Updated News

Inpex Masela Motivasi Kelompok Tenun Batlolonar Gunakan ATBM

Inpex Masela Motivasi Kelompok Tenun Batlolonar Gunakan ATBM


Inpex Masela Motivasi Kelompok Tenun Batlolonar Gunakan ATBM

Posted: 26 Nov 2018 06:32 PM PST

Inpex Masela Motivasi Kelompok Tenun Batlolonar Gunakan ATBM
AMDASA, LELEMUKU.COM - Perusahaan Minyak dan Gas (Migas) asal Jepang, Inpex Corporation yang mengelola Kilang LNG Blok Masela memotivasi Kelompok Tenun Batlolonar yang terdiri dari 15 orang  Ibu-ibu di Desa Amsada, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku untuk menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).

Hal ini diakui oleh Sekretaris Kelompok tersebut, Sekondina Angwarmase bahwa awalnya pihaknya merasa takut untuk menggunakan ATBM karena mereka lebih nyaman dengan alat tenun godokan tradisional yang sejak dahulu digunakan secara turun-temurun oleh seluruh masyarakat Kepulauan Tanimbar.

"Pada dasarnya masyarakat disini selalu menenun dengan godokan tradisional, jadi kami ragu untuk gunakan ATBM. Tetapi Inpex memberi semangat kepada kami, mereka bilang kalau ada keinginan untuk belajar pasti kami akan bisa," aku dia saat didampingi oleh Bendahara Kelompok tersebut, Clara Sarbunan kepada Lelemuku.com di Rumah Batlolonar ATBM pada Sabtu (25/11).

Ia mengungkapkan dalam kurun waktu 3 minggu sejak 3 November 2018 lalu pihaknya sudah mulai mahir menggunakan ATBM, kini pihaknya sudah bisa menenun  Tenunan Brokat Songket dengan teknik benang timbul dan pada akhirnya nanti kelompok tenun ikat itu akan mengkolaborasi tenun ikat motif khas Tanimbar dengan teknik benang timbul khas songket.

"Kami sangat antusias untuk daftarkan diri dalam kelompok ini karena kami senang ada yang melatih, awalnya kami ada 20 orang tetapi karena kesibukan lain kini tersisa 15 orang. Inpex sendiri menyiapkan 3 pelatih buat kami dari Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat yaitu Pak Amin, Pak Deni dan Ibu Kista. Kami yakin pasti bisa menciptakan tenun ikat dengan gaya moderen yang menjadi ciri khas baru dari Tanimbar, " ungkap Sekondina.

Program Pelatihan Tenun Tanimbar Tahun 2018 di kelompok tenun Batlolonar ini merupakan tindak lanjut dari program kolaborasi dan sinergi bersama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku dengan Inpex Masela Ltd yang dilakukan dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan pada 23 Mei 2018 lalu di Ambon. Sementara bagi Inpex, pelatihan tenun Tanimbar di MTB telah dimulai sejak tahun 2013.

Rumah ATBM dari kelompok tenun Batlolonar sendiri baru saja diresmikan oleh Expertise Communication Relation Inpex Masela Halida N. Hatta bersama dengan Perwakilan BI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) MTB pada Jumat (23/11). (Laura Sobuber)

Kelompok Batlolonar Harap Inpex Bantu Pasarkan Hasil Tenunan ATBM

Posted: 26 Nov 2018 06:22 PM PST

Kelompok Batlolonar Harap Inpex Bantu Pasarkan Hasil Tenunan ATBM
SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Kelompok Batlolonar yang terdiri dari 15 orang Ibu-Ibu dari Desa Amsada, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku mengharapkan Perusahaan Minyak dan Gas (Migas) asal Jepang, Inpex Corporation yang mengelola Kilang LNG Blok Masela dapat membantu untuk memasarkan hasil tenunan dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).

Menurut Sekretaris Kelompok tersebut, Sekondina Angwarmase yang sangat antusias mengikuti  Program Pelatihan Tenun Tanimbar Tahun 2018 yang difasilitasi oleh Inpex Masela sejak 3 November 2018 lalu bahwa pihaknya sangat mengharapkan bantuan dari Perusahaan Migas tersebut untuk membantu pihaknya hingga pada pemasaran produk-produk tenunan mereka.

"Kini kami sudah pusatkan seluruh pikiran dan tenaga ke Rumah Batlolonar ini, jadi kami mohon Inpex membantu kami dalam pemasaran saja karena usaha-usaha di MTB terakhirnya masalah pemasaran adalah kendala terbesar kami," ujar dia saat didampingi oleh Bendahara Kelompok tersebut, Clara Sarbunan kepada Lelemuku.com di Rumah Batlolonar ATBM pada Sabtu (25/11).

Ia mengungkapkan untuk Program Pelatihan Tenun Tanimbar Tahun 2018, Inpex Masela menyiapkan 3 orang pelatih dari Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar) yaitu Amin dan Deni yang melatih cara membuat Tenunan Brokat Songket, sedangkan untuk teknik tenun ikat yang asli akan diajarkan oleh Kista.

"Rumah Batlolonar ini baru saja diresmikan oleh Inpex Masela, Bank Indonesia dan Pemda MTB pada Jumat (23/11) lalu. Saat ini kami sudah dilatih oleh ketiga pelatih yang disiapkan oleh Inpex, awalnya kami pikir pakai ATBM susah, karena kan biasanya kami menggunakan godokan tenun tradisioanal, tetapi saat kami mulai berlatih ternyata alat itu gampang untuk digunakan," ungkap sekretaris kelompok itu.

Sekondina pun menuturkan ada beberapa perbedaan mendasar antara menenun dengan menggunakan ATBM dan alat godokan tradisional yang sudah sering digunakan oleh masyarakat Kepulauan Tanimbar, diantaranya proses membuatan kain tenun yang lebih cepat dengan hasil kain yang lebih tipis sehingga mudah untuk diproses menjadi produk modern yang baru seperti syall, pakaian, tas dan sepatu.

"Jadi nanti yang kami jual adalah syall dan kain tenun ikat yang panjangnya mencapai 20 meter, kami optimis dengan waktu yang diberikan Inpex untuk latihan selama 6 bulan kami sudah akan menguasai teknik menggunakan ATBM dan menghasilkan produk yang siap untuk dijual," tuturnya. (Laura Sobuber)

KPPN Saumlaki Gelar Ujian Sertifikasi Bendahara Periode IV Tahun 2018

Posted: 26 Nov 2018 06:11 PM PST

KPPN Saumlaki Gelar Ujian Sertifikasi Bendahara Periode IV Tahun 2018SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Kantor Pelayanan Perbendahayaan Negara (KPPN) Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara (MTB), Provinsi Maluku menggelar ujian sertifikasi bendahara Satuan Kerja (Satker) Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) periode IV Tahun 2018  di Ruang Rapat Kantor KPPN Saumlaki pada Senin (26/11).

