Updated News

Satgas Penanggulangan Bencana Suku Mausu Ane Bangun Pemukiman di Siahari

Satgas Penanggulangan Bencana Suku Mausu Ane Bangun Pemukiman di Siahari


Satgas Penanggulangan Bencana Suku Mausu Ane Bangun Pemukiman di Siahari

Posted: 10 Sep 2018 03:53 PM PDT

MASOHI, LELEMUKU.COM - Kodam XVI/Pattimura melalui Satgas Penanggulangan Bencana Suku Mausu Ane, dengan dibantu warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Mausu Ane dan Maneo Rendah, sejak Sabtu (8/9) bersama-sama membangun pemukiman atau rumah singgah, bertempat di Dusun Siahari,  Kecamatan Seram Timur Kobi,  Kabupaten Malteng, Provinsi Maluku.

Dengan dibantu alat berat Bulldoser Type Tractor D85E-SS mereka melanjutkan kegiatan  perluasan lokasi pemukiman juga membangun beberapa rumah singgah yang terbuat dari kayu.

Pembuatan rumah atau Pemukiman bagi komunitas adat terpencil (KAT) Suku Mausu Ane menargetkan sebanyak 30 Rumah akan dibangun, berdasarkan laporan yang diterima, saat ini telah beberapa rumah yang sudah Jadi.

Pembangunan pemukiman yang sementara dikerjakan ini tidak terlepas dari upaya tuntutan kepentingan masyarakat Suku Mausu Ane dalam pembuatan rumah singgah sehingga mereka tidak lagi tinggal nomaden (berpindah-pindah), sehingga mudah untuk dipantau dan dijangkau.

Pembuatan pemukiman bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Mausu Ane merupakan salah satu langkah yang diambil Kodam XVI/Pattimura dalam memberikan pendampingan bagi mereka dalam jangka panjang, sehingga mereka bisa hidup dengan layak.

Sebagai informasi, saat ini jumlah Warga Suku Mausu Ane yang berada di kamp sebanyak 85 Orang sedangkan yang masih berada di Pedalaman Gunung Maneo sebanyakk 29 Orang. (Pendam16)

Nurul Fitri Purwadi Nilai Metode Bahasa Inggris SD di Tanimbar Kurang Tepat

Posted: 10 Sep 2018 03:47 PM PDT

Nurul Fitri Purwadi Nilai Metode Bahasa Inggris SD di Tanimbar Kurang TepatSAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Penanggung jawab program pelatihan Bahasa Inggris dari Lembaga Bahasa LIA Ngagel, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Nurul Fitri Purwadi menilai metode pengajaran yang digunakan guru dalam mengajar Bahasa Inggris tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku kurang tepat.

Menurut dia saat menyampaikan laporan hasil pelatihan Bahasa Inggris "English For Community Empowerment" di Aula Hotel Galaxy Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel) pada Jumat (7/9), karena hanya sebatas menghafal kosakata dan belum pada kemampuan berkomunikasi serta para guru juga belum menerapkan perencanaan pembelajaran yang baik.

"Bisa dilihat bagaimana mereka belajar bahasa inggris selama ini yaitu adalah sebatas menghafal kosakata, yang membuat mereka sangat lemah dengan topik atau pola belajar Bahasa Inggris di tingkatan sekolah berikutnya," kata dia saat

Nurul mengungkapkan hal tersebut disampaikan berdasarkan pengalamannya bekerjasama dengan Inpex Masela Ltd dan Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Wilayah Papua dan Maluku (SKK Migas Pamalu) dimana pada tahun 2016 hingga 2017 lalu pihaknya berkesempatan mengajarkan Bahasa Inggris untuk 150 peserta dari latar belakang yang beragam, yaitu siswa SD hingga perguruan tinggi serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Daerah (Pemda) MTB.

"Berdasarkan kegiatan kami pada tahun lalu ternyata banyak SD yang belum belajar Bahasa Inggris dan kalaupun ada hanya menghafal kosakata saja karena Bahasa Inggris sendiri masih berupa mata pelajaran opsional sehingga tenaga pengajar Bahasa Inggris praktispun masih sangat kurang," ungapnya.

