Updated News

Alami Tindak Kekerasan, Polisi Amankan Buruh Proyek Milik Kemenkumham

Alami Tindak Kekerasan, Polisi Amankan Buruh Proyek Milik Kemenkumham


Alami Tindak Kekerasan, Polisi Amankan Buruh Proyek Milik Kemenkumham

Posted: 02 Oct 2018 01:49 PM PDT

Alami Tindak Kekerasan, Polisi Amankan Buruh Proyek Milik Kemenkumham
SAUMLAKI, LELEMUKU.COM -  Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku amankan 23 buruh bangunan pada proyek milik  Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI , Kantor Wilayah (Kanwil) Maluku, Cabang Rutan Saumlaki yang diduga mengalami tindak kekerasan dan mengalami tekanan dari pengawas dan pengelola proyek pembangunan yang terletak di Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel) pada Selasa (2/10).

Pengamanan yang mengerahkan 1 unit Kendaraan milik Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres MTB ini dilakukan setelah adanya laporan kekerasan terhadap para pekerja pada proyek pembangunan Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Saumlaki melalui kontraktor pelaksana PT. Maega Anugerah Sejahtera dan konsultan pengawasnya CV. Sukma Lestari.

Kapolres MTB, AKBP Raymundus Andhi Hedianto,S.I.K menyatakan pengamanan para pekerja ini dilakukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan setelah beberapa pekerja dianiaya secara fisik dan ditekan secara mental.

Menurut pengakuan salah satu buruh bernama Arman, tindakan kekerasan ini dilakukan setelah mereka dianggap melawan keputusan perusahaan yang menegaskan agar mereka melakukan kerja borongan setelah sebelumnya bekerja dengan perjanjian berpola harian.

"Kenapa kami baru diminta borongan dengan waktu yang singkat padahal kami tidak mau. Sebenarnya kami tidak sanggup. Tapi dipaksa karena ada tekanan untuk kerja borongan," kata dia saat ditanyai wartawan di lokasi proyek.

Diungkapkan meski dipaksa kerja borongan sejak Senin (1/10) lalu melalui surat peryataan yang kemudian ditolak, upah harian mereka senilai Rp160.000 ini belum dibayar penuh dan ditunggak selama 2 minggu. Total tunggakan itu mencapai Rp31.281.000 yang belum dibayar ke para pekerja.

"Kami tertekan untuk lakukan borongan kerja. Sementara perusahaan tahan KTP dan masih mencari alasan sedangkan uangnya belum pernah dikasih," ujar Arman.

Ia mengatakan tujuan dirinya dan rekan-rekan buruh untuk meminta perlindungan aparat keamanan dari pihak-pihak yang menekan mereka selama bekerja pada proyek ini.

"Karena melawan, rekan kami dipukuli dan kakinya diketok dengan besi, satunya dipukul hingga masuk ke selokan. Akhirnya kami melawan dan kembali ditekan sama orang-orang yang diperintah dari perusahaan," ujar dia.

Ia menjelaskan waktu tuntutan untuk menuntaskan pekerjaan ini terbilang singkat yakni 55 hari sejak pernyataan di tawarkan pada 1 Oktober lalu. Sehingga hal ini merupakan beban yang dinilai berat oleh ke 23 orang pria asal Provinsi Jawa Tengah ini.

Alami Tindak Kekerasan, Polisi Amankan Buruh Proyek Milik KemenkumhamSaat dikonfirmasi wartawan, Direktur PT. Maega Anugerah Sejahtera, Lince Serin mengklaim tidak mengabaikan hak para buruh dan telah memenuhi permintaan mereka.

"Kapan saya biarkan tukang terlantar, kontraktor siapa yang bisa kasih makan tukang dengan ayam potong? Kami berikan mereka makanan porsi lengkap. Cuma kemarin masalah keterlambatan, karena uang masuk pada hari Sabtu (29/9) saat saya ada di Jawa,  dan saya terpaksa minta orang dari bank untuk kasih uang ke tukang," ujar dia.