Menurut Kepala Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker KPPN Saumlaki, Tommy Cahyono Adi Wijaya ujian tersebut diikuti oleh Bendahara Penerimaan Kepolisian Resor (Polres) MTB Aloysius Sorlury dan Bendahara Pengeluaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Aftalina Hematang dengan mengikuti ujian sertifikasi berbasis tes computer atau Computer Based Test (CBT).

"Kedua bendahara tersebut mengikuti ujian sertifikasi computer based test yang terintegrasi dengan penyegaran atau refreshment," kata dia kepada Lelemuku.com pada Selasa (27/11).

Wijaya mengungkapkan jika ujian sertifikasi itu sangat dibutuhkan bagi para bendahara pada Satker untuk mendapatkan sertifikat bendahara dengan persyaratan Aparatus Sipil Negara (ASN), Tentara Negara Indonesia (TNi) atau Kepolisian Republik Indonesia (Polri), pendidikan paling rendah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat.

Golongan paling rendah II/b atau sederajat, telah memiliki sertifikat diklat bendahara yang diterbitkan oleh lembaga diklat selain BPPK, Kementerian Keuangan, telah memilihki sertifikat profesi bendahara yang masih berlaku namun tidak dapat diakui dan diterbitkan sertifikat bendahara dengan nomor register.

"Dan tidak memiliki sertifikat diklat bendahara atau sertifikat profesi bendahara yang masih berlaku," ungkapnya.

Ujian sertifikat bendahara itu dilaksanakan berbasis pada CBT yang terhubung dengan internet atau secara online sehingga peserta dapat dengan langsung memperoleh hasil akhirnya. Berdasarkan hasil ujian yang diikuti oleh kedua bendahara Aloysius Sorlury dan Aftalina Hematang dinyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan. (Laura Sobuber)

Aliong Mus Minta Putra Putri Taliabu Semangat Ikuti Tes CPNS

Posted: 26 Nov 2018 05:55 PM PST

Aliong Mus Minta Putra Putri Taliabu Semangat Ikuti Tes CPNSBOBONG, LELEMUKU.COM – Pemerintah resmi telah mengeluarkan aturan terkait sistem perengkingan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) PAN dan RB Nomor 61 Tahun 2018, Tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi PNS dalam Seleksi CPNS Tahun 2018

Dalam aturan tersebut terdapat aturan pada pasal 3 poin a sampai d nilai kumulatif SKD paling rendah 255 dan di pasal itu juga pada huruf e sampai g  nilai kumulatif SKD paling rendah 220 untuk daerah papua dan formasi medis dan tenaga guru.

Dengan aturan baru ini, Bupati Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara Hi. Aliong Mus, melalui Kabag Humas dan Protokoler Setda Pulau Taliabu Abd. Kadir Nur Ali, meminta kepada para putra-putri daerah yang masuk dalam nilai kumulatif SKD paling rendah 220 untuk tetap semangat dan belajar agar bisa bersaing."Bupati minta agar tetap belajar dan Bupati tetap masih meminta keringan terhadap Menpan-RB,"katanya.

Bahkan, Bupati Pulau Taliabu berencana akan mendatangi lagi kantor Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), untuk mengajukan beberapa permintaan. Karena, Pulau Taliabu masih memerlukan ASN yang begitu banyak.

"Rencana bupati masih akan mendatangi Menpan-RB sebelum kembali ke Taliabu," papar Kadir.

Ketika ditanya terkait dengan polemic lokasi test? Kabag Humas dan Protokoler Setda Pulau Taliabu Abd. Kadir Nur Ali mengaku kalau Bupati telah memerintah sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Pulau Taliabu, Danial Hamid, bahwa apapun yang terjadi test ulang harus berlangsung di Pulau Taliabu.

"Bupati minta test di Pulau Taliabu bukan diluar pulau Taliabu,"katanya.

Bahkan dirinya mengaku, adanya usulan test akan berlangsung di Kota Ternate, namun usulan itu tidak bisa di akomodir oleh bupati. Karena, Bupati menginginkan test tetap berlangsung di Pulau Taliabu terbuka dan transparansi. Selain itu juga menyangkut anggaran bagi peserta akan membengkak bila test di luar daerah.

"Bupati pertanyakan kenapa harus ada test di luar daerah, Pulau Taliabu juga mampu melaksanakan test CPNSD dan bisa menghasilkan lulusan, kendati tidak seperti yang diharapkan," tutup dia. (HumasPulauTaliabu)

Biaya Pembangunan Proyek Blok Masela Capai 21 Miliar USD

Posted: 26 Nov 2018 06:23 AM PST

Biaya Pembangunan Proyek Blok Masela Capai 21 Miliar USD
JAKARTA, LELEMUKU.COM - Kajian desain awal atau pre-Front End Engineering Design (pre-FEED) Blok Masela di Lapangan Abadi, Laut Arafura dan Pulau Yamdena, Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku yang sudah tuntas sejak September 2018 lalu menghasilkan prediksi pembangunan proyek mencapai US$ 21 miliar.

"Masela ini sudah diskusi, mungkin nanti PoD (Plan of Development) pertamanya mudah-mudahan karena sudah pre-FEED selesai, dari 25-26 miliar dollar AS bisa kurang hingga 20-21 miliar dollar AS," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan kepada Detik, di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Senin (26/11).

Ia menuturkan, penurunan biaya ini akan mengurangi beban negara. Sebab, pengembangan blok yang dioperasikan oleh perusahaan minyak dan gas (Migas) Asal Jepang, Inpex Corporation  memakai skema cost recovery.

"Ini yang harus dihindari ini cost recovery lho nanti diklaim juga," tambah Jonan.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Lelemuku.com biaya ini lebih besar dari perkiraan awal yang diprediksi Jonan, yakni mencapai US$ 16 miliar.

"Blok Masela cost-nya US$ 16 miliar," kata dia dalam sarasehan dan diskusi nasional migas di Jakarta, Rabu, (8/8/2018).

