Updated News

Korem Binaiya Gelar Sosialisasi Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal

Korem Binaiya Gelar Sosialisasi Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal


Korem Binaiya Gelar Sosialisasi Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal

Posted: 25 Nov 2018 06:00 PM PST

Korem Binaiya Gelar Sosialisasi Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal
AMBON, LELEMUKU.COM - Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya menggelar pelaksanaan Sosialisasi Pembinaan Antisipasi Bahaya Laten Komunis (Balatkom) dan Paham Radikal kepada seluruh Prajurit dan PNS Korem 151/Binaiya, Persit Koorcab Rem 151 dan Keluarga Besar TNI (KBT) FKPPI dan PPM dengan nara sumber Mayor Inf Yoyok Wahyudi, S.I.P, M.Han, Kasiter Korem 151/Binaiya dan Mayor Kav Dicky Prasojo, Pasiintel Korem 151/Binaiya bertempat di Baelio Slamet Riyadi Makorem 151/Binaiya, Jl. Ahmad Yani No. 1 Kota Ambon, Senin (19/11).

Adapun Tema yang diangkat dalam kegiatan ini yakni "Melalui Pembinaan Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal Prajurit TNI-AD Senantiasa Pro Aktif melaksanakan cegah dini dan deteksi dini terhadap Bahaya Laten Komunis dan Paham Radikal yang terjadi di wilayah NKRI untuk mewujudkan Negara Berkedaulatan Berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

"Komunisme merupakan kegiatan terlarang di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia hal tersebut sesuai dasar hukum pelarangan setiap kegiatan yang berhubungan dengan komunisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1966 dan itu masih berlaku. "Jelas Danrem 151/Binaiya, Kolonel Inf Hartono, S.I.P dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kasipers Korem 151/Binaiya, Letkol Inf Karona Susilo.

Lebih lanjut dikatakan bahwa sesuai dengan pernyataan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah sangat jelas bahwa Pancasila merupakan sesuatu hal yang bersifat final dan tidak boleh diganggu gugat, namun saat ini sudah ada upaya-upaya dari beberapa pihak yang berkeinginan untuk mencabut Ketetapan ini. Karena itu kita sebagai anak bangsa memiliki kewajiban untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Apabila ada sekelompok orang maupun organisasi tertentu yang berkeinginan merongrong kedaulatan tersebut maka TNI bersama Rakyat dan seluruh komponen bangsa akan selalu siap menjadi garda terdepan untuk menjaga kehormatan bangsa. (Penrem151)

Karim Payapo Lantik Ketua TP-PKK Kecamatan se-Seram Bagian Barat

Posted: 25 Nov 2018 04:00 PM PST

Karim Payapo Lantik Ketua TP-PKK Kecamatan se-Seram Bagian Barat
PIRU, LELEMUKU.COM - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku Ny.H.J.Karim Payapo melantik Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Seram Bagian Barat di Kantor Camat Seram Barat di Piru.

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kab. SBB mengatakan PKK sangat berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi keluarga, tujuan utama gerakan PKK adalah mewujudkan keluarga sejahtera yaitu keluarga yang mampu menciptakan keselarasaan, keserasian dan kesinambungan antara kemajuan lahir dan bathin.

Keluarga harus diupayakan menjadi sejahtera karena keluarga adalah unit kecil dalam masyarakat yang mempunyai arti besar dalam proses pembangunan dan hal ini akan berimplikasi pada terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera.

Visi keluarga sejahtera adalah terwujudnya keluarga sejahtera untuk menuju masyarakat madani, yaitu masyarakat yang maju, mandiri, demokratis, partisipatif dan sadar hukum. Pemberdayaan keluarga ini penting karena akan menghasilkan keluarga yang sejahtera.

Hal tersebut diatas menjadi tugas mulia bagi kita sekalian selaku tiang penggerak PKK teristimewa Ibu-ibu ketua TIM Penggerak PKK kecamatan Se-Kabupaten Seram Bagian Barat yang baru saja dilantik. (HumasSBB)

Prajurit Korem Binaiya Ikuti Latihan Menembak di Yonif Masariku

Posted: 25 Nov 2018 04:00 PM PST

Prajurit Korem Binaiya Ikuti Latihan Menembak di Yonif MasarikuWAIHERU, LELEMUKU.COM - Seluruh Prajurit Korem 151/Binaiya pada  Rabu (14/11)  mengikuti latihan menembak guna mengasah dan meningkatkan kemampuan menembak Senjata Ringan dan Pistol pada Triwulan IV TA. 2018 bertempat di Lapangan Tembak Yonif 733/Masariku, Waeheru, Ambon.

Sebelum dilaksanakan latihan, diawali dengan apel pengecekan anggota oleh Komandan Kompi Markas (Dankima) Korem 151/Binaiya, Kapten (Inf) I Dewa Agung.
Dankima selaku Komandan Latihan Menembak, menekankan kepada koordinator menembak dan seluruh anggota untuk mentaati prosedur dalam menembak, lebih khusus mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan latihan terlebih lagi latihan menembak.

"Saya harapkan kepada tiap- tiap kordinator menembak, baik koordinator menembak pistol maupun senjata ringan agar petugas ditiap-tiap pos untuk melaksanakan pengecekan sesuai ketentuan," ujarnya.

Lebih lanjut ditekankan kepada seluruh prajurit yang akan melaksanakan menembak agar mentaati semua aturan dan kententuan selama pelaksanaan menambak.Para prajurit yang mengikuti latihan menembak, tidak boleh melakukan kegiatan diluar perintah dari koordinator latihan, ataupun pendukung latihan. (Penrem151)

Percepat Laporan Dana Desa di Pulau Taliabu, Muhlis Soamole Gelar Rapat Koordinasi

Posted: 25 Nov 2018 01:00 PM PST

Percepat Laporan Dana Desa, DPMD Pulau Taliabu Gelar Rapat KoordinasiBOBONG, LELEMUKU.COM - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar rapat koordinasi bersama para camat, bertempat di kantor DPMD Pulau Taliabu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Pulau Taliabu, Muhlis Soamole mengatakan rakor bersama 8 kepala pemerintahan kecamatan itu guna menghidupkan kerjasama lintas sector terutama bersama kepala wilayah kecamatan agar dapat mengakomodir para kepala – kepala desa diwilayahnya masing – masing terkait percepatan penyampaian laporan realisasi DD tahap II dan Alokasi dana Desa (ADD).

Pertemuan tersebut intinya, mempercepat proses penyerapan anggaran di desa. Sehingga target pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desapun dapat terlaksana dengan baik.

"Inti dari pada rakor tersebut, agar para camat dapat berkoordinasi dengan kepala-kepala desa di wilayah masing-masing agar segera mengurus atau menyampaikan laporan realisasi DD maupun ADD,"katanya.

Hingga saat ini kata Muhlis, dari 71 Desa di Pulau Taliabu, masih ada sekitar 29 Kades, belum menyampaikan laporan realisasi Dana Desa tahap II sehingga hal ini sangat berpengaruh terhadap pencairan DD desa tahap III. Dimana satu desa saja yang enggan memasukan laporan realisasi DD akan mempengaruhi pencairan secara keseluruhan.

"Sampai sekarang 42 desa belum menyampaikan laporan realisasi dana desanya," jelasnya.

Terkait laporan realisasi DD masing-masing desa ini, kata Muhlis Soamole, DPMD telah melayangkan surat berkali-kali kepada kepala desa, namun lagi-lagi para kepala desa belum secara keseluruhan memasukan berkas laporan realisasi.

