Updated News

Polisi Tangkap MNH, Pembunuh Dufi, Wartawan Yang Dimasukkan ke Drum

Polisi Tangkap MNH, Pembunuh Dufi, Wartawan Yang Dimasukkan ke Drum


Polisi Tangkap MNH, Pembunuh Dufi, Wartawan Yang Dimasukkan ke Drum

Posted: 20 Nov 2018 09:43 AM PST

Polisi Tangkap MNH, Pembunuh Wartawan Yang Dimasukkan ke Drum
JAKARTA, LELEMUKU.COM -  Kepolisian akhirnya menangkap MNH (35),  pelaku pembunuhan Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi, wartawan nasional yang jenazahnya dimasukkan ke dalam drum di kawasan Industri Klapa Nunggal, Bogor, Provinsi Jawa Barat.

MNH ditangkap oleh Tim Resmob Polda Metro Jaya di kawasan Bantar Gebang, Bekasi, pada Selasa (20/11) siang. Saat pelaku digeledah, ditemukan HP, SIM, KTP, dan kartu ATM milik korban.

MNH kini dibawa ke Polda Metro Jaya dan diperiksa. Sayangnya pihak kepolisian belum merinci motif pembunuhan ini. Juga belum diperoleh informasi bagaimana nasib mobil korban.

Direncanakan pada Rabu (21/11) pihak kepolisian akan melakukan jumpa pers, terkait dengan siapa pelaku dan apa motif pembunuhannya.

Dufi diketahui pernah bekerja di  beberapa media diantaranya, Radio Republik Indonesia (RRI), INews TV dan Tv Muhammadiyah.

Terakhir, korban pamit dari rumah di Gading Serpong, Tangerang, pada Jumat (16/11) pagi. Sekitar pukul 09.00 WIB, Dufi mengabari istrinya, Bayu Yuniarti, sudah berada di Stasiun Rawa Buntu.

Tapi setelah itu, Dufi, yang mengaku hendak ke TV Muhammadiyah di Menteng, Jakpus, tak lagi mengirim kabar. Pesan WhatsApp istrinya pada Jumat (16/11) sore tidak sampai.

Dua hari tanpa kabar, keluarga Dufi dikagetkan oleh penemuan mayat di dalam drum di Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Ia diketahui dibunuh di kontrakan di kawasan Bubulak, Gunung Putri oleh pelaku. Kemudian, jenazahnya dibuang dan ditemukan pada Minggu (18/11) pagi sekitar pukul 06.00 WIB didalam drum. (Samuel)

Berstandar Internasional, Mimika Sport Compleks (MSC) Harus Diuji Coba

Posted: 20 Nov 2018 09:15 AM PST

Berstandar Internasional, Mimika Sport Compleks (MSC) Harus Diuji Coba
TIMIKA, LELEMUKU.COM - Mimika Sport Compleks (MSC) yang merupakan gedung olahraga yang dibangun dengan fasilitas berstandar internasional yang dipersiapkan untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 yang seharusnya di lakukan uji coba untuk mengetahui kekurangan yang perlu dibenahi sebelum waktu pelaksanaan tiba.

"MSC dibangun kurang lebih dua tahun dan dalam tahap pemeliharaan selama dua tahun," kata John Rettob ketika ditemui di jalan Sam Ratulangi, Senin (19/11).

Menurutnya, sejauh ini pasca rampungnya pembangunan MSC hingga saat ini belum juga dilakukan uji coba GOR tersebut. Artinya apabila belum di uji coba maka, pihak pemerintah belum mengetahui kekurangan-kekurangannya baik dari gedung, dan simulasi penonton, penerangan dan fasilitas penunjang lainnya.

"Sudah mau tiba PON kalau kita tidak menggunakan MSC berarti kita tidak tahu kekurangan-kekurangannya apa saja mulai dari gendungnya sampai fasilitas lainnya," terangnya.

Ia mengakui, sudah ada permintaan beberapa cabor untuk menggunakan GOR tersebut, hanya saja belum ada serah terima dari pihak Freeport kepada Pemerintah. Namun masalah serah terima tidak menjadi persoalan bagi atlet untuk menguji coba GOR tersebut.