Angka ini sendiri, nyatanya lebih tinggi daripada perkiraan awal. Tahun 2016 lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan biaya Masela ditekan dari US$ 22 miliar ke US$ 15 miliar. Angka itu berdasarkan perhitungan dari Arcandra Tahar saat menjabat Menteri ESDM.

"Itu yang dilaporkan Pak Arcandra ke saya," kata Luhut di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (16/8/2016).

Biaya sebesar US$ 16 miliar tersebut juga lebih tinggi dibandingkan yang diajukan Inpex dengan memakai skema terapung di laut (FLNG), nilainya mencapai US$ 14,8 miliar. Namun lebih rendah dari perhitungan awal jika kilang LNG dibangun ke Aru maupun ke Tanimbar dengan investasi masing-masing sebesar US$ 22,3 miliar dan US$ 19,3 miliar.

Selama ini biaya pengembangan Masela juga memiliki berbagai versi. Salah satunya biaya proyek Masela yang dikeluarkan oleh Kantor Staf Presiden (KSP) beberapa tahun lalu yang membuat perhitungan berbeda. Nilai investasi untuk skema FLNG sebesar US$ 18,2 miliar, sedangkan untuk skema kilang darat dan pipa ke Aru lebih rendah, yaitu US$ 13,25 miliar. Adapun, skema kilang darat dan pipa ke Tanimbar US$ 11,85 miliar.

Saat ini Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) masih menghitung biaya yang diajukan untuk menggarap proyek tersebut.

Pre-Feed yang diajukan Inpex sudah disetujui, tapi dengan beberapa catatan. Mereka harus memperbaikinya ketika masuk tahap FEED. Selain itu, Kementerian ESDM juga sudah membahas proposal pengembangan lapangan atau Plan of Development (PoD) sehingga bisa diberikan tahun ini.

Inpex berjanji mengajukan PoD secepatnya setelah melakukan  studi penilaian risiko (study risk assessment), studi Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), dan tahap klasifikasi lokasi potensial fasilitas produksi di darat untuk mendukung proyek Masela pada November 2018.

Selain mempercepat pengembangan Blok Masela. Pemerintah juga memberikan tambahan kontrak ke Inpex selama tujuh tahun. Sehingga target first gas-nya pada 2027 dapat tercapai.

Perpanjangan itu diberikan karena adanya perubahan skema pengembangan. Awalnya, Inpex Corporation, mengajukan pengelolaan menggunakan skema kilang apung di laut. Sedangkan pemerintah memutuskan menggunakan skema kilang di darat. (Albert Batlayeri)

La Hudia Usman Tutup Festival Budaya Taliabu 2018

Posted: 26 Nov 2018 05:45 AM PST

La Hudia Usman Tutup Festival Budaya Taliabu 2018BOBONG, LELEMUKU.COM – Festival Budaya Taliabu, Provinsi Maluku Utara tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) resmi ditutup oleh Assisten II Setda Pulau Taliabu, Hi. La Hudia Usman, pada Kamis (21/11) pukul 21.00 WIT, di Gelangan Olahraga (GOR) Kota Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu.

Kegiatan festival ini adalah upaya – upaya Pemerintah Pulau Taliabu melalui Dinas Pendidikan Pulau Taliabu dalam melestarikan, mengembangkan dan mengenalkan kebudayaan Pulau Taliabu kepada masyarakat luas.

"Pemkab sangat berterima kasih kepada seluruh panitia yang telah memberikan dedikasinya hingga kegiatan ini berhasil sukses di gelar," kata La Hudia Usman dalam sambutan mewakili Bupati Hi. Aliong Mus.

Pemkab juga mengajak, para camat dan Kades untuk selalu melibatkan seluruh masyarakat dalam kegiatan – kegiatan Festival Budaya Taliabu. Apalagi Festival Budaya untuk dijadikan sebagai agenda dalam kegiatan tahunan oleh pemkab Pulau Taliabu. Hingga itu, dengan kegiatan ini diharapkan seniman maupun pelaku seni untuk selalu berkarya mengembangkan kreatifitasnya dalam mengembangkan Budaya karna telah menjadi jati diri masyarakat Taliabu.

"Kepada Camat dan Kades untuk selalu melibatkan masyarakat Desa dalam kegiatan – kegiatan seni budaya dengan cara mengandeng para seniman local asal desa dan kecamatan," ajaknya

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Taliabu Nur Juni F Kapota mengungkapkan, merasa bangga karena dapat mengsukseskan kegiatan Festival Budaya Taliabu.

Suksesnya kegiatan ini adalah hasil kerja sama tim panitia dan pihak– pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam membangun komitmen mensukseskan Festival yang dapat mengembangkan Budaya Taliabu

"Bertemakan cintai dan kembangkan budaya taliabu sebagai perwujudan persatuan dan kesatuan bangsa, tentunya adalah langkah awal untuk mengenalkan Budaya Taliabu kepada masyarakat luar," pungkas istri Kepala Desa Kabuno itu.

Pemenang pada festival Budaya Taliabu Tahun 2018 dengan rincian: Mata Lomba Vokal Group (Tingkat SMP) Juara I SMPN 3 Taliabu Timur Selatan, Juara II SMPN 3 Taliabu Utara, Juara III SMPN 1 Taliabu Barat dan Juara IV SMPN 1 Lede
   
Mata Lomba Vokal Group (Tingkat SD) Juara I SD Inpres Mintun, Juara II SD Inpres Bobong, Juara III SDN Sofan dan Juara IV SDN SDN Bapenu. Mata Lomba Tarian Yusa (Tingkat SMP) Juara I SMPN, Juara II SMPN Kawadang, Juara III SMPN Satu Atap Kawalo dan Juara IV SMPN 1 Taliabu Barat

Selanjutnya Mata Lomba Tarian Yusa (Tingkat SD) Juara I SDN Kawadang, Juara II SD Waikadai Sula, Juara III SD Inpres Talo dan Juara IV SD Inpres Kamaya. Mata Lomba Balas Pantun (Tingkat SMP) Juara I SMP Satu Atap Kawalo, Juara II SMPN 1 Gela, Juara III SMPN 1Taliabu Barat Laut dan Juara IV, SMPN 5 Taliabu Barat

