuk mengembangkan kreativitas serta potensi diri, juga sebagai media untuk menyampaikan  pesan-pesan, informasi, nilai-nilai dan pengetahuan. 

Seperti acara Music Corner Season 14 yang digagas oleh Tarada Creative, sekelompok seniman asal Tidore, pada Sabtu (11/8) lalu di benteng oranje Ternate. 

Acara yang dimulai pukul 16.00 ini tidak hanya menyuguhkan musik, tapi juga berkolaborasi dengan seni dan kreativitas lainnya. Line up dan konsep yang unik menjadi magnet yang membuat pengunjung enggan beranjak hingga acara selesai di pukul 01.00. Tidak hanya oleh kaum millennial, Music Corner juga diapresiasi oleh  Pemerintah Kota Ternate.

Wakil walikota Ternate H. Abdullah Tahir, SH yang datang beserta beberapa petinggi Pemkot nampak asyik menikmati acara sambil berbaur dengan penonton  lainnya. Abdullah memberi support kepada generasi muda agar terus semangat berkarya,  "

Atas nama Pemerintah, saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Ini kegiatan yang sangat bermanfaat bagi generasi muda dan masyarakat Kota Ternate", tuturnya saat memberikan sambutan, sembari mengingatkan agar para pemuda menjauhi narkoba dan minuman keras.

Benteng oranje yang dipilih sebagai lokasi acara telah ditata sedemikian menarik dengan perpaduan panggung, audio visual, lighting dan mini expo sehingga memberikan sensasi tersendiri bagi pengunjung yang datang. Tak hanya mengandalkan performance di panggung utama, Music Corner juga memberi ruang bagi para entrepreneur muda untuk mempromosikan produk mereka pada beberapa booth yang telah disediakan. 

Founder Music Corner, Herman atau yang lebih dikenal Babang Eros saat memberikan sambutan mengatakan bahwa Music Corner adalah wadah yang memberikan ruang bagi para pegiat seni dan ekonomi kreatif di Maluku Utara untuk membuat panggung/pasar mereka sendiri tanpa berharap pada pihak lain terutama pemerintah.

"Pasar Bisa Kita Ciptakan" teriak Eros lantang, mengutip penggalan syair lagu Efek Rumah Kaca yang menjadi visi mereka. Harapan Eros, Music Corner tidak hanya melulu berisi hiburan musik "Acara ini terbuka dan siap menjadi media bagi siapa saja untuk berkarya", pungkasnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ternate Thamrin Marsaoly, SP, M.Si menyampaikan apresiasinya dan berharap ke depan dengan dukungan Pemkot, dapat diselenggarakan  acara Music Corner yang lebih besar lagi dan mengakomdir lebih banyak kreativitas.

"Insya Allah kami akan memberdayakan adik-adik yang punya bakat dan kreativitas ini pada event-event seni budaya  seperti HJT (Hari Jadi Ternate)", tutur Thamrin yang menyaksikan acara ini hingga selesai.

Para pengunjung merasa betah mengikuti acara ini sampai selesai. Tidak hanya larut dalam euforia musik, pengunjung juga diajak untuk turut memberikan bantuan pada korban gempa bumi di Lombok. Sejenak suasana menjadi hening dan penuh haru saat beberapa sastrawan muda, diantaranya M Haykal dan Teguh  tampil membacakan puisi. Salah satu puisi yang dibacakan  berjudul "Inaq dan Amak di Negeri Sasak" didedikasikan untuk korban gempa di Lombok.

Acara yang dipandu host kocak, Bams Conoras ini berhasil membuat pengunjung rela bertahan meski sempat diguyur hujan. Penampilan Koko Mayer adalah salah satu penampilan yang ditunggu-tunggu. Aksi koko di panggung saat menyayikan lagu india,  koi mil gaya, ost kuch-kuch hota hai,  dengan menirukan karakter suara Rahul, Tina dan Anjani membuat tawa penonton pecah.

Acarapun semakin meriah. Penampilan RnR Tribute, Treeshome, Sibabelule dan JAM Band membuat  panggung music corner semakin larut semakin memukau. Penampilan para musisi multi genre ini disempurnakan dengan penampilan  Rio Basir di akhir acara.  Terasa harmonisasi antara penonton yang datang dengan acara yang berlangsung. Semua pulang dengan harapan event ini akan digelar lagi. (DiskomsandiTernate)
Bagi ke WA Bagi ke G+