Updated News

Yasin Payapo Ajak Warga Seram Bagian Barat Semarakkan HUT RI ke 73

Yasin Payapo Ajak Warga Seram Bagian Barat Semarakkan HUT RI ke 73


Yasin Payapo Ajak Warga Seram Bagian Barat Semarakkan HUT RI ke 73

Posted: 12 Aug 2018 12:29 PM PDT

PIRU, LELEMUKU.COM – Menyongsong Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73 Tahun 2018, Bupati Yasin Payapo mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat untuk menyemarakkan peringatan dimaksud.

"Berdasarkan Surat edaran Menteri Sekretaris Negara No. B-486/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2018 tertanggal 11 Juli 2018 Perihal Partisipasi Masayarakat Menyemarakkan Bulan Kemerdekaan maka kami menghimbau seluruh masyarakat d Kabupaten Seram Bagian Barat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai tanggal 1 Agustus 2018 sampai dengan 31 Agustus 2018 mulai pukul 06.00 WIT – 18.00 WIT didepan gedung kantor, rumah penduduk, rumah makan, toko, sekolah serta fasilitas sosial lainnya" ujar Bupati.

Selain itu masyarakat diharapkan dapat membersihkan lingkungannya masing-masing meliputi pembersihan pekarangan, selokan, perbaikan dan pengecetan pagar. Pemasangan umbul-umbul dan bendera hias di depan kantor, rumah, rumah makan, toko, serta fasilitas lainnya pun sudah harus dilakukan terhitung tanggal 1 Agustus 2018 sampai 31 Agustus 2018.

Bupati lebih lanjut menekankan pada penertiban hewan ternak sesuai Peraturan Bupati Nomor 03 Tahun 2015 tanggal 30 Maret 2015 tentang Penertiban Hewan Ternak, maka dihimbau kepada seluruh pemilik hewan peliharaan seperti sapi, kambing, dll agar dapat diikat atau dikandangkan. 

"Apabila himbauan ini tidak dilaksanakan atau tidak diindahkan, maka hewan peliharaan yang berkeliaran akan dikenakan tindakan tegas"  Tegas Bupati.

Seluruh masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketenteraman masyarakat di lingkungan masing-masing. (DiskominfoSBB)

Yasin Payapo Buka Lomba Sepeda Santai Jelang HUT RI ke 73

Posted: 12 Aug 2018 10:12 AM PDT

Yasin Payapo Buka Lomba Sepeda Santai Jelang HUT RI ke 73PIRU, LELEMUKU.COM – Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Yasin Payapo setelah pelaksanaan apel pagi di halaman kantor Bupati dengan resmi membuka kegiatan lomba memperingati HUT Proklamasi ke 73 RI tahun 2018.

Dalam arahanx Bupati mengharapkan agar semua ASN dapat menumbuhkan, memperkuat semangat nasionalis, cinta tanah air sebagaimana yang dilakukan oleh para pahlawan yang telah berjuang guna kemerdekaan Bangsa Indonesia sampai titik darah penghabisan.

Lomba diawali dengan Lomba Sepeda santai untuk pejabat pada hari Sabtu 11 Agustus 2018 dengan rute start halaman kantor Bupati dan finish di Tugu Oma Opa. Dilanjutkan dengab Lomba Panjat Pinang bertempat di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup  untuk kategori Umum,  siswa SD, SMP, SMA/SMK.

Lomba Gerak jalan santai untuk siswaSD,SMP,SMA/SMK yang akan dilaksanakan pada hari Senin 13 Agustus 2018 dengab rute start dari Kantor Kejaksaan  dan finish di Tugu Oma Opa. Pada hari yang sama juga dilaksanakan Lomba Lompat karung untuj siswa SMA/SMK  bertempat di halaman Lapangan tugu/Belakang kantor Bupati Lama.