Terkait kekerasan terhadap pekerja pada proyek yang ditanganinya ini Lince lepas tangan dan menyatakan itu merupakan urusan pribadi antara FM, staff perusahaan yang dipercayakan menangani proyek tersebut dengan para buruh yang menjadi korban kekerasan.

"Itu urusan FM dengan kepala tukang. Sebab saat dia lakukan itu, saya ada di Surabaya," ujar dia.

Dijabarkan, pembayaran buruh yang dituding sebagai pemicu kekerasan. Dia merinci dari perhitungan bersama dengan kepala buruh, pihaknya mendapat angka Rp87 juta lebih. Sementara diklaim telah memberikan uang tunai sebesar Rp90 juta. Sementara angka koreksi yang diberikan para buruh adalah Rp112 juta.

"Selisih pembayaran Rp22juta itu akan dipenuhi setelah hitungannya telah tepat dan saya tiba di Saumlaki. Selanjutnya saya  akan melakukan perubahan perjanjian dari harian ke borongan. Saat tanda tangan saya akan bayaran muka untuk 2 minggu, dengan catatan mereka kerja sesuai target," papar dia.

Selanjutnya  ia menuding pemicu perlawanan para buruh yang selama bekerja belum ada perjanjian kerja dengan perusahaan tersebut adalah satpam yang dinilai mengambil untung dari para buruh. Sebab Lince mengakui dirinya melalui FM yang telah membiayai akomodasi dan transportasi para buruh dari Jawa hingga ke Saumlaki.

"Mereka kemudian kerja sudah tiga hari ini, sementara kerja pagi hari ini satpam datang langsung masuk dan bicara dengan kepala tukang. Sementara kepala tukang seharusnya lapor ke FM, jangan langkahi. FM tersinggung dan emosi kemudian panggil kepala tukang dan langsung 'fight' dia disitu," ujar dia. (Albert Batlayeri)

Pemkot Ambon Gelar Sosialisasi Perwujudan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan

Posted: 02 Oct 2018 01:46 PM PDT

Pemkot Ambon Gelar Sosialisasi Perwujudan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan
AMBON, LELEMUKU.COM - Walikota Ambon, Provinsi Maluku, Richard Louhenapessy menugaskan seluruh Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mensosialisasikan perwujudan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan kepada seluruh sekolah, baik SD,SMP maupun SMA yang ada di Kota Ambon.

Adapun tujuan dari sosialisasi tersebut adalah mewujudkan Kota Ambon menjadi Kota yang bersih dan sehat dengan melakukan pengurangan sampah 30% dan penanganan sampah 70% sebagaimana dirumuskan dalam Kebijakan Strategi Daerah (Jakstrada) Kota Ambon dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga, yang dimulai dari sekolah-sekolah.

Untuk itu Pemerintah Kota Ambon terus mendorong terciptanya sekolah yang berwawasan lingkungan yang lebih dikenal dengan program sekolah Adiwiyata.

Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Sehingga diharapkan keterlibatan semua warga sekolah (baik guru maupun siswa) guna mewujudkan budaya hidup bersih dan sehat. (DiskominfoAmbon)

Hartanto Pimpin Kenaikan Pangkat Prajurit Korem Binaiya

Posted: 02 Oct 2018 01:35 PM PDT

Hartanto Pimpin Kenaikan Pangkat Prajurit Korem BinaiyaAMBON, LELEMUKU.COM - Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 151/Binaiya, Kolonel Inf Hartono, S.I.P pimpin pelaksanaan Acara  Korps Raport kenaikan pangkat bagi Prajurit dan PNS jajaran Korem 151/Bny bertempat di Lapangan Upacara, Makorem 151/Bny, Kota Ambon, Provinsi Maluku pada Senin (1/10).

"Perlu kita ketahui bahwa kenaikan pangkat pada hakekatnya merupakan wujud penghargaan Negara dan TNI kepada para prajuritnya, atas prestasi dan pengabdiannya kepada Negara dan Bangsa," dalam sambutanya Danrem.

