Updated News

Polda Sulsel dan Densus 88 Amankan 4 Tersangka Teroris

Polda Sulsel dan Densus 88 Amankan 4 Tersangka Teroris


Polda Sulsel dan Densus 88 Amankan 4 Tersangka Teroris

Posted: 11 Aug 2018 06:31 PM PDT

Polda Sulsel dan Densus 88 Amankan 4 Tersangka TerorisMAKASSAR, LELEMUKU.COM - Satuan anti teror Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi-Selatan, dibantu tim Detasemen Khusus (Densus) 88 kembali mengamankan empat orang tersangka terduga teroris pada Jumat (10/8)

4 terduga teroris berninisial B (28), Y (37), U (40) dan I (28) diamankan hari atas bantuan kerjasama Polres Luwu Timur dan Polres Bone.

Keempat tersangka terduga teroris diamankan dari empat lokasi berbeda. Tersangka B (28) dan Y (37) diamankan di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur. Sementara tersangka, U (40) dan (I) 28, ditangkap di Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani menjelaskan, ke empat tersangka teroris yang diringkus tim satuan anti teror Polda Sulawesi-Selatan dan Detasemen (Densus) 88  tercatat merupakan jaringan Santoso, salah seorang pelaku aksi teror di Poso Sulawesi Tengah.

"Tersangka teroris ini, diketahui merupakan jaringan Poso yang dipimpin Santoso. Tersangka memainkan peran menyiapkan dan menyuplai bahan-bahan peledak untuk jaringan Santoso yang berada di Sulawesi Tengah," terang Dicky Sondany dalam keterangan pers yang disampaikannya di hadapan wartawan, hari Sabtu, (11/08).    

Ke empat tersangka yang merupakan warga asli Provinsi Sulawesi-Selatan ditangkap di rumah kebun, saat tengah bekerja dikebun. Tersangka diringkus Polisi, setelah sekian lama bergabung dengan jaringan teroris pimpinan Santoso. Lebih lanjut Dicky menerangkan, para tersangka sudah bergabung sejak pertama kali Santoso melancarkan serangan di Poso.

"Selain mengamankan para tersangka, Polisi juga berhasil menyita dan mengamankan barang bukti berupa, 15 kilogram bahan peledak," jelas dia.

Bahkan, bukan sebuah hal yang mustahil kata Dicky, barang bukti yang diamankan dari kebun salah seorang tersangka teroris, akan diledakkan dalam waktu dekat yang bertepatan dengan detik-detik peringatan HUT RI, tanggal (17/08) mendatang.

"Namun Alhamdulillah, karena aksi tersebut berhasil dilumpuhkan tim anti teror Polda Sulsel. Terkait dengan penangkapan tersebut," ujar dia.

Dicky mempertegas, rencana penguatan pengawasan di daerah Sulawesi-Selatan, terkhusus, di wilayah perbatasan Sulsel dan Sulteng. Sehingga penguatan pengawasan akan dilakukan Polisi bekerjasama dengan tokoh masyarakat untuk tidak menerima dan melakukan penolakan terhadap kehadiran pelaku teror, dan ajaran radikalisme, pungkasnya. (Fadly Syarif)

Dispar Maluku Utara Gelar Sosialisasi Perizinan Pariwisata

Posted: 11 Aug 2018 05:11 PM PDT

Dispar Maluku Utara Gelar Sosialisasi Perizinan PariwisataTERNATE, LELEMUKU.COM - Pengembangan pariwisata di Provinsi Maluku Utara memerlukan peran dan kontribusi dari semua pihak, baik dari unsur pemerintah, swasta maupun masyarakat.

Masing-masing pihak pihak memiliki peran dan kontribusi menurut posisi dan kapasitasnya masing-masing. Pemerintah dalam hal ini secara khusus akan lebih berkonsentrasi sebagai fasilitator dan regulator, sementara pihak swasta akan berperan sebagai pelaku dan ujung tombak pengembangan yang berhubungan langsung dengan produk dan pasar.

Selanjutnya pengusaha dan masyarakat perlu juga dikembangkan kapasitasnya dalam tataran kepastian hukum dan kenyamanan dalam berinvestasi khususnya terkait usaha kepariwisataan.

Untuk itulah diselenggarakan kegiatan sosialisasi perizinan pariwisata yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara pada hari Kamis (12/7) bertempat di Muara Hotel Kota Ternate.

Umi Kalsum, SS. M.Si, selaku Ketua Panitia Pelaksana Sosialisasi dalam laporannya menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut yaitu untuk meningkatkan kualitas dan daya saing usaha kepariwisataan yang mana masyarakat perlu mendapatkan informasi yang benar tentang penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) oleh badan pelayanan perizinan terpadu.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta terdiri dari Dinas Pariwisata Kab dan Kota se Provinsi Maluku Utara, Pokdarwis, para pelaku usaha kepariwisataan seperti hotel, penginapan, resto/cafe, travel, wahana bermain, jasa kebugaran, jasa kecantikan, pengelolah tempat wisata dan hiburan, sanggar seni serta laundry.

Sementara narasumber dalam kegiatan sosialisasi ini antara lain Kadis Pariwisata Kota Ternate Samin Marsaoly, S.STP dan Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Maluku Utara Nirwan M. T Ali.

Kegiatan Sosialisasi Perijinan Pariwisata dibuka langsung oleh Kadis Pariwisata Provinsi Maluku Utara Bapak Drs. Samsuddin A. Kadir. Dalam sambutannya Kadis mengatakan"bahwa sektor pariwisata bisa dijadikan sektor unggulan.

"Jika memenuhi 2 syarat, yaitu bisa mendatangkan devisa dan bisa menyerap tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran. Pariwisata telah berkembang menjadi salah satu sektor unggulan baik di tingkat nasional maupun daerah karena kontribusi positif terhadap perekonomian baik negara maupun daerah," ujar dia. (DisparMalut)
Bagi ke WA Bagi ke G+