Updated News

Polisi di Kashmir yang Dikontrol India Bubarkan Peringatan Asyura

Polisi di Kashmir yang Dikontrol India Bubarkan Peringatan Asyura


Polisi di Kashmir yang Dikontrol India Bubarkan Peringatan Asyura

Posted: 20 Sep 2018 06:11 AM PDT

DELHI, LELEMUKU.COM - Polisi di kawasan Kashmir yang dikontrol India menembakkan gas air mata dan menggunakan pentungan untuk membubarkan prosesi keagamaan untuk memperingati Asyura. Asyura adalah hari peringatan kematian Imam Husein, cucu Nabi Muhammad SAW, yang tewas di Padang Karbala, yang biasa digelar setiap 10 Muharram oleh Muslim Syiah.

Pihak berwenang memberlakukan jam malam di Lalchowk, pusat perdagangan di kota Srinagar, karena khawatir proses keagamaan, Rabu (19/9), itu bisa berubah menjadi protes anti-India.

Namun rupanya, beberapa kelompok Muslim berusaha melanggar jam malam itu dan bersikeras melangsungkan prosesi di beberapa tempat. Bentrokan dengan pihak berwenang tak terhindarkan terjadi di sejumlah lokasi.

Warga Kashmir yang dikontrol India sering mengabaikan larangan berkumpul di tempat umum sejak merebaknya pemberontakan bersenjata pada 1989 yang menuntut kemerdekaan wilayah di Himalaya itu dari India, atau bergabung dengan Pakistan, negara tetangganya. (VOA)

Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018 di Provinsi Maluku

Posted: 20 Sep 2018 06:03 AM PDT

Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018 di Provinsi MalukuAMBON, LELEMUKU.COM - Kepala Staf Kodam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan, mewakili Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto, turut menghadiri Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Mantap Brata Siwalima tahun 2018, bertempat di lapangan upacara Letkol (Purn) C Tahapari Jl Sultan Hassanudin Tantui, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku.

Kegiatan yang mengusung tema "Melalui Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Mantap Brata 2018 Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Mewujudkan Kamdagri Yang Kondusif " juga dihadiri oleh Gubernur Maluku Ir Said Assagaf selaku Inspektur Upacara.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolda Maluku Irjen POL Royke Lumowa SIK, Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler, Danlantamal IX Ambon Laksma TNI Antongan Simatupang, Asintel Kasdam XVI/Ptm Kolonel Inf Suranto, Aster Kasdam XVI/Ptm Kolonel Inf Ali Aminudin, Danpomdam XVI/Ptm Kolonel CPM Widyo, Dandim 1504/Ambon Letkol Inf Fendri Navyanto Raminta, Kapolres Pulau Ambon AKBN Sutrisno Hadi SIK dan PJU Polda Maluku.

Gubernur Maluku Ir Said Assagaf yang bertindak sebagai Inspektur upacara dalam Apel tersebut menyematkan tanda pita kepada perwakilan TNI-Polri sebagai pertanda bahwa pelaksanaan Operasi Kepolisian " MANTAP BRATA 2018 " dalam rangka pengamanan penyelenggaraan pemilu tahun 2019 mulai hari ini resmi dilaksanakan.

Gubernur Maluku Ir Said Assagaf mengatakan, Apel Gelar Pasukan yang diselenggarakan ini bertujuan mengecek kesiapan personel maupun materil sebelum diterjunkan guna melaksanakan pengamanan tugas negara, dalam hal ini pesta demokrasi pemilu 2019 yang tahapannya saat ini sudah dilaksanakan.

Lebih lanjut Gubernur Maluku menambahkan yang perlu diwaspadai bersama saat ini adalah pemanfaatan politik identitas dan isu sara yang dapat memecah belah persatuan dan kerukunan bangsa indonesia.

"Saya berpesan kepada seluruh jajaran TNI-Polri agar tetap mempertahankan sinegritas guna pelaksanaan tugas kedepan " tegas Gubernur Maluku. (Pendam16)

Suko Pranoto Tutup Tontangkas Kodam Pattimura 2018

Posted: 20 Sep 2018 05:59 AM PDT

Suko Pranoto Tutup Tontangkas Kodam Pattimura 2018AMBON, LELEMUKU.COM - Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto secara resmi menutup lomba Peleton Tangkas (Tontangkas) Kodam XVI/Pattimura Tahun 2018, bertempat di Lapangan Upacara Mako Yonif Raider 733/Masariku, Waiheru, Kota Ambon pada  (19/9).

Sebelum lomba ditutup, Pangdam XVI/Pattimura dengan didampingi, Pejabat utama dan Dansat jajaran Kodam XVI/Pattimura menyaksikan pertandingan yang terakhir dilaksanakan, yakni materi Halang Rintang (HR).

Pangdam dalam amanatnya mengatakan, perlombaan Pembinaan Satuan (Binsat) yang dilaksanakan sepanjang tahun oleh Kodam XVI/Pattimura ini, pada hakikatnya adalah untuk menyiapkan dan meningkatkan kemampuan satuan yang siap operasional, guna melaksanakan tugas pokok dengan melakukan pembinaan dibidang organisasi, personel, materiil, pangkalan, piranti lunak dan latihan yang menjadi indikator  pengawasan langsung Komando Atas.

"Lomba Peleton Tangkas juga salah satu kegiatan pembinaan satuan yang bertujuan untuk mewujudkan satuan yang siap operasional dalam melaksanakan tugas pokok secara berhasil dan berdaya guna," ujar Pangdam.

"Hasil yang diraih dalam Lomba Ton Tangkas ini akan dijadikan sebagai "cikal bakal" kesiapan kontingen Peleton Tangkas Kodam XVI/Pattimura untuk bertanding dalam Lomba Ton Tangkas  Angkatan Darat yang akan datang maupun event-event perlombaan lainnya.