"Memang sudah lama permintaan untuk dipakai cuma karena belum ada serah terima, tapi saya pikir masalah serah terima itu urusan lain, kita harus gunakan MSC untuk uji coba supaya kita bisa benahi kekurangan yang ada," akunya. (Ricky Lodar)

390 Kotak Suara Pilpres di Kabupaten Puncak Tiba di Ilaga

Posted: 20 Nov 2018 08:38 AM PST

390 Kotak Suara Pilpres di Kabupaten Puncak Tiba di Ilaga
JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Sebanyak 390 kotak suara untuk persiapan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 tiba di Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua pada Senin (19/11) sekira pukul 07.00 WIT.

Kota suara ini  dikirim menggunakan pesawat Airfast Indonesia PK-OCJ dari Timika, Kabupaten Mimika.

Untuk menunggu pengiriman logistik Pilpres tersebut. Sebanyak 6 personel dari Polsek Ilaga dan 2 orang Staf KPU Puncak tiba di Bandara Ilaga untuk menjemput kedatangan logistik surat suara Pilpres 2019 dari Timika .

Selanjutnya kotak suara tersebut di bawa menggunakan dua kendaraan roda empat jenis Triton dan Hilux menuju kantor KPU di samping posko Gakkum Ilaga dan disimpan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, dari keterangan personel di lapangan jumlah logistik kotak suara Pilpres 2019 yang datang sebanyak 90 koli atau kotak suara.

"Jadi informasinya kotak suara yang di kirim sebanyak 90 koki," kata Kamal.

KPU Puncak pada Pilpres 2019 menerima kotak suara sebanyak 390 kotak suara dan untuk kekurangannya masih berada di Timika Kabupaten Mimika.

"Sisanya masih berada di Kabupaten Mimika," jelas Kamal. (Ricky Lodar).

Warga Kelapa Lima Temukan Kerangka Manusia di Jalan Kuprik

Posted: 20 Nov 2018 08:34 AM PST

Warga Kelapa Lima Temukan Kerangka Manusia di Jalan Kuprik
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Warga jalan Kuprik Kelapa Lima Merauke melaporkan penemuan kerangka manusia yang tertutupi lumpur dan karung kepada  pihak Kepolisian, Selasa (20/11) sekira pukul 10.00 WIT.

Berdasarkan siaran pers yang diterima media Lelemuku.com menjelaskan kejadian bermula dari adanya informasi warga sekitar tempat penemuan kerangka manusia di Jalan Kuprik Kelapa Lima Merauke bahwa telah ditemukan kerangka manusia.

Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut kepada salah salah satu anggota Kepolisian dan kemudian dilaporakan ke Mapolres Merauke.

Piket identifikasi dan piket fungsi lainnya selanjutnya mendatangi TKP untuk memastikan barang yang diduga kerangka manusia, dan informasi tersebut benar kerangka yang ditemukan ditutupi oleh lumpur dan karung.

Pihak Reskrim yang berada di lokasi  langsung melakukan olah TKP dan selanjutnya membawa kerangka tersebut ke RSUD Merauke untuk diidentifikasi, dan selanjutnya meminta keterangan. Kini penemuan kerangka manusia tersebut telah ditangani Sat Reskrim Polres Merauke.

Selanjutnya Sat Reskrim Polres Merauke akan melakukan koordinasi dengan Dokter RSUD Merauke untuk mengidentifikasi jenis kelamin, usia, serta diperkirakan kapan meninggalnya, serta mengumpulkan BB yang dikumpulkan di TKP untuk diumumkan melalui RRI dan media massa terkait orang hilang

Sementara itu Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan kini sudah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Merauke.

Sejauh ini pihak Kepolisian sedang bekerjasama dengan pihak RSUD untuk mencari tahu jenis kelamin dari kerangka tersebut dan menginformasikan orang hilang melalui RRI untuk diketahui oleh warga siapa tahu ada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

"Sudah ditangani oleh Polres Merauke, dan sedang berkoordinasi dengan pihak RSUD untuk mengidentifikasi kerangka tersebut, dan menginformasikan kepada masyarakat melalui RRI dan media massa," kata Kamal. (Ricky Lodar).

26 Kabupaten dan Kota di Papua Ikut Kejurda Tinju Amatir di Timika

Posted: 20 Nov 2018 08:31 AM PST

26 Kabupaten dan Kota di Papua Ikut Kejurda Tinju Amatir di TimikaTIMIKA, LELEMUKU.COM - Sebanyak 29 dari 26 Kabupaten Kota se-Provinsi Papua mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir yang berlangsung di Gedung Olahraga Mimika Sport Compleks (GOR MSC) Kabupaten Mimika, Rabu (21/11) besok dengan mempertandingkan 8 kelas.

Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Johannes Rettob S. Sos. MM ketika ditemui mengatakan, pelaksanaan Kejurda Tinju Amatir akan dilaksanakan dan Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah telah siap melaksanakan event tersebut.

"Persiapan Kejurda Tinju Amatir Elit sudah semua tinggal actionnya saja untuk tempat pelaksanaan di Mimika Sport Compleks," kata John ketika ditemui di jalan Sam Ratulangi, Distrik Mimika Timur, Senin (19/11).

Ia menjelaskan, sebanyak 26 Kabupaten Kota yang akan mengikuti Kejurda tersebut, sedangkan tiga kabupaten lainnya yakni Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Mappi, dan Kabupaten Keroom dipastikan tidak mengikuti Kejurda Tingkat Amatir yang diselenggarakan di Kabupaten Mimika.

"Yang hadir ada 26 Kabupaten, kalau Kabupaten yang tidak hadir itu Pegunungan Bintang, Mappi dan Keroom," jelasnya.
Ia mengungkapkan, dalam Kejurda tersebut, Kabupaten Mimika akan menurunkan sebanyak 18 atlet untuk mengikuti 13 kelas berbeda baik kelas ringan mulai 46 kg hingga berat 91 kg dengan batas usia 17 sampai 40 tahun.

Namun ada satu kelas yang tidak diikuti oleh atlet dari Kabupaten Mimika pada kelas 60 kg.

"Kita akan menurunkan 13 kelas, yang kita tidak ikut itu dikelaskan 60 kg laki-laki dari 18 kelas 10 laki-laki dan 8 perempuan dan kelasnya mulai dari 46 kg sampai 91 ada terdiri dari 8 kelas mulai dari kelas ringan sampai kelas berat," ungkapnya.

Sementara itu ditanya terkait lokasi yang digelar. Kata John, Kejurda Tinju Amatir akan dilangsungkan di GOR MSC yang berstandar internasional sebagai uji coba sebelum digunakan pada saat pembukaan PON XX tahun 2020 di Papua.

"Jadi Kejurda Tinju Amatir Elit di MSC sebagai salah satu uji coba pilot projects," katanya. (Ricky Lodar).

Ini Alasan Facebook, Messenger dan Instagram Tidak Bisa Diakses

Posted: 20 Nov 2018 08:20 AM PST

Ini Alasan Facebook, Messenger dan Instagram Tidak Bisa Diakses
NEW YORK, LELEMUKU.COM - Situs website media sosial, Facebook, Messenger dan Instagram alami down server atau kendala jaringan. Dilaporkan sejumlah pengguna di dunia mengeluhkan tidak bisa mengakses tiga situs website ini sejak Selasa (20/11) malam.

Menurut Down Detector, dilaporkan Facebook, Messenger dan Instagram mengalami down bersamaan di Amerika Utara, Eropa, Asia dan Pasifik. Mayoritas pengguna facebook dan instagram tidak bisa mengakses sama sekali feed media sosial mereka sehingga kekesalan mereka ditunjukkan di medsos Twitter dengan tagar #FacebookDown dan #InstagramDown  serta kata kunci "Facebook and Instagram" dan "O Instagram".

Lelemuku.com yang sedang mengakses Facebook dan Instagram mendapati laporan error yang bertuliskan "Sorry, something went wrong. We're working on getting this fixed as soon as we can."

Sementara untuk Messenger, layanannya mengalami laporan gangguan meskipun interfacenya masih bisa diakses. dengan total laporan hingga mencapai 2,601 laporan.

Gangguan dari tiga media sosial yang dimiliki Facebook ini dilaporkan melebar setelah ada 4 kali laporan down dalam dua bulan terakhir ini.

Hingga saat ini belum ada informasi ataupun pengumuman resmi dari Mark Zuckerberg atau manajemen Facebook. Meskipun ada dugaan terjadinya down akibat dimasukkannya fitur-fitur baru di ketiga medsos tersebut. Salah satu fitur yang paling menonjol adalah fitur "Remove for Everyone" kepada pengguna Messenger untuk diberikan kesempatan menghapus pesan sebelum 10 menit. 

Sementara itu salah satu anggota dari Facebook Developer Support Engineer, Marissa Hoek pada twitternya mengatakan pihaknya masih mendalami alasan down yang terjadi secara global ini.

