Updated News

Hery Dosinaen Wajibkan Inspektorat Jadi Benteng Penyelenggaraan Pemerintahan

Hery Dosinaen Wajibkan Inspektorat Jadi Benteng Penyelenggaraan Pemerintahan


Hery Dosinaen Wajibkan Inspektorat Jadi Benteng Penyelenggaraan Pemerintahan

Posted: 09 Nov 2018 11:36 AM PST


JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Inspektorat Provinsi maupun Kabupaten dan Kota, diimbau membentengi  penyelenggaraan pemerintahan di wilayahnya, guna menghindari penyalahggunaan keuangan maupun administrasi diatas negeri ini.

Inspektorat juga diharapkan melakukan kerja sama dengan aparat penegak hukum, sehingga mampu menjadi leading sector (sektor pemimpin) yang kokoh dan kuat, untuk kemajuan pelaksanaan pembangunan di Papua.

"Makanya saya harapkan kerja keras dan tanggung jawab dari pihak Inspektorat dalam mengawasi, membentengi serta mereview penyelenggaraan pemerintahan maupun pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di negeri ini".

"Sebab tugas Inspektorat sangat penting untuk memberikan pencegahan penyelenggaraan pemerintahan diatas negeri ini," ucap Sekda Papua Hery Dosinaen di Jayapura, kemarin.

Hery katakan, Pemerintah Provinsi Papua sejak beberapa waktu lalu sudah menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Tindaklanjut pun telah dilakukan sejak 1981 sampai dengan saat ini, dimana dari laporan BPK itu, temuan yang ditindaklanjuti telah mencapai 80 persen.

Kendati demikian, Sekda mengakui  ada sejumlah rekomendasi BPK yang terkadang  disepelekan oleh pemerintah daerah. Kendati demikian, berbagai kekurangan itu telah mulai ditutupi dan ditindaklanjuti, sebab telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam pelaporan pertanggungjawaban keuangan pemerintah daerah.

"Makanya pada kesempatan ini, saya minta Inspektorat di Provinsi dan Kabupaten Kota di Papua, wajib untuk terus meningkatkan level keatas. Tentunya dalam hal mengawasi sistem pengendalian internal dalam lingkungan kerja di pemerintahan daerah".

"Memang pasti ada berbagai tekanan maupun kekuatan yang lebih besar dari pimpinan yang menjadi kendala. Tapi saya berharap Inspektorat tetap bekerja secara maksimal," harap dia. (DiskominfoPapua)

PON XX 2020 Papua Butuh 1000 Armada Transportasi Darat

Posted: 09 Nov 2018 11:27 AM PST

PON XX 2020 Papua Butuh 1000 Armada Transportasi Darat
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Guna menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di bumi cenderawasih, Dinas Perhubungan Provinsi Papua mengumumkan kebutuhan armada transportasi darat, sebanyak 1.000  unit.

Hal demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Recky Ambrauwi, kemarin.

Menurut dia, seribu armada tersebut sebagaimana hasil pendataab kebutuhan kendaraan operasional di lima klaster penyelenggaraan PON, yakni Kota/Kabupaten Jayapura, Mimika, Merauke, Jayawijaya dan Biak.

"Sudah dipastikan kebutuhan kendaraan yang kita butuhkan sekitar 100 unit armada. Kebutuhan ini juga sudah kami rapatkan dan koordinasikan bersama Dirjen Transportasi Angkutan Darat dan Moda Kementerian Perhubungan".

"Bahkan kita sudah mendapat respon dengan demikian diharapkan kebutuhan armada itu bisa terpenuhi sesegera mungkin," terang dia.

Menurut dia, dalam pertemuan dengan pihak kementerian perhubungan, terungkap bahwa mereka sangat mendukung pelaksanaan PON di Papua. Bahkan selama ini sementara menunggu Pemprov Papua memberi masukan.

Untuk itu, Dirjen Transportasi atau Angkutan Darat dan Moda dalam waktu dekat bakal membentuk tim untuk turun ke Papua. Tim ini akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubugan dalam rangka kebutuhan transportasi darat guna mendukung penyelenggaraan PON Papua.

Tak sampai disitu, tim ini akan memastikan operasional layanan angkutan PON berjalan sebagaimana mestinya.