Nurul pun membeberkan berdasarkan kajian itu, maka Inpex Masela Ltd kembali mempercayai pihaknya sebagai partner untuk implementasi program pelatihan Bahasa Inggris di tahun 2018 ini.

Penerapan program kali ini berfokus kepada para pengajar atau guru tingkat SD, diantarany SD Naskat II Santo Yoseph Lauran, SD Naskat I St Ignasius Olilit Timur, SD Naskat Don Bosco III Saumlaki, SD Naskat Santo Conisius Sifnana, SD Kristen Lermatang dan SD Naskat St Fransiskus Xaverius Bomaki serta 10 calon tenaga pengajar Bahasa Inggris yang saat ini sedang menempuh tingkat akhir di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP), Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS).

"Program di tahun 2018 ini bertujuan untuk memberdayakan guru dengan membekali mereka pengetahuan dam ketrampilan yang diperlukan untuk dapat mengajar Bahasa Inggris dengan efektif dan menyenangkan di SD," beber dia. (Laura Sobuber)

Kodim Tidore Gelar Kemah Bhakti Saka Wira Kartika

Posted: 10 Sep 2018 03:01 PM PDT

Kodim Tidore Gelar Kemah Bhakti Saka Wira Kartika
TIDORE, LELEMUKU.COM - Komando Distrik Militer (Kodim) 1505/Tidore menggelar kemah Bhakti Saka Wira Kartika yang dilaksanakan di Lapangan Makodim 1505/Tidore Kel. Goto Kota Tidore Kepulauan, Minggu (9/9).

Kegiatan yang dibuka oleh Pasiter Kapten Inf Joko Saeranto tersebut diikuti oleh 20 orang peserta anggota baru hasil perekrutan pada mei lalu yang berasal  dari perwakilan Siswa Sma/sederajat se-Kota Tidore.

Dalam kegiatan ini diisi dengan berbagai materi antara lain Krida Navat (Materi membaca peta dan Navigasi Darat), Krida Survival (Kemampuan bertahan hidup di alam), Krida Pioneer (Kemahiran tali temali), Krida Mountenering (Kemampuan menguasai teknik melewati rintangan) dan Krida Penanggulangan Bencana Alam.

Sementara itu dalam keterangannya Dandim 1505/Tidore Letkol Inf Yayat Priyatna Prihatina menyampaikan bahwa pembinaan pramuka ini merupakan upaya menyiapkan generasi muda yang memiliki mental dan daya juang yang tangguh dan tidak mudah menyerah serta menghayati Dasa Darma Pramuka dalam kehidupannya.

Sehingga kelak dapat menciptakan generasi yang memiliki kompetensi sekaligus menyapkan calon-calon pemimpin masa depan. (Penrem152)

Inpex Komitmen Lakukan Program Pemberdayaan Masyarakat di Tanimbar

Posted: 10 Sep 2018 02:33 PM PDT

Inpex Komitmen Lakukan Program Pemberdayaan Masyarakat di TanimbarSAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Perusahaan minyak dan gas bumi, Inpex Masela Ltd berkomitmen terus untuk melakukan sejumlah program pemberdayaan masyarakat (PPM) di  Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku  dalam rangka mendapatkan lisensi sosial sejak dini melalui kepercayaan, penerimaan dan dukungan dari masayarakat asli dimana perusahaan beroperasi dengan menganggarkan 62 persen dari total anggaran PPM sejak tahun 2009, yang diperuntukkan untuk pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat sebesar 36 persen dan pendidikan sebesar 26 persen.

"Walau belum beroperasi bahkan melaksanakan aktifitas migas yang berarti, Inpex Masela melihat bahwa lisensi sosial dalam beroperasi merupakan suatu hal yang fundamental atau dasar dan perlu mendapatkan perhatian khusus," kata Acting Senior Manager Communication and Relation Department Inpex Masela Ltd, Muhamad Berli usai acara menutupan pelatihan Bahasa Inggris "English For Community Empowerment" kepada Lelemuku.com di Aula Hotel Galaxy Saumlaki, pada Jumat (7/9).