"Kami saat ini mengalami masalah yang mungkin saja disebabkan oleh beberapa permintaan API yang nampaknya memakan waktu lama atau gagal tanpa disangka-sangka. Saat ini kami sedang menyelidiki masalah ini dan mencari penyelesaiannya," jelas dia

Sementara itu, aplikasi lainnya milik Facebook, WhatsApp tidak mengalami kendala.

Down yang dialami beberapa medsos milik Facebook ini terjadi lebih gencar setelah CEO mereka, Zuckerberg ditekan pada pertengahan 2018 lalu terkait masalah privasi sehingga harga sahamnya turun dari 220 dollar AS ke 130 dollar AS per lembarnya. (Albert Batlayeri)

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Siapkan Diri Hadapi Sidang Pilkada Kota Tual

Posted: 20 Nov 2018 07:20 AM PST

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Siapkan Diri Hadapi Sidang Pilkada Kota Tual
AMBON, LELEMUKU.COM - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar Rapat Koordinasi Teknis Persiapan Sidang Pemeriksaan Kode Etik Penyelenggara Pemilu, Minggu (19/11) di Ambon.

Rapat  tersebut dilakukan dalam persiapan sidang perkara nomor 268/DKPP-PKE-VII/2018 dengan Teradu KPU Kota Tual dan Bawaslu Kota Tual, Provinsi Maluku.

Anggota DKPP Prof Muhammad yang memimpin rapat tersebut mengatakan bahwa bahwa  kehadiran DKPP bukan untuk menakut-nakuti atau menghalangi kreatifitas penyelenggara pemilu. Menurutnya, DKPP untuk menjaga kehormatan penyelenggara pemilu sebagaimana namanya.

"Secara statistik jika dilihat dari jumlah aduan yang masuk lebih banyak yang didismiss. Jika dilayani semua aduan, tiap hari kerja DKPP adalah bersidang.  Kemudian secara jumlah putusan, jauh lebih banyak yang sifatnya direhabilitasi, mendidik daripada menghukum," tutur Prof Muhammad.

Selanjutnya, ia menegaskan kepada penyelenggara pemilu untuk tidak takut karena sekarang DKPP ini sahabat penyelenggara.  Jika ada yang mencoba mencari-cari kelemahan penyelenggara pemilu itu dan DKPP yakin tidak ada faktanya, maka DKPP terdepan untuk memastikan dan menjaga nama baik penyelenggara.

Ia memberi contoh DKPP adalah seperti ahli bedah. Jika luka itu masih bisa dirawat akan diobati, diberi perban dengan harapan masih bisa memberikan kesehatan bagi anggota tubuh yang lain tapi jika lukanya parah dan bisa mengancam anggota tubuh lain, maka  DKPP tidak ragu-ragu untuk melakukan amputasi. Tetapi untuk keputusan amputasi itu Anggota DKPP benar-benar harus berdebat.

"Putusan pemberhentikan tetap penyelenggara pemilutidak mudah. Terkadang ada perbedaan pendapat. Kemudian dipertimbangkan kembali dan mencari  kira-kira apa masih ada yang bisa menyelamatkan keputusan hukuman/rehabilitasi sebagai penyelenggara pemilu," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak penyelenggara menyuburkan komitmen selalu menjadi bagian dari solusi. Mulai hari ini dan seterusnya untuk berkomitmen dalam niat, dalam gagasan, dalam tingkah laku untuk menjadi The Part of Solution. (DKPP)

DKPP Gelar Sidang Pemeriksaan Perkara Pilkada Kota Tual 2018

Posted: 20 Nov 2018 07:12 AM PST

DKPP Gelar Sidang Pemeriksaan Perkara Pilkada Kota Tual 2018
TUAL, LELEMUKU.COM - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pemeriksaan perkara nomor 268/DKPP-PKE-VII/2018, Senin (19/11) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku.

Sidang tersebut memeriksa Ibrahim Faqih, Wawan Kurniawan, M. Sofyan Rahayaan, Zainal A. Raharusun dan Rifai Rumaf selaku Ketua dan Anggota KPU Kota Tual. Mereka diadukan oleh Jismi Reubun selaku Tim kampanye Pemenangan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tual Periode 2018-2023 atas nama Basri Adlly Bandjar–Fadillah Rahawarin (ADIL) yang dikuasakan kepada advokat Milky H Lhalauw.