Kemudian, Mata Lomba Balas Pantun (Tingkat SD) Juara I SDN 2 Bapenu, Juara II SD Inpres Bobong, Juara III SD Inpres Mintun dan Juara IV, SDN 4 Kawalo. Serta Mata Lomba Tarian Yusa kategori Khusus, Juara kategori Terfaforit SD Nunca, Juara Kategori Terheboh SDN Goli, Juara Kategori Terlucu SDN Bawang, Juara Kategori Terjauh SDN Gaki dan Juara Kategori Terpencil SDN Wahe. (HumasPulauTaliabu)

Pantai Bagong, Semolek Perawan di Dekapan Pulau Taliabu

Posted: 26 Nov 2018 05:12 AM PST

Pantai Bagong, Semolek Perawan di Dekapan Pulau Taliabu
Catatan Perjalanan Sejenak Tim Penyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Pulau Taliabu Tahun 2018

Jika foto bisa berbicara lebih banyak dari pada kata-kata, maka tulisan berikut di balik konteks foto-foto berikut hanyalah remah-remah saja dari sedikit yang mampu diungkapkan. Sebenarnya ada kendala lain lagi. Tak banyak waktu untuk mengungkap lengkap di balik foto-foto ini. Sinyal data tak selancar kagumku kepadamu, sayang!

Baiklah. Ini tentang kunjungan ke lokasi wisata pantai Bakong di desa Mandiri, Pulau Taliabu. Lalu berlanjut ke Kasango, desa yang letaknya tak jauh dari lokasi wisata. Keduanya tak jauh dari Bobong, ibu kota Kabupaten Pulau Taliabu.

Menyaksikan dan mengalami pesona pantai ini, saya teringat ungkapan tentang gadis perawan dengan pesona yang meluluhlantakkan iman dan kesetiaan lelaki pengagumnya. Bagai mengangkang di hadapan, pantai ini seperti merayu-rayu.

Ada keunikan ia dekap, selain pantai. Bebatuan yang meriasi panorama pantai. Tepat di dinding tebing, tak jauh dari bibir ranum pantai itu, beberapa dari hamparan bebatuan itu mengeluarkan bunyi beraneka rupa jika dipukul. Dengan pukulan berirama, bunyinya bisa seperti angklung. Aneh, kan? Nah, bukan hanya itu. Banyak cerita mistis yang mengitari tempat wisata ini. Tapi, tidak usah takut. Kemistisan ceritanya hanya berlaku bagi pengunjung yg tak bersih lahir batin saja.

Kalau anda orang baik-baik, sejak niat dan kelakuan, datanglah ke sini tanpa perlu takut."Hanya orang tak bersih saja, Bang, yang diganggu sama penunggunya," tutur Alif, lelaki satu anak, yangg pewaris lahan itu.

Saya bersih, maka saya tak perlu khawatir akan diganggu. Hehe…

Kami berkunjung ke sana atas kebaikan hati Wakil Bupati Pulau Taliabu dan Sekda. Mereka, Pak Ramli dan Pak Agus Salim Ganiru, bersama beberapa staf pemda menjadi teman menikmati panorama pantai. Saya, Pak Dr M Ridha Ajam dan Pak Abdulrahman Safrudin tentu senang. Apalagi, setelah dari pantai ini, kami lanjut ke desa Kasango. Di sana, kami menikmati lezatnya ikan bakar dan kelapa muda. Gratis! Warga menghidangkan dengan tulus. Kami melahapnya dengan buas. Tak perlu 'jaim'.

Jelang magrib, kami harus kembali ke Bobong. Sejenak bersantai di pantai, cukuplah untuk merehatkan penat. Pak Wabup dan Pak Sekda mesti memgerjakan beberapa hal. Besok kerja. Begitu juga kami bertiga.

Ada banyak cerita dari sana. Tapi tidak bisa lama-lama mengetik di sini. Kalau tiba-tiba jaringan data error, maka saya akan merasa sangat bersalah jika tak membagikan berita ini kepadamu, Sayang. Datanglah ke sini. Ajak saya jika perlu. Senja di sini indah. Temaramnya tak menggelapkan hati. Malah indahnya meresap sampai ke sukma.

Tidak percaya? Datang dan alamilah sendiri! Jangan lupa ajak saya dkk, Pak Wabup yg ramah dan suka bercanda. Begitu juga Pak Sekda yang hangat dan tak formal dalam situasi yang menuntut santai. Sudah pasti Pak Ridha Ajam dan Pak Udin bersedia juga. Sampai jumpa di pantai ini, yang rayuannya melebihi seribu perawan lugu. Tapi soal iman dan kesetiaan, rawatlah. Begitu saya melakukannya. (**)

Eko Putro Sandjojo Wajibkan Pemdes Pampang Baliho dan Infografik Dana Desa

Posted: 26 Nov 2018 05:00 AM PST

Eko Putro Sandjojo Wajibkan Pemdes Pampang Baliho dan Infografik Dana DesaJAKARTA, LELEMUKU.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, mewajibkan tiap desa memampang baliho atau Infografik Dana Desa yang memuat rencana sampai realisasi dana desa.

"Tiap kepala desa wajib menempel Infografik Dana Desa yang memuat rencana penggunaan sampai realisasinya supaya masyarakat tahu," kata Eko di Universitas Islam Malang (Unisma) Jawa Timur, belum lama ini

Langkah tersebut, sambung dia, penting untuk dilakukan agar kepala desa tak bermain-main dalam mengelola dana desa. Bagi yang belum memasang baliho/ Infografik Dana Desa harus ditegur, lantaran itu merupakan satu bentuk pengawasan langsung.

Eko menyebut secara persentase angka penyimpangan dana desa sangat kecil. Berdasarkan laporan laporan yang diterimanya, hanya ada 225 kasus dan seluruhnya sudah ditindaklanjuti.

"Kebocorannya sangat minim. Secara keseluruhan saya lihat dana desa itu jauh lebih efektif dibanding program pemerintah lainnya karena yang mengawasi sangat banyak," ujar Eko.

Efisien karena dana desa dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat, tanpa kontraktor. Tahun lalu dari alokasi dana desa sebesar Rp 46,98 triliun, berdasarkan 91 persen data yang sudah masuk ke kementerian, sudah banyak dibangun infrastruktur. Tercatat ada 60 ribu kilometer jalan, 35 ribu MCK, 15 ribu bangunan PAUD, poliklinik desa, sarana air bersih dan 40 ribu unit saluran irigasi tersier yang sudah dibangun.

Sedangkan tahun ini, alokasi anggaran dana desa mencapai Rp 60 triliun. Tiap desa bakal menerima sebesar Rp 750 juta hingga Rp 800 juta. Meski demikian, pengawasan harus dilakukan agar penyimpangan tak benar terjadi.