Ia menerangkan kegiatan yang dinamai Social Investment atau investasi sosial  itu bahkan telah berlangsung sebelum diterbitkannya Analisi Dampak Lingkungan (AMDAL) pada tahun 2014 lalu bahkan hingga masa berlaku AMDAL tersebut telah selesai sehubungan dengan perubahan konsep pengembangan lapangan gas masela dari fasilitas terapung lepas pantai (Offshore) ke fasilitas di darat (Onshore) pada tahun 2016.

Berli menuturkan industri migas sangat dinamis dan dikategorikan sebagai energi yang tidak terbarukan, maka pihaknyamelihat bahwa keberadaan perusahaan tidak akan selamanya berada di wilayah kerjanya. Maka program sosial yang telah dirintis Inpex Masela Ltd sejak tahun 2009 tidak hanya terbatas kepada implementasi program saja namun sudah mengarah kepada upaya menciptakan keberlanjutan melalui keterlibatan semua pihak.

Acting Senior Manager Communication and Relation Department Inpex Masela Ltd inipun berharap program-program yang dilakukan tersebut dapat berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperluas kesempatan ekonomi masyarakat agar dapat tumbuh kembang bersama-sama dengan proyek lapangan gas abadi wilayah kerja Masela.

"Upaya itu telah membuahkan hasil dengan dianugerahkannya Inpex sebagai perusahaan swasta dengan program CSR terbaik atau mendapatkan medali emas untuk kategori program CSR berbasis pengembangan masyarakat tahun 2018 oleh Public Relations Indonesia Awards (PRIA)", terangnya. (Laura Sobuber)

Endro Satoto Hadiri Puncak Haornas dan Kirab Obor Asian Para Games 2018

Posted: 10 Sep 2018 02:09 PM PDT

Endro Satoto Hadiri Puncak Haornas dan Kirab Obor Asian Para Games 2018TERNATE, LELEMUKU.COM - Komandan Korem (Danrem) 152/Babullah Kolonel Inf Endro Satoto, S.I.P., M.M.,  menghadiri acara puncak Hari Olah Raga Nasional sekaligus prosesi dimulainya kirab obor Nusantara Asian Para Games 2018 yang dipusatkan di Stadion Gelora Kie Raha Ternate Tengah pada Minggu (9/9).

Kegiatan yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Olahraga Imam Nachrawi, Perwakilan Panglima TNI dan perwakilan Kapolri, Forkopimda Malut dan Kabupaten/Kota, para atlet dan tamu undangan serta para siswa siswi dan ASN Kota Ternate.

Acara yang dikemas dalam konsep open set tersebut meskipun sebelumnya Kota Ternate diguyur hujan deras bahkan hingga acara dimulaipun masih gerimis namun tidak mengurangi kehidmatan pelaksanaan yang diawali penancapan Torch oleh Walikota Ternate Dr. Burhan Abdurahman, kemudian dilanjutkan Flas Mob pertunjukan seni, paduan suara dan tarian kolosal khas maluku antara lain 5.000 penari soya-soya, cokoiba dan baramasuen.

Selain itu juga turut diramaikan oleh artis ibu kota maupun lokal yang sagat menarik perhatian audience yang hadir hingga mendekat ke panggung.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan Torch dari Menpora kepada Ketua Umum INAPGOC untuk selanjutnya Torch sendiri akan diarak keliling nusantara, seperi halnya setelah di Ternate ini akan dilanjutkan etape kedua di Makassar Sulsel. (Penrem152)

Doly Heriyadi Pimpin Sertijab Kabagren Polres Tikep dan Kapolsek Oba

Posted: 10 Sep 2018 02:02 PM PDT

Doly Heriyadi Pimpin Sertijab Kabagren Polres Tikep dan Kapolsek ObaTIDORE, LELEMUKU.COM - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara, AKBP Doly Heriyadi,SIK,M.Si memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kabag Ren Polres Tikep dan Kapolsek Oba yang dilaksanakan di Halaman Apel Polres Tikep pada Senin (10/9).

Upacara sertijab ini dihadiri oleh Para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, para Perwira Polres Tidore Kepulauan, anggota perwakilan Polres dan Polsek jajaran Polres Tidore Kepulauan serta Ketua dan Bhayangkari cabang Polres Tidore.

Berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Maluku Utara NOMOR : KEP / 220 / VIII / 2018 tanggal 21 Agustus 2018. Tentang Pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Maluku Utara, Kompol Muhammad Arif yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ren Polres Halteng Polda Malut dipercayakan menjadi Kabag Ren Polres Tikep Polda Malut.

Ipda Syamsul Bahri,S.T.K diberhentikan dari jabatan lama selaku PS Kapolsek Oba Polres Tikep Polda Malut dan diangkat dalam jabatan baru Pama Ro SDM Polda Malut dan Ipda Efrian Mustaqim Batiti diberhentikan dari jabatan lama selaku PS Kapolsek Sahu Polres Halbar Polda Malut dan diangkat dalam jabatan baru sebagai PS Kapolsek Oba Polres Tikep Polda Malut.

Dalam sambutannya, Kapolres Tidore AKBP Doly Heriyadi,SIK,M.Si menyampaikan amanat intinya bahwa jabatan merupakan suatu amanah dari Tuhan Yang Maha Esa serta kepercayaan dari pimpinan polri oleh karena itu segera tingkatkan kinerja masing- masing dengan tetap mengacu kepada program Prometer Kapolri, sehingga kehadiran polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kapolres Tidore juga mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada pejabat yang baru serta dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru, dan menyampaikan penghargaan setinggi- tingginya kepada pejabat yang lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Tidore Kepulauan.(HumasPoldaMalut)

Lembaga Bahasa LIA Latih Teknik Pembelajaran Bahasa Inggris di Tanimbar

Posted: 10 Sep 2018 01:39 PM PDT

Lembaga Bahasa LIA Latih Teknik Pembelajaran Bahasa Inggris di TanimbarSAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Lembaga Bahasa LIA yang diwakili oleh LB LIA Ngagel, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur yang bekerjasama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Wilayah Papua dan Maluku (SKK Migas Pamalu) dan Inpex Masela Ltd melatih teknik pembelajaran Bahasa Inggris yang Interaktif dan menyenangkan kepada 20 peserta di Tanimbar.

Para peserta itu yang terdiri dari 10 pengajar tingkat SD, diantaranya SD Naskat II Santo Yoseph Lauran, SD Naskat I St Ignasius Olilit Timur, SD Naskat Don Bosco III Saumlaki, SD Naskat Santo Conisius Sifnana, SD Kristen Lermatang dan SD Naskat St Fransiskus Xaverius Bomaki serta 10 calon tenaga pengajar Bahasa Inggris yang saat ini sedang menempuh tingkat akhir Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP), Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS).

Penanggung jawab program pelatihan Bahasa Inggris dari Lembaga LIA Ngagel, Nurul Fitri Purwadi mengatakan selama program berlangsung banyak hal yang dipelajari oleh peserta pelatihan diantaranya teori pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak-anak, ketrampilan berbahasa, teknik-teknik mengajar untuk semua kemampuan, yaitu mendengar, berbicara, membaca dan menulis. Kemudian manajemen kelas, perencanaan pembelajaran, ketrampilan abad 21 yaitu kolaborasi, komunikasi, kreativitas dan berpikir kristis serta praktek mengajar di SD.

"Program ini terdiri dari sesi lokakarya yang berlangsung selama 54 jam dan dilaksanakan di Pendopo Rumah Bupati MTB dan gedung STKIP Saumlaki serta sesi praktek mengajar yang dilaksanakan di 6 sekolah yang berada di Sifnana, Olilit, Lauran, Saumlaki, Bomaki dan Lermatang," kata dia saat menyampaikan laporan penutupan kegiatan pelatihan itu di Aula Hotel Galaxy Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel), pada Jumat (7/9).

Nurul menuturkan dari pengamatannya, diketahui bahwa para peserta antusias dalam mempelajari teknik-teknik pembelajaran Bahasa Inggris yang interaktif dan menyenangkan tersebut serta mereka menyampaikan jika mereka sangat terbantu dengan pelatihan itu karena dapat membekali mereka dengan ketrampilan yang dapat diaplikasikan secara langsung dalam proses pembelajaran, tidak hanya untuk muatan lokal Bahasa Inggris saja tetapi untuk pembelajaran tematik Kurikulum 2013 (K13).