Dia berharap, dengan menjalin kerjasama lintas sektor bersama kepala pemerintahan kecamatan dapat mengkoordinir seluruh desa dan mempercepat pemasukan laporan Realisasi DD agar target-target penyerapan anggaran di desa dapat berjalan maksimal sebelum akhir tahun 2018 ini. (HumasTaliabu)

Hendrata Thes Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Pemkab Kepsul

Posted: 25 Nov 2018 12:00 PM PST

Hendrata Thes Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Pemkab KepsulSANANA, LELEMUKU.COM - Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara (Malut) Hendrata Thes melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama berjumlah 3 Orang, Administrator 37 Orang, Pengawas 64 Orang dan Auditor 4 Orang pada Kamis (22/11).

Pelantikan ini karena adanya tambahan OPD Baru sesuai dengan Perbup No 43 Tahun 2018

Bupati Hendrata Thes dalam sambutannya mengatakan semoga momentum pelantikan ini menjadi semangat  baru dalam menata aktivitas Pemerintahan kearah yang lebih baik.

"Selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah  Kabupaten Kepulauan Sula saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudari yang baru saja saya lantik, kiranya amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah dipundak saudara-saudari benar-benar dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen dan rasa tanggungjawab," ujar dia.

Ia mengatakan, pengambilan sumpah dan pelantikan bukan hanya sebagai formalitas pendistibusian jabatan melainkan sebagai sarana penguatan, pengembangan dan pemberdayaan potensi diri dalam upaya peningkatan kompetensi aparatur kearah tercapainya sumberdaya yang handal.

"Pada kesempatan ini saya perlu menyampaikan bahwa dengan adanya perubahan regulasi dan telah terbentuknya OPD baru, maka saya harapkan semua Organisasi Perangkat Daerah dapat bersinergi, bekerjasama untuk mencapai tujuan pembangunan Daerah, serta dapat meningkatkan pelayanan yang optimal kepada Masyarakat Kepulauan Sula secara khusus dan masyarakat umum secara lebih luas," ajak Thes. (DiskominfoSula)

Kelompok Batlolonar Antusias Ikuti Program Pelatihan Tenun ATBM

Posted: 25 Nov 2018 07:00 AM PST

Kelompok Batlolonar Antusias Ikuti Program Pelatihan Tenun ATBMAMDASA, LELEMUKU.COM – Kelompok Batlolonar di Desa Amdasa, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku sangat antusias mengikuti Program Pelatihan Tenun Tanimbar Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh perusahaan minyak dan gas (migas) asal Jepang, Inpex Corporation yang mengelola Kilang LNG Blok Masela.

Program pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari program kolaborasi dan sinergi bersama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku dengan Inpex Masela Ltd yang dilakukan dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan pada 23 Mei 2017 lalu di Ambon.

Menurut Sekretaris Kelompok Usaha Batlolonar, Sekondina Angwarmase kelompok usaha yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari ibu-ibu di desa setempat itu awalnya merasa takut untuk menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) karena mereka lebih nyaman dengan alat tenun godokan tradisional.

"Awalnya si kami pikir susah, tetapi saat kami mulai dilatih ternyata ATBM itu gampang untuk digunakan," ujar dia didampingi oleh Bendahara Kelompok tersebut, Clara Sarbunan kepada Lelemuku.com di Rumah Barlolonar ATBM pada Sabtu (25/11).

Sekondina menuturkan awal mula ketertarikan mereka untuk mengikuti pelatihan itu pada saat mereka dikunjungi oleh Tim Inpex Masela pada Bulan Juni 2018 lalu untuk meminta mereka membentuk satu kelompok usaha tenun ikat, sehingga pada Agustus 2018 bersama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Amdasa pihaknya melakukan pemilihan pengurus kelompok usaha tersebut melalui forum yang resmi.

"Kami buat pemilihan yang hasilnya Ibu Kades Lindawati Wijaya terpilih sebagai Ketua Kelompok yang disetujui oleh para ibu-ibu ditambah dengan staf desa, sejak itu kelompok inipun berjalan. Kemudian kami mulai berkunjung ke rumah-rumah menanyakan kesediaan dari para ibu-ibu untuk terlibat dalam kelompok ini," tuturnya.

Kelompok Batlolonar Antusias Ikuti Program Pelatihan Tenun ATBMSekondina mengungkapkan aktifitas pelatihan dari kelompok ini sudah berjalan kurang lebih 3 minggu, sejak 3 November 2018 lalu dimana Inpex Masela menyiapkan 3 orang pelatih dari Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar) yaitu Amin dan Deni yang melatih cara membuat Tenunan Brokat Songket dengan teknik benang timbul serta Kista yang melatih teknik tenunan ikat asli.

"Kami akan belajar teknik tenun ikat asli dengan motif khas Tanimbar yang akan dibuat seperti songket yaitu teknik benang timbul. Saat ini kami masih belajar dengan Pak Amin dan Deni tentang membuat songket, sedangkan untuk teknik tenun ikat yang asli akan diajarkan oleh Ibu Kista," ungkap Sekretaris Kelompok itu.

Sementara itu Sekretaris Desa (Sekdes) Amdasa, Teo Sarbuna memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Inpex Masela yang sudah konsisten mendukung pengembangan kain tenun ikat Tanimbar dimana ikut melestarikan kain tradisional tersebut, juga sebagai upaya mengembangkan potensi ekonomi masyarakat serta sebagai satu penghormatan kepada warisan leluhur masyarakat Tanimbar.

Ia berpesan kepada para kelompok usaha tersebut untuk jangan selalu hanya berharap kepada Inpex Masela tetapi bagaimana memanfaatkan kesempatan pelatihan yang sudah difasilitasi oleh perusahaan migas asal Jepang tersebut dan secara kreatif bekerjasama menciptakan produk-produk unggul yang menjadi ciri khas dari Tanimbar sendiri yang dapat bernilai ekonomis dan dapat mendukung kebutuhan perekonomian masyarakat.

Sarbuna juga meminta dukungan dari seluruh masyarakat Bumi Duan Lolat itu untuk turut bersama-sama mempromosikan kain tenun Tanimbar yang tidak kalah saing dengan produk tenun dari daerah lain di Indonesia.

"Marilah seluruh masyarakat Tanimbar yang berada di wilayah MTB maupun di luar, kita bersama-sama saling membantu untuk mempromosikan tenun ikat Tanimbar ini," pesan  Sarbuna.

Rumah ATBM dari kelompok usaha Batlolonar sendiri baru saja diresmikan oleh Expertise Communication Relation Inpex Masela Halida N. Hatta bersama dengan Perwakilan Bank Indonesia (BI) dan Pemkab MTB pada Jumat (23/11) lalu. (Laura Sobuber)

Kemenkumham dan KPU Maluku Utara Sepakati Hak Pilih Warga Binaan Permasyarakatan

Posted: 25 Nov 2018 06:00 AM PST

Kemenkumham dan KPU Maluku Utara Sepakati Hak Pilih Warga Binaan Permasyarakatan
TERNATE, LELEMUKU.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) Maluku Utara  (Malut) Nofli didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Muji Raharjo Drajat Santoso, Kepala Divisi Keimigrasian Heru Tjondro, serta Pejabat Administrasi melakukan Kunjungan Kerja di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Malut pada Kamis (23/11).
 
Kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku Utara Nofli beserta rombongan disambut dengan baik oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku Utara Syahrani Somadayo, S.T., M.Si beserta jajarannya.

Dalam pertemuan tersebut Kakanwil dan Ketua KPU Malut membicarakan tugas pokok dan fungsi masing-masing serta tugas dan masalah lain yang berkaitan dengan hak pilih warga Binaan Pemasyarakatan.