Pada hari Selasa,14 Agustus 2018 dilaksanakan lomba jalan santai wajib untuk PNSdan terbuka untuk umum dengan rute satart depan kantor Bupati  dan finish di Tugu Oma Opa. Dilanjutkan dengab Lomba Poco-poco di jalan protokol Tugu oma opa. (DiskominfoSBB)

BPKAD Ambon Gelar Sosialisasi Pedoman Penyusunan APBD 2019

Posted: 12 Aug 2018 10:00 AM PDT

BPKAD Ambon Gelar Sosialisasi Pedoman Penyusunan APBD 2019AMBON, LELEMUKU.COM- Sebagai upaya memantapkan dan meningkatkan kualitas dan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 38 tahun 2018 di ruang rapat, Balaikota Ambon, Jumat (10/8).

Ketua Panitia, Ivana Tuhumena, dalam laporannya menjelaskan, sosialisasi bertujuan untuk menginformasikan tentang substansi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2019.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, A.G. Latuheru menyebutkan, secara substansial dalam penyusunan APBD ini terdiri atas beberapa bagian. Salah satunya mensinkronkan kebijakan pemerintah pusat dan daerah untuk menyesuaikan atau menjaga konsistensi.

Sinkronisasi Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) provinsi berpedoman pada Rencana Kerja Pembangunan (RKP) pusat dan sinkron dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Pemerintah harus mendukung tercapainya 5 prioritas pembangunan nasional sesuai dengan kondisi keuangan masing-masing daerah mengingat keberhasilan pencapaian prioritas pembanguan nasional dimaksud, sangat bergantung pada sinkronisasi kebijakan antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota yang dituangkan dalam RKPD.

Lima prioritas pembangunan nasional tahun 2019 dimaksud meliputi; pertama, pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan penetapan pelayanan dasar; kedua, pengurangan kesenjangan antara wilayah melalui penguatan kolektifitas dan kemaritiman; ketiga, peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri dan jasa produktif; keempat, pemanfaatan ketahanan, energi, pangan, sumber daya air melalui kelestarian lingkungan dan yang; kelima stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu.

Perlu bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam penyusunan RKPD tahun 2019 mempedomani peraturan menteri dalam negeri nomor 22 tahun 2018 tentang penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2019.

Sosialisasi diikuti oleh Kepala OPD dan para kasubbag serta staf perencanaan dalam lingkup Pemerintah Kota Ambon. (DiskominfoAmbon)

Syarif Hadler Tutup Spice Island Darwin Ambon Yacht Race (SIDAYR) 2018

Posted: 12 Aug 2018 09:36 AM PDT

Syarif Hadler Tutup Spice Island Darwin Ambon Yacht Race (SIDAYR) 2018AMBON, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar acara penutupan dan penyerahan trophy kepada para pemenang Spice Island Darwin Ambon Yacht Race (SIDAYR) 2018 yang berlangsung di Tirta Kencana Restaurant, Sabtu (11/8).

Acara penutupan dan penyerahan trophy dihadiri oleh Wakil Walikota (Wawali) Ambon,Syarif Hadler, Forkopimda Kota Ambon, Sekretaris Kota Ambon, A.G.Latuheru, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Debby Louhenapessy, Ketua Dharma Wanita Kota Ambon, C.Latuheru, Para Asisten serta Para Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Wawali mengakui, Lomba tahun ini mengalami penurunan jumlah peserta, namun demikian Wawali yakin lomba yang setiap tahun digelar ini akan mengalami peningkatan jumlah peserta yang signifikan pada tahun-tahun mendatang.

Dijelaskan, Trophy bukanlah yang terpenting dalam lomba ini, melainkan hubungan persaudaraan (Sister City) antara Ambon, Provinsi Maluku dan Darwin, Northern Territory, Australia yang terjaga dengan sangat baik.