Pihaknya bersama Inpex Masela Ltd sebagai penyelenggara pun berharap semua peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah masing-masing dan membagikannya juga kepada rekan guru yang tidak mengikuti program tersebut agar di masa mendatang akan semakin banyak guru yang dapat membuat pembelajaran Bahasa Inggris lebih mudah dimengerti dan disenangi oleh siswa SD di Bumi Duan Lolat itu.

"Dalam jangka panjang diharapkan generasi muda di Tanimbar ini memiliki daya saing yang tinggi karena memiliki kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, selain juga menjunjung tinggi budaya dan bahasa lokal," harap Nurul. (Laura Sobuber)

Anderias Rentanubun Dilantik Jadi Ketua KONI Malra 2018-2022

Posted: 10 Sep 2018 01:27 PM PDT

Anderias Rentanubun Dilantik Jadi Ketua KONI Malra 2018-2022 
LANGGUR, LELEMUKU.COM - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Provinsi Maluku periode 2018-2022 yang diketuai Ir.Anderias Rentanubun resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Propinsi Maluku Tonny D Pariela. Pelantikan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Selasa (10/9).

Dalam sambutannya Ketum KONI Provinsi Maluku mengatakan agar pengurus KONI yang baru dilantik harus memberikan sumbangsih saran, pemikiran tentang pembangunan olahraga khususnya, pembangunan karakter secara menyeluruh.

"Untuk itu pengurus yang baru harus mampu membuktikan bahwa Maluku Tenggara menjadi Kabupaten yang menghasilkan sumber daya manusia yang mempunyai kecerdasan yang luar biasa dalam bidang olahraga. Karena bagaimanapun kita tahu bahwa Maluku memiliki segudang pengalaman olahraga," ujarnya.

Menurut Tonny D Pariela, Pengurus KONI yang baru juga harus meningkatkan pendidikan dan pelatihan atlet, sehingga benar-benar menghasilkan atlet yang berkualitas di masa yang akan datang.

Lanjut Tonny D Pariela mengatakan Pelantikan KONI Maluku Tenggara selain merupakan tuntutan organisasi tetapi sekaligus merupakan momen konsolidasi dan pengembangan tugas-tugas bersama untuk meningkatkan mutu olahraga di Maluku Tenggara.

"Melalui pengurus yang baru dilantik, diharapkan berbagai program dan kegiatan untuk pengembangan dunia olahraga di Maluku Tenggara benar-benar dapat mengalami kemajuan yang signifikan," ujarnya. (DiskominfoMalra)

Burhan Abdurahman Pimpin Penyambutan Lentera Api Asian Para Games 2018 di Ternate

Posted: 10 Sep 2018 01:19 PM PDT

Burhan Abdurahman Pimpin Penyambutan Lentera Api Asian Para Games 2018 di TernateTERNATE, LELEMUKU.COM - Setelah melewati perjalanan panjang dari kantor National Paralympic Comittee (NPC) di Jalan Ir. Sutami, Solo, Lentera Api dan Obor Asian Para Gamas 2018, Sabtu (8/9) kemarin sekira pukul 12:00 WIT, akhirnya tiba di Bandara Sultan Babullah Ternate Provinsi Maluku Utara.

Setelah melalui prosesi penjemputan di Bandara Sultan Babullah Ternate, Lentera Api dan Obor Asian Para Games langsung dibawa menuju Keraton Kesultanan Ternate.

Di Keraton, penyambutan Lentera Api Asian Para Games dilakukan dengan tarian Cakaleke, selanjutnya Lentera Api Asian Para Gamas kemudian diserahkan oleh Sekjen Inabgob Bayu Rahardian, yang juga Asdep Olahraga Layanan Khusus dan Tradisional Kemenpora, kepada Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman selaku Jogugu Kadato (Perdana Menteri Kesultanan-red) Sedangkan Obor Asian Para Games diserahkan kepada Kimalaha Marsaoly.

Selanjutnya Lentera Api dan Obor Asian Para Games diserahkan ke Fanyira Soa Ngare atau Keluarga Sultan, untuk selanjutnya di inapkan di Keraton hingga Minggu (9/9) pagi, kemudian diarak menuju ke Landmark, yang merupakan lokasi acara Asian Para Games di Ternate.

