Updated News

Pemkot Ambon Kirim 24 Satgas Peduli Bencana Sulawesi Tengah

Pemkot Ambon Kirim 24 Satgas Peduli Bencana Sulawesi Tengah


Pemkot Ambon Kirim 24 Satgas Peduli Bencana Sulawesi Tengah

Posted: 07 Oct 2018 06:51 PM PDT

Pemkot Ambon Kirim 24 Satgas Peduli Bencana Sulawesi Tengah
AMBON, LELEMUKU.COM - Sebanyak 24 Pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Provinsi Maluku yang tergabung dalam Tim Satuan Tugas (Satgas) Peduli Bencana Palu-Donggala-Sigi pada Minggu (7/10) diberangkatkan ke Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Satgas yang berjumlah 24 personel diantaranya terdiri dari 12 petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, 4 petugas terdiri dari 2 orang dokter dan 2 orang tenaga perawat dari Dinas Kesehatan, 4 petugas dari Badan Penanggulangan Bencana serta 4 petugas lainnya dari Satuan Polisi Pamong Praja.

Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon sekaligus Ketua Tim Satgas, Neil Edwin Pattikawa kepada Tim Media Center menjelaskan, Satgas Pemkot Ambon akan berada disana selama kurang lebih 1 (satu) minggu.

Ditambahkan, Selain bantuan tenaga melalui pengiriman tim satgas ke Palu, Donggala dan Sigi, Pemkot Ambon juga memberikan bantuan obat-obatan yang akan diberikan kepada para korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala-Sigi.

Diharapkan, melalui bantuan ini dapat membantu meringankan beban dari para korban. (DiskominfoAmbon)

Apeksi Komwil VI Rumuskan 6 Usulan Workshop Kemaritiman

Posted: 07 Oct 2018 06:46 PM PDT

Apeksi Komwil VI Rumuskan 6 Usulan Workshop Kemaritiman
BITUNG, LELEMUKU.COM - Para Kepala Daerah yang tergabung dalam Apeksi Komwil VI berhasil merumuskan enam usulan saat penutupan Workshop Kemaritiman, bertempat di ruang pertemuan kantor Walikota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara pada Minggu (7/10).

Selama Workshop kemaritiman berlangsung, sebagian besar daerah pada Komwil VI memiliki persoalan yang sama dimana undang-undang pemerintahan daerah nomor 23 tahun 2014 membatasi kewenangan pengelolaan zona maritim.

Menyikapi permasalahan tersebut para kepala Daerah yang tergabung pada Apeksi Komwil VI dalam rumusannya menghasilkan enam usulan yang nantinya akan disampaikan ke Pemerintah Pusat melalui pengurus Apeksi Pusat.

Berikut adalah 6 (enam) usulan yang dihasilkan, meliputi ; Kesatu. Mencabut larangan alih muatan (Transhipment) di laut. Kedua, Penyelesaian batas maritim laut teritorial, Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan landas kontinen. Ketiga, Meningkatkan konektivitas laut antar wilayah.

Keempat, Jaminan keamanan di laut. Kelima, Mengkaji kembali substansi UU nomor 23 tahun 2014 berkaitan dengan kewenangan pengelolaan perairan laut bagi pemerintah Kota/Kabupaten; Keenam, Mempercepat proses perizinan untuk kelautan.

Para kepala Daerah kemudian diundang untuk menyaksikan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL), FPSL sendiri akan berlangsung hingga 10 Oktober mendatang. (DiskominfoAmbon)

Yasin Payapo dan Bambang Pramasudi Hadiri Launching Beras Gemba di Waimital

Posted: 07 Oct 2018 06:39 PM PDT

Yasin Payapo dan Bambang Pramasudi Hadiri Launching Beras Gemba di Waimital
WAIMITAL, LELEMUKU.COM – Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku Drs M. Yasin Payapo MPd didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Bambang Pramasudi menghadiri acara Peresmian Program Pengendalian Inflasi Pembentukan Klaster cabai dan hilirasi pasca panen Klaster Padi Desa Waimital sekaligus Launching Beras Gemba di Desa Waimital.