Lomba Layar terbagi atas 3 divisi, yakni; Divisi IRC yang dimenangkan oleh Antipodes, Divisi Cruising Monohull diraih oleh, Juara 1 Natsumi, Juara 2 Collie, dan Juara 3 Wallop, sementara Divisi Cruising Multihull diraih oleh, Juara 1 Vitamin B, Juara 2 Blue Frog dan Juara 3 Ozzie Mozzie. (DiskominfoAmbon).

Satgas Yonif 711 Meriahkan Festival Budaya Islam Maluku 2018

Posted: 12 Aug 2018 09:19 AM PDT

Satgas Yonif 711 Meriahkan Festival Budaya Islam Maluku 2018 AMBON, LELEMUKU.COM - Festival Budaya Islam Maluku 2018 merupakan ajang tahunan yang sudah terlaksana yang ke 2 kalinya dalam penyelenggaraannya di tahun 2018 ini tempatnya 11 Agustus 2018 pukul 20.00 Wit di pelataran Masjid Raya Al-Fatah kota Ambon acara di buka oleh Ustadz Saiful Al Maskatie (pembina AYMC) dan ikuti 40 Tim peserta lomba marawis se provinsi Maluku, panitia mengangkat tema "Merawat Tradisi Dalam Regenerasi Khasnah Budaya Islam di Maluku" tema ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan/ilmu kepada generasi muda tentang budaya islam di Maluku.

Dalam acara pengumuman hasil lomba dari pihak panitian Festival meminta ke Dansatgas Yonif 711/Raksatama dalam hal ini Letkol Inf Fanny Pantouw, S.Sos. yang sementara BKO di Maluku untuk menampilkan Tim Marawis Satgas Yonif 711/Raksatama untuk lebih meriahkan acara Festival Budaya Islam Maluku 2018.

Pada penampilan Tim Hadro Marawis tersebut dibawah langsung oleh Dansatgas Letkol Inf Fanny Pantouw, S.Sos. sempat hadir pada acara tersebut antara lain Ustad R.R. Hasanusi (Imam besar masjid Al Fatah), pembina AYMC (Ambones youth Moeslem Comunity) Ustadz Khaerudin Talaohu, Ustadz Saiful Al Maskatie dan Ustadz Hadi Basalamah sebagai ketua dewan juri.

Menurut Ustad Khaerudin Talaohu sebagai pembina AYMC "Hadirnya Tim Marawis Satgas Yonif 711/Raksatama dalam acara ini sangat menghibur masyarakat, dibuktikan dengan antusias masyarakat yang begitu tinggi dalam menyaksikan penampilan Tim Hadro Marawisq 711/Raksatama, mereka terkagum-kagum karena baru kali ini menyaksikan Prajurit TNI tampil dalam membawakan alat musik dan lagu Islami dimana selama ini mereka mengetahui kalau TNI hanya bisa perang dan pegang senjata namun selain keahlian mereka itu juga mahir dalam bidang seni alat musik agamais."

Ustad Khaerudin Talaohu juga menyampaikan kekagumannya kepada Tim Marawis Satgas Yonif 711/Rks karena merupakan satu-satunya Tim Marawis di Maluku yang personelnya anggota TNI.

Ketika ditanya Ustad Khaerudin Talaohu apa yang mendasari di bentuknya Tim Marawis Yonif 711/Rks. Menurut Komandan Satgas Yonif 711/Raksatama Letkol Inf Fanny Pantouw, S.Sos. "Memang kesenian marawis sangat jarang di kalangan militer, tim Marawis sengaja di bawa ke Maluku untuk menampilkan sesuatu yang baru untuk Masyarakat Maluku yaitu berdakwah melalui kesenian Marawis ini, Kami berharap Marawis Yonif 711/Rks dapat di terima dan memberi dampak yang positif bagi Satgas Yonif 711/Raksatama pada khususnya dan masyarakat Maluku pada umumnya."