Sidang pemeriksaan ini dipimpin oleh Anggota DKPP Prof Muhammad bersama dengan Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Maluku yakni Prof Tony Donal Parilea TPD unsur Tokoh Masyarakat,  Syamsul Rifan Kubangun TPD Unsur KPU, dan Astuti Usman TPD unsur Bawaslu.

"Kepada pihak Pengadu silakan untuk dibacakan dalil aduannya," kata Prof Muhammad.

Di antara dalil aduan yang disampaikan Pengadu yakni pemesanan dan pencetakan surat suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tual Tahun 2018 melebihi jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Selain itu, menurut Pengadu Ibrahim Faqih, dalam tugas supervisi dan pengendalian ke Kecamatan Toyando-Taam tidak mampu mengarahkan PPK Kecamatan Toyando-Taam untuk dapat bekerja secara profesional, sehingga Sertifikat Rekapitulasi dan Rincian Penghitungan Perolehan Suara dari Setiap Desa/Kelurahan ditingkat Kecamatan (Model DA.1-KWK) Kecamatan Tayando-Taam ada 2 versi yakni yang tulis tangan dan ditandatangani oleh PPK dan Saksi Pasangan Calon dan yang ketikan dan tidak ditanda tangan

Sidang ini juga memeriksa M. Taher Jamco, Junaedi Bugis, dan Denny Mus Remuat selaku Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Tual. Menurut Pengadu, Panwaslu Kota Tual dalam rekapitulasi di tingkat KPU Kota Tual bersikap pasif dan melakukan pembiaran dengan beralasan bahwa tidak ada laporan tentang permasalahan yang terjadi.

Akibat sikap Panwaslu yang pasif dan tidak profesional maka terjadi pelanggaran-pelanggaran secara terstruktur dan masif yang dilakukan oleh Penyelenggara Pemilihan dalam ini KPU Kota Tual dan jajaran di bawahnya.

Sidang ini juga mendengarkan keterangan dari pihak terkait yakni Abdullah Ely selaku Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, La Alwi dan Iriane S. Ponto selaku Anggota KPU Provinsi KPU Maluku, serta Usman Siknun selaku Kasek Bawaslu Kota Tual. (DKPP)

Mayat Terapung Dekat Angwarmas Adalah Dhionisius Samponu

Posted: 20 Nov 2018 03:03 AM PST

SAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) menyatakan mayat yang ditemukan di laut tepatnya didepan Pulau Angwarmas, Desa Adaut, Kecamatan Selaru pada Selasa (20/11) merupakan Dhionius Samponu (42) korban kecelakaan laut yang hilang beberapa waktu lalu .

Menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD MTB, Erik Uwuratuw, korban Samponu ditemukan perairan Tanjung Torimtun tepatnya di Tnyafar Lende Bwariat yang berjarak 4 mil dari Pulau Angwarmase.

Dikatakan, korban yang merupakan pekerja swasta ini awalnya dilaporkan terjatuh dari Kapal Motor (KM) Tanimbar Permai pada Minggu (18/11) lalu saat bersama dengan tim pemikul Arca Kristus Raja yang akan dijemput di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

"Korban ditemukan pada  pukul 05.30 WIT salah satu warga nelayan atas nama Theis Ngilamele (31) yang melintas dari Tnyafar Lende Bwariat, Desa Adaut. Saksi tiba-tiba melihat mayat  sudah dalam keadaan meninggal dan mengapung di atas permukaan air, melihat hal tersebut yang bersangkuta kaget dan langsung menginformasikan ke rekan nelayan lainnya, Ulis Lilimwelat ( 41) tahun," jelas dia.

Uwuratuw melanjutkan, Lilimwelat kemudian balik dari lokasi kejadian dan menuju Polsek Selaru di Desa Adaut. Pada pukul 05.56 WIT, ia melaporkan hal tersebut ke Polsek.

Mayat Terapung Dekat Angwarmas Adalah Dhionisius Samponu
Selanjutnya rombongan Camat, Kapolsek, Danramil, Wadanposal dan warga setempat Selaru langsung menuju ke TKP dengan menggunakan speedboat Dinas Kesehatan. Sampainya di TKP mayat dalam keadaan utuh, kaku dan posisi terbalik.