Selaku pemerintah daerah, Bupati menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini karena diharapkan dapat menjadi starting point untuk kehiatan pengembangan hasil produksi padi di Kabupaten SBB sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan akan beras di wilayah Saka Mese Nusa ini.

Selain itu, dengan adanya launching beras gemba kerjasama Bank Indonesia Perwakilan Maluku dengan Pemerintah Kabupaten SBB dengan pengemasan yang lebih baik ini, diharapkan dapat dinikmati bukan saja oleh masyarakat di Desa Waimital dan sekitarnya saja, namun juga dapat dinikmati oleh masyarakat di wilayah kabupaten SBB bahkan juga Maluku dan luar Maluku, sehingga dapat berimplikasi terhadap pendapatan masyarakat tani dan pendapatan daerah.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah dan akan membangun sarana perekonomian dan serta membuka jalan untuk mempermudah akses transportasi dari wilayah-wilayah pertumbuhan dan produksi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir pada acara ini Staf Ahli Bupati Drs Achiles Siahaya dan Sammy Loupatty SE, Asisten 3 Drs Leonard Kakisina, Kadis Koperasi Drs Allan Paliama, Kadis Pertanian Mansur Tianotak SP, Kabag Ekonomi Drs Dj Waliulu juga camat Kairatu dan Forkopim kecamatan Kairatu. (DiskominfoSBB)

DPRD MTB Setujui 9 Rancangan Peraturan Daerah

Posted: 07 Oct 2018 06:23 PM PDT

DPRD MTB Setujui 9 Rancangan Peraturan DaerahSAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku menyetujui sembilan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), usulan Pemerintah Daerah untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Persetujuan bersama 9 (sembilan) rancangan peraturan daerah insiatif Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) menjadi peraturan daerah yang baru saja dilakukan melalui pendapat akhir fraksi, bertempat di ruang sidang DPRD MTB, Selasa (25/9).

Hal tersebut menunjukan bahwa pemerintah daerah dan DPRD MTB telah berhasil menyelesaikan agenda regulasi dimaksud sesuai batas waktu yang ditetapkan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan," ungkap Sekda Piterson Rangkoratat, saat menyampaikan Pidato Bupati pada pendapat akhir fraksi.

Disetujuinya sembilan Ranperda inisiatif Pemda Maluku Tenggara Barat menjadi peraturan daerah, maka saat ini kita mempunyai kurang lebih 210 (dua ratus sepuluh) peraturan daerah yang tercatat dalam Lembaran Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

"Semakin banyaknya peraturan daerah yang telah dibentuk dan diundangkan dalam lembaran daerah, maka saya terus mengingatkan bahwa kita masih mempunyai tanggungjawab bersama mengupayakan peningkatan pemahaman masyarakat, dan penegakan peraturan daerah yang telah ditetapkan, sehingga benar-benar dapat mengubah pola perilaku masyarakat untuk mencapai tujuan pembangunan daerah yang dicita-citakan bersama," ungkapnya

Persetujuan atas rancangan peraturan daerah tentang Pelayanan Kesehatan berbasis gugus pulau telah menempatkan Kabupaten Maluku Tenggara Barat sebagai kabupaten pertama dari 11 (sebelas) Kabupaten/kota se-Provinsi Maluku yang memiliki dasar hukum pengaturan pelayanan dasar di bidang kesehatan berbasis kepulauan.

Sementara itu persetujuan atas rancangan daerah tentang pengendalian, pengawasan dan pembinaan terhadap peredaraan dan penjualan minuman beralkohol akan dijadikan dasar hukum untuk menata dan mengelola potensi daerah berupa sopi untuk dijadikan minuman berstandar, dalam rangka meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

"saya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Barat telah berupaya keras dan dengan penuh kesabaran telah melakukan pembahasan dan menyelesaikan agenda pembahasan terhadap 9 Ranperda tahun 2018. Melalui Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi ini untuk selanjutnya ditetapkan dan diundangkan sesuai mekanisme dan kewenangan sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan." Lanjutnya.