Pada penampilan perdananya di Kota Ambon Tim Hadroh marawis Yonif 711/Rks mendapat sambutan dan apresiasi dari masyarakat kota Ambon, bahkan ada yang ikut bernyanyi dan menari sambil bertepuk tangan.

Acara di tutup dengan pemberian hadiah kepada pemenang lomba, Komandan Satgas Letkol Inf Fanny Pantouw, S.Sos. di berikan kehormatan untuk memberikan hadiah kepada Juara 1 lomba Hadrah tingkat provinsi Maluku yang pemenangnya dari Negeri Tulehu. (Penrem151)

Jumaidi, 1 Korban Selamat dari Jatuhnya Pesawat Demonim di Aerambakon

Posted: 12 Aug 2018 07:54 AM PDT

Jumaidi, 1 Korban Selamat dari Jatuhnya Pesawat Demonim di AerambakonJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Seorang anak kecil berumur 12 tahun bernama Jumaidi ditemukan selamat dalam musibah jatuhnya Pesawat Dimonim Air PK-HVQ di Gunung Menuk, Distrik Aerambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Minggu (12/8).

Menurut Humas Polda Papua, korban mengalami luka patah pada tangan sebelah kanan. Ia kemudian dievakuasi tim SAR gabungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Oksibil melalui jalan darat.

Sampai saat ini, tidak diketahui penyebab bocah bernama Jumaidi itu selamat dari kecelakaan pesawat tersebut. Tim penyelamat hanya tahu, Jumaidi selamat meski terluka di bagian tangannya.

"Belum diketahui bagaimana anak itu bisa selamat. Mungkin karena posisinya dia di pesawat terlindungi sesuatu pada saat kecelakaan terjadi yang menyebabkan dia selamat," ungkap Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda) Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal kepada Liputan6 di Jakarta.

Kini, lanjut dia, anak itu menjalani perawatan di rumah sakit untuk menyembuhkan tangan kanannya.

"Tangan kanannya patah," lanjut Kamal.

Setelah dievakuasi Oksibil, Jumaidi langsung diterbangkan ke Jayapura untuk mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua. Sementara korban meninggal lainnya dalam kecelakaan pesawat tersebut masih berada di Oksibil.

Pesawat Dimonim Air PK-HVQ yang membawa 7 penumpang dilaporkan hilang kontak di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang dan ditemukan hancur di Gunung Menuk.

Pesawat tersebut ditemukan tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, pemda, dan masyarakat setempat, Minggu (12/8) pagi sekitar pukul 08.45 WIT dalam keadaan hancur.

Sebelumnya, Pesawat Dimonim Air PK-HVQ, Tipe PAC 750XL milik PT Martha Buana Abadi yang yang dipiloti Lessie dan kopilot Wayan Sugiarta membawa tujuh penumpang hilang kontak di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, Sabtu (11/8/2018).

Pesawat yang membawa Jumaidi, Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Hendrikus Kamiw , Lidia Kamiw, Jamaludin dan  Naimus ini bertolak dari Bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, pukul 13.50 WIT menuju Bandara Oksibil.

Sekitar pukul 14.17 WIT, pilot pesawat sempat melakukan komunikasi dengan pihak Tower Bandara Oksibil. Pesawat seharusnya sudah mendarat di Bandara Oksibil pukul 14.30 WIT. Namun, hingga pukul 15.00 WIT pesawat tak kunjung mendarat. (Albert Batlayeri)

SMA Kristen Saumlaki Ikut Lomba Musikalisasi Puisi se Maluku

Posted: 12 Aug 2018 05:00 AM PDT

SMA Kristen Saumlaki Ikut Lomba Musikalisasi Puisi se MalukuAMBON, LELEMUKU.COM – Sekolah Menengah Kristen (SMA) Kristen Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku mengikuti Lomba Musikalisasi Puisi se Provinsi Maluku Tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Kantor Bahasa Maluku.