"Tetap harus diawasi, terutama oleh masyarakat di desa itu sendiri karena yang paling tahu kondisi di desanya," tegas Eko.  (HumasPulauTaliabu)

Pemkab Pulau Taliabu Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Posted: 26 Nov 2018 04:40 AM PST


BOBONG, LELEMUKU.COM – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku, melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H/2018 M, yang berlangsung di pelataran halaman Kantor Bupati Pulau Taliabu, Jumat (23/11) sore.

Peringatan yang berjalan dengan khusyuk ini dihadiri oleh para ASN dan para tenaga honor dilingkup Pemkab Pulau Taliabu. bahkan, panitia dari Bagian Kesra, mengedarkan undangan kepada para tokoh agama dan sekolah-sekolah. Namun, hanya sebagian yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pulau Taliabu, Ramli, Kepala Kemenag Hi. Drs. Sengka La Dadu, S.Pdi. M.Pdi, dan para staf ahli serta pimpinan OPD di lingkup Pemkab Pulau Taliabu. Bertindak juga selaku penceramah al-ustad Hi. Drs. Suardi Kandjai, M.Pd.

Wakil Bupati dalam sambutannya menyampaikan agar peringatan Maulid Nabi, dijadikan sebagai motivasi untuk kembali meneladani nilai-nilai akhlakul karimah yang diajarkan dan dijalankan Rasulullah SAW.

"Rasulullah datang untuk memperbaiki akhlak manusia. Bagi kita selaku pengikut Rasulullah adalah suri teladan, tidak ada contoh yang lain," kata Wabup.

Wakil Bupati menuturkan, peringatan Maulid ini sebagai wujud Syiar Islam yang dilakukan Pemkab Pulau Taliabu bersama masyarakat.

"Intinya ini tradisi adat yang dilakukan oleh Pemkab Pulau Taliabu dalam rangka untuk bisa mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk bisa meningkatkan kecintaan kita kepada nabi besar Baginda Muhammad SAW," katanya.

Selain itu kata Ramli, peringatan ini sebagai upaya mengajak kepada seluruh komponen Pemkab Pulau Taliabu untuk berbagi kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Pulau Taliabu.

Sementara itu, Kabag Kesra sekaligus Panitia Pelaksana, Mansuh Mudo, S.Ag, mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai momentum bersejarah bagi umat islam sekaligus tanda kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

"Setiap tahunnya kita selalu rutin menggelar peringatan maulid, baik di masjid maupun di gedung. Namun kali ini dilaksanakan di pelataran halaman Kantor Bupati Pulau Taliabu,"katanya.

Ia mengaku tujuannya adalah untuk merayakan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW. Yang telah menjadi pelopor dari alam jahiliyah menuju era ilmiyah.  Dengan tema " Ahlak Rasululah SAW Dijadikan Spirit Dalam Membangun Daerah"

Sementara dalam ceramah agama, disampaikan al-ustad Hi. Drs. Suardi Kandjai, M.Pd, menambahkan, peringatan Maulid Nabi, adalah saat terbaik untuk mencerna kembali nilai-nilai kehidupan yang diberikan Allah SWT.

"Ini momentum untuk membangkitkan semangat ghirah nilai-nilai keislaman kita," terangnya. (HumasPulauTaliabu)

Syukur Boeroe Buka Pelatihan Wasit dan Hakim Garis di Pulau Taliabu

Posted: 26 Nov 2018 04:36 AM PST

Syukur Boeroe Buka Pelatihan Wasit dan Hakim Garis di Pulau Taliabu
BOBONG, LELEMUKU.COM – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar pelatihan wasit dan hakim garis. Kegiatan ini dibuka oleh staf ahli Bupati Syukur Boeroe, pada Minggu (18/11) di aula SMP Negeri 1 Taliabu Barat.

Staf ahli Bupati Syukur Boeroe dalam sambutannya mengatakan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang kepelatihan, juga perwasitan di saat pertandingan dalam ivent-ivent yang di gelar di Kabupaten Pulau Taliabu.

"Saya harapkan para peserta dapat mengikuti dengan seksama kegiatan ini sampai tuntas,"katanya.

Kepala Dinas Parawisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pulau Taliabu Septinus Barunggu, Disparpora akan melaksanakan pelatihan wasit dan hakim garis untuk memberikan kesempatan dan peluang kepada peminat olahraga agar bisa tampil sebagai seorang pelatih, dan juga seorang pemimpin pertandingan sepak bola dan volley nanti.

"Pimpinan pertandingan mempunyai peran penting, hanya saja belum ditunjukan secara maksimal. Untuk itu pelatihan ini digelar agar kedepannya para pelatih, wasit dan hakim garis dapat mengetahui dengan jelas tugasnya," katanya.

Dan rata-rata sejumlah pemuda pencinta sepak bola dan kecamatan di Kabupaten Pulau Taliabu hadir dalam pembekalan pelatihan wasit dan hakim garis tersebut. (HumasPulauTaliabu)

Salim Ganiru Launching Proyek Perubahan Leha Dodoto di Pulau Taliabu

Posted: 26 Nov 2018 04:32 AM PST

Salim Ganiru Launching Proyek Perubahan Leha Dodoto di Pulau Taliabu
LUWUK, LELEMUKU.COM - – Guna sukseskan Proyek Perubahan "Leha Dodoto" Pegawai Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara dalam menciptakan strategi peningkatan kapasitas pengelola kepegawaian berbasis mentoring, Diklat Pim Tingkat II Angkatan KVI Tahun 2018.

Revormer Dr. Salim Ganiru kembali mengandeng Stackholder External lewat kegiatan Diskusi Publik Proyek Perubahan sekaligus melakukan launching atas Proyek Perubahan "Leha Dodoto" Pegawai Taliabu dalam menciptakan strategi peningkatan kapasitas pengelola kepegawaian berbasis mentoring, yang dipusatkan di meeting room, Hotel Rosalina Luwuk, pada Rabu (14/11).

Dalam lonching tersebut turut hadir Sekretaris Bapedda Luwuk, Kepala Bapedda Pulau Taliabu Hi. Lahudia Usman yang juga merupakan mentor dari Revormer Dr. Salim Ganiru pada Diklat Pim Tingkat II Angkatan KVI Tahun 2018 dan sejumlah pihak stackholder external untuk menunjang peningkatan indikator kinerja pegawai yang berkualitas sehinga terciptanya budaya organisasi yang efektif dalam meningkatkan kebermaknaan atas pencapaian tujuan.