Hartono mengharapkan para prajurit dapat selalu meningkatkan prestasi diri melalui pengabdian yang tulus kepada NKRI.

"Untuk itu, kepada prajurit, PNS yang naik Pangkat kali ini, kalian harus bersyukur. Jadikan kehormatan dan kebanggaan kali ini untuk terus memotivasi diri pada pengabdian tugas," tambah Danrem.

Turut hadir dalam acara Korps Raport tersebut Para Kasi, Pasi, Kabalak Korem 151/Binaiya, Prajurit Yonif 731/Kabaresi, Prajurit Yonif 711/Raksatama serta Prajurit dan PNS Korem 151/Binaiya, Persit Koorcab Rem 151 dan Istri Prajurit yang naik pangkat. (Penrem151)

Kodim Tobelo Terima Senjata Api Rakitan dan Amunisi dari Warga

Posted: 02 Oct 2018 01:21 PM PDT

Kodim Tobelo Terima Senjata Api Rakitan dan Amunisi dari WargaTOBELO, LELEMUKU.COM - Personel TNI dari Unit Intel Kodim 1508/Tobelo yakni Sertu Chonly Tubalawony dan Serda Yoapdon R Djorebe menerima senjata api rakitan laras pendek serta 5 butir munisi dengan rincian 3 butir munisi 7.62 tipe MF WT 1942, 2 butir munisi 5.56 tipe CO PIN yang diserahkan oleh masyarakat Kecamatan Galela Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara pada Minggu (30/9).

Berawal adanya informasi dari masyarakat terkait salah satu warga di Kecamatan Galela Selatan yang menyimpan Senjata Api Rakitan. Atas laporan tersebut kemudian dilaporkan ke Batihops Unit Intel Serma Dora dan di tindak lanjuti dilaporkan ke Dandim.

Setelah personel Unit Intel Dim 1508/Tbl, melakukan beberapa kali pertemuan dengan sasaran yang dimaksud dan memberikan penjelasan tentang bahaya memiliki senjata api rakitan, sehingga akhirnya dengan sukarela menyerahkan ke aparat TNI.

Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Tri Sugiarto saat dikonfirmasi awak media menyampaikan, Ini merupakan contoh yang baik, dan kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang telah menyerahkan senpi rakitan secara ikhlas atau sukarela kepada TNI. Untuk barang bukti telah diamankan di Kodim 1508/Tobelo, ujarnya.

"Hal ini juga tidak lepas dari imbauan anggota kami kepada masyarakat serta kedekatan atau kepercayaan masyarakat kepada TNI serta mengharapkan agar masyarakat yang masih menyimpan senjata api agar segera menyerahkan kepada pihak yang berwajib," ungkap Dandim. (Penrem152)

Gempa Bumi Latuhalat Tidak Berpotensi Tsunami

Posted: 02 Oct 2018 01:04 PM PDT

Gempa Bumi 2,4 SR di Latuhalat Tidak Berpotensi Tsunami
AMBON, LELEMUKU.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Ambon menyatakan gempabumi tektonik yang berpusat di Latuhalat, Kota Ambon, Provinsi Maluku pada Selasa (2/10)  tidak berpotensi tsunami.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Abraham F. Mustamu, S.Si, M.M, hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempabumi terjadi pada pukul 19:07:15 WIT dengan kekuatan M 2.4. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.82 LS dan 128.17 BT, tepatnya di laut 12 km Selatan Ambon pada kedalaman 10 km.

"Berdasarkan informasi warga, intensitas guncangan gempabumi tersebut dirasakan di Latuhalat-Ambon I SIG-BMKG (I-II MMI). Di daerah tersebut, guncangan gempabumi dirasakan oleh beberapa orang. Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan kerusakan maupun korban," ujar dia.

Ditinjau dari kedalaman hiposenter, gempabumi ini merupakan gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar lokal yang menyebabkan terjadi deformasi batuan, sehingga memicu terjadinya gempabumi.