Materi lomba Tontangkas Kodam XVI/Pattimura Tahun 2018 yang diselenggarakan selama tujuh hari, mulai 13 sampai 19 Juli 2018 di Waiheru,Rindam XVI/Pattimura dan Waai Komplek tersebut, antara lain materi renang militer (Renmil), kesegaran Jasmani, (Garjas), menembak Pistol dan Senapan, Ilmu Medan (Teori/Prakter), Lintas Medan, PBB dan Halang Rintang (HR).

Dari  sembilan materi yang dilombakan dan diikuti enam Tim yang mewakili masing-masing Satuan Tempur (Satpur), Satkowil, Denmadam, maupun Balakdam dan Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) itu , akhirnya juara I diraih oleh Yonif Raider 733/Masariku , juara II diraih Yonif 731/Kabaresi dan juara III diraih Yonif Raider Khusus 732/Banau. (Pendam16)

Tatang Sulaiman Ajak Generasi Muda Jadi Agen of Change

Posted: 20 Sep 2018 05:56 AM PDT

Tatang Sulaiman Ajak Generasi Muda Jadi Agen of ChangeMAGELANG, LELEMUKU.COM - Guna menghadapi kompetisi global yang penuh dengan tantangan Generasi muda diharapkan mampu menjadi Agent of Change  sekaligus  berwawasan kebangsaan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman pada seminar nasional yang bertemakan "Mempersiapkan Generasi Muda Dalam Membangun Peradaban Modern Guna Mendukung Pertahanan Negara", di Lembah Tidar Akademi Militer, Magelang,  Kamis (20/9).

Menurut Alumni Akmil yang dilantik tepat 32 tahun lalu (20 September 1986), generasi muda saat sekarang sangat berbeda dengan era sebelumnya. Kemajuan teknologi informasi yang bergerak secara eksponensial telah merubah dunia menjadi semakin kecil dan tanpa batas, serta menggiring generasi muda kedalam paradoks kehidupan yang bisa menguntungkan juga menghancurkan masa depan dirinya maupun bangsanya.

"Di abad informasi dan globalisasi seperti saat ini, Ilmu pengetahuan dan akses terhadap informasi terbuka dari bermacam-macam sumber menjadikan cara pandang generasi muda jauh lebih luas serta menimbulkan paradoks seperti yang telah dirasakan sejak akhir abad ke-20," ujar Wakasad.
Menyadari fenomena era modern tersebut, mengutip pernyataan Ir. Sukarno dan Suharto serta Presiden Ir. Joko Widodo yang  menekankan tentang peran generasi muda yang penuh tantangan di era persaingan global yang destruktif dan perkembangan teknologi yang bergerak sangat dinamis.
"Kita, rakyat dan negara Indonesia, mau tidak mau, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, pasti akan memasuki era yang penuh tantangan ini. Sebagai bangsa petarung, kita harus yakin menghadapinya", tegas Wakasad.

Dihadapan  714 peserta baik Mahasiswa/i se-Jateng-DIY dan  Taruna/i Akmil, AAL, AAU dan Akpol, Wakasad  mengingatkan agar generasi muda selalu terhadap perkembangan lingkungan strategis, terutama sepak terjang negara yang memiliki kekuatan besar dibidang politik, ekonomi dan Hankam seperti Amerika Serikat dan Rusia serta China.

"Rivalitas antar negara adi daya tersebut semakin meruncing, dan  inisiatif Amerika Serikat mengganti istilah Asia-Pasifik menjadi Indo-Pasifik menandakan adanya perubahan strategi dan proyeksi konflik masa depan yang mengarah ke sentral pertumbuhan paling menjanjikan yaitu di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Asia Timur," papar Wakasad.

Menurut mantan Pangdam IV/Diponegoro, di kawasan regional Asia masih banyak permasalahan yang tidak bisa dikesampingkan dapat mengancam kepentingan Indonesia, seperti krisis Laut Cina Selatan, terorisme, radikalisme, ISIS dan  berbagai kejahatan transnasional termasuk fakta pertahanan yang dibangun negara tetangga.

Sedangkan di dalam negeri, ditengah badai internet dan media sosial, bangsa kita juga sedang mengalami euphoria demokratisasi yang tidak sehat dan juga penguatan faham radikalisme dan intoleransi yang dapat menghancurkan bangsa.

"Tantangan dan persoalan di era Revolusi Industri 4.0 ini mencerminkan  tuntutan pekerjaan yang akan dihadapi generasi muda kini. Kekhawatiran utama dimasa depan kita adalah kemampuan untuk mempertahankan dan mengelola seluruh sumber daya bangsa. Saat ini kita harus cermati berbagai ancaman berbasis teknologi yang  seperti  thread, cyber thread,  inequality thread dan lain sebaginya yang dapat memicu konflik perpecahan bangsa, "  terang Wakasad.

"Kalian harus sadari dan  pahami semua permasalahan bangsa serta terus membina diri untuk menjadi generasi yang berdaya saing global, karena nantinya dapat dijadikan dasar menentukan langkah-langkah strategis dalam mengelola semua potensi kekayaan negara  kita yang demikian besar" ujar Wakasad.

Menurut Wakasad untuk menghadapi tersebut, generasi muda harus disiapkan sebagai aktor utama yang handal  dalam pembangunan nasional yaitu sebagai agen perubahan sekaligus entrepreneur yang berwawasan kebangsaan yang tidak bisa hanya diperoleh dari  pendidikan formal.

"Hal paling mendasar adalah pembangunan karakter  untuk membentuk pribadi yang memiliki intelektualitas, nilai seni dan kreativitas, integritas serta keluhuran budi pekerti yang kuat untuk menghadapi setiap tantangan" urai Wakasad.

Dalam kesempatan tersebut Wakasad  berharap agar generasi muda harus selalu memelihara rasa bangga dan keinginan untuk membawa perubahan serta menumbuhkembangkannya dalam bentuk idealisme yang teguh.