"Sebab mereka sudah berkomitmen akan membantu Papua mensukseskan PON di bumi cenderawasih," terang dia.

Dia tambahkan, selain masalah armada, yang menjadi perhatian instansinya saat pelaksanaan PON adalah kemacetan saat iven empat tahunan itu digelar. Oleh karenanya, Kementerian Perhubungan teah memastikan akan membantu Dinas Perhubugan dalam pengaturan rekayasa lalu lintas, di lima klaster penyelenggaran PON.

"Sebab memang masalah kemacetan ini akan sangat mengganggu bila tidak da penanganan. Untuk itu, kita mengapresiasi Kementerian Perhubungan yang telah menyatakan kesiapan membantu pelaksanaan PON di Papua," pungkasnya. (DiskominfoPapua)

Harga Tiket Mahal, Budi Karya Undang Operator Penerbangan ke Papua

Posted: 09 Nov 2018 11:24 AM PST

Harga Tiket ke Papua Mahal, Budi Karya Undang Operator Penerbangan
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya bakal mengundang operator penerbangan guna mengusulkan wacana penambahan rute ke wilayah Papua, khususnya di lima klaster penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.

Pertemuan itu juga sekaligus untuk mengatasi harga jual tiket yang mahal ke wwilayah bumi cenderawasih.

"Memang perlu ada pertemuan dengan pihak pihak operator penerbangan. Karena selain penambahan jalur penerbangan yang tak kalah penting menertibkan harga jual tiket mahal. Tentu kesemuanya ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020  di Papua," terang Menteri Budi, saat menerima rombongan Pemprov Papua yang dipimpin Wakil Gubernur  Klemen Tinal, yang melakukan road show dalam rangka suksesi PON XX Tahun 2020, Kamis (08/11) di Jakarta.

Turut hadir dalam road show tersebut, Sekda Papua Hery Dosinaen serta Asisten Bidang Pemerintahan Doren Wakerkwa.

Dikatakan Budi, Kementerian Perhubungan akan mendukung penuh pelaksanaan pon 2020 di Papua. Dukungan itu, antara lain dengan memberikan armada transportasi di lima lokasi atau klaster pelaksanaan PON XX 2020.

"Yang pasti kita akan mensuport. Diantaranya dengan menyediakan bus. Termasuk kapal yang bisa dijadikan sebagai hotel terapung," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Reky Ambrauw menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti apa yang telah disampaikan oleh Menteri.

Pihaknya pun bakal segera menginisiasi pertemuan dengan dirjen udara dan laut, guna menindaklanjuti rencana pertemuan dengan pihak operator penerbangan yang ada di seluruh Indonesia.

"Karena memang sebelumnya kami telah melakukan pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Darat Direktorat Transportasi dan Moda. Mereka pun sangat merespon untuk membantu kami dalam penyediaan armada".

"Sementara untuk penerbangan pun kita ingin mengupayakan hal yang sama. Makanya kita akan segera membentuk tim untuk koordinasi untuk melakukan kerjasama," terang dia. (DiskominfoPapua)

Pemkot Ambon Gelar Sosialisasi Saber Pungli bagi Aparat Negeri dan Kepsek

Posted: 09 Nov 2018 09:10 AM PST

Pemkot Ambon Gelar Sosialisasi Saber Pungli bagi Aparat Negeri dan Kepsek
AMBON, LELEMUKU.COM – Upaya mewujudkan Pemerintahan yang baik dan bersih terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan diadakannya kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pungutan Liar bagi para Aparatur Pemerintahan Desa/Negeri dan Para Kepala Sekolah yang berlangsung di Ruang Rapat Lt.2, Kamis (8/11).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Pemerintahan Sekretaris Kota Ambon, M. Tupamahu dengan menghadirkan Wakapolres Pulau Ambon & PP. Lease yang juga Ketua Tim Saber Pungli, AKP Agung Tri Bawanto sebagai narasumber.

Asisten Pemerintahan dalam sambutannya menjelaskan, Sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi para peserta tentang apa itu pungutan liar dan apa saja yang termasuk dalam kategori pungutan liar dan bagaimana cara pencegahannya.

"Berbicara tentang pencegahan, selain kegiatan sosialisasi yang dilakukan, Pemkot Ambon sendiri telah mengambil langkah dengan membentuk Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) pada tahun 2016 silam, lewat Surat Keputusan Walikota Nomor 96 Tahun 2016," Terang Asisten.