"SMA Kristen Saumlaki menjadi salah satu peserta lomba musikalisasi puisi SMA SMK se provinsi Maluku yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Maluku," ujar Kepala Sekolah (Kepsek) SMA (Sekolah Menengah Atas) Kristen Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel), Andarias Batlayar, S.Pd., M.Si melalui pesan singkat kepada Lelemuku.com, pada Kamis (9/8).

Ia mengatakan ke lima siswa-siswi perwakilan dari Kepulauan Tanimbar itu siap menampilkan yang terbaik pada lomba yang diadakan di Taman Budaya, Karang Panjang, Kota Ambon tersebut.

"SMA Kristen siap pentas di Taman Budaya Ambon," kata Batlayar.

Sebelumnya melalui akun Facebook Kantor Bahasa Maluku mengumumkan nama-nama 29 peserta, dimana terdiri dari 19 tim kategori siswa dan 10 tim kategori umum yang dinyatakan lolos untuk mengikuti babak penyisihan di Gedung Teater Taman Budaya Maluku, pada Jumat (10/8) hingga Sabtu (11/8).

Berikut nama-nama peserta dalam lomba tersebut, kategori siswa diikuti oleh SMA Negeri 3 Ambon, AMA Negeri 5 Ambon, SMA Negeri 4 Ambon, SMA Negeri 6 Leihitu, SMA Negeri 2 Kairatu, SMA Kristen Saumlaki, SMA Negeri 4 Kairatu, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6 Ambon, SMA Negeri 1 Tual, SMA Negeri 1 Leihitu.

Kemudian, SMA Negeri 1 Seram Utara, SMA Kristen YPKPM Ambon, SMK Negeri 5 Ambon, SMA Negeri 2 Kei Kecil, SMK 7 Ambon, SMA Negeri 1 Saparua, SMA Negeri 2 Salahatu, SMA Negeri 1 Seram Barat dan SMA Negeri 1 Kairatu.

Sedangkan untuk kategori umum diikuti oleh Sanggar Cakadidi, Ancol, Ikatan Pelajar Tanah Hitumesing, Hikayat Tanah Hitu, Komunitas Concern, Beta Tim, Rumah Pintar Haturessy, Komunitas Batu Karang, Anailo Arika dan Ancraft. (Laura Sobuber)

Christian Tehuteru Bangun Komunikasi dengan Masyarakat Saparua

Posted: 11 Aug 2018 11:49 PM PDT

Christian Tehuteru Bangun Komunikasi dengan Masyarakat SaparuaSAPARUA, LELEMUKU.COM - Dengan memupuk tali silatuhrahmi antara TNI dengan komponen masyarakat Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 151/Binaiya melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat Maluku, di Pulau Saparua, Makoramil 1504-03/Saparua,  Kabupaten Maluku Tengah, Senin (06/08).

Pada kesempatan ini Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru, menyampaikan bahwa baru saja terlaksana penukaran Satgas dari Yonif R 515/UTY yang digantikan oleh Satgas Yonif 711/Raksatama, dengan adanya pergantian ini agar Satgas baru dapat menyesuaikan dan perlu bimbingan dari bapak-ibu tentang kondisi dan adat istiadat yang ada di wilayah Maluku khusus nya Pulau Saparua yang mungkin berbeda dengan tempat yang sebelumnya mereka tempati.

"Bangun kekompakan dan Ikatan Persatuan dan Kesatuan yang Solid, sehingga masyarakat menjadi bangga mempunyai Aparat Keamanan yang dapat diandalkan dalam segala keadaan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi Negeri ini,''ungkap Danrem.

"Bagi Anggota TNI dan POLRI yang berada di Pulau ini diharpkan supaya tetap hidup dalam kekompakan serta tampil beda dalam melaksanakan tugas yang  akhirnya dapat  membawa dampak Positif bagi Satuan dan Masyarakat serta bangun kekompakan dan Ikatan Persatuan dan Kesatuan Yang Solid, sehingga Masyarakat menjadi bangga mempunyai Aparat Keamanan yang dapat diandalkan dalam segala keadaan dalam menjalankan Tugas dan Pengabdian bagi Negeri ini,"tegas Danrem.