"Generasi muda harus mau berfikir luas namun bertindak secara sederhana atau think globally, act locally," sambung Wakasad.

Selain itu juga Letjen TNI Tatang Sulaiman menitipkan pesan dari Kasad Jenderal TNI Mulyono kepada generasi muda untuk senantiasa bersemangat dan tanpa lelah menempuh jalan yang sulit namun mulia, dari pada memilih jalan yang mudah namun hina, serta jangan menjadikan keragaman yang ada sebagai perbedaan.

"Jadikanlah keragaman itu pelengkap dan penyempurna yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa", pungkas Wakasad.

Sebelumnya ditempat yang sama, Dirjen Pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristek Dikti Intan  Ahmadi, Phd., selaku keynote speaker menekankan perlunya
literasi baru dalam menghadapi persaingan  global, yaitu tidak hanya cukup membaca, menulis dan matematika saja melainkan juga literasi data, literasi teknologi, literasi manusia serta pembelajaran sepanjang hayat.

Setelah Wakasad, diskusi dilanjutkan dengan nara sumber  Dr. P.M. Laksono, M.A. (Guru Besar PPS/ FIB UGM), dan Dr. Sri Rumgiyarsih, M.Sc.(Kaprodi S2/S3 Kependudukan UGM) dan moderator Dr. Iva Ariani, SS.,M.Hum.

Dalam seminar tersebut hadir  Gubernur Akmil Mayjen TNI Eka Wiharsa, Wagub Akmil Brigjen TNI Wirana P.B. Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dan beberapa pejabat teras TNI AD lainnya. (Pendam)

Larva Nyamuk Sebarkan Polusi Mikroplastik ke Rantai Makanan

Posted: 20 Sep 2018 05:52 AM PDT

Larva Nyamuk Sebarkan Polusi Mikroplastik ke Rantai MakananWASHINGTON, LELEMUKU.COM - Larva atau jentik-jentik nyamuk kini diketahui telah menelan apa yang disebut mikroplastik, atau keping-keping plastik sangat kecil yang terdapat dalam air limbah. Keping-keping plastik ini akhirnya bisa mencapai rantai makanan termasuk makanan manusia.

Mikroplastik adalah kepingan-kepingan kecil plastik yang terurai dari bahan-bahan buatan manusia seperti pakaian sintetis, ban mobil dan bahkan lensa kontak, yang kini banyak mengotori lautan dan sungai-sungai di dunia.

Karena kecilnya, mikroplastik ini hampir tidak terlihat dengan mata biasa dan sulit untuk dikumpulkan untuk dimusnahkan. Bahan-bahan plastik itu bisa mencederai satwa laut dan diperkirakan akan menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia yang memakannya.

Tapi kini para periset di Universitas Reading di Inggris yakin telah menemukan bukti untuk pertama kalinya bahwa mikroplastik bisa masuk ke dalam ekosistem kita lewat nyamuk dan hewan-hewan terbang lainnya.

Tim periset itu menyaksikan bagaimana larva nyamuk menelan mikroplastik, yang kemudian berpindah ke dalam tubuh nyamuk dewasa. Ini berarti, hewan-hewan lain yang memakan nyamuk itu sekaligus akan menelan mikroplastik tadi.

"Hasilnya kemungkinan bisa dilihat dalam konteks yang lebih luas," kata Amanda Callaghan, pakar biologi di Universitas Reading, kepada kantor berita AFP.

"Kami hanya melihat nyamuk-nyamuk itu sebagai contoh, tapi ada banyak serangga lain yang hidup di air dan punya siklus larva seperti nyamuk itu," katanya.

Hewan-hewan yang makan serangga itu termasuk beberapa jenis burung, kelelawar dan laba-laba, yang pada gilirannya diburu dan dimakan oleh hewan-hewan lain.

"Pada dasarnya, ini adalah jalur polusi yang belum pernah kita pertimbangkan sebelumnya," kata Callaghan.

Dan ini adalah masalah besar, karena limbah plastik yang sudah ada dalam lingkungan kita kini, akan terus menghantui kita untuk waktu lama. (VOA)

Melawan Recep Erdogan, Bank Sentral Turki Naikkan Suku Bunga Besar-besaran

Posted: 20 Sep 2018 05:50 AM PDT

Melawan Recep Erdogan, Bank Sentral Turki Naikkan Suku Bunga Besar-besaran
WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Bank sentral Turki hari Kamis (20/9) mengejutkan pasar internasional karena secara agresif menaikkan suku bunga untuk memperkuat kepercayaan konsumen, membendung inflasi dan mengendalikan krisis mata uang.

Suku bunga meningkat dari 17,75 persen menjadi 24 persen, lebih dari dua kali lipat perkiraan investor rata-rata kenaikan tiga persen. Sebagai akibatnya mata uang Turki, lira melonjak di atas lima persen meskipun kenaikan itu turun kembali.

Investor internasional menyambut baik langkah bank itu. "TCMB [Bank Sentral Republik Turki] memang menunjukkan kenaikan substansial tingkat suku bunga pinjaman untuk mengatasi inflasi selama satu minggu dan kembali ke ortodoksi," kata ekonom Inan Demir dari perusahaan keuangan Nomura International.

Bank sentral itu telah mengundang kecaman tajam karena tidak melakukan apa-apa dan tidak menaikkan suku bunga secara substansial untuk mengendalikan inflasi dua digit dan mata uang yang lemah. Lira turun lebih dari 40 persen tahun ini.

Kenaikan suku bunga itu merupakan teguran jelas bagi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang menentang langkah tersebut.

Hanya beberapa jam sebelum keputusan bank sentral itu Erdogan kembali menyampaikan tentangannya terhadap kenaikan suku bunga. Presiden Turki itu menegaskan kembali sikapnya yang menentang pemikiran ekonomi ortodoks, dengan alasan inflasi disebabkan oleh tingkat suku bunga yang tinggi, meskipun itu bertentangan dengan teori ekonomi konvensional.