"Meskipun dangkal dan terjadi di laut, gempabumi ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami," papar dia.

Mustamu menyatakan terkait dengan peristiwa ini tidak terjadi aktivitas gempabumi susulan. Sehingga masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG serta arahan dari BPBD.

"Khususnya masyarakat di pesisir pantai dihimbau agar tidak terpancing isu, karena gempabumi yang terjadi Tidak berpotensi tsunami," imbau dia.

Selain di Latuhalat, 2 gempa terbaru di Provinsi Maluku hingga Rabu (3/10) dini hari adalah magnitudo 3.0 SR pada pukul 1:51 WIT pada 23 km Timurlaut, Wahai, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dengan kedalaman 60 km. Serta gempa 3.5 SR pada pukul 2:31 WIT di Tenggara Ambalau, Kabupaten Buru Selatan dan 77 km Baratdaya Kota Ambon dengan kedalaman 10 km. (Albert Batlayeri)

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, 178 Prajurit Korem Babullah Naik Pangkat

Posted: 02 Oct 2018 12:56 PM PDT

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, 178 Prajurit Korem Babullah Naik Pangkat
TERNATE, LELEMUKU.COM - Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Korem 152/Babullah menggelar upacara yang dilaksanakan di Lapangan Makorem 152/Babullah Jl. A.M. Kamarudin No. 1 Kelurahan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara, kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Endro Satoto, S.I.P., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pakumrem 152/Babullah Mayor Chk Hotma Lucky Nainggolan sebagai Komandan Upacara serta diikuti oleh seluruh Prajurit dan PNS TNI AD jajaran Korem 152/Babullah.

Dalam kegiatan upacara tersebut juga dilaksanakan pembacaan teks pancasila, mengheningkan cipta serta pembacaan ikrar kesetiaan

Dalam keterangannya Kapenrem 152/Babullah Mayor Inf Iriono menyampaikan bahwa selain upacara, sejumlah 178 Prajurit Korem 152/Babullah mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat 1 tingkat lebih tinggi melalui upacara Corps Raport yang dilaskanakan di Aula Makorem Babullah.

Acara Corps Raport yang dipimpin oleh Danrem Endro Satotoserta dihadiri oleh Para Dandim, Para Kabalak, Kasi/Pasi, Prajurit Korem 152/Babullah.

Dalam amanatnya Danrem menyampaikan bahwa dalam kehidupan Militer, kenaikan pangkat adalah suatu kehormatan yang patut disyukuri, karena kenaikan pangkat itu diberikan kepada setiap prajurit TNI yang mampu menunjukan prestasi, dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang tinggi sesuai dengan tugas yang diembannya, dan dalam kehidupan militer terselip unsur kesejahteraan bagi setiap prajurit.

"Anugerah kenaikan pangkat ini bukan merupakan suatu hadiah, melainkan suatu kepercayaan dari Pimpinan TNI, Bangsa dan Negara dan juga merupakan suatu amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Sebagai suatu kepercayaan, kenaikan pangkat ini menuntut kepada setiap Prajurit untuk mempertaruhkan semua kemampuan yang dimiliki untuk kepentingan dinas/satuan agar senantiasa dapat melakukan yang terbaik, selaras dengan pangkat dan jabatan yang disandangnya," ujar Satoto.

Danrem berharap agar setiap prajurit yang naik pangkat dapat menjalankan kepercayan dan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya, serta dapat meningkatkan kinerja secara optimal untuk memajukan Organisasi TNI-AD khususnya di Korem 152/Babullah.