"Kepada mereka yang berada di  Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara serta Cabang Rumah Tahanan Negara yang berada di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara, disamping itu kepala Kantor Wilayah ( Nofli ) memperkenalkan satu persatu  tugas pokok dan fungsi masing-masing Divisi," kata Nofli.

Kakanwil dalam kunjungannya menyatakan, dengan adanya Kunjungan kerja dan Silaturahmi ini semoga bisa bermanfaat serta lebih mempererat hubungan dan kerjasama Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara dengan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku Utara agar kedepan hak-hak dari pada Warga Binaan Pemasyarakatan dapat tersalur dengan baik dan benar.

Ketua KPU Malut, Syahrani menyampaikan tugas pokok dan fungsi terkait hak pilih bagi Warga Binaan Pemasyarakatan yang berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara, bahwa sebenarnya masih banyak warga negara Indonesia termasuk Warga Maluku Utara yang belum bisa menyalurkan hak pilihnya.

"Karena tidak memiliki Kartu E-KTP, sehingga walaupun yang bersangkutan sudah berusia 17 tahun, namun lagi-lagi regulasi ataupun peraturan perundang-undangan serta Peraturan Pemerintah yang belum siap, inilah yang menjadi persoalan, kedepan kami tetap berkoodinasi dengan KPU Republik Indonesia serta pihak yang berkepentingan untuk bisa duduk bersama untuk menyelesaikannya," tandasnya. (KemenagMalut)

PPMA Minta Pemprov Papua Jelaskan Keberadaan Dana Abadi

Posted: 25 Nov 2018 04:14 AM PST


JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua diminta untuk menjelaskan status dan keberadaan dana cadangan atau dana abadi sebagaimana amanat pasal 38 ayat 2 UU 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) bagi Papua.

Penegasan ini disampaikan Direktur Perkumpulan terbatas untuk Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat Adat (Pt. PPMA) Papua, Naomi Marasian, di Kota Jayapura, pekan kemarin.

Menurut ia, hingga saat ini masyarakat Papua belum mendapat penjelasan mengenai dana cadangan yang diperkuat dengan diterbitkannya Peraturan Daerah (Perda) Dana Cadangan. Sebab beredar kabar bahwa dana itu telah digunakan oleh Pemprov Papua pada 2014 lalu, padahal mestinya digunakan setelah UU Otsus habis masa berlakunya di 2021 mendatang.

"Kita minta Pemprov Papua untuk jelaskan keberadaan dana cadangan. Sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya dimana keberadaannya. Apalagi UU Otsus ini tinggal empat tahun," terang dia di Jayapura, kemarin.

Ia katakan, bila belum mendapat penjelasan maka dalam waktu dekat pihaknya bersama sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Papua berkenan mempertanyakan langsung kepada Gubernur Lukas Enembe.

"Paling tidak bila memungkinkan kami akan bertemu satuan kerb perangkat daerah (SKPD) terkait. Sehingga paling tidak bisa mendapat penjelasan untuk selanjutnya kami teruskan kepada publik. Sebab dana Otsus ditujukan untuk pembangunan dalam empat bidang bagi orang asli Papua. untuk itulah kami pun ingin mengetahui keberadaannya," kata dia.

Senada disampaikan Koordinator TIKI Jaringan HAM Perempuan Papua Fien Yarangga. Dia berharap Pemprov Papua bisa menjelaskan jumlah dana cadangan yang disimpan dalam bank.

"Sebab sepengetahuan publik dana cadangan disimpan dalam rekening tersendiri yang dimulai pada 2006 dengan nilai sekitar Rp30-an miliar. Selanjutnya berkembang menjadi Rp100 miliar di tahun anggaran berikut sampai dengan 2014".

"Dimana ada berkembang informasi dana ini terpakai, sehingga kalaupun demikian mesti ada penjelasan ke publik dana itu dipakai untuk apa. Kemudian bila ada sisa berapa nilainya lalu diumumkan ke publik supaya semua pihak bisa mengetahui," ujarnya. (DiskominfoPapua)

Angka Kemiskinan di Papua Masih Tinggi, Lukas Enembe Terbitkan Program Baru

Posted: 25 Nov 2018 04:10 AM PST

Angka Kemiskinan di Papua Masih Tinggi, Lukas Enembe Terbitkan Program Baru
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Gubernur Papua Lukas Enembe mengakui angka kemiskinan di bumi cenderawasih masih cukup tinggi. Kendati terjadi penurunan dari 31 menjadi 27 persen, dirinya berharap instansi terkait dapat bekerja keras untuk menurunkan kemiskinan di atas tanah ini.

"Makanya saya minta semua sektor harus ditingkatkan dan ini harus menjadi sebuah kerja keras dari kita semua. Sebab jangan berbangga hati karena kita menerima dana Otsus. Sebaliknya Otsus segera berakhir sehingga semua pihak diharapkan bisa membangun Papua ke arah yang lebih baik lagi," terang Lukas di Jayapura, dalam satu kesempatan, kemarin.

Lukas mengatakan, baru-baru ini Papua menerbitkan program baru, yakni Bangun Generasi dan Keluarga (Bangga) Papua Sejahtera. Hasilnya diharapkan mampu melahirkan generasi muda Papua yang lebih handal dan unggul dari generasi sebelumnya.

Program tersebut, sudah berjalan di Kabupaten Asmat, Paniai dan Lanny Jaya, yang mana semua anak umur 0 sampai dengan 4 tahun, dibiayai oleh pemerintah provinsi.

"Dengan demikian program ini diharapkan mampu menghasilkan orang asli Papua unggul yang kedepan mampu menjadi seorang pemimpin".

"Program ini dirancang untuk fokus terhadap generasi emas Papua, yang pada tahun akan datang bertujuan melahirkan penerus pembangunan yang jauh lebih baik dari generasi sebelumnya," terang dia.

Dia tambahkan, selain Bangga, pemerintah provinsi saat ini memiliki program Gerbangmas Hasrat Papua yang memiliki tujuan yang sama. Kedua program ini pun mendorong agar anak-anak Papua kedepan, memiliki prospek lebih unggul dimasa depan.

"Untuk itu, kita harapkan program ini bisa mendapat dukungan pemerintah kabupaten dan kota. Sebab kerja sama ini diyakini mampu menghasilkan generasi muda yang handal di masa depan," harap dia.

Diketahui, mekanisme program Bangga yang merupakan turunan dari Gerbangmas Hasrat Papua ini, Pemerintah Provinsi memberikan dana tunai kepada balita berumur empat tahun serta anggota keluarga berusia diatas 60 tahun.

Sementara untuk memaksimalkan program itu, Pemerintah Provinsi Papua menggandeng lembaga mitra dengan harapan agar kegiatan itu boleh berjalan sesuai dengan harapan.

"Yang pasti dari program Bangga Papua ini, kita ingin supaya generasi muda kedepan bisa lebih cerdas. Dengan demikian generasi muda Papua ini diharapkan bisa menjadi penerus pembangunan diatas negeri ini," ucap Kepala Bappeda Papua Muhammad Musa'ad. (DiskominfoPapua)

Lukas Enembe Tak Ingin SKPD di Papua Diisi ASN Bermental Korupsi

Posted: 25 Nov 2018 04:06 AM PST

Lukas Enembe Tak Ingin SKPD di Papua Diisi ASN Bermental KorupsiJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan tetap melaksanakan perampingan birokrasi untuk memaksimalkan penganggaran agar dapat berfokus pada pelaksanaan pembangunan, bukan pada kedinasan.