Erdogan juga mengeluarkan keputusan presiden yang melarang semua bisnis, perjanjian sewa menyewa menggunakan denominasi mata uang asing.

Bank sentral mengindikasikan kenaikan suku bunga lebih lanjut akan segera terjadi. "Sikap kebijakan ketat moneter akan terus dipertahankann ampai prospek inflasi menunjukkan peningkatan yang signifikan," kata pernyataan bank sentral.

Komitmen kuat untuk mengatasi inflasi itu disambut baik investor. "Yang paling penting, Bank Sentral tampaknya vokal tentang risiko stabilitas harga," kata kepala ekonom Muhammet Mercan dari bank Ing.

Dipicu oleh penurunan tajam lira bulan Agustus yang meningkatkan biaya impor, inflasi meningkat dengan cepat. Sebagian prediksi memperingatkan inflasi bisa mendekati 30 persen dalam beberapa bulan mendatang.

Sementara pasar-pasar internasional secara luas menyambut kenaikan suku bunga bank sentral itu, ekonom Demir memperingatkan perlunya tindakan lebih jauh. (VOA)

Tarif Impor Amerika Serikat Merugikan Bisnis di China

Posted: 20 Sep 2018 05:03 AM PDT

WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Bahkan sebelum ketegangan perdagangan AS-China mulai meningkat secara dramatis, perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi di China memperingatkan mengenai kemungkinan dampaknya. Dan sekarang, menurut survei bersama yang baru dirilis dari Kamar Dagang Amerika di China dan AmCham Shanghai, banyak yang sudah merasakan dampaknya.

Lebih dari 60 persen mengatakan tarif pajak awal 50 miliar dolar yang ditetapkan oleh Amerika dan China berdampak negatif terhadap bisnis, meningkatkan permintaan pepabrikan dan memperlambat permintaan produk.

Angka itu diperkirakan akan meningkat menjadi hampir 75 persen jika tarif pajak tambahan putaran kedua sebesar 200 miliar dolar dari Amerika dan 60 miliar dolar lainnya dari China terus berlanjut.

Pemerintahan Presiden Donald Trump mengancam bisa melanjutkan tarif pajak sebesar 200 miliar dolar dan kalau perlu 267 miliar dolar setelahnya.

William Zarit, ketua AmCham China mengatakan meskipun ada harapan di Amerika serangan tarif tambahan itu bisa memaksa Beijing untuk menyerah tapi beresiko meremehkan kemampuan China untuk bermain api, kata Zarit.

"Tampaknya perusahaan-perusahaan Amerika akan lebih dirugikan oleh tarif pajak Amerika daripada tarif pajak China. Saya tidak menganggap inilah hasil yang diharapkan," kata Zarit.

Presiden Trump berpendapat China mencuri lapangan pekerjaan dari Amerika dan tidak melakukan hal yang memadai untuk mengatasi defisit perdagangan besar antara kedua negara. Tarif tersebut dilihat oleh para pendukung sebagai cara menekan China untuk menjauh dari ekonomi dan kebijakan negara yang mendorong transfer teknologi.

Zarit mengatakan masih harus diamti apakah beberapa taktik dan tarif pemerintahan Trump akan mengatasi masalah besar, seperti proteksionisme China, kapitalisme negara dan hal-hal lain seperti pinjaman dan subsidi preferensial. Ia mengatakan satu pendekatan kunci yang bisa membantu mengurangi ketegangan adalah mengalihkan fokus pada perlakukan timbal balik. (VOA)

Lenggang Madeline, Model Down Syndrome di Panggung Dunia

Posted: 20 Sep 2018 04:28 AM PDT

Lenggang Madeline, Model Down Syndrome di Panggung DuniaBRISBANE, LELEMUKU.COM - Rosanne Stuart teringat saat menghadiri salah satu acara busana tahunan bersama anaknya, Madeline, di kampung halaman mereka di Brisbane, Australia pada 2015. Ditengah kemegahan panggung peragaan busana, Madeline menatap wajah ibunya dan berkata bahwa dia ingin menjadi seorang model.

Stuart, 46 tahun, mengatakan dia tidak menyangka hal itu terlontar dari Madeline. Apalagi, selama ini Stuart menggambarkan putrinya sebagai sosok tomboi karena lebih suka mengenakan celana legging dan main sepak bola dengan teman-teman laki-lakinya. Tapi dia dengan cepat mendukung putrinya.

Empat tahun berlalu, Madeline, yang sekarang berusia 21 tahun, menjadi penyandang Down Syndrome pertama yang menjadi model dalam gelaran Pekan Mode New York. Dengan pengalaman modeling di lebih dari 60 peragaan busana di berbagai kota dunia, termasuk London, Paris, dan Dubai, kekurangan Madeline tampaknya bukan hambatan.

"Saat dirinya pertama kali melakukan catwalk, semua khalayak memberikan apresiasi," kata Stuart. "Ini adalah pertama kalinya dia diterima."

Saat ini, dunia fesyen telah menerima model-model yang di luar tradisi. Mereka bukan lagi model-model berkulit putih dan bertubuh kurus. Mulai dari majalah mode ternama, hingga perancang, mereka mempekerjakan model perempuan dari berbagai etnis, ukuran tubuh, dan kemampuan, untuk membawakan busana di panggung maupun untuk media cetak.

"Saya dapat berkata semua menjadi lebih baik, khususnya untuk Madeline," kata Stuart.

Seperti model lainnya, Madeline memulai harinya dengan menyantap sarapan sehat. Kemudian dia mulai mencoba beberapa busana yang akan dikenakan, berdandan, dan bersiap untuk tampil di peragaan busana.

Saat siang hari, Madeline menikmati makanan kesukaannya: kebab ayam panggang. Kebab menjadi santapan Madeline setiap hari, menurut Stuart.