Satuan ini bertugas melakukan pemantauan terhadap aparatur Pemkot Ambon terkait hal-hal yang berada diluar ketentuan peraturan perundang-undangan  seperti memberi dan  menerima uang serta memungut uang  diluar peraturan daerah yang tidak  di perbolehkan.

"Dengan dibentuknya Tim Saber Pungli ini, hal-hal yang berhubungan langsung dengan pungutan tidak resmi akan segera ditiadakan sehingga dengan  keterpaduan koordinasi dan kerjasama dari semua pihak diharapkan operasi pemberantasan pungutan liar ini dapat berjalan secara efektif," Ungkapnya.

Semangat pemberantasan pungutan liar ini, bukan hanya karena faktor jumlah kerugian negara yang diakibatkan tetapi lebih daripada faktor kebiasaan yang tidak jujur yang harus dihilangkan.

"Untuk itu saya menghimbau  kepada semua jajaran aparatur pemerintah kepala desa atau sekretaris desa, kepala sekolah untuk selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya tanpa ada pungutan dalam  bentuk apapun diluar ketentuan," Tutup Asisten. (DiskominfoAmbon)

Richard Louhenapessy Pimpin Gerakan Bersihkan Sungai Wae Batu Gajah

Posted: 09 Nov 2018 08:56 AM PST

Richard Louhenapessy Pimpin Gerakan Bersihkan Sungai Wae Batu Gajah
AMBON, LELEMUKU.COM –  Sungai memiliki peran yang sangat penting, selain sebagai penyuplai air, juga dapat mengurangi resiko banjir, jangan dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy saat memimpin Apel Aksi Gerakan Bersih Sungai Wae Batu Gajah, yang digelar di lapangan Korem 151 Binaiya, Jumat (9/11)

Turut hadir dalam apel bersama Komandan Korem 151 Binaiya, Kolonel Inf. Hartono; Kapolres Pulau Ambon dan PP.Lease, AKBP Sutrisno Hadi Santoso; Komandan Kodim 1504/Ambon, Letkol Inf. Fendry N. Raminta;  Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler; Sekretaris Kota Ambon, A. G. Latuheru; masyarakat, aparatur pemerintah, TNI/Polri, komunitas peduli sungai, komunitas peduli lingkungan, sekolah-sekolah serta dunia usaha. Lokasi sasaran sepanjang sungai mulai dari batu bulan, aer mata cina, pohon puleh dilanjutkan ke Waihaong.

Gerakan ini dimaksudkan untuk mewujudkan komunitas yang mampu mengelola dan mengurangi resiko bencana serta meningkatkan kualitas hidup, menciptakan jejaring atau komunikasi sebagai agen pengkaderisasi dalam memperkuat dan mengembangkan gerakan pengurangan resiko bencana.

Dalam arahannya, Walikota menyatakan, gerakan pengurangan resiko bencana adalah langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, membawa semangat kebersamaan, kesetiakawanan sosial, gotong royong yang baik. Sehingga menjadi nilai budaya dimasyarakat dalam pengelolaan resiko disetiap wilayah.

Dijelaskan, peran sungai sangat vital selain sebagai penyuplai air dan menanggulangi banjir, juga dapat mencegah kekeringan, memelihara kesehatan ekosistem, jalur hijau, dan pendidikan. Sehingga penting untuk mengembalikan kesadaran masyarakat mengenai pelestarian sungai.

"Gerakan pengurangan resiko bencana sungai merupakan sebuah proses pemberdayaan komunitas yang berfokus pada kegiatan partisipastif dalam melakukan kajian, perencanaan, pengorganisasian, serta aksi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, sebagai upaya untuk mewujudkan komunitas yang mampu mengelola lingkungan dan mengatasi resiko bencana serta meningkatkan kualitas hidup," terang Walikota.