Kita perlu ketahui bahwa Maluku  sebagian besar yang merupakan wisata perikananya tetapi belum memberi dampak positif pada masyarakatnya atau bisa dikatakan kita lambat untuk maju.

"Dari itu beta lihat memang anak muda katong semua negeri yang mungkin tidak paham terhadap aturan-aturan dan juga kesepakatan-sepakatan di mana generasi muda ini memang sangat belum cukup luas yang istilahnya dangkal Jadi salah siapa ini bukan jadi salah siapa-siapa ini salah katong semua yang belum memberi memberi wawasan yang cukup pada generasi muda untuk mencapai masa depannya kadang katong semua masih terkukung dengan kebiasaan-kebiasaan adat yang lama dan turun-temurun tapi tidak diikuti dengan perkembangan zaman yang ada wawasannya," tambahannya.

Dengan adanya kegiatan ini harapannya kedepan  Saparua bener-bener bisa menjadi negeri yang berdamai kompak  dengan satu sama lain  dan dapat menjadi contoh yang baik. Turut dalam rombongan Danrem diantaranya adalah Dandim 1504/Ambon, Letkol Inf Fendri N. Ramita, Danyonif 711 / RKS, Letkol Inf Fanne Pantouw, Danramil 1504-03/ Saparua, Mayor Inf Suandi Elys, Paur Pord Penrem, Lettu Inf Sumpena. (Penrem151)

10 Sasaran Fisik di Tehoru Capai 100 Persen

Posted: 11 Aug 2018 11:44 PM PDT

10 Sasaran Fisik di Tehoru Capai 100 PersenTEHORU, LELEMUKU.COM - Pengerjaan sepuluh  sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 Kodim 1502/Masohi di kelima Desa sekecamatan Tehoru, telah mencapai 100 persen, Senin (06/08).

Dengan demikian, kegiatan fisik yang dikebut Satgas TMMD menjelang penutupan 8 Agustus mendatang tinggal sasaran fisik tambahan berupa pembuatan Siptek Komunal yang berjumlah 18 unit yang terbagi di tiga Desa yaitu Desa Saunolu 6 unit, Desa Yaputi 6 unit dan Desa Mosso 6 unit. Dan  12 unit rumah tidak layak huni  di Desa Hatumete.

Untuk pengerjaan yang sudah mencapai 100 persen antara lain  Pembuatan Talud sepanjang 150 Meter di Desa Saunolu, rehab masjid dan  rehab Kantor Desa di Desa Yaputi, Pembuatan toreng gereja dan rehap masjid di Desa Hatumete, pembangunan TPQ dan rehap kantor Desa dan perbaikan kantor desa dan rehab rumah tidak layak huni di Desa Teluti Baru.

Seluruh pembagunan dalam kegiatan TMMD ke 102 Kodim 1502/Masohi dapat berjalan sesuai dengan waktu yang di tentukan yaitu 30 hari berkat semangatnya dalam kerja sama dan gotong-royong dari angota satgas TMMD dan warga masyarakat. (Penrem151)

Anggota Paskibraka Maluku Terima Materi Wawasan Kebangsaan

Posted: 11 Aug 2018 11:42 PM PDT

Anggota Paskibraka Maluku Terima Materi Wawasan KebangsaanAMBON, LELEMUKU.COM - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 73, Komandan Korem 151/Binaiya, Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru memberikan materi Wawasan Kebangsaan kepada 54 orang siswa-siswi SMA/SMK/MAN se Provinsi Maluku yang terpilih dan diberi kepercayaan sebagai Anggota Pasukan Pengibar Bendera Provinsi Maluku Tahun  2018 pada HUT RI ke 73 yang bertempat di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga, Provinsi Maluku, Selasa (07/08).