Di sela-sela acara, Madeline biasanya memainkan iPadnya, berselancar di internet atau bercakap-cakap lewat video dengan pacarnya Robbie, yang juga sesama penyandang Down Syndrome. Mereka bertemu di Paralimpiade di Australia, lebih dari empat tahun lalu.

Sebelum memasuki dunia modeling, Madeline berjuang mengatasi masalah berat badan, yang menjadi masalah umum dihadapi para penyandang Down syndrome. Madeline tertarik untuk menyehatkan tubuhnya karena juga masalah jantung dan kondisi kesehatannya secara umum.

"Dia menurunkan berat badan sebelum memasuki dunia modeling, bahkan sebelum berpikir untuk menjadi seorang model karena kondisi jantungnya," kata Stuart.

"Orang dengan Down Syndrome memiliki keinginan yang sangat kuat dan bisa super keras kepala," kata Stuart. "Jika Madeline tidak ingin berjalan, ya dia tidak akan berjalan." (VOA)

Alibaba Batalkan Rencana Membuka 1 Juta Pekerjaan di AS

Posted: 20 Sep 2018 04:12 AM PDT

Alibaba Batalkan Rencana Membuka 1 Juta Pekerjaan di ASBEIJING, LELEMUKU.COM - Pemimpin perusahaan Alibaba Jack Ma mengatakan Rabu (19/9), raksasa e-commerce China itu telah membatalkan rencana untuk menciptakan 1 juta pekerjaan di AS. Jack Ma menyalahkan perang dagang yang sedang berlangsung sebagai pemicu keputusan tersebut, demikian dilaporkan kantor berita Xinhua.

"Komitmen ini didasarkan pada kerja sama China-AS yang bersahabat, dasar pemikiran rasional dan obyektif perdagangan bilateral," kata Ma kepada Xinhua. "Situasi saat ini telah menghancurkan dasar pemikiran semula. Tidak ada cara untuk memenuhi janji itu."

Ma awalnya berjanji akan memacu pertumbuhan lapangan kerja dengan mengizinkan usaha kecil dan petani Amerika menjual barang-barang mereka di Alibaba, yang merupakan salah satu pengecer online terbesar di dunia. Janji itu dilontarkan ketika ia mengunjungi Presiden Donald Trump dua tahun lalu.

Trump memberlakukan tarif impor 10 persen atas barang China senilai $ 200 miliar pada Senin (11/9), dan mengancam akan menetapkan pajak impor tambahan senilai $267 miliar jika China berusaha membalas.

China memberlakukan tarif impor sekitar $ 60 miliar terhadap produk AS keesokan harinya seperti yang direncanakan semula, meskipun jumlahnya lebih kecil.

Pada konferensi investor Alibaba, Selasa (18/9), Ma menyebut keadaan hubungan ekonomi antara kedua negara "kacau" dengan konsekuensi yang bisa terasa selama beberapa dekade.

Beberapa ahli mengatakan rencana Ma untuk menciptakan 1 juta pekerjaan di AS sejak awal sudah terlalu ambisius. (VOA)

Sektor Pertanian Dorong Pertumbuhan Ekonomi Selandia Baru

Posted: 20 Sep 2018 04:09 AM PDT

Sektor Pertanian Dorong Pertumbuhan Ekonomi Selandia BaruWASHINGTON, LELEMUKU.COM - Pertumbuhan ekonomi Selandia Baru pada kuarta kedua tertinggi dalam dua tahun berkat kinerja sektor pertanian yang kuat, kantor berita AFP melaporkan, mengutip data resmi, Kamis (20/9).

Statistik Selandia Baru mengatakan ekonomi tumbuh 1,0 persen dalam tiga bulan hingga 30 Juni. Ini juga kenaikan per kuartal terbesar sejak pertengahan 2016.

Pertanian, perikanan dan kehutanan adalah sektor yang menonjol, naik 4,1 persen, dengan pertambangan sebagai satu-satunya industri yang menciut di antara 16 yang diukur.

Kepala ekonomi Australia dan Selandia Baru di Capital Economics, Paul Dales, mengatakan lonjakan pertumbuhan itu mungkin sementara, dengan alasan cuaca yang menguntungkan bagi para petani. (VOA)

Bank Dunia Nilai Kemiskinan Ekstrem Turun di Seluruh Dunia

Posted: 20 Sep 2018 04:04 AM PDT

Bank Dunia Nilai Kemiskinan Ekstrem Turun di Seluruh DuniaWASHINGTON, LELEMUKU.COM - Laporan baru Bank Dunia yang dirilis Rabu (19/9) menyebut ada kemajuan dalam upaya mengangkat manusia keluar dari kemiskinan luar biasa. Tetapi aspirasi global untuk melenyapkan kemiskinan demikian selambat-lambatnya pada 2030 tidak dapat dicapai.

Menurut laporan tersebut jumlah orang yang hidup di bawah $1,90 per hari berkurang dalam jumlah terbesar yaitu 736 juta atau 10 persen pada 2015, tahun terakhir datanya diperoleh. Kemajuan itu masih di bawah 11 persen yang tercatat pada 2013, menunjukkan meskipun lambat namun ada perbaikan.

"Selama 25 tahun terakhir lebih dari satu miliar orang berhasil mengangkat dirinya keluar dari kemiskinan luar biasa, dan angka kemiskinan global dewasa ini jauh di bawah yang pernah dicatat dalam sejarah. Ini merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam zaman kita" kata Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim.

"Namun kalau kita ingin melenyapkan kemiskinan pada 2030, kita memerlukan investasi yang lebih besar terutama dalam membangun modal manusia. Dan, guna membantu meningkatkan pertumbuhan yang menyeluruh, maka kita perlu menjangkau mereka yang masih tertinggal miskin. Bagi kemaslahatan mereka, kita tidak boleh gagal" ujar Jim Yong Kim.