Sebelum di lepas pada, Minggu (9/9/2018) pagi pukul 08.00 WIT, berbagai acara ritual dilaksanakan di Keraton termasuk pemberian gelar Kepada Menpora Imam Nahrawi.

"Saya akan menerima obor Asian Para Games dari Menteri Pemuda dan Olahraga di depan Landmark besok. Sebelumnya Obor tersebut telah melewati beberapa pejabat tinggi Maluku Utara,  seperti Kapolda, Danrem, Kejati dan Menpora. Sebelum nanti diarak ke Stadion Gelora Kie Raha yang merupakan lokasi puncak perayaan Haornas 2018," kata Walikota Ternate, Dr. H. Burhan Abdurahman, SH, MM.

Kata dia, berbagai kegiatan termasuk Sepeda Nusantara 10 Km juga akan finish di Landmark yang dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan seperti festival kuliner, promosi Asian Para Games 2018 dan berbagai acara hiburan lainnya.

"Bagi Pemkot dan seluruh masyarakat kota Ternate, kedatangan Obor Asian Para Games ini merupakan suatu kebanggaan, sekaligus kepercayaan yang sangat kuat dari pemerintah pusat, dan ini menjadi momentum untuk kebangkitan olahraga di Bumi Moloku Kie Raha," kata Wali Kota dua periode itu.

Sementara itu, Sekjen Inabgob Bayu Rahardian mengatakan, kobaran spirit api obor Asian Para Gemes 2018 dimulai dari Ternate,  setelah sehari sebelumnya apinya diambil dari Merapen, Solo, Jawa Tengah yang merupakan rangkaian Games Time Asian Para Games yang puncaknya pada tanggal 6 hingga 13 Oktober di Jakarta.

"Eforia bangsa Indonesia yang mendapat peringkat ke empat di Asian Games, adalah momentum untuk semangat dan energi agar bisa berada di rengking 8 dengan harapan bisa melesat naik hingga di posisi 5 besar," kata Bayu.

Meski demikian, menurut Bayu event ini bukan semata-mata prestasi, namun lebih ke sisi humanity dengan harapan bisa sukses dari kegiatan awalnya pawai obor hingga sukses penyelenggarannya.

"Mereka yang akan bertanding di Asian Para Games, merupakan kualifikasi untuk Tokyo Paralympic Games 2020. Sukses Asian Para Games merupakan sukses Indonesia dengan harapan bisa menjadi Negara yang ramah bagi para penyandang disabilitas," pungkasnya.

Menurut JPPN.com Ratusan penari terlibat, puluhan ribu penonton datang menyaksikan dari unsur masyarakat umum dan pelajar. Mereka tak surut meski sempat ada hujan deras mengguyur.

Sutradara acara Ibrahim Yulianto mengaku puas melihat penampilan para penari. Meski ada kekhawatiran bahwa hujan deras akan menjadikan lpangan licin dan becek, pertunjukan bisa berjalan dengan lancar.

"Saya senang, meski sempat mundur dari jadwal karena hujan yang sangat deras, kegiatan tetap berjalan dengan maksimal,masyarkat pun antusias," katanya.

Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi mengakui sempat deg-degan karena hujan tak kunjung berhenti mulai Minggu sore sampai malam hari. Tapi, dia yakin bahwa hujan bukanlah musibah, tapi rahmat dari Allah SWT.

"Ternyata acara tetap bisa berjalan, saya juga bisa merasakan hujan rahmat dari bumi Ternate ini. Sedikit basah-basahan, tapi acara tetap sukses, tetap berjalan sesuai dengan harapan, masyarakat pun senang dan terpuaskan," ungkap Imam.

Imam juga mengapresiasi adanya penghargaan yang diberikan serta tarian kolosal yang mengangkat budaya ternate dengan kemasan yang luar biasa. Konser kolosal bertajuk Timurku Indonesia Berjaya tersebut menampilkan tarian khas Ternate, Maluku Utara, dan juga sampai olahraga tradisional bambu gila.