Dalam sambutannya Danrem 151/Binaiya  menyampaikan pemberian materi Wawasan Kebangsaan ini dalam rangka penguatan dan menanamkan jiwa Nasionalisme kepada Anggota Paskibra sebagai siswa-siswi yang telah diberi kepercayaan tugas yang mulia untuk mengibarkan Bendera Merah Putih pada saat HUT RI ke 73 tingkat Provinsi Maluku dan juga kegiatan dilapangan ini bertujuan untuk memupuk rasa kekompakan tim sehingga terbentuk ikatan kuat jiwa korsa.

"Ikuti kegiatan dengan baik dan sungguh sungguh, kuncinya adalah fokus apabila fokus mudah-mudahan apa yang di cita citakan akan tercapai. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan tidak semua generasi muda mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan ini," pungkas Danrem 151/Binaiya.

Selain itu, Danrem memberikan gambaran proses menjadi seorang prajurit baik menjadi Perwira, Bintara dan Tamtama mulai dari pendaftaran, persyaratan serta tahapan-tahapan test yang akan dilalui.

Danrem menghimbau kepada para pemuda agar mempersiapkan diri sejak dini sehingga dalam pelaksanaan test nanti mereka tidak mengalami kesulitan yang berarti.

"Adik-Adik harus mempersiapkan diri dari mulai sekarang, kalau yang sekarang masih duduk di SMA kalian harus giat belajar, kejar prestasi dan jangan sampai ada nilai mata pelajaran yang merah karena itu akan berpengaruh kepada penilaian nantinya," tambahnya.

Danrem juga memberikan penjelasan khusus dalam mempersiapkan diri agar proses seleksi menjadi seorang Prajurit sesuai dengan harapan, "kalian juga harus mampu lari, kalau kalian melatih kemampuan lari kalian mulai dari sekarang saya yakin untuk mencapai nilai yang baik akan dapat dengan mudah didapat, kalian bisa melatihnya pagi hari atau sore hari setelah pulang sekolah, seperti shit up, pull up dan push up kalian juga harus latih," pungkasnya. (Penrem151)

Korem Binaiya Gelar Seminar Pencegahan Ideologi Radikal di GPM Silo Ambon

Posted: 11 Aug 2018 11:34 PM PDT

Korem 151 Gelar Seminar Pencegahan Ideologi Radikal di GPM Silo AmbonAMBON, LELEMUKU.COM - Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya  bersama GPM Jemaat Silo Ambon menggelar Seminar Tentang Pencegahan Ideologi Radikal guna mencegah penyebaran Radikalisme, bertempat di Ruang Serbaguna Gedung Gereja Silo, Kota Ambon, Sabtu (11/8).

Dalam kegiatan ini Pasi Intel Korem 151/Bny, Mayor Kav Dicky Prasojo menjelaskan Bahwa,  Radikalisme merupakan konsep atau sikap jiwa dalam mengusung perubahan.

"Namun jaman sekarang radikalisme lebih berarti kepada paham atau aliran yang menginginkan pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan," pungkas Pasi Intelrem 151/Bny.

Sementara itu Kasiter Korem 151/Bny, Mayor Inf Yoyok Wahyudi menyampaikan bahwa kesatuan dan ersatuan bangsa telah mendapat ancaman terjadinya disintegrasi bangsa yang disebabkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang mengatas namakan agama, melakukan tindakan intoleransi yang berupa pemaksaan kehendak dan penolakan terhadap kegiatan sosial keagamaan serta menghasut masyarakat untuk saling membenci.