Tingkat kemiskinan turun di seluruh dunia kecuali di Timur Tengah dan Afrika utara, di mana perang saudara menaikkan tingkat kemiskinan luar biasa dari 9,6 juta orang pada 2013, menjadi 18,6 juta pada 2015.

Konsentrasi tertinggi kemiskinan luar biasa masih tetap di sub Sahara Afrika dengan 41,1 persen atau turun dari tadinya 42,5 persen. Kemajuan terbesar dicapai di Asia Selatan dengan tingkat kemiskinan turun dari 16,2 persen, menjadi 12,4 persen.

Prakiraan Bank Dunia adalah kemiskinan luar biasa berkurang menjadi 8,6 persen pada 2018.

Kurang lebih separoh dari jumlah negara di dunia kini mempunyai kemiskinan luar biasa kurang dari 3 persen yang menjadi sasaran pada 2030. Namun, laporan itu mengatakan sasaran tersebut tipis kemungkinan bisa dicapai. (VOA)

ISIS dan Al-Qaida Makin Mudah Menyesuaikan Diri

Posted: 20 Sep 2018 04:02 AM PDT

ISIS dan Al-Qaida Makin Mudah Menyesuaikan DiriWASHINGTON, LELEMUKU.COM - Koordinator kontraterorisme pada Departemen Luar Negeri Amerika, Nathan Sales, mengatakan Rabu (19/9), di samping kemajuan yang dicapai dalam memerangi dan merebut kembali wilayah dari berbagai kelompok teroris seperti ISIS dan al-Qaida, lanskap teror semakin kompleks.

"ISIS, al Qaida bersama afiliasi mereka terbukti bertekad keras, punya daya tahan dan dapat menyesuaikan diri. Mereka menyesuaikan diri terhadap peningkatan kontraterorisme di Irak, Suriah, Somalia dan tempat-tempat lain" kata Sales.

Sales mengemukakan hal ini kepada para wartawan berkaitan dengan penerbitan laporan Departemen Luar Negeri Amerika 2017 tentang terorisme yang menemukan ISIS dan al-Qaida makin menyebar, beralih ke internet untuk mengilhami pengikutnya di tempat-tempat jauh untuk melancarkan serangan. Akibatnya, mereka bisa luput dari aksi militer konvensional.

Sales mengatakan, koalisi anti terorisme telah berhasil membebaskan hampir semua wilayah yang tadinya dikuasai ISIS di Irak, Suria, dan terus meningkatkan tekanan terhadap al-Qaida. (VOA)

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas akan Gelar Pertemuan Timur Tengah di New York

Posted: 20 Sep 2018 03:56 AM PDT

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas akan Gelar Pertemuan Timur Tengah di New YorkNEW YORK, LELEMUKU.COM - Duta Besar Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour mengatakan, Rabu (19/9), Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah mengundang para diplomat, menteri luar negeri dan wakil Timur Tengah di Dewan Keamanan PBB untuk bertemu di sela sidang Majelis Umum pekan depan untuk membahas prospek perdamaian.

Pertemuan itu diadakan berkaitan dengan krisis dalam hubungan dengan pemerintahan Trump atas pengakuannya terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan pemangkasan bantuan kepada Palestina, kantor berita AFP melaporkan.

Abbas akan bertemu dengan sekitar 30 menteri dan diplomat termasuk ketua dari beberapa komite PBB yang mengurus berbagai isu Palestina pada 26 September, sehari sebelum ia memberikan pidato di hadapan sidang Majelis Umum.

Duta Besar Riyad Mansour tidak merinci keterangannya tetapi mengatakan kepada wartawan ada 'pergeseran radikal' oleh pemerintahan Trump terhadap proses perdamaian Israel-Palestina.

Pimpinan Palestina memutuskan kontak dengan Gedung Putih setelah Presiden Trump memutuskan memindahkan Kedutaan Amerika ke Yerusalem, yang bagian timurnya diklaim Palestina sebagai ibukota mereka. Para pemimpin Palestina melihat pemerintahan Trump jelas-jelas bias memihak Israel.

Sejurus setelah Abbas mengucapkan pidato di sidang Majelis Umum, giliran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk berpidato yang diperkirakan bakal berisi penolakan keras atas apa yang diucapkan Abbas. (VOA)

AS Siap Negosiasi Dengan Iran Terkait Perjanjian Nuklir

Posted: 20 Sep 2018 03:52 AM PDT

WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Wakil khusus Amerika untuk urusan Iran, Brian Hook, mengemukakan kepada Hudson Institute di Washington, Rabu (19/9) bahwa pemerintahan Trump siap berunding dengan Iran, tetapi Iran masih menolak, kantor berita AFP melaporkan.

Amerika menghendaki traktat yang diratifikasi Kongres mengganti Perjanjian Nuklir sekarang. Pada Mei lalu, pemerintahan Trump mundur dari Perjanjian Nuklir tersebut.

Amerika berkeras tiap perjanjian harus mencakup kemampuan misil balistik, senjata nuklir, dan pengaruh Iran yang mengacau dan merusak di kawasan.

Amerika mengenakan sanksi terhadap Iran bulan lalu. Sanksi baru yang lebih keras dijadwalkan berlaku mulai 5 November dan menyasar sektor minyak Iran. (VOA)

Energi Indonesia Jadi Energi Asia

Posted: 20 Sep 2018 03:48 AM PDT

Energi Indonesia Jadi Energi Asia2018 Asian Para Games menjadi Energi Asia yang membanggakan Indonesia. Sebab dengan kehadiran lebih dari  10 ribu atlet dari 41 negara di seluruh Asia, ini akan menjadi iven olahraga kedua terbesar tahunan yang sukses dilaksanakan Indonesia dalam satu tahun berjalan ini.