Dengan kebijakan ini, dia berharap kedepan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang baru dirampingkan, dapat diisi dengan pejabat maupun aparatur sipil negara (ASN) yang bersih dari tindakan maupun praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

"Saya akan tempatkan orang-orang di SKPD baru, yang bermental pengabdian bukan berpikir uang saja. Dengan harapan, kedepan sumber daya manusia Papua bermental baik, berjiwa membangun dan memiliki kasih antar sesama," terang Lukas di Jayapura, pekan lalu.

Menurut ia, kendati menuai kontroversi, pihaknya tetap merampingkan jumlah SKPD yang sebelumnya 52, menjadi 34 atau 35. Tujuannya lain agar, SKPD main kaya fungsi namun miskin struktur.

"Karena sudah tidak ada toleransi lagi (bagi ASN yang hanya pikir cari uang). Kalian sudah mendapat gaji oleh negara, tapi kenapa harus mencari tambahan lagi. Hentikan model-model seperti ini, cukupkan dirimu dengan gaji mu".

"Karena tahun depan kami targetkan hal seperti ini sudah tak ada lagi. Karena kedepan pula saya tidak akan lagi mempekerjakan aparatur sipil negara yang bekerja hanya untuk mencari keuntungan ketimbang membangun tanah Papua serta melayani masyarakat," seru dia.

Enembe menambahkan, di era kepemimpinan selama lima tahun ke depan, mesti ada perbaikan-perbaikan dan perubahan yang signifikan bagi masyarakat Papua.

Dirinya pun menyoroti persoalan dan carut marut yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura. Dimana, meski data kesehatan terjadi penurunan, namun terjadi persoalan antara petugas kesehatan yang kerjanya suka berkelahi demi memperebutkan proyek.

"Sekali lagi yang seperti ini saya minta hentikan itu. Kalian kerja di tempat yang paling mulia bukan tempat cari uang. Rumah sakit daerah kita paling kacau di republik ini, paling rusak," kecamnya.

Kedepan dia memastikan pihak yang ditunjuk untuk memimpin RSUD Jayapura adalah orang yang tepat mau mengabdi untuk perbaikan kesehatan di Papua. (DiskominfoPapua)

Lukas Enembe Ajak Masyarakat Paniai Bersatu Dukung Meky Nawipa dan Oktovianus Gobay

Posted: 25 Nov 2018 04:00 AM PST

Lukas Enembe Ajak Masyarakat Paniai Bersatu Dukung Meky Nawipa dan Oktovianus Gobay
ENAROTALI, LELEMUKU.COM - Gubernur Papua Lukas Enembe mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Paniai agar bersatu dan melupakan perbedaan pilihan dalam proses Pilkada, untuk selanjutnya mendukung Meky Nawipa - Oktovianus Gobay sebagai pemimpin yang baru dilantik pada wilayah tersebut.

"Jangan ada lagi perpecahan antar kelompok masyarakat maupun pendukung pasangan calon saat pilkada. Jangan ada lagi kubu-kubuan. Sebab pemimpin baru sudah ada yang nantinya akan membawa kabupaten ini dalam pembangunan lima tahun mendatang," terang Lukas saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Paniai periode 2018-2023 di Enarotali, pekan lalu.

Gubernur juga berpesan  agar bupati wakil bupati dapat menjaga kepercayaan rakyat selama memimpin lima tahun mendatang demi kemajuan Paniai yang lebih baik.

"Jangan jadi Bupati yang tidak disenangi semua orang. Itu bahaya karena bisa menimbulkan konflik di masyarakat. Harus pula rangkul semua lawan lawan politik saat pilkada kemarin. Sehingga semua pihak bisa sama-sama membangun daerah ini," ucap dia.

Lukas pada kesempatan itu mengingatkan bupati dan wakil bupati agar tak gemar meninggalkan tempat tugas serta menerbitkan perijinan yang bukan menjadi tupoksi maupun wewenangnya. Sehingga pelaksanaan pembangunan bisa berjalan sebagaimana mestinya serta para pejabatnya tidak tersangkut masalah hukum.

Sebelumnya, Gubernur Papua, Lukas Enembe, Jumat (23/11), melantik pasangan Meky Nawipa - Oktovianus Gobay sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Paniai periode 2018 - 2023.

Pelantikan yang berlangsung di Aula kantor Bupati Paniai, dihadiri Kapolda Papua, perwakilan Pangdam Cenderawasih dan sejumlah Bupati dari wilayah pegunungan diantaranya Bupati Puncak, Puncak Jaya, Yahukimo, Intan Jaya, Deyai, Pegunungan Bintang dan Biak Numfor.

Rencana pelantikan bupati dan wakil bupati Paniai pun sebelumnya beberapa kali mengalami penundaan dikarenakan alasan teknis.

Kendati demikian, Gubernur segera mendorong pelantikan untuk segera dilaksanakan mengingat SK pelantikan sudah turun dari Kementerian Dalam Negeri. (DiskominfoPapua)

Tim Volly Lelemuku Raih Juara I Turnamen HUT Lemasa ke 22

Posted: 25 Nov 2018 03:48 AM PST

Tim Volly Lelemuku Raih Juara I Turnamen HUT Lemasa ke 22TIMIKA, LELEMUKU.COM - Tim bola volly, Lelemuku keluar sebagai juara setelah menundukkan tim volly Kamorawe 3-0 dalam tiga set pada partai final dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) ke-22. Pertandingan tersebut berlangsung di halaman Eme Nene Yaware  (ENY), Minggu (25/11).

Dari pantauan di lapangan pertandingan terlihat tim Lelemuku mendominasi permainan sejak awal pluit dibunyikan pada set pertama dimenangkan oleh tim volly lelemuku dengan skor 25-23 selisih dua point, memasuki set kedua tim Lelemuku masih mendominasi pertandingan dengan memenangkan pertandingan dengan skor 25-19 dengan selisih 6 point, dan set ketiga dimenangkan oleh tim volly lelemuku dengan skor 25-23.

Keluar sebagai juara I Volly Putra, Ketua Kerukunan Keluarga Tanimbar Kabupaten Mimika, Karel Watunwotuk  mengatakan, apa yang telah ditampilkan oleh tim volly Lelemuku merupakan pencapaian yang luar biasa dalam mengikuti tournament HUT Lemasa ke-22.

Sebab. Kata dia, selama ini kerukunan keluarga Tanimbar yang ada di Kabupaten Mimika jarang mengikuti berbagai event-event olahraga, sehingga dengan kegiatan olahraga volly ini sebagai moment untuk merangkul seluruh masyarakat Tanimbar di Kabupaten Mimika.

Ia mengakui tim volly Lelemuku telah lama ada, namun jarang mengikuti tournament lantaran tidak ada tournament yang bergulir di Kabupaten Mimika. Oleh sebab itu dirinya sangat berterima kasih kepada pihak Lemasa yang telah menyelenggarakan tournament tersebut sehingga bakat tidak hanya dari anak-anak Tanimbar saja tetapi dari anak-anak lain bisa disalurkan.

"Jadi intinya mereka main atas nama kerukunan dan dengan moment ini masyarakat tanimbar bisa dihimpun," kata Karel ketika ditemui usai pertandingan, Minggu (25/11).

Disisi lain, dengan adanya event-event seperti ini kerukunan keluarga besar tanimbar yang ada di Timika bisa terlibat dalam pembangunan olahraga di Kabupaten Mimika dan bisa menyumbangkan pemain untuk mewakili Timika.

"Tidak terlepas dari membangun Kabupaten Mimika ini melalui event-event olahraga salah satunya volly," ungkapnya.

Sebelum melaju ke partai final, tim Lelemuku berhasil menkandaskan beberapa tim seperti tim volly Amor, tim volly dari Kavaleri, dan terakhir tim volly dari Kamorawe, sedang satu tim dinyatakan Walk Out  (WO).