"Pada pukul 09.15 WIT Rombongan Camat, Danramil, Kapolsek, Wadanposal Selaru dan anggota kesehatan langsung mengevakuasi jenazah korban dari TKP menuju Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan  untuk disemayamkan dan diserahkan ke pihak keluarga," tutup dia. (Albert Batlayeri)

Sukseskan Pilkades di Halsel, Bahrain Kasuba Pilih Calon Kades Marabose

Posted: 19 Nov 2018 10:57 PM PST

 Sukseskan Pilkades di Halsel, Bahrain Kasuba Pilih Calon Kades Marabose
LABUHA, LELEMUKU.COM - Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) Hi. Bahrain Kasuba bersama Istri Hj.Nurlaela Muhammad menggunakan hak suara mereka untuk memilih calon Kepala Desa Marabose, Kecamatan Bacan pada Sabtu (17/11).

Bupati bersama Ibu mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kantor Desa Marabose, sekitar pukul 08.00 WIT.

Ia menilai pelaksanaan pilkades berjalan kondusif,yang diikuti dengan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam memberikan suara aspirasinya lewat pilkades ini.

"Somoga pemilihan Kepala Desa serentak dibeberapa desa pada hari ini, dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai," harap Kasuba

Di Desa Marabose sendiri ada 5 Kandidat yang menjadi calon pada pemilihan kepala desa hari ini. Diantaranya nomor 1. Husni Jati, ST. nomor 2. Irham. A. Hanafi, S. IP. nomor 3, Malik Talib. nomor 4, Safri Hi.Nur, dan nomor 5.Irwan Basri.

Adapun penutupan pencobalasan dilakukan pada pukul, 11.00 WIT, dan akan dilakukan penghitungan suara pada pukul 13.00 WIT. Diketahui ada 66 desa di Kabupaten Halmahera Selatan yang melalukan pemilihan kepala desa pada hari itu.(DiskominfoHalsel)

Helmi Surya Botutihe Rayakan Maulid Nabi Bersama Yayasan Pesantren Darussalam Bacan

Posted: 19 Nov 2018 10:40 PM PST


LABUHA, LELEMUKU.COM - Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Helmi Surya Botutihe bersama Ibu Lely Lihayati menghadiri Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1440 Hijriah yang dirangkaikan dengan malam Konser Amal Penggalangan Dana Pembangunan Pondok Pasantren Darussalam Bacan yang berada di Desa Kupal, Kecamatan Bacan Selatan, Sabtu  (17/11) malam.

Acara yang dipusatkan di Swering Pantai Mandaong Kecamatan Bacan Selatan ini, mengusung tema "Senyum Mereka Kebahagian Kita" dan diselenggarakan oleh Pengurus Yayasan Pasentren Darussalam Bacan yang bekerja sama dengan Penitia Penyelenggara Hari-Hari Besar Islam (PPHI) Kabupaten Halsel, Remaja Desa Mandaong (RDM) serta Generasi Muda Kesultanan Bacan (Gema Suba).

 Helmi Surya Botutihe, selaku Sekertaris Daerah, mewakili Bupati Halsel dalam sambutannya menyampaikan bahwa, perayaan Maulid malam ini dirangkaikan dengan konser amal dalam rangka penggalangan dana untuk pembangunan asrama bagi anak-anak yatim piatu Yayasan Pasantren Darussalam Bacan.

Oleh karena itu,dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya yang ada di Labuha dan sekitarnya yang hadir untuk memberikan infaq serta sedekah terbaik untuk membantu anak-anak yang bersekolah dan mondok di Pasentran Darussalam Bacan.

"Kurang lebih ada 44 anak yatim piatu yang membutuhkan eean tangan kita semua, untuk dapat bersekolah dan sebagai tempat tinggal mereka, "ungkap Sekda

Sekda juga berharap nantinya apa yang dibawahkan oleh Da'i muda yang datang di Halsel Al dan Il untuk mengisi acara ini lewat tausia mereka tentang Hikma Maulid Nabi Muhammad SAW dapat diterima oleh masyarakat dan tentunya dapat menjadikan negeri ini menjadi ,aerah yang Baldatun, Thayyibatun, Wa rabbun Ghafur.

"Mari kita saksikan bersama penampilan Da'i Muda Al dan Il serta penyanyi asal Maluku Utara, Soraya Assor", tutup Helmi.

Acara konser Amal ini diisi dengan mausiah dari Ilyas Wijaya Kusama dan Alyasa Wijaya Kusuma (IL dan AL) pemenang juara 1 Aksi Asia Indonesia ahun 2018. Serta dihibur oleh Soraya Assor yang merupakan pemenang juara 1 Q Academy 2.