Selain itu, ada juga penyanyi yang membuat tradisi timur kembali terangkat dengan kemasan yang apik, Yopie Latul. Pertunjukan kembang api selama 3 menit dan performa dari penyanyi Cakhra Khan, menurut Imam mampu menutup kegiatan dengan sempurna. (DiskomsandiTernate/JPNN)

Kabupaten Kepulauan Tanimbar Masuk Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP)

Posted: 10 Sep 2018 12:27 PM PDT

Kabupaten Kepulauan Tanimbar Masuk Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP)JAKARTA, LELEMUKU.COM - Tindak lanjut dari dikeluarkannya Ijin Prakarsa oleh Presiden RI untuk perubahan nama Kabupaten Maluku Tenggara Barat maka dilakukan pertemuan lintas kementerian, Pemerintah Provinsi Maluku dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggata Barat.

Hal ini dilakukan pada Senin (10/9) di Jakarta, untuk membahas Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Perubahan Nama Kabupaten Maluku Tenggara Barat Menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar di Provinsi Maluku.

Sesuai ketentuan Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, perubahan nama daerah ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.

Dengan demikian setelah pembahasan, RPP ini akan diproses untuk disampaikan kepada Presiden RI dan ditetapkan menjadi Peraturan Pemerintah. (HumasMTB)

Muhamad Berli Harap Budidaya Rumput Laut di Tanimbar Terus Berlanjut

Posted: 09 Sep 2018 10:05 PM PDT

Muhamad Berli Harap Budidaya Rumput Laut di Tanimbar Terus BerlanjutSAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Acting Senior Manager Communication and Relation Department Inpex Masela Ltd, Muhamad Berli berharap  program pelatihan budidaya rumput laut di Desa Latdalam, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku sejak tahun 2016 hingga 2018 ini agar selalu berkesinambungan.

Dikatakan, upaya pemberdayaan masyarakat lokal ini akan kembali didiskusikan dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Wilayah Papua dan Maluku (SKK Migas Pamalu) dalam waktu dekat.

"Keberhasilan mereka untuk budidaya rumput laut hingga mencapai 10 ton basah pada Bulan Maret 2017 lalu dengan pola pembinaan yang sekarang itu mereka anggap sangat bermanfaat dan mereka berharap untuk tetap berlanjut nanti akan kami coba diskusikan di pusat dengan SKK Migas supaya ini bisa berkesinambungan," harap dia usai acara menutupan pelatihan Bahasa Inggris "English For Community Empowerment" kepada Lelemuku.com di Aula Hotel Galaxy Saumlaki.

Berli juga menambahkan jika salah satu program dari Social Investment, yaitu untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di wilayah operasi Inpex Masela Ltd tersebut jika kembali dikembangkan maka dirinya menginginkan agar pelatihan rumput laut itu bisa menyebar ke wilayah lain di Kepulauan Tanimbar agar manfaatnya bisa dirasakan secara menyeluruh.

"Tentu program ini bila mana bisa dikembangkan, kita harapkan juga bukan di satu wilayah saja tetapi di daerah-daerah atau desa lain sehingga ini bisa bermanfaat bagi wilayah-wilayah yang belum terjamah atau tersentuh oleh program semacam ini," tambahnya.

Berikut beberapa keuntungan dari pelatihan rumput laut yang sudah dicapai oleh petani rumput laut di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel) dalam kurun waktu 3 tahun, diantaranya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan Desa tersebut dimana proses perencanaan dilakukan sesuai alur atau siklus perencanaan desa dan konsistensi rencana dan implementasi pada kegiatan pemberdayaan masyarakat termasuk pengembangan kegiatan budidaya rumput lalut.

Selain itu tumbuhnya kesadaran anggota kelompok Wermas dan Rumyaar tentang manfaat berkelompok terutama dalam hal pentingnya interaksi anggota, tukar menukar informasi dan kemampuan mengeluarkan pendapat dan meningkatkan kesadaran dan wawasan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Ngurmase tentang pentingnya pengelolaan administrasi, manajemen dan kemitraan Bumdes dalam mengembangkan usaha. Serta meningkatkan kesadaran pemangku kepentingan tentang arti pentingnya wujud kolaborasi dan sinergi dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. (Laura Sobuber)
Bagi ke WA Bagi ke G+