"Ada 4 tim, amor, Kavaleri, dan Kamorawe dan ada tim yang WO," terangnya. (Ricky Lodar).

Tournament Memperingati HUT Lemasa ke-22 Resmi Ditutup

Posted: 25 Nov 2018 03:34 AM PST

Tournament Memperingati HUT Lemasa ke-22 Resmi Ditutup
TIMIKA, LELEMUKU.COM - Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lemasa ke-22 resmi ditutup setelah digelar pertandingan final putra tim Volly Lelemuku menghadapi tim volly Kamorawe, dan tim volly putri yang mempertemukan Blackaro berhadapan dengan putri Mee, Minggu (24/11) di lapangan Eme Neme Yaware (ENY), Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Ketua panitia Tournament Volly HUT Lemasa Hendrik Wakum, SE mengatakan, pertandingan volly dalam rangka memperingati HUTLemasa ke-22 boleh berjalan sebagaimana tidak kalah pentingnya karena campur tangan Tuhan dan disertai dengan sportivitas yang ditunjukan oleh semua tim-tim yang terlibat baik pemain, oficial dan penonton dalam pertandingan, selain itu juga panitia mengucapkan terima kasih kepada PBVSI kabupaten Mimika sebagai organisasi yang menaungi Volly di Timika, sehingga bisa berjalan dan hari ini resmi ditutup.

"Tournament ini bisa berjalan atas campur tangan Tuhan dan berkat kerjasama semua tim," kata Hendrik, Minggu (25/11).

Ia menjelaskan, dalam tournament diselenggarakan selama 17 hari dan diikuti oleh sebanyak 46 yang terdiri dari 26 tim volly putra dan 20 tim volly putri.

"Selama 17 hari dan diikuti oleh 26 tim putra dan 20 tim putri ini suatu hal yang luar biasa," jelasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama mewakili Direktur Lemasa, Rimi Dolame dalam sambutannya mengatakan, tournament volly yang dilaksanakan oleh Lemasa dalam rangka memperingati HUT Lemasa ke-22 dengan tujuan untuk mempersatukan masyarakat melalui olahraga. Sebab kata dia, seluruh masyarakat mulai dari Sabang sampai Merauke yang ada di Timika merupakan masyarakat Amungsa.

"Kami yang ada disini adalah warga amungsa sehingga kedepan kami bisa mengenal satu dengan yang lain dan kami semua adalah warga Amungsa," kata Rimi.

Juara volly putri Blackaro meraih gelar juara setelah menundukan tim volly putri Mee, dan tim volly Mee-Pago pada tempat ketiga, sedangkan juara volly putra diraih tim volly Lelemuku yang mengkandaskan tim volly Kamorawe tiga set tanpa balas dengan demikian tim volly Kamorawe menempati posisi kedua dan STIKP Hermon menempati tempat ketiga, masing-masing tim mendapat uang pembinaan. (Ricky Lodar)

Meriahkan Jelajah Makassar-Bantaeng Seri II, Puluhan Pesepeda Padati Pantai Seruni

Posted: 25 Nov 2018 03:06 AM PST

Meriahkan Jelajah Makassar-Bantaeng Seri II, Puluhan Pesepeda Padati Pantai SeruniBANTAENG, LELEMUKU.COM - Puluhan pesepeda memadati Pantai Seruni Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Sabtu (24/11).

Mereka adalah peserta Sepeda Jelajah Makassar-Bantaeng Seri II tahun 2018 yang jumlahnya sekitar 38 orang dari Komunitas Sepeda Lipat Makassar ditambah 40 pesepeda dari Panaikang Cycle Club Bantaeng yang menjemput di perbatasan Jeneponto-Bantaeng.

Tak kurang dari 120 Km ditempuh selama kurang lebih 10 jam sejak dilepas oleh Gubernur SulSel, H M Nurdin Abdullah di Pantai Losari Makassar pada Sabtu pagi, pukul 06:00 Wita. Rute yang dijajal yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar, Kabupaten Jeneponto dan finish di Kabupaten Bantaeng sekitar pukul 16:10 Wita.

"Peserta dilepas sekitar jam 6 tadi pagi di Pantai Losari Makassar. Di Jeneponto kami dijamu makan siang sekaligus istirahat sebelum lanjut ke Bantaeng", tutur Syahrul Bayan selaku Ketua Panitia.

Syahrul Bayan yang juga adalah Kadispora Kabupaten Bantaeng mengungkapkan bahwa event yang digagas Kemenpora RI ini diikuti puluhan peserta dalam rangka mendeklarasikan Pekan Nasional Keselamatan Transportasi Jalan 2018. Minggu besok (25/11) kata dia, kembali akan mengikuti event serupa yakni Sepeda Nusantara 2018 etape Bantaeng.

Di seri II ini peserta disuguhi cuaca lebih beragam termasuk gerimis saat tiba di garis finish. Sedikit berbeda dengan seri I yang diadakan tahun sebelumnya, kata Asdar, salah seorang peserta dari Makassar.

Dirinya menuturkan kekagumannya dapat menjajal dan menikmati keindahan Bantaeng. Apalagi disambut hujan rintik-rintik dan akan mengikuti serangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi Bantaeng ke-764.

"Saya berharap seluruh teman-teman senang karena penyambutannya sangat meriah. Besok kita gowes mengunjungi tempat wisata di Bantaeng", ujarnya.

Kehadiran pesepeda menambah semaraknya kawasan Pantai Seruni di akhir pekan keempat November 2018. Terlebih lagi, malam Minggu menanti pesepeda untuk menikmati beragam kuliner daerah ini. (HumasBantaeng)

Perpustakaan Nasional dan Pemprov Sulsel Gelar Talkshow Gerakan Literasi

Posted: 25 Nov 2018 02:53 AM PST

Perpustakaan Nasional dan Pemprov Sulsel Gelar Talkshow Gerakan Literasi MAKASSAR, LELEMUKU.COM - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengadakan Talkshow Gerakan Literasi Sulawesi Selatan pada Kamis (22/11).

Dalam laporannya, Plt. Kadispusip Sulsel menyampaikan bahwa peserta berjumlah 1500 orang yang berasal dari pengelola perpustakaan desa dan pegiat literasi Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Drs. Muh Syarief Bando, MM selaku Kepala Perpusnas RI menyampaikan bahwa literasi adalah pengetahuan, pengetahuan tentang sesuatu dan pengetahuan untuk memberi manfaat.

Literasi bukan lagi sekadar baca dan tulis semta tapi literasi adalah fondasi keberhasilan. Gubernur Sulsel yang diwakili Pj. Sekprov menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi ini dan berharap agar gerakan literasi ini mampu meningkatkan derajat pengetahuan masyarakat untuk peningkatan ekonomi kerakyatan sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulsel.

Dispusip Bantaeng memberangkatkan 30 orang pengelola perpustakaan desa untuk mengikuti acara tersebut. (HumasSulsel)

Ilham Azikin Gelar Grebek Kampung Kayangan di Bonto Rita

Posted: 25 Nov 2018 02:44 AM PST

Ilham Azikin Gelar Grebek Kampung Kayangan di Bonto Rita
BONTO RITA, LELEMUKU.COM - Bupati Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, H Ilham Azikin didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng, Hj Sri Dewi Ilham,  lakukan Gerakan Bersih Kesehatan (Grebek) Kampung Kayangan di Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu. Turut hadir pula Ketua GOW Kabupaten Bantaeng, Hj Rahmah Arsyad pada Jumat (23/11)

Grebek mulai berlangsung sekitar pukul 06:30 Wita pada Jumat pagi tanggal 23 November 2018.  Grebek Kampung Kayangan merupakan program bersih-bersih lingkungan yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantaeng.