Pada kesempatan ini juga hadir Kepala Pengadilan Agama Labuha, Kepala Kementrian Agama Labuha, para pimpinan SKPD, Perangkat Adat Kesultanan Bacan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ibu-Ibu Majelis Ta'lim, serta masyarakat yang ada didalam Ibu Kota Labuha. (DiskominfoHalsel)

Jelang Pilkades Halmahera Selatan, Iswan Hasjim Monitor Kecamatan Kayoa dan Makian

Posted: 19 Nov 2018 10:32 PM PST

Jelang Pilkades Halmahera Selatan, Iswan Hasjim Monitor Kecamatan Kayoa dan Makian
LABUHA, LELEMUKU.COM – Sehari pemilihan kepala desa (Pilkades) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) yang akan dilaksanakan hari Sabtu 17 November 2018, Wakil Bupati Halmahera Selatan melakukan pemantauan ke beberapa desa yang berada di Kecamatan Kayoa dan Makian.

Iswan Hasjim saat monitoring di Kecamatan Kayoa Utara, yakni Desa Gayap dan Desa Modayama serta di Kecamatan Pulau Makian yakni Desa Dauri, Suma, Gorup, Matentengin, dan Sangapati, mengatakan pelaksanaan ini sebagai salah satu langkah untuk melihat langsung persiapan panitia pemilihan kepala desa . Sebanyak 66 desa yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan untuk tahun ini akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa.

"Diharapkan pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik, lancar, tertib dan tidak menibulkan permasalahan di kemudian hari," ungkap Wakil Bupati Halsel dihadapan panitia pemilihan.

Wakil Bupati menaruh harapan, bagi calon yang nantinya kalah agar dapat menerima kekalahannya secara ikhlas guna menciptakan kondisi desa yang aman serta kondusif.

"Kita harus bekerja sama agar Pemilihan Kepala Desa ini berjalan sesuai harapan dan tidak ada terjadi sengketa atau konflik yang akan memecahbelah masyarakat," harap Iswan.

Iswan juga mengatakan bahwa jika Pilkades ini berjalan dengan lancar dan aman maka di tahun 2019 nanti desa sudah akan memiliki kepala desa definitif untuk 6 tahun ke depan.

Harapanya juga untuk panitia penyelenggara agar melaksanakan tugas sesuai dengan mekanisme. Dia meminta penyelenggara untuk dapat melakukan pendataan secara real dan sesuai jumlah penduduk di desa tersebut.

"Untuk panitia Pilkades, saya meminta agar data pemilih dapat dilisting sesuai jumlah yang sebenarnya, agar tidak terjadi perdebatan antara pasangan calon," harapnya lagi.(DiskominfoHalsel)

Jelang Pilkades, Bahrain Kasuba Shalat Jum'at Bersama Masyarakat di Kokotu

Posted: 19 Nov 2018 10:25 PM PST

Jelang Pilkades, Bahrain Kasuba Shalat Jum'at Bersama Masyarakat di Kokotu
LABUHA, LELEMUKU.COM – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) Hi. Bahrain Kasuba, melaksanakan Shalat Jum'at bersama Masyarakat di Masjid Kokotu Kecamatan Bacan Barat pada Jumat (16/11).

Shalat Jumat ini juga dihadiri oleh Plt. Kepala Desa Kokotu Riska Aljokja. Usai melaksanakan shalat Jum'at, Bupati Hi. Bahrain Kasuba, lakukan ramah tamah dengan masyarakat di mesjid tersebut.

Bupati Halsel menyampaikan bahwa Shalat Jum'at yang dilakukan didesa-desa ini bertujuan untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan bersilahturrahmi, sehingga mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik tentang kesehatan, pendidikan, Pembangunan dan sebagainya.

Bupati juga menyampaikan kepada Masyarakat agar wajib melaksanakan Shalat lima waktu, sehingga mengihindari keluarganya dari kemurkaan Sang Maha Pencipta.

Orang nomor satu di Halsel ini juga menambahkan bahwa, menjelang Pemilihan Kepala Desa yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 November besok, dirinya berharap agar Masyarakat dapat menjaga keamanan sehingga setuasi tetap kondusif di desa yang akan menjalankan pemilihan.

"Saya harap, kita semua dapat menjaga ketentraman agar tetap kondusif, dan nantinya yang kalah harus berbesar hati menerima kekalahannya, serta bangkit untuk membantu pembangunan di desa,agar pembangunan di desa dapat berkembang," harap Bahrain.