"Manfaat yang ingin dicapai yakni aparatur pemerintah yang professional atau Good Govermence,"katanya singkat.

Dirinya menjelaskan proyek perubahan "leha Dodoto" merupakan solusi peningkatan kepasiatan pengelola kepegawaian yang di dasari gerakan sadar dan peduli dalam membimbing atau mentoring.

"Relawan terlibat sebagai pihak stackholder, artinya ini merupakan gerakan yang didasari rasa sukarela tanpa mengaharapkan jasa maupun imbalan," jelasnya

Lebih lanjut, Dr. Salim menyebutkan indentifikasi stacholder external diantanya, Dinas PU-PR, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Satpol PP, Dinas Kominfo, Dinas Perpustakaan, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian & Perdagangan, Kantor Camat Talbar, Tokoh Pendidikan, Tokoh Masyarakat dan Wartawan.

"Stackeholder Internal yakni Bupati Taliabu, Asisten administrasi umum, sek. BPSDMA, Kabid pengembangan, Kabid mutasi dan promosi, Kasubid pengadaan dan pemberhentian, Kasubid pengadaan dan pemberhentian, Kasubid pengembangan kompetensi, Kasubid pengangkatan, Kasubag mmum dan kepegawaian," Sebutnya

Dirinya menargetkan dengan hadirnya pusat informasi kepegawaian dan pengembangan karir melalui "Leha Dodoto Pegawai Taliabu" pada semua OPD Pultab dapat tersedianya regulasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Leha Dodoto.

"Capaian dari tahap ke tahap yang telah diselengarakan berkat keterlibatan dan dukungan dari berbagai pihak oleh karena saya memberikan apresiasi sebesar- besarnya kepada relawan yang sudah terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung," tandasnya. (dhi/LintasKhatulistiwa)

La Hudia Usman Minta Penyusunan Program Kerja OPD di Pulau Taliabu Sesuai Visi Misi

Posted: 26 Nov 2018 03:54 AM PST

La Hudia Usman Minta Penyusunan Program Kerja OPD di Pulau Taliabu Sesuai Visi Misi
BOBONG, LELEMUKU.COM – Pelaksana Tugas Kepala Bapedda Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, Hi La Hudia Usman, mengatakan, penyusunan program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memperhatikan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati (Wabup). Visi dan misi Bupati/Wabup harus dapat dijabarkan untuk dijadikan program di 2019.

" Visi dan misi Bupati/Wabup harus dijadikan rencana strategis, hingga menjadi program pembangunan Pulau Taliabu," katanya kepada wartawan belum lama ini.

Dirinya meminta semua OPD memiliki tanggungjawab untuk merealisasikan visi dan misi tersebut. OPD harus membuat program yang selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wabup.

"Semua OPD harus mengambil visi dan misi Bupati/Wabup itu untuk dijadikan program di masing-masing OPD," pungkasnya.

Karenanya, Plt. Kepala Bapedda ini menegaskan agar SKPD-SKPD yang notabene sebagai kepanjangan tangan Bup/Wabup agar bisa menjalankan program kerjanya sesuai dengan visi dan misi tersebut.

"Saya minta SKPD bersama-sama harus berpedoman pada visi dan misi tersebut. Demikian pula menyangkut anggaran, tentunya juga harus menyesuaikan program tersebut, dan TAPD juga akan menyesuaikan anggaran  sesuai visi, kita akan koordinasi dengan DPRD, mereka sudah nyatakan siap bantu kita untuk menyukseskan program sesuai visi dan misi Bupati/Wabup Pulau Taliabu," ungkapnya.

Untuk itu, dirinya berharap SKPD kreatif dalam melaksanakan visi dan misi tersebut.

"Untuk melaksanakan visi-misi tersebut, sumber dana di pusat sangat banyak. Saya harap SKPD bisa meraih dana-dana tersebut. Contohnya di kementerian PDT (percepatan pembangunan di daerah tertinggal) disana ada 17 direktur, jadi semua kebutuhan daerah bisa diakomodir," tutup dia. (dhi/LintasKhatulistiwa)

Bahrain Kasuba dan Iswan Hasjim Ikut Jalan Sehat dan Senam PGRI

Posted: 26 Nov 2018 03:38 AM PST


LABUHA, LELEMUKU.COM – Ratusan siswa-siswi dan guru-guru sekolah di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) memadati lapangan Dinas Perhubungan untuk mengikuti Jalan Sehat dan Senam PGRI dalam rangka memperingati HUT ke-73 Persatuan Guru Repoblik Indonesia (PGRI) Tahun 2018 pada Minggu (25/11).

Kegiatan ini juga diikuti oleh Bupati Hi. Bahrain Kasuba, Wakil Bupati Iswan Hasjim, Asisten 1 Amiruddin Dukomalamo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hj. Nurlela Muhammad , Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Muhammad Nur, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Lely Sofyan Mubarun, Kepala Bagian Humas dan Keprotokoleran Mujiburrahman, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Saban Ali, Kepala Kementerian Agama Hasym Hi. Hamzah, dan Ketua Darma Wanita Lely Lihayati.

Kegiatan ini dimulai dengan jalan sehat, yang dimulai start dari Lapangan Dinas Perhubangan dan finis di pantai Mandaong. Panitia juga menyediakan kupon untuk doorprize bagi peserta yang nantinya akan diundi diakhir acara. Doorprize yang bagiakan diantaranya Kulkas, Mesin Cuci, TV, Sepeda, Kipas Angin dan hadiah lainnya.

Sebelum dilaksakannya pengundian Doorprize, Bupati Bahrain Kasuba bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Halsel dan peserta Jalan Sehat mengikuti Senam PGRI terlebih dahulu di pantai Mandaong.

Usai senam Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa dihari peringatan HUT PGRI yang ke-73 ini mudah-mudahan seluruh peserta didik generasi ini semakin cerdas dan kuat dalam menyambut generasi milenia.

"Dan untuk para pendidik khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan agar lebih giat lagi dan siap, kita dituntut untuk mencerdaskan kehidupan bangsa terutama anak-anak kita di Halmahera Selatan", ungkapnya.

Tak lupa Bupati Hi. Bahrain Kasuba menyampaikan terima kasih kepada guru dan para penyelenggara pendidikan atas dedikasinya selama ini.

"Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada para guru dan penyelenggara pendidik di Halmahera Selatan atas pengabdian dan dedikasi selama ini", tuturnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan dan kebudayaan Hj. Nurlela Muhammad dalam sambutannya mengatakan bahwa guru adalah seorang pendidik dalam kesehariannya guru dituntut selalu memiliki kesadaran diri akan profesi yang diamanahkan.

"Saya harap para guru di Halmahera Selatan dapat membangun citra yang baik dan positif bagi anak didik dan lingkungan masyarakat", harapnya. (DiskominfoHalsel)

Terperosok di Tepi Dermaga, Satu Keluarga Tewas di Pelabuhan Jayapura

Posted: 26 Nov 2018 12:35 AM PST

Tak Lihat Tepi Dermaga, Satu Keluarga Tewas di Pelabuhan Jayapura
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Nasib naas menimpa satu keluarga setelah mobil yang dikendarai terperosok kedalam laut di kawasan Dermaga Peti Kemas Pelabuhan Laut Jayapura, Provinsi Papua, polisi langsung melakukan evakuasi mobil tersebut, Sabtu (24/11) malam sekitar pukul 23.00 WIT.

Akibat kejadian itu satu keluarga meninggal dunia karena terjebak didalam mobil yang tercebur didalam Laut dengan kedalam kurang lebih 50 meter. Dari data yang didapat identitas para korban yakni Indra Gunawan Wibisono (35) yang merupakan anggota kepolisian di Polda Papua yang bertugas sehari-harinya bertugas di Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua beserta sang istri Asty (34), dan dua buah hatinya Javier Hafizh Fathoni (10), Ajeng Qirani Auristela Madina (2).

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK melalui Kasubag humas Iptu Jahja Rumra, S.H., M.H saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tragis tersebut yang merenggut nyawa abdi polri beserta keluarganya.

"Keempatnya merupakan satu keluarga. Setelah kejadian tersebut, jenazah keempat korban disemayamkan di rumah duka di BTN Skyline Kotaraja dan sore tadi telah dikebumikan di Pemakaman Umum Muslim Buper Waena," kata Iptu Jahja, Minggu (25/11) malam.

Dirinya juga menerangkan, perisitiwa ini berawal ketika korban bersama keluarga menggunakan mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi DS 1552 AZ masuk di area bongkar muat barang pelabuhan peti kemas. Kemudian korban memarkirkan mobilnya di dekat tangga KM Tanto Expres yang sedang melaksanakan giat bongkar muat di Pelabuhan Laut Jayapura.

Lanjutnya, Karena posisi parkir mobil berada di area kerja, sehingga buruh TKBM dan petugas di Pelabuhan yang merupakan saksi mata, meminta korban memindahkan mobilnya ke tempat yang aman. Namun, saat berputar mobil tiba-tiba terperosok ke dalam laut.

"Diduga saat memutar mobilnya, Almarhum tak melihat tepi dermaga hingga mengakibatkan mobil yang dikendarainya terjun ke laut dan tenggelam," pungkasnya.

Lanjut Kasubag, keempat korban telah berhasil dievakuasi oleh Polisi dari dalam laut sekitar pukul 01.00 WIT Minggu (25/11) dini hari.

Dirinya pun menambahkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengetahui kedatangan para korban ke Pelabuhan peti kemas. Selain itu juga sudah lima orang saksi yang dimintai keterangan pasca kejadian itu.(HumasPoldaPapua)

Verry Ardiansyah Lepas Kontingen Paralimpik Batanghari ke Paraprov ke VI Jambi

Posted: 26 Nov 2018 12:00 AM PST

Verry Ardiansyah Lepas Kontingen Paralimpik Batanghari ke Paraprov ke VI Jambi
MUARA BULIA, LELEMUKU.COM - Asisten I Setda Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, Verry Ardiansyah, S.Sos, MM pada Senin (26/11) melepas sekaligus mengukuhkan kontingen paraolimpik Batang Hari guna mengikuti Paraprov ke VI di Kota Jambi pada tanggal 26-30 November 2018.

Pada kesempatan ini Ketua Kontingen Paralimpik Batang Hari , M. Mahdan, S.Kom menyampaikan bahwa Kabupaten Batang Hari mengirimkan 40 orang kontingen dengan mengikuti 5 ( Lima) cabang olahraga.

Diantaranya; Cabor Atletik sebanyak 28 Orang Atlet, Angkat Berat 4 Orang Atlet, Cabor Renang sebanyak 2Orang Atlet, Cabor Panahan 4 Orang Atlet, dan Cabor Tenis Meja 2 Orang Atlet.

Melalui Asisten I Setda Batanghari, Bupati batanghari menyampaikan pesan bahwa pemerintah sangat mendukung kegiatan para atlet tersebut.

"Pemerintah Kabupaten Batang Hari sangat mendukung dan sangat bereterima kasih kepada para atlet paralimpik, karena bukan hanya mengharumkan nama daerah saja tetapi mereka berhasil mengharumkan nama Indonesia. dan merupakan kebanggaan karena Batang Hari merupakan kabupaten penyumbang atlet paralimpik terbanyak untuk Propinsi Jambi di Kancah Nasional," ujar dia.

Selain itu Bupati juga berpesan kepada para atlet agar dapat menjaga nama baik, raih prestasi dengan sikap sportifitas .

"Kepada official kami sampaikan banyak terima kasih, dan dampingi mereka para atlet sebaik mungkin. Jaga kekompakan dan bawa prestasi sebaik mungkin," ujar Asisten i Setda Batang Hari.

Pemerintah Kabupaten melalui NPCI Juga tidak lupa akan memberikan bonus terhadap pelatih dan atlet yg berprestasi sebagai bentuk dukungan penuh dari Pemerintah. Acara dilanjutkan dengan Pemberian secara simbolis Uang Pembinaan atlet dan diakhiri dengan Foto Bersama. (DiskominfoBatanghari)

Pembukaan MTQ ke 50 di Batang Hari Berlangsung Sukses

Posted: 25 Nov 2018 11:54 PM PST

Pembukaan MTQ ke 50 di Batang Hari Berlangsung Sukses
MUARABULIAN, LELEMUKU.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Batang Hari, Provinsi Jambi, H.Bakhtiar,SP membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 50 Tingkat Kabupaten Batang tahun 2018 yang diadakan di Arena Utama MTQ Muara Bulian pada Sabtu (24/11) Malam.