Dalam pembahasan maupun Paripurna  yang terhormat, terdapat perbedaan pikiran, pendapat, bahkan begitu banyak saran dan masukan mengenai materi muatan setiap rancangang peraturan daerah.

"Hal tersebut menunjukan bahwa perkembangan dinamika dan sinergitas kinerja yang baik untuk mewujudkan kualitas rancangan peraturan daerah yang telah dibahas dan disetujui Bersama dalam rapat yang terhormat ini." ujarnya

Dari 10 draft Ranperda yang diusulkan Pemerintah Daerah, sebelumnya disetujui 9 dalam pendapat akhir untuk ditetapkan menjadi Perda, antara lain (1). Rancangan Peraturan Daerah  tentang Perubahan  atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah; (2). Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan kedua atas Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2013 tentang Retribusi Jasa Umum; (3).

Rancangan Peraturan Daerah tentang Pelayanan Kesehatan Berbasis Gugus Pulau; (4). Rancangan Peraturan Daerah tentang Penataan Insfrastruktur TV Kabel; (5). Rancangan Peraturan Daerah tentang Penetapan dan Pedoman Produk Unggulan Daerah; (6). Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengendalian, Pengawasan, dan Pembinaan Terhadap Peredaraaan dan Penjualan Minuman Beralkohol; (7). Rancangan Peraturan Daerah tentang Penataan Desa; (8). Rancangan Peraturan Daerah Penetapan Desa; (9). Rancangan Peraturan Daerah Penegasan Batas wilayah. (DiskominfoMTB)

Matheus Teslatu Buka Musda I PSSI Maluku Tenggara

Posted: 07 Oct 2018 05:45 PM PDT

Matheus Teslatu Buka Musda I PSSI Maluku Tenggara
LANGGUR, LELEMUKU.COM - Bupati Maluku Tenggara (Malra), Provinsi Maluku yang diwakili oleh  Pj Sekretaris Daerah M Teslatu memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah I Asosiasi PSSI Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2018,bertempat di Hotel Grand Vilia Langgur, Kamis (4/9).

Pada acara tersebut,turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab.Maluku Tenggara, Komandan TNI/POLRI  serta ketua-ketua cabang olahraga kab.Maluku Tenggara.

Dalam sambutanya M Teslatu mengatakan Pembangunan bidang olahraga di Maluku Tenggara secara khusus dalam cabang olahraga sepak bola, termasuk juga dalam konteks Nasional, selama beberapa tahun terakhir ini cenderung mengalami kemunduran, baik dari sisi pembinaan maupun dari sisi prestasi.

"Cukup banyak permasalahan yang menjadi penyebabnya.dan untuk semuanya itu, sebagai insan yang peduli dan memiliki harapan,maka sudah sewajarnya langkah dan upaya perbaikan terus di upayakan oleh PSSI Kab.Maluku Tenggara," ujar dia.

Ia mengatakan pelaksanaan  Musda I Asosiasi PSSI Kabupaten Maluku Tenggara 2018 ini dengan agenda Pemilihan Pengurus Asosiasi PSSI Maluku Tenggara dan Pelantikan pengurus PSSI periode 2018-2022 merupakan bentuk dari kepedulian pemerintah dan PSS menghidupkan sepakbola di Kepulauan Kei.

"Untuk bagaimana kita kembali menggiatkan pembinaan sepak bola dalam masyarakat. Pengalaman dan fakta bahwa Anak-anak Kei punya potensi dan pernah berperestasi sampai ke tingkat nasional," ujarnya

M Teslatu mengharapkan kepada pengurus PSSI periode 2018-2022 yang akan menduduki kepengurusan benar-benar dapat melaksanakan fungsi manajemen yang baik, professional,akuntabel serta didasarkan pada keninginan kuat untuk berkontribusi bagi kemajuan persepakbolaan di Maluku Tenggara.