Pada kesempatan ini Bupati Halsel menyerahkan bantuan untuk penyelesain pembangunan Masjid Kokotu.(DiskominfoHalsel)

Suko Pranoto Lepas Kontigen Yongmoodo Kodam Pattimura

Posted: 19 Nov 2018 10:17 PM PST

Suko Pranoto Lepas Kontigen Yongmoodo Kodam Pattimura
AMBON, LELEMUKU.COM – Penglima Kodam (Pangdam) XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto melepas 21 atlet kontingen Yongmoodo Kodam XVI/Pattimura yang akan mengikuti Kejuaraan Piala Kasad Cup Ke-8 tahun 2018 di GOR Praja Raksaka Kepaon, Denpasar, Bali pada Senin (19/11).

Pada acara pelepasan Kontingen Yongmoodo tersebut, Pangdam XVI/Pattimura dalam sambutannya turut mengucapkan selamat kepada seluruh atlet Yongmoodo.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan, sebagai duta-duta Kodam XVI/Pattimura, kepercayaan dan amanah yang telah diberikan oleh Pimpinan, hendaknya dijawab dan diwujudkan dengan menampilkan kemampuan yang optimal, dengan terus meningkatkan semangat dan tekad serta sportivitas dan mentalitas yang tinggi untuk tampil menjadi yang terbaik pada kejuaraan Yongmoodo kali ini.

Pangdam juga menekankan kepada para atlet untuk selalu berdo'alah kepada Tuhan yang Maha Esa agar segala upaya dan usaha mendapatkan ridho-Nya, terus bulatkan tekad untuk mencapai prestasi yang baik.

"Saya tidak menuntut kalian untuk menjadi yang terbaik tetapi harus menampilkan kemampuan terbaik kalian, pelihara dan tingkatkan terus kemampuan yang dimiliki, jangan menganggap diri kalian lebih hebat dari para peserta lomba yang lain, karena hal itu akan membuat kalian lengah dan semangat berkompetisi menjadi lemah" ujar Pangdam.

"Jaga kehormatan pribadi dan nama baik Kodam XVI/Pattimura, dengan selalu menjunjung tinggi sportivitas, disiplin dan mematuhi peraturan lomba yang telah disepakati, pelihara semangat juang dan siapkan mental bertanding serta pantang menyerah untuk menjadi yang terbaik", tegas Pangdam.

"Bertandinglah secara sportifitas, kendalikan diri, kendalikan emosi, kendalikan emosi lawan dan emosi penonton, jangan terpancing emosi lawan, hanya pesertalah yang bisa menjaga diri masing-masing", pesan Pangdam.

Hadir pada acara tersebut para Staf Ahli, Asisten, Kabalak dan Dansat jajaran Kodam XVI/Pattimura. (Pendam 16)

Aparat dan Masyarakat Selaru Temukan Mayat Terapung Dekat Angwarmas

Posted: 19 Nov 2018 08:51 PM PST

Aparat dan Masyarakat Selaru Temukan Mayat Terapung Dekat Angwarmas
SAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku melaporkan pada Selasa (20/11) telah terjadi penemuan mayat di laut tepatnya didepan Pulau Angwarmas, Kecamatan Selaru.

Pada pukul 07.05 WIT Kapolsek Selaru IPDA Jacob C. Oraplean menerima laporan dari nelayan bahwa ada ditemukan mayat yang mengapung di laut tepatnya depan Pulau Angwarmas dengan jarak 4.5 mil dari daratan.

Dengan menggunakan speadboad milik Puskesmas Adaut, Tim pencarian yang dipimpin oleh  Kapolsek Selaru, Camat Selaru, Z. Emanratu, Dandramil Selaru Kapten. Inf. A. Mofun bersama personil Polsek dan Pos AL di Selaru menuju ke TKP untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Pukul 08.27 WIT, tim tiba di TKP dan temukan mayat yang sedang mengapung di permukaan laut dengan posisi terkelungkup, yang sementara di jaga oleh beberapa masyarakat nelayan yang telah dulu tiba di TKP.

Ciri-ciri mayat dengan jenis kelamin laki-laki itu menggunakan baju bergaris warna merah hitam dan menggunakan celana jeans panjang berwarna hitam

Diduga mayat adalah korban yang jatuh di laut dari kapal KM Tanimbar Permai pada Minggu tanggal 18 November 2018 lalu. (BPBDMTB)
Bagi ke WA Bagi ke G+