Dikatakan Kadinkes, Andi Ichsan bahwa pelaksanaan kegiatan ini masih menjadi rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-54 tahun 2018.

"Harapan kita warga termotivasi untuk membiasakan hidup bersih dan sehat. Bisa dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan meluas sampai masyarakat", harapnya.

Senada disampaikan Kepala Puskesmas Sinoa, Iwan Setiawan yang juga hadir bersama seluruh jajarannya. Tema yang diusung yakni "Ayo Hidup Sehat Mulai Dari Kita, Kita Sehat Bantaeng Sehat".

"Kita programkan ini khusus pada peringatan HKN yang dilaksanakan tiap tahun. Kalau ada OPD lain yang mau mengikuti, silakan", ungkapnya.

Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi fokus sasaran yang ingin dicapai melalui kegiatan ini bahwa masyarakat harus dibiasakan dan diberi teladan.

Sementara itu, Bupati Bantaeng meninjau proses pembersihan oleh ratusan petugas kesehatan dari 13 puskesmas di Bantaeng yang sengaja diturunkan mensukseskan GEREBEK.

Tak hanya petugas kesehatan, juga melibatkan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantaeng. Dilengkapi dengan armada pengangkut sampah guna memperlancar mobilisasi sampah ke TPA. (HumasBantaeng)

Sahabuddin Hadiri Rapat Paripurna Bahas Ranperda APBD 2019 Bantaeng

Posted: 25 Nov 2018 02:29 AM PST

Sahabuddin Hadiri Rapat Paripurna Bahas Ranperda APBD 2019 Bantaeng
BANTAENG, LELEMUKU.COM - Setelah digelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan Pandangan Umum Fraksi Dewan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun Anggaran 2019, DPRD Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar kembali Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban atas Pemandangan Umum Ranperda APBD Tahun Anggaran 2019 oleh eksekutif pada Kamis (22/11).

Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD, H. Abd. Rahman Tompo dan dihadiri oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin yang pada kesempatan tersebut memberikan beberapa penjelasan antara lain mengenai program peningkatan jalan di beberapa poros yang ada di desa-desa serta infrastruktur pedesaan lainnya.

Dijelaskan bahwa secara normatif berdasarkan standar operasional dan prosedur dalam perencanaan dan penganggaran telah dilakukan yakni mengajukan pengusulan ke pemerintah pusat melalui e-planning, oleh karena itu kondisi infrastruktur yang dipandang perlu dibenahi menjadi perhatian kita semua untuk berupaya memaksimalkan potensi yang ada guna menyelesaikan berbagai kebutuhan di bidang infrastruktur.

Juga terkait belanja infrastruktur jalan dalam APBD Tahun Anggaran 2018 yang tidak jadi dilaksanakan. Dijelaskan bahwa adanya penundaan pelaksanaan beberapa pekerjaan yang ada APBD Tahun Anggaran 2018 adalah merupakan penyesuaian atas beberapa kegiatan dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Mengakhiri sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tak terhingga kepada segenap fraksi-fraksi Dewan yang telah menyampaikan pandangan atas Ranperda APBD Tahun Anggaran 2019. (HumasBantaeng)

Gempa 5.2 SR Guncang Laut Banda, Tidak Berpotensi Tsunami

Posted: 25 Nov 2018 02:11 AM PST

Gempa 5.2 SR Guncang Laut Banda, Tidak Berpotensi Tsunami
SAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Gempa bumi dengan magnitudo 5.2 Skala Richter (SR) mengguncang perairan Laut Banda yang dekat dengan Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku pada Minggu (25/11) pukul 18.40 WIT.

Gempa yang berlokasi pada koordinat 6.62 LS-130.44 BT atau 150 km Timurlaut, Kota Tepa di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan 153 km Baratlaut Kota Larat di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) ini terjadi di tengah laut dengan kedalaman 120 km.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Kelas I, Karangpanjang Ambon pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sunardi, S.Kom, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. (Albert Batlayeri)

Herry Naap Buka Lomba Tenis Meja Jelang Natal dari IKT Biak Numfor

Posted: 25 Nov 2018 02:02 AM PST

Herry Naap Buka Lomba Tenis Meja Jelang Natal dari IKT Biak Numfor
BIAK, LELEMUKU.COM - Pemerintah Daerah (Pemda) Biak Numfor, Provinsi Papua memberikan apresiasi bagi Ikatan Keluarga Toraja (IKT) di Biak yang terus bekerjasama mendukung pemerintah.

Hal ini disampaikan langsung Plt.Bupati Biak Numfor, Herry Naap saat membuka secara resmi rangkaian kegiatan jelang perayaan natal 2018 yang ditandai dengan pemukulan bola pertama tenis meja oleh Plt.Bupati, Herry Naap dengan Ketua DPRD Biak Numfor, Zeth Sandy, Minggu (4/11) di Tongkonan.

"Ucapan terimakasih juga bagi masyarakat Toraja yang telah mensukseskan pemilihan Bupati dan Wabup, selain itu saya dan keluarga bisa diterima sebagai bagian dari keluarga Toraja," kata Herry.

"Ada orang Toraja yang maju sebagai caleg, saya harapkan agar hak bersuara biarkan masing - masing bebas menyatakan pilihannya dan jangan sampai baku marah" tambah Naap.

Dalam kesempatan ini, panitia diberikan bantuan dari Herry Naap sebagai dukungan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan, baik olahraga dan seni sebagai bagian dari pembinaan kekeluargaan guna membina hubungan persekutuan dalam melakukan berbagai pelayanan dan kegiatan sosial lainnya.

"Memang belum ada atlit-atlit dari Toraja yang tampil, namun disadarai bahwa tujuan diadakan perlombaan untuk memupuk rasa persaudaraan atau kekeluargaan, namun kenyataan menuai permusuhan karena aturan dalam pertandingan belum dipahami dengan baik", ujar Ketua IKT Biak Numfor, Yohanes Sallo.

Ia mengajak seluruh pembina IKT, hamba - hamba Tuhan yang hadir, ketua - ketua wilayah dan pengurus untuk bekerja sama dalam pelayanan mengingat ibadah ini merupakan ibadah terakhir mengakhiri tahun pelayanan di 2018.

"Saya himbau kepada penyelenggara pertandingan dan ketua - ketua wilayah, agar aturan dipegang teguh dalam semua kegiatan yang dilakukan, di antaranya volly dan tenis meja, dan harus diakui, panitia belum siap dengan baik karena belum ada kerjasama dengan baik sehingga butuh sehati untuk melakukan semua ini, minta Sallo.

Dilakukan juga penyerahan kembali piala bergilir dari Ketua Wilayah Nazareth kepada Ketua IKT untuk diperebutkan, membuat semua masyarakat yang hadir bersorak kegirangan, di mana masing-masing wilayah menyuarakan harapan agar wilayahnya yang akan tampil sebagai pemenang untuk merebut piala bergilir tersebut, ini bukti optimis dengan tetap menjunjung sportifitas, sebagaimana gumulan bersama yang dibawakan dalam ibadah yang dipimpin Pdt. Ricardo Sitorus sebelumnya. (HumasBiakNumfor)

Satgas TMMD Kodim Merauke Ajak Warga Bifo Praktek Bercocok Tanam

Posted: 25 Nov 2018 02:00 AM PST

Satgas TMMD Kodim Merauke Ajak Warga Bifo Praktek Bercocok Tanam
KEPI, LELEMUKU.COM - Bertempat di kebun pekarangan rumah Pilipus Tagi anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-103 Kodim 1707/Merauke bersama masyarakat Kampung Bifo, Distrik Passue Bawah, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua yang dipimpin oleh Serda Marthen R. melaksanakan praktek langsung tentang tata cara bercocok tanam sayuran pada Minggu (11/11).