Komunitas ini diharapkan, saling berkomunikasi, dan memfasilitasi serta mendorong kelompok masyarakat dibagian hulu atau hilir untuk menggalang dan medeklarasikan diri serta bekerjasama dengan komunitas yang sudah ada dalam menjalankan aksi nyata yakni merestorasi sungai. (DiskominfoAmbon)

Umat Paroki Ratu Rosario Suci Olilit Timur dan Hati Kudus Yesus Olilit Barat Sambut Pastor Andreas Fanumby

Posted: 09 Nov 2018 08:45 AM PST

Umat Paroki Ratu Rosario Suci Olilit Timur dan Hati Kudus Yesus Olilit Barat Sambut Pastor Andreas Fanumby
SAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Umat Paroki Ratu Rosario Suci Olilit Timur dan Umat Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel), Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku pada Kamis (1/11) menjemput rombongan Pastor Andreas Fanumby, PR di Bandar Udara Mathilda Batlayeri, Jln. Mangkawar, Desa Lorulun, Kecamatan Wertamrian.

Rombongan yang terdiri dari Pastor Andreas Fanumby, PR, Pastor Anton Fanumby, MSC dan Yulius Fanumby ini datang dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia ini dijemput pad apukul 10.00 WIT dalam rangka melaksanakan Misa Perayaan Syukur 25 Tahun Imamat/Membiara.

Turut hadir dalam penjemputan tersebut adalah Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Pastor Theis Bwariat, PR., Perwakilan Keluarga Pastor dan lebih dari 500 umat Paroki. Rombongan Pastor dijemput dengan acara pengalungan syal tenun dan langsung menuju ke VIP Room Bandara Mathilda Batlayeri untuk beristirahat.

Setelah itu rombongan meninggalkan Bandara Mathilda Batlayeri dan langsung menuju ke desa Olilit Barat dengan iringan konvoi kendaraan bermotor yang dikawal oleh Satlantas Polres MTB.

Pukul 11.45.WIT, rombongan Pastor tiba di depan halaman gedung Natar Kaumpu dan dijemput dengan pengalungan syal tenun, foruk dan tari-tarian dari Rukun St.Kristiforus, Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat.

Umat Paroki Ratu Rosario Suci Olilit Timur dan Hati Kudus Yesus Olilit Barat Sambut Pastor Andreas Fanumby
Kemudian Rombongan Pastor diiringi dengan tari-tarian menuju Gapura masuk desa Olilit Barat di depan rumah Frans Salembun, mantan kades Olilit Raya dan disambut dengan ucapan selamat datang oleh aparatur desa yang terdiri dari Pejabat Kepala Desa Olilit Raya,  Eferardus Futwembun, S.Pd;  Sekdes Benidiktus Metantomwate; Ketua BPD Joban Fanumby; Bhabinkamtibnas Olilit Raya, Bripka Antonius Romrome dan Tua-Tua Adat desa Olilit Raya.

Setelah dilakukan acara penyambutan, Rombongan Pastor diiringi oleh tari-tarian menuju ke Rumah Pastoran Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat. Selanjutnya misa Perayaan 25 Tahun Membiara dilaksanakan pada hari Minggu  (4 /11) pukul 18.00.WIT di Gereja Hati Kudus Yesus Olilit Barat. (Albert Batlayeri)

Said Assagaff Ajak Tanimbar Terus Pelihara Tradisi dan Budaya

Posted: 09 Nov 2018 08:03 AM PST

Said Assagaff Ajak Tanimbar Terus Pelihara Tradisi dan Budaya
LATDALAM, LELEMUKU.COM -  Gubernur Maluku, Said Assagaf berharap agar Kepulauan Tanimbar sebagai salah satu icon budaya di Provinsi Maluku yang memiliki berbagai kearifan lokal, adat tradisi, bahasa dan tradisi lisan dapat terus dipelihara.

"Pranata budaya dan lokal wisdom yang dimiliki ini harus terus digali dan dilestarikan. Meskipun jaman sudah semakin canggih dengan apa yang dikenal dengan generasi millenial, tetapi itu bukan berarti kita tercabut dari akar-akar budaya leluhur," ungkap Gubernur Assagaf dalam sambutannya yang dibacakan oleh dr Frona Koedoeboen, M.Kes saat membuka MPP ke 31 AMGPM di Latdalam, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel), Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku pada Minggu (4/11).

Dikatakan, tata budaya dan adat istiadat yang masih terjaga ini harus tetap dijaga sebab hal inilah yang menjadi citra dan jati diri orang asli di Kepulauan  Tanimbar.