Turut hadir pada acara tersebut para Kepala OPD, Para Forkompinda, para Camat se-Kabupaten Batang Hari dan para tamu undangan lainnya.

Pembukaan MTQ ke 50 Tingkat Kabupaten Batang Hari ditandai dengan pemukulan Bedug oleh Sekda Batang Hari dan dilanjutkan dengan penyerahan Piala Bergilir.(DiskominfoBatanghari)

Ilham Azikin Pimpin Peringatan Hari Guru Nasional di Bantaeng

Posted: 25 Nov 2018 11:42 PM PST

Ilham Azikin Pimpin Peringatan Hari Guru Nasional di Bantaeng
BANTAENG, LELEMUKU.COM - Memperingati Hari Guru Nasional dirangkaikan dengan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-73, Bupati Bantaeng H. Ilham Azikin bertindak selaku Pembina Upacara yang berlangsung di Lapangan Pantai, Senin (26/11) pagi.

Dalam amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang dibacakan oleh Bupati menegaskan bahwa diperlukan guru yang profesional, guru yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang supercepat untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar pada setiap satuan pendidikan dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dengan kompetensi global.

"Tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi setiap peserta didik. Oleh sebab itu, profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian, guru tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya," ujar Bupati.

Lebih lanjut, pada Peringatan Hari Guru ini Bupati memberi hadiah kepada para guru.

"Pada kesempatan ini, saya menyampaikan bahwa proses sertifikasi sedang berada dalam proses verifikasi administrasi, kalau semuanya sudah siap, pemerintah siap merealisasikan", jelas Bupati.

Pada pelaksanaan upacara, dilakukan pula penyerahan penghargaan kepada para guru favorit dan berdedikasi versi PGRI tahun 2018. Upacara ini turut dihadiri oleh Ketua TP. PKK Bantaeng, Hj. Sri Dewi Yanti, para unsur Forkopimda, para Kepala SKPD, Ketua PGRI Bantaeng, Safaruddin, serta seluruh tenaga pendidik lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng. (HumasBantaeng)

Pemkot Sorong Gelar Upacara Peringati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 73

Posted: 25 Nov 2018 11:32 PM PST

Pemkot Sorong Gelar Upacara Peringati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 73
SORONG, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong, Provinsi Papua Barat dan seluruh guru memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 73 yang berlangsung di Lapangan Apel Kantor Walikota Sorong pada Senin (26/11).

Peringatan ini dilaksanakan dengan upacara yang mengangkat tema "Meningkatakan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad ke XXI."

Acara yang di hadiri oleh Bpk Walikota Sorong, Drs. Ec. Lambert Jitmau MM, Pimpinan OPD , Guru dan beberapa Pelajar dari berbagai sekolah berlangsung lancar.

Walikota selaku Pembina upacara dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para guru karena guru merupakan pondasi dasar yang mencetak putra putri bangsa terutama di Kota Sorong.

"Semoga martabat guru di junjung tinggi dan di ikiti dengan peningkatatan kesejahteraan dalam mnjalanakan tugas mulia ini, karena itu guru harus di hargai oleh negara dan pemerintah daerah. Usai upacara kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari tarian dari beberapa sekolah," harap dia. (DiskominfoKotaSorong)

Rindam Pattimura Peringati Maulid Nabi Muhammad di Masjid At Taqwa Suli

Posted: 25 Nov 2018 10:00 PM PST

Rindam Pattimura Peringati Maulid Nabi Muhammad di Masjid At Taqwa Suli
SULI, LELEMUKU.COM - Keluarga besar Rindam XVI/Pattimura menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H/2018 M tahun 2018,  bertempat di Masjid At Taqwa, Rindam XVI/Pattimura, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Rabu (21/11).

Danrindam Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung dalam sambutannya mengatakan, momentum seperti ini hendaknya dijadikan sebagai wahana untuk lebih menghayati hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

"Saya berharap kepada seluruh hadirin agar kiranya melalui peringatan Maluid Nabi Muhammad SAW ini, kita sama-sama dapat mengambil hikmah sehingga kita selalu berada dalam lingkaran kebenaran yang hakiki dalam menjalankan tugas baik sebagai insan sosial maupun sebagai insan hamba Tuhan", ujar Danrindam.

Lebih lanjut Danrindam mengajak "Melalui momentum peringatan Maulid ini juga, kita mantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta tingkatkan disiplin dan moralitas serta nilai-nilai hakiki ajaran Islami secara tepat dan benar serta meningkatkan kerjasama antara TNI AD dan seluruh Elemen masyarakat  yang berada di lingkungannya guna mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan Negara yang teramat kita cintai".

Pengembangan sikap yang demikian ini sejalan dengan tema peringatan Maulid  Nabi kali ini yaitu, "Jadikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 H / 2018 M Sebagai Suri Teladanan Bagi Prajurit dan PNS TNI AD Yang Berjiwa Kesatria, Militan, Loyal, Profesionalisme, Modern dan Manunggal Dengan Rakyat".

"Saya minta agar tema ini dijadikan sebagai sumber inspirasi untuk berbuat sesuatu yang terbiak dalam menyongsong tugas-tugas mendatang", jelas Danrindam.

Dalam kesempatan itu Hikmah Maulid disampaikan oleh Ustadz H Ma'aruf Ms. Ustadz H Ma'aruf Ms dalam khutbah singkatnya menyampaikan, peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, merupakan kesempatan bersama untuk mawas diri sampai dimana kesanggupan kita dalam mengikuti bimbingan dan suri tauladan yang telah diberikan oleh Nabi kita Muhammad SAW.

Perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW baik sejak beliau masih muda maupun setelah diangkat sebagai Nabi, yaitu antara lain tauladan tentang gaya hidup sehari-hari. Kebahagiaan dan kenikmatan hidup yang dirasakan oleh Nabi Muhammad SAW, bukanlah terletak pada kemegahan hidup lahiriah, melainkan kebahagiaan dan kenikmatan yang ditemukan dalam kesederhanaan.

Tuntutan hidup sederhana yang didukung oleh kepribadian yang teguh, budi pekerti yang luhur serta tingkah laku yang penuh kasih sayang dan lemah lembut merupakan mahkota keindahan yang menghiasi kehidupan Nabi Muhammad SAW.

"Patutnya sama-sama kita jadikan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai Suri Tauladan bagi kita semua dalam kehidupan sehari-hari", ujar Ustadz H Ma'aruf Ms. (Pendam16)
Bagi ke WA Bagi ke G+