Pada kegiatan tersebut Serda Marthen R. menegaskan bahwa sebelum melakukan praktek langsung dilapangan tentang tata cara bercocok tanam, para warga Kampung Bifo telah mendapat pengetahuan tata cara bercocok tanam dari Danki Satgas TMMD Ke-103 Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Herman Purba.

"Setelah para warga Kampung Bifo mendapat pengetahuan yang cukup kini saatnya kita ajak untuk melakukan praktek langsung tentang tata cara bercocok tanam sayuran seperti tomat, cabai dan terong dengan baik," ungkap Marthen.

"Dengan adanya pengetahuan tata cara bercocok tanam sayuran dan praktek langsung dilapangan diharapkan kedepannya mereka bisa melakukannya sendiri dan bahkan bisa mengembangkan pengetahuannya yang didapat," imbuhnya.

Sedangkan dalam pelaksanaan praktek langsung yang kita lakukan ini sedikitnya dihadiri 65 warga Kampung Bifo termasuk Kepala Kampung Bifo Bapak Benidiktus Tagi dan anak-anak Kampung Bifo.

"Antusias warga tersebut menunjukkan bahwa mereka betul-betul ingin memiliki pengetahuan tentang bagaimana tata cara bercocok tanam yang baik," kata dia.

Selanjutnya  Benediktus Tagi mengucapkan Terima kasih banyak kepada Satgas TMMD Ke-103 Kodim 1707/Merauke yang mana keberadaannya mereka di sini selain melaksanakan pembangunan juga memberikan pengetahuan kepada warga Bifo.

"Kita diberitahu tentang bagaimana tata cara bercocok tanam sayuran dengan baik seperti yang dilakukannya saat ini," kata Benediktus Tagi. (Pendam17)

Progress Pembangunan GOR Futsal Capai 74 Persen

Posted: 25 Nov 2018 01:57 AM PST


TIMIKA, LELEMUKU.COM - Site manager PT Sumber Rezeki Pramesti Denny Musani mengatakan, progres pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Futsal di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang berstandar internasional sebagai salah satu venue yang akan digunakan untuk mempertandingan olahraga futsal sudah mencapai 74%.

GOR futsal yang dibangun berdasarkan program dari Dinas pemuda dan Olahraga Provinsi Papua berdiri diatas tanah seluas 30 ribu meter persegi dengan luas gor sebesar 71 meter kali 58 meter bisa menampung kapasitas 2 ribu hingga 2,5 ribu penonton. Ditargetkan dalam dua minggu kedepan pihaknya tengah memfokuskan pada pemasangan kerangka atap GOR.

"Untuk progress pembangunan sudah 74%, dalam satu dua minggu ini kita akan pasang kerangka atap," kata Denny ketika ditemui di lokasi pembangunan, Jumat (23/11).

Fasilitas yang terdapat dalam gor tersebut seperti, lapangan futsal sintetis dengan luas 22 meter kali 42 meter, dan dilengkapi dengan ruang medis, ruang doping, 4 ruang ganti pemain, lapangan pemanasan yang berada dibelakang gor yang seluas 40 meter kali 50 meter dan juga dilengkapi dengan mushola, serta dibangun jalan untuk penyandang cacat, media centre, dan broadcasting.

"Ada beberapa fasilitas ruang medis, ruang ganti, mushola dan lapangan untuk pemanasan pemain," terangnya.

Ia menjelaskan, waktu pembangunan gor futsal ditargetkan rampung pada April 2019 mendatang, namun dalam pembangunannya terlambat 5 bulan dalam waktu yang direncanakan. Hal tersebut dinilainya  sangat berpengaruh pada penyelesaian pembangunan gor futsal. Sebab waktu pembangunan yang seharusnya dimulai dari desember 2017 lalu diundur hingga bulan Mei 2018 lantaran masalah tanah, sehingga dirinya meminta penambahan waktu yang tersisa.

Namun dirinya optimis pembangunan gor futsal bisa rampung pada waktunya, sebab dalam kunjungan tim dari Jayapura yang menilai progres pembangunan gor futsal terbilang cepat dibandingkan dengan beberapa daerah lain yang akan menjadi tuan rumah PON XX.

"Kita terlambat bangun karena masalah lahan, tapi kami dan Jayapura termasuk cepat dibandingkan dengan daerah lain," ungkapnya.

Sementara itu ditanya terkait anggaran. Kata dia, dirinya tidak mengetahui persis berapa besar anggaran yang di gelontorkan untuk pembangunan gor tersebut, sebab sebagai pimpinan proyek hanya mengurus bagaimana pembangunan bisa cepat selesai tanpa mengesampingkan kualitas.

"Kalau untuk anggaran saya tidak tahu, sebaiknya tanyakan ke PPK yang menangani ini," katanya.

Ia menambahkan, gor yang dibangun tidak hanya untuk futsal, namun bisa digunakan untuk beberapa cabor in door seperti bulu tangkis, bola basket, bola volly, dan sepak takraw.

"Kalau jadi, GOR ini bisa dipakai untuk event 4 cabor," tambahnya. (Ricky Lodar).

Herry Naap Soroti Pimpinan OPD di Biak Numfor yang Kerja Sendiri

Posted: 25 Nov 2018 01:51 AM PST

Herry Naap Soroti Pimpinan OPD di Biak Numfor yang Kerja Sendiri
BIAK, LELEMUKU.COM - Plt Bupati Biak Numfor, Herry Naap pimpin langsung apel gabungan bagi seluruh ASN di Lingkup Biak Numfor, bertempat di Halaman Kantor Bupati, Senin (5/11/) dengan petugas apel dari Dinas Kesehatan.

"Bukti selama ini saya dan beberapa OPD melakukan koordinasi dan audience dengan beberapa kementerian maka sumber dana DAU dan DAK tahun 2019 akan bertambah" ujar Plt. Bupati.

Khusus bagi kepala - kepala OPD, dapat bekerja lebih profesional, ada sekretaris, ada kabid dan kasubid sehingga jangan bekerja sendiri, dan bagi sekretaris, kabid, kasubid yang tidak bekerja tapi protes juga akan diganti, ujar Herry Naap dengan nada keras.

"Saya Plt. Bupati juga tidak bisa bekerja tanpa saudara-saudara, sehingga saya berharap mari kita sama - sama sehati membangun Biak, dan bagi pejabat eselon yang mau konspirasi politik hendaknya stop", tandas Herry.

Di akhir arahannya, Naap minta BPKAD untuk bayarkan ULP, tapi disesuaikan dengan absen kehadiran yang riil.

Lebih lanjut dikatakannya, sidang APBD 2019 paling lambat 1 desember 2018, dan agenda minggu depan diharapkan konsultan mendampingi penyusunan APBD, dan dalam hal ini akan dibuat MOU dengan KPK.

Pemerintah Daerah juga sampaikan terimakasih bagi Bank Danamon, atas CSR yang diserahkan langsung sehingga ini sebagai kepedulian dalam mendukung Adipura yang harus dipertahankan juga dukungan Biak untuk PON 2020 mendatang. (HumasBiakNumfor)

Pemda Biak Numfor Gelar Family Fun Walk HUT Korpri ke 47

Posted: 25 Nov 2018 01:25 AM PST

Pemda Biak Numfor Gelar Family Fun Walk HUT Korpri ke 47
BIAK, LELEMUKU.COM - Jelang hari ulang tahun (HUT) Korpri ke-47 tahun 2018, Pemerintah Daera (Pemda) Biak Numfor, Provinsi Papua lakukan beberapa kegiatan di antaranya, Family Fun Walk, jalan sehat dan senam bersama Keluarga Korpri yang seyogyanya dilakukan sejak jam 07.00 WIT pagi tadi dengan start dari Lapangan Cenderawasih namun karena derasnya hujan maka dialihkan ke Halaman Kantor Bupati.