"Hal ini penting, sebab bisa saja demi mengejar kemajuan kita lalu mengabaikan bahkan meninggalkan berbagai tradisi dan kearifan masyarakat," ujar dia.

Ditegaskan tradisi dan budaya ini merupakan pintu utama menentukan kemana arah langkah masyarakat adat di Kepulauan Tanimbar. Sebab saat ini pengaruh budaya luar baik dari luar kepulauan hingga luar Provinsi Maluku semakin gencar apalagi menjelang beroperasinya perusahaan minyak dan gas (migas) asal Jepang, Inpex Masela Ltd di Lapangan Abadi Blok Masela, sehingga semua pihak di MTB dan Maluku pada umumnya harus lebih erat dan giat lagi dalam mengangkat nilai-nilai tradisi dan budaya tersebut.

"Kita juga menyadari bahwa kebudayaan itu tidak statis melainkan dinamis. Nilai-nilai luhur budaya dapat dijadikan pedoman dalam memandu kehidupan tiap-tiap hari. Pada lain pihak ada juga tradisi dan budaya yang perlu dikritisi agar benar-benar fungsional kajian dan studi yang mendalam tentang berbagai tradisi, budaya dan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Maluku," ujar dia.

Ditegaskan melalui penelitian secara akademik, seluruh elemen masyarakat terutama pemerintah daerah di Kepulauan Maluku dalam hal ini Kepulauan Tanimbar dapat menafsirkan peran besar tradisi dan budaya dan menerapkannya sesuai dengan peruntukkannya.

"Hasil studi dan kajian itu dapat memboboti berbagai kebijakan pembangunan yang dilakukan pada tiap aras, baik lokal, nasional bahkan global," tutup dia. (Albert Batlayeri)

Fachri Husni Alkatiri Sambut Zidam Fakrullah di Bandara Kufar

Posted: 09 Nov 2018 07:31 AM PST

Fachri Husni Alkatiri Sambut Zidam Fakrullah di Bandara Kufar
BULA, LELEMUKU.COM - Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, Fachri Husni Alkatiri, Lc., M.Si di dampingi Sekretaris Daerah, Dr. Syarif Makmur, M.Si, Kadis Dukcapil Sidik Rumalowak, Camat Tutuk Tolu, Raja Negeri Gah dan masyarakat Tutuk Tolu menjemput Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrullah, MH di Bandara Kufar.

Kedatangan Dirjen Dukcapil bersama rombongan di Bandara pukul 09.00 WIT di jemput lansung oleh Wakil Bupati bersama masyarakat. Suguhan tarian adat parisa dari negeri Gah menambah kemriahan dan kehangatan acara penyambutan Prof. Zudan.

Zudan yang ramah tak mau melewatkan moment dengan menyempatkan diri foto bersama dengan masyarakat setempat. perjalan dilanjutkan menuju kota Bula. sesampainya di Desa Madak dirjen di sambut juga oleh masyarakat dengan prosesi Adat dan tarian Cakalele sebagai syarat bahwa masyarakat Seram bagian Timur Bahagia dengan kedatangan Dirjen di Kabupaten Seram Bagian Timur.

Sepanjang perjalanan Menuju Kota Bula. pagar hidup Siswa Siswi SD - SMA dengan bendera merah putih ditangan menyambut dengan meraih kedatangan prof Zudan.

Sesampai di Kota Bula, Dirjen disamput oleh Bupati di kediaman sekaligus jamuan makan siang dengan hangat Bupati Seram Bagian Timur bapak Abd. Mukti Keliobas menyambut prof Zudan dengan Rombongan. (HumasSBT)

Investasi Hulu Migas pada 2018 Capai 11,2 Miliar Dollar AS

Posted: 09 Nov 2018 06:05 AM PST

Investasi Hulu Migas pada 2018 Capai 11,2 Miliar Dollar AS
JAKARTA, LELEMUKU.COM - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memproyeksikan investasi hulu migas hingga akhir 2018 mencapai 11,2 miliar dolar AS.

Nilai tersebut meningkat dari realisasi 2017 sebesar 10,2 miliar dolar karena beberapa proyek mulai membangun fasilitas produksinya, dikutip dari data SKK Migas di Jakarta, Jumat.

Investasi hulu migas dipengaruhi besar cadangan yang bisa diproduksikan, sehingga diperlukan penemuan cadangan raksasa (giant discovery) baru untuk dapat meningkatkan investasi sekaligus menjaga kelangsungan industri hulu migas.