18 cabang olahraga yang dipertandingkan pada 6 Oktober hingga 13 Oktober nanti, pemerintah memastikan akan muncul banyak prestasi yang tidak disangka-sangka.  Melihat Asian Games 2018 pada Agustus lalu saja, sudah banyak pujian yang dihaturkan ke Indonesia. Mulai dari aksi stutntman Presiden Joko Widodo saat pembukaan hingga kemenangan para atlet yang meraih 15 medali emas lebih dari yang ditargetkan.

Jika kita merunut kebelakang, sebenarnya banyak hal yang butuh perhatian, sebab games-games seperti ini bukan saja menjadi tanda bahwa Indonesia sudah mampu menunjukkan prestasinya yang selama ini dipendam oleh berbagai masalah. Terutama dari kebijakan pemerintah yang tidak berpihak, sarana-prasarana yang tidak menunjang, perhatian masyarakat kepada olahraga yang terbatas pada trend semata hingga tidak yakinnya rakyat kepada olahraga sebagai mata pencaharian utama mereka.

Hal ini sebenarnya sudah harus disadari dengan segera oleh semua pihak. Pemerintah baik pusat dan daerah juga punya peran besar dalam melakukan perubahan ini. Salah satunya dengan memberikan perhatian yang cukup kepada para atlet mereka.

Banyak sekali keluhan yang muncul dari para atlet, mulai dari tidak adanya sokongan dana kepada para pahlawan olahraga ini hingga tidak adanya kehadiran moral saat para atlet sedang berjuang membela merah putih.

Lihat saja salah satu atlet atletik dari Maluku, Alvina Tehupeijory yang dengan terbuka menyatakan dirinya tidak mewakili Pemerintah Provinsi Maluku. Hal ini diungkapkan karena dirinya sama sekali tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah daerah melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)  dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Maluku meski dirinya sudah memberikan prestasi yang membanggakan dalam beberapa waktu terakhir.

Sementara atlet-atlet senior lainnya, lihat saja Denny Thios mantan atlet angkat besi juara dunia di Inggris dan Swedia yang kini bekerja sebagai tukang las di Makassar.  Wempi Wungkau binaragawan yang merah emas di SEA Games 1989 hingga 1997 yang kini bekerja sebagai pengawal pribadi. Leni Haini mantan atlet perahu naga yang meraih emas pada SEA Games 1997 dan 1999 yang kini menjadi buruh cuci. Serta Suharto sang perebut emas SEA Games 1079 dari cabor sepeda yang kini menjadi penarik becak.

Selanjutnya atlit-atlit ternama seperti Tony Gunawan, Mia Audina, Halim Haryanto dan Albertus Susanto Njoto lebih memilih pindah kewarganegaraan dibanding menjadi warga Indonesia. Mereka merupakan atlet peraih mendali di Olimpiade yang merasakan secara nyata ketidakperhatian pemerintah.

Hal ini diakui mantan atlet Susi Susanti yang secara terbuka menyatakan perhatian negara merupakan faktor utama kepindahan mereka ke Amerika Serikat.   Kepada Merdeka.com ia mengatakan pengelolaan dana kucuran pemerintah dan swasta yang terkesan.

Tidak hanya itu saja, beberapa atlet cacat pun diperlakukan sama. Sebut saja Monang Siagian yang meraih emas pada beberapa kejuaraan dunia tenis lapangan pada tahun 1995 yang kini hanya bekerja sebagai penjual rumah boneka. Djoko Sulasmono yang meraih emas angkat besi pada kejuaraan internasional pada tahun 1990 yang kini menjadi pengamen di Jawa Tengah. Kemudian Rohimin atlet lari dan tolak peluru yang meraih emas pada Porcanas 1993 yang kini bekerja sebagai juru parkir di swalayan.

Ini sebenarnya menjadi kekhawatiran yang mendalam yang menunjukkan betapa pemerintah dan semua elemen di negara ini harus memberikan perhatian kepada mereka yang telah berjasa mengharumkan nama negara tanpa meminta diperlakukan secara khusus. Sebab satu hal yang secara tersirat mereka ungkapkan adalah rasa sedih diabaikan pasca menjadi orang yang bertanggung jawab menyebabkan Merah Putih berkibar dan Indonesia Raya dikumandangkan.

Sementara itu secara gamblang mereka juga meminta agar perhatian pemerintah ini tidak semata ditujukan kepada mereka, namun juga diberikan secara berkelanjutan kepada generasi berikutnya dan yang akan datang. Sebab uang yang diberikan saat itu akan habis dalam waktu singkat, dan pujian yang dielukkan hanya sirna dalam sekejap mata dan telinga.

Banyak hal yang sebenarnya ingin dihaturkan oleh para atlit tersebut. Namun jika kita ingin meminta pemerintah memperhatikan seluruh atlet, sebenarnya adalah hal yang kurang tepat. Sebab seluruh pihak memiliki tanggung jawab yang sama dalam menyokong para atlet, entah itu dari pengusaha hingga para hadirin yang menyaksikan pertandingan.

Sebab lihat saja apa yang dilakukan China, pemerintah mereka tidak saja memberikan perhatian penuh kepada para atlit, namun tiap keluarga memberikan porsi besar dalam dunia olahraga guna mengkaderisasi generasi muda sebagai atlet-atlet tunas baru yang mampu menjadi juara. Bukan saja di tingkat Asia, namun juga tingkat dunia.

Hal itu terwujud dari besarnya jumlah atlet muda yang mengikuti Asean Games lalu, porsi mereka lebih besar dibandingkan seniornya, menurut bola.com dari 845 atlet ada sekitar 631-nya merupakan pemain muda yang siap mengasah diri menjelang Olimpiade Tokyo 2020.

Sementara di Indonesia, kita masih butuh waktu banyak untuk melakukan regenerasi secara terstruktur. Pemerintah melalui Presiden Jokowi saat ini mulai giat melakukan perombakan, perubahan yang secara bertahap menuju ke arah yang lebih baik.