Sementara itu dalam keterangannya Kepala Seksi Personel Letkol Caj Waskito dalam keterangannya menyampaikan bahwa dalam periode ini Prajurit jajaran Korem 152/Babullah yang naik pangkat sejumlah 4 Perwira Menengah, 2 Perwira Pertama, 89 Bintara dan 83 Tamtama. (Penrem152)

Satpol PP Gelar Kejuaraan Karate Pelajar di Kepulauan Tanimbar

Posted: 02 Oct 2018 02:22 AM PDT

Satpol PP Gelar Kejuaraan Karate Pelajar di Kepulauan TanimbarSAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Guna memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-19  Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) tahun 2018 panitia melalui Satpol PP dan PB Forki MTB melaksanakan Pembukaan Kejuaraan Karate untuk Siswa/Siswi tingkat SD, SMP dan SMA/SMK pada Senin (1/10) pukul 12.00 WIT di Lantai I Kantor Bupati, Jln Ir. Soekarno, Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel).

Kegiatan yang sekaligus mencanangkan pembukaan Latihan Karate bagi Anggota Satuan Polisi Pamong Praja MTB ini dibuka oleh Asisten Bid.Pembangunan, Ekonomi dan Kemasyarakatan Setda MTB, dr. Edwin Tomasoa.

Dalam sambutannya, Bupati Petrus Falolon melalui dr. Tomasoa mengajak para peserta yang terdiri dari 76 siswa-Siswi tingkat SD, SMP dan SMA/SMK dari Perguruan Karate pada 4 Kecamatan yakni Tansel, Tanimbar Utara, Molu Maru dan Selaru ini untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan mampu menunjukkan kemampuan terbaik.

"Saya mengharapkan kejuaran ini bisa menghasilkan atlet yang berprestasi dan bisa mewakili Kabupaten ini di kanca nasional," ujar dia.

Ia juga mengharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan oleh pihak-pihak terkait, sehingga pengembangan olahraga di Kepulauan Tanimbar dapat terus terwujud dengan baik.

"Mengharapkan forki bisa terus membuat pertandingan-pertandingan seperti ini guna menghasilkan bibit-bibit karateka yang handal dan dengan dibukanya pusat pelatihan karate di Satpol PP Kab.MTB, dapat menunjang Tupoksi Satpol PP khususnya Satpol PP MTB di lapangan," ujar dia.

Satpol PP Gelar Kejuaraan Karate Pelajar di Kepulauan TanimbarMenurut dia maksud dan tujuan kegiatan adalah memberikan kesempatan bagi para pelajar tingkat SD, SMP dan SMA/SMK dengan rincian peserta SD Putra/Putri berjumlah 22 orang, peserta SMP Putra/Putri berjumlah 39 orang dan peserta SMA/SMK Putra/Putri berjumlah 16 orang ini agar dapat mengembangkan minat dan bakat dibidang olahraga karate.

"Serta sebagai arena penjaringan atlet guna menghadapi kegiatan olahraga pelajar di tingkat Kabupaten, dan sebagai wahana untuk memilih atlet-atlet berprestasi dan berbakat untuk dibina menjadi atlet daerah MTB," ujar dia.

Beberapa jenis mata Lomba yang diadakan adalah; Kejuaraan Kata Perorangan Putra dan Putri tingkat SD, SMP dan SMA/SMK, Kejuaraan Kata Beregu Putra dan Putri tingkat SD, SMP dan SMA/SMK dan Kejuaraan Komite Beregu Putra tingkat Perguruan. Sementar pelaksanaannya hingga Selasa (2/10).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Pembangunan, Ekonomi dan Kemasyarakatan Setda Kab.MTB, Bapak.dr.Edwin Tomasoa; Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja MTB Cornelis Belay, S.Sos, M.Si ; Pimpinan SKPD lingkup Pemda Kab.MTB;  Sekretaris Dinas Satuan Polisi Pamong Praja MTB Johanis Fenanlampir, SE sekaligus sebagai Wakil Ketua I Forki Kab.MTB dan Sesepuh Karate MTB ; Para Pelatih dari masing-masing Perguruan Karate seMTB ;Perwakilan Anggota Satpol PP Kab.MTB ; Anggota Perguruan Karate se-Kab.MTB ; dan Peserta Kejuaraan. (Laura Sobuber)
Bagi ke WA Bagi ke G+