Dalam menyiasati kebutuhan investasi eksplorasi yang berkelanjutan, pemerintah menetapkan komitmen kerja pasti, yang harus dikeluarkan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Apabila tidak dilakukan, maka harus tetap disetorkan kepada pemerintah.

Nilai kumulatif komitmen yang ditetapkan dari 2019 hingga 2026 sebesar 1,3 miliar dolar AS.

"Ada dua hal yang menjadi parameter utama sebuah perusahaan akan berinvestasi di proyek hulu migas, pertama adalah persentase internal rate of return (IRR) yang baik dan certainty kelangsungan proyek," ucap Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi.

SKK Migas juga berusaha menekan angka biaya operasi yang dikembalikan (cost recovery). Angka yang dipatok pada 2018 lebih rendah dari 2017 yaitu sebesar 10,1 miliar dolar. Per 31 Oktober 2018, biaya cost recovery berada di 9,7 miliar dolar atau 97 persen.

Sementara itu, per 31 Oktober 2018, rata-rata produksi siap jual (lifting) minyak bumi sebesar 776 ribu barel per hari (BOPD). Angka itu sekitar 97 persen dari target APBN 2018 sebesar 800 ribu BOPD.

Untuk gas bumi, liftingnya sebesar 1.143 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD) atau sekitar 95 persen dari target 1.200 BOEPD.

"Menurunnya angka lifting migas tidak dapat serta merta menurunkan angka cost recovery karena lapangan-lapangan di Indonesia yang sudah mature membutuhkan biaya yang cukup besar," kata Amien. (Antara)

POD Blok Masela oleh Inpex Akan Disetujui Akhir Tahun 2018

Posted: 09 Nov 2018 05:07 AM PST

POD Blok Masela oleh Inpex Akan Disetujui Akhir Tahun 2018
JAKARTA, LELEMUKU.COM - Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Djoko Siswanto mengatakan, proposal rencana pengembangan lapangan (Plan of Development/PoD) Lapangan Abadi, Blok Masela di Laut Arafura dan Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku akan disetujui tahun ini. Agar proyeknya bisa segera dimulai.

"(POD Masela) tahun ini lah. approval (disetujui)," kata Djoko di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (29/10/2018).

Djoko bisa mengatakan hal ini, karena mendapat janji dari Inpex Corp melalui anak akan mengajukan POD dalam waktu dekat. Adapun Inpex adalah perusahaan asal Jepang yang akan menggarap blok ini.

"Inpex janji cepat ngajuin (POD) bulan depan," ujar Djoko.

Namun dia belum bisa merinci berapa nilai pemintaan insentif Inpex atas pengembangan lapangan abadi, Blok Masela. "Insentif itu nanti setelah dilihat keseluruhan cost dia perlu apa disampaikan," ujar dia.

Jika merujuk permintaan Inpex Corporation, operator Blok Masela ini mengajukan lima klausul untuk pengerjaan proyek blok Masela atas perubahan pembangunan Masela dari laut ke darat.

Pertama, penambahan kapasitas kilang liquified natural gas atau LNG dari 7,5 million tons per annum (mtpa) menjadi 9,5 mtpa. Kedua, penambahan kontrak selama 10 tahun.

Ketiga, rasio penerimaan dan pengembalian dana invesi atau internal rate of return (IRR) sebesar 15%, keempat, adanya cost recovery selama masa eksplorasi, dan terakhir kemudahan perizinan dari pemerintah.

Pemerintah mengaku memberikan perpanjangan kontrak 7 tahun atau lebih rendah dari permintaan Inpex. Alasanya, banyak komponen yang bisa dipakai adanya perubahan skema dari offshore ke onshore.

Pemerintah juga tidak keberatan memasukan biaya yang dikeluarkan Inpex-Shell selama masa ekplorasi, namun harus ada audit.

Adapun soal penambahan kapasitas kilang LNG, pemerintah akan memutuskan pasca Pre-FEED jadi. Hanya opsinya: produksi LNG 7,5 mtpa plus gas pipa 474 mmscfd dan kedua LNG sebesar 9,5 mtpa plus gas pipa 150 mmscfd. (Inilah)
Bagi ke WA Bagi ke G+