Ketua PSSI Propinsi Maluku Sofian Lestaluhu pada kesempatan tersebut mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kepada PSSI Maluku Tenggara yang sudah menyelenggarakan Musda I Asosiasi PSSI Kabupaten Maluku Tenggara.

"Semoga dapat melahirkan kepengurusan yang baru agar dapat menjalankan seluruh aktifitas PSSI yang nantinya persepakbolaan yang diharapakan dapat menjadi salah satu keunggulan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara," harap dia. (DiskominfoMalra)

Pemkot Ternate dan BLK MoU Pengembangan Daya Saing SDM Kepariwisataan

Posted: 07 Oct 2018 05:41 PM PDT


TERNATE, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Tenaga Kerja menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Grand Daffam Bela Hotel Ternate dalam bidang Pengembangan Daya Saing SDM Kepariwisataan bertempat di Ballroom Grand Daffam Hotel Ternate.

Turut hadir pada acara tersebut unsur Forkompinda, Sultan Tidore, Rektor, Pimpinan OPD Kota Ternate dan Keluarga Besar Grand Dafam Bela Ternate serta Undangan lainnya. Acara penandatanganan MoU ini juga dirangkaikan dengan peresmian Daffam Learning Center oleh Walikota Ternate Dr. H. Burhan Abdurrahman, SH, MM.

Walikota Ternate dalam sambutannya pada acara tersebut memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Grand Dafam Bela Ternate yang telah berkontribusi dan berkolaborasi dengan Pemerintah, untuk turut serta mencetak, mendidik dan memberdayakan tenaga kerja lokal yang secara tidak langsung menekan angka pengangguran di Kota Ternate.

Kesinambungan dari pelaksanaan kerjasama ini diharapkan menjadi suatu bukti bersama dalam membangun komitmen demi pembangunan sumberdaya manusia Kota Ternate.

Nota Kesepahaman Bersama antara Dinas Tenaga Kerja dengan GDBT dan BLK di bidang Pengembangan Daya Saing SDM Kepariwisataan ini bertujuan untuk membangun sinergitas antara para pihak dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan dan sertifikasi.

Dan melalui Dafam Learning Center serta Program Pelatihan di BLK, maka diharapkan akan terbangun suatu sistem pembekalan bagi tenaga kerja yang profesional dengan indikator sertifikasi kompetensi yang dimiliki.

Dafam Learning Center sebagai lembaga vokasi kepariwisataan diharapkan dapat meningkatkan minat dan keahlian bagi tenaga kerja unskill pada sektor perhotelan yang merupakan bagian dari sektor kepariwisataan, pelatihan perhotelan di BLK juga diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang unggul dan kompetitif di bidangnya, yang pada akhirnya semua dapat mengikuti ujian kompetensi sebagai syarat pengakuan atas skill tenaga kerja di Kota Ternate.

Penyelenggaraan Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama ini merupakan bentuk implementasi Proyek Perubahan Lentera Wisata (Layanan Kompetensi Tenaga Kerja Kepariwisataan) - inovasi peserta Diklat Kepemiminan Tk. II BPSDM Provinsi Bali, yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Ternate Dr. Jusuf Sunya, ME.

"Hal ini merupakan wujud kemitraan yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam menghadapi Bonus Demografi Tahun 2030 dengan upaya penyiapan tenaga kerja yang berkompeten" pungkas Jusuf Sunya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Pemecahan Rekor "Gohu Ikan Terberat 250 Kg" oleh Lembaga Prestasi Indonesia - Dunia (LEPRID) yang diserahkan oleh Bapak Paulus Pangka, SH selaku Ketua Umum dan Pendiri LEPRID, sebagai rangkaian dari Hari Jadi GDBT Ke-11.

Pada akhir acara Walikota Ternate Bapak Dr. H. Burhan Abdurahman, SH., MM beseta Undangan melakukan kunjungan dan peninjauan lokasi belajar Dafam Learning Center dan melakukan dialog dengan Pengelola serta peserta didik Dafam Learning Center. (DiskomsandiTernate)
Bagi ke WA Bagi ke G+