Diharapkan dengan adanya kegiatan  ini dapat menambah pemahaman bagi peserta yang hadir dalam budaya lokal, sehingga pada akhirnya dapat mencegah lahirnya paham-paham radikal di kalangan masyarakat dan pemuda. (Penrem151)

Pererat Hubungan TNI-Polri, Christian Tehuteru Undang Makan Patita di Saparua

Posted: 11 Aug 2018 11:31 PM PDT

Pererat Hubungan TNI-Polri, Christian Tehuteru Undang Makan Patita di SaparuaSAPARUA, LELEMUKU.COM - Memupuk sinergitas TNI Polri merupakan bentuk kekompakan antar dua instansi pemerintah yang dahulu pernah menjadi satu, bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). 

Dalam mempererat kekompakan tersebut Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 151/Binaiya, Kolonel Inf Christian K. Tehuteru mengundang makan malam patita bersama anggota Satuan Penugasan Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Maluku dari Batalyon Infanteri (Yonif) 711/Raksatama, anggota Komando Rayon Militer (Koramil Saparua), Brigade Mobile (Brimob) BKO Polda Maluku dan Polres Saparua di Makoramil 1504-03/Saparua, Maluku Tengah, Senin (6/8).

Dalam lawatannya Danrem 151/Bny ke Pulau Saparua dalam rangka bertatap muka dengan Komponen Masyarakat (Forkopimcam, Raja, Ketua Saniri, Kepala Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Mitra Karib Koramil Saparua) pada malam harinya juga mengundang para anggota TNI dan Polri yang ada di pulau tersebut untuk melaksanakan makan Patita.

Dalam sambutannya, Kolonel Christian yang berdarah Maluku tersebut mengajak kepada anggota TNI Polri agar selalu kompak dan menjadi pelopor kebersamaan sehingga dapat dicontoh oleh masyarakat di tempat mereka bertugas, bahkan dapat dicontoh oleh daerah lain serta menghilangkan perbedaan, satukan persamaan dalam mempererat persaudaraan.

"Di jaman Milenia sekarang ini TNI Polri sudah tidak jamannya lagi saling berselisih, mari kita sama-sama bekerja menjaga perdamaian agar masyarakatpun hidup lebih tenang. Bagaimana masyarakat dapat hidup damai jika kita saja sebagai aparat selalu berselisih. Kita merupakan figur yang menjadi contoh perdamaian dan persahabatan bagi masyarakat. Hilangkan ego masing-masing dan jika kita masih berselisih maka sama saja kita mundur menjadi manusia Primitif", ucap Danrem yang bertanah leluhur di Negeri Hatusua, Seram Bagian Barat Tersebut.

Kolonel Christian menambahkan, bahwa potensi alam di Maluku, terutama di Pulau Saparua sangatlah besar jika masyarakat mau menggali dan kita harus membantu.

"kita dapat membantu masyarakat dalam menggali potensi alam Saparua dengan inovasi dan pemikiran yang maju, agar petonsi tersebut dapat dikelola, difiralkan melalui media sosial sehingga kehidupan dan pendapat masyarakat dapat meningkat seiring banyak wisatawan yang datang ke pulau ini. Seperti yang kita ketahui bahwa Maluku memiliki potensi wisata alam yang sangat baik, terkenal dengan keindahan pantainya yang indah dan masih banyak yang belum terjamah sehingga pantainya masih bersih, memiliki kekayaan bawah laut yang belum tentu di tempat lain ada, nah inilah yang dapat kita kembangkan dengan cara memviralkannya", tambahnya.

Sebelum acara makan malam patita dimulai, untuk mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan didahului dengan doa yang dipimpin oleh seorang Pastur. Hadir pada acara tersebut Dandim 1504/Ambon, Letkol Inf Fendry, Danyonif 711/Rks, Letkol Inf Fanny, Danramil Saparua, Mayor Inf Ellys, Wakapolsek Saparua, Danki yonif 711/Rks, Paurpenrem 151/Bny, Lettu Inf Sumpena. (Penrem151)
Bagi ke WA Bagi ke G+