Kepada CNN Indonesia, veteran atlet Angkat Besi, Eko Yuli Iriawan mengakui adanya perubahan itu. Mulai dari bonus berupa uang, perhatian jaminan masa depan dan masa tua para atletnya. Mulai dari Olimpiade hingga Asean Games dan SEA Games diperhatikan.

Perhatian ini akan menjadi energi positif yang mampu mengangkat harga diri para atlet, yang masih skeptis dengan dukungan negara dan rakyat. Sebab penderitaan mereka sudah berlangsung cukup lama dan jika hal ini diwujudkan maka generasi muda lainnya akan memberikan porsi besar untuk mengambil komitmen sebagai olahragawan dan olahragawati yang mampu mengukir prestasi sampai ke tingkat dunia, sehingga Energi Indonesia sebagai Energi Asia semakin terwujud. (Redaksi)

Mantan PM Malaysia,Najib Razak Hadapi 21 Tuduhan Pencucian Uang

Posted: 20 Sep 2018 03:44 AM PDT

Mantan PM Malaysia,Najib Razak Hadapi 21 Tuduhan Pencucian UangKUALA LUMPUR, LELEMUKU.COM - Sebanyak total 21 tuduhan pencucian uang akan dikenakan terhadap mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terkait transfer uang sejumlah $681 juta ke rekening pribadinya, kata kepolisian Malaysia,Kamis (20/9), seperti dilaporkan Reuters.

Tuduhan itu mencakup 9 tuduhan menerima uang ilegal, 5 tuduhan menggunakan uang ilegal, dan 7 tuduhan mentransfer uang tersebut ke entitas lain, kata Deputi Inspektur Jenderal Kepolisian Malaysia Noor Rashid Ibrahim dalam sebuah pernyataan.

Najib diperkirakan akan hadir dalam persidangan hari ini, Kamis, yang semua terkait dengan penggelapan uang dari dana pembangunan 1MDB.

Departemen Kehakiman Amerika yang menyelidiki 1MDB menuduh ada $681 juta yang mengalir dari dana itu ke rekening pribadi Najib. (VOA)

PBB Tunjuk Eduardo Stein Utusan Khusus Tangani Migran Venezuela

Posted: 20 Sep 2018 03:35 AM PDT

PBB Tunjuk Eduardo Stein Utusan Khusus Tangani Migran VenezuelaWASHINGTON, LELEMUKU.COM - PBB pada Rabu (19/9), menunjuk mantan Wakil Presiden Guatemala Eduardo Stein sebagai utusan khusus untuk menangani migran dan pengungsi warga Venezuela yang makin bertambah dan membanjiri negara-negara sekitarnya.

Venezuela yang tadinya negara kaya minyak sekarang dilanda kekurangan pangan dan obat-obatan akibat 20 tahun di bawah pemerintahan sosialis. Pemerintahan Presiden Nicolas Maduro menyangkal ada krisis migrasi. Sebaliknya, Maduro mencapnya sebagai berita bohong yang dikobarkan negara asing sebagai alasan untuk menyerbu Venezuela.

PBB memperkirakan 2,3 juta warga Venezuela telah mengungsi selama empat tahun terakhir atau kasarnya 7 persen dari jumlah penduduknya. Banyak di antara mereka pergi ke Kolombia, Ekuador, Peru dan Brazil.

Menurut PBB, Stein akan bekerja untuk melindungi pengungsi Venezuela dan mencari solusi bagi masalah yang terus membesar itu. (VOA)

Tito Karnavian Ingatkan Personil di Tanimbar untuk Kuatkan Solidaritas di Pemilu 2019

Posted: 19 Sep 2018 10:33 PM PDT


SAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian dalam arahannya, yang dibacakan oleh Kepala Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku, AKBP Raymundus Andhi Hedianto, SIK mengingatkan seluruh prajurit TNI dan Polri agar selalu memperkuat solidaritas guna mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) yang aman dan lancar serta menjaga netralitas dengan menjadi penggerak atau garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari segala bentuk kekerasan.

"Hindari tindakan yang dapat mencederai TNI dan Polri, kedepankan langkah proaktif dan optimalkan deteksi dini guna dinamika agar upaya menjaga keamanan di tengah-tengah masyarakat," ingat dia dalam upacara apel gelar pasukan operasi "Mantap Brata Siwalima 2018" dalam rangka pengamanan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019, pada Rabu (19/9).

Kapolri Karnavian juga mengimbau agar seluruh personel tidak terlibat ke dalam kegiatan yang bisa memicu terjadi konflik di suatu daerah, namun harus mendorong dan bergandengan tangan dengan elemen Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Calon Legislatif (Caleg) Partai Politik (Parpol), Pemerintah Daerah (Pemda), Media Massa, Tokoh Masyarakat, Pengawas Pemilu Independen serta seluruh masyarakat secara khususnya di Kepulauan Tanimbar.

"Mengikutsertakan elemen-elemen yang terlibat dalam rencana pengamanan dan dorong elemen KPU, Bawaslu, Caleg Parpol dan masa pendukungnya, pemda, media, tokoh masyarakat pengawas pemilu independen untuk melaksanakan tugas yang diemban dengan peraturan yang berlaku," imbaunya.

Upacara yang dilaksanakan di Halaman Polres MTB itu berjalan lancar, dengan tema "Melalui apel gelar pasukan operasi mantap brata siwalima 2018, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka mewujudkan Kamdagri yang kondusif".

Kegiatan pengamanan tersebut sendiri akan berlangsung selama 397 hari, terhitung dari 20 September 2018 hingga 21 Oktober 2019. Juga turut hadir dalam upacara itu seluruh jajaran Tentara Negera Indonesia (TNI) dan Polri serta Instansi terkait diantaranya Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) MTB, Dinas Perhubungan MTB, Kantor Unit Penyelenggaraan Pelabuhan (UPP) Kelas II Saumlaki, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kejaksaan Saumlaki dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) MTB. (Laura Sobuber)
Bagi ke WA Bagi ke G+