Asisten III, Andarias F. Lameky yang sekaligus sebagai Plh. Sekda menyampaikan rasa bangga atas semangat dan partisipasi keluarga Korpri terutama instansi vertikal yang hadir dan terlibat langsung.

"Terimakasih saya ucapkan bagi seluruh ASN dan instansi vertikal yang hadir saat ini, semoga kita semua diberikan kekuatan untuk tingkatkan semangat kerja kita semua" ujar Lameky.

Sekitar 500 lebih orang yang hadir dalam Family Fun Walk (FFW), di antaranya Asisten II, pimpinan OPD, juga pimpinan instansi vertikal dibuat keringat dengan senam sehat bersama oleh Sanggar Senam Sonya (S3) ditambah dengan banjirnya doorprize yang berhasil dibawah pulang peserta FFW.

Runut giat lanjutan akan berlangsung pada Senin, 26 November 2018 berupa donor darah yang bertempat di Sasana Krida, dan Kamis, 29 November 2018, puncak peringatan HUT Korpri yakni upacara yang dilakukan di Lapangan Upacara Kantor Bupati, serta dilanjutkan dengan ziarah ke TMP. Tema peringatan HUT Korpri kali ini yaitu, "Korpri : Melayani, Bekerja dan Menyatukan Bangsa"

Peringatan HUT ke-47 KORPRI saat ini mengambil filosofi bambu yang akarnya menjadi perekat tanah merupakan symbol memperokokoh dan mempersatukan bangsa. Bambu yang subur di Indonesia tumbuh secara berumpun merupakan simbol solidaritas dan kebersamaan. (HumasBiakNumfor)

Andarias Lameky Buka Rakor dan Diklat SAR Biak Numfor 2018

Posted: 25 Nov 2018 01:22 AM PST

Andarias Lameky Buka Rakor dan Diklat SAR Biak Numfor 2018
BIAK, LELEMUKU.COM - Sebanyak 70 orang peserta yang tergabung dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dari potensi pencarian dan pertolongan, serta diklat SAR Planning angkatan XXV tahun 2018 dibuka oleh Asisten III, Andarias F. Lameky mewakili Plt. Bupati Biak Numfor, Kamis (22/11) di Asana Hotel Biak ditandai dengan penabuhan tifa serta penyematan tanda peserta, yang disaksikan pejabat TNI-Pol, GM. Angkasa Pura I, hingga 3 Kakansar, baik dari Biak, Jayapura dan Merauke.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III, Lameky menegaskan, 3 kunci dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan yaitu, Pemerintah harus hadir, bekerja secara all out, dan bekerja dengan hati, sehingga menjelang hari besar keagamaan di antaranya natal maka SAR diminta tetap siaga, solid serta penuh semangat.

Sebelumnya dalam laporan ketua panitia yang adalah kasubag umum, Susanto menjelaskan bahwa, Rakor berlangsung selama 2 hari, terhitung 22-23 November 2018 di Asana Hotel, sedangkan Diklat SAR Planning berlangsung selama 17 hari terhitung 22 November hingga 8 Desember 2018 yang dipusatkan di Gedung Diklat RRI Biak dengan 5 narasumber dari Kantor Pusat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan serta dari Satuan TNI-Pol.

Terkait tuntutan di atas, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Biak, Melkianus Kotta saat diwawancarai menyatakan dirinya sudah siap karena ini rutin tiap tahunnya yang dibantu dengan personil pada pos Serui, Nabire, baik itu berupa SDM juga fasilitas.

Saat ditanya tentang Rakor, Melkianus menyampaikan bahwa, kerjasama pihaknya dengan potensi akan berupaya semaksimal mungkin melalui rakor dan diklat agar mendapat satu persepsi sehingga jika ada kejadian di wilayah kerja Biak dapat dilakukan tindakan bantuan dan penanganan.

Ditambahkan Kotta, dalam waktu dekat akan dibuka pos Supiori yang diharapkan dapat beroperasi pada Desember ini dengan 6 personil yang akan ditempatkan disertai peralatan pendukungnya, hal ini dikarenakan akses Biak ke Supiori. Dengan bertambahnya pos Supiori maka wilayah kerja Biak meliputi, Biak, Supiori, Waropen, Yapen, Enarotali, Nabire, dan Paniai. (HumasBiakNumfor)

BKKBN dan DPR RI Sosialisasi di Inswambesi Sup dan Bosnabraidi

Posted: 25 Nov 2018 01:17 AM PST

BKKBN dan DPR RI Sosialisasi di Inswambesi Sup dan Bosnabraidi
BIAK, LELEMUKU.COM - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Komisi IX DPR RI untuk turut mensosialisasikan Kependudukan Keluarga Berencana Pembangun Keluarga (KKBPK) seluruh Indonesia di Kampung Inswambesi Sup dan Bosnabraidi, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua

"Program ini bersifat tetap ini seharusnya dilaksanakan awal tahun 2018 namun terbentur dengan realisasi anggaran maka baru dilakukan," ungkap Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar saat ditemui.

Sejalan dengan hal tersebut, anggota komisi IX DPR RI, Roberth Rouw yang dapil di Papua bersama ikut membantu kami menyampaikan kepada masyarakat pentingnya perencanaan dalam keluarga sehingga kelak kita punya generasi emas Papua, tambah Charles.

Asisten I, Friets G. Senandi, yang hadir mewakili Plt. Bupati Biak Numfor menjelaskan bahwa, membangun manusianya lebih penting, sehingga bamuskam harus sejalan dengan kepala kampung dan sebaliknya, dan yang paling panting yaitu kampung KB menjadi pintu masuk untuk program lain.

Anggota Komisi IX DPR RI, Robert Rouw dalam tatap mukanya dengan masyarakat mengungkapkan, tanggung jawab harus dijalankan sesuai dengan amanat undang-undang, masyarakat tidak lagi pilih partai keluar orang tapi masyarakat pilih orang keluar orang maka yang dipilih harus bermanfaat, karena bagaimana yang bersangkutan mau membangun daerah kalau ia tidak ke daerah tersebut, oleh sebab itu saya dan mitra ke kampung-kampung.

Kepala Kampung Bosnabraidi, Yonas Rumbrawer dengan rasa syukur saat menerima 1 unit laptop dan printer untuk membantu pekerjaan dengan lantang menyampaikan, kalau program disambut baik maka pasti peroleh kesejahteraan.

"Saya dulu tidak suka dengan Keluarga Berencana (KB) tapi setelah saya pahami tujuannya akhirnya saya sangat mendukung", ujar Yonas.

Sebelumnya sosialisasi dan tatap muka dengan bahasan yang sama dilaksanakan di Kampung Inswambesi Sup, yang mendapat pencerahan dari Komari, Direktur Bina Jalur Pemerintah BKKBN RI, Kepala DP3AKB Biak, Evi Lusia Fakdawer, Kepala Distrik Warsa, dan Kepala Distrik Yawosi bersama komponen masyarakat setempat yang sangat menikmati materi yang diberikan sekalipun hujan deras menghiasi acara ini. (HumasBiakNumfor)
Bagi ke WA